Cara Optimasi Moodle dengan Redis di Hostinger cPanel

Mempercepat loading Moodle dengan Redis

Diperbarui 3 bulan lalu

Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment (Moodle) merupakan sistem manajemen pembelajaran yang dikembangkan dengan PHP berlisensi GNU General Public License. Moodle bisa menjadi pilihan, jika Anda ingin membangun e-learning agar kegiatan belajar mengajar lebih efektif.

Berkaitan dengan itu, Moodle yang Anda gunakan dapat dilakukan optimasi agar kinerjanya semakin baik. Salah satu caranya dengan mengaktifkan Remote Dictionary Server (Redis), yaitu teknologi penyimpanan struktur data dalam memori (cache) pada server.

Redis akan membantu mempercepat loading Moodle dan mampu mengakses berbagai data dalam mikrodetik. Hal ini karena Redis hanya perlu merekonstruksi data kembali ke memori setelah sistem dimulai ulang. Oleh karenanya, sistem Redis dapat dianggap sekaligus sebagai penyimpanan dan cache.

Langkah 1 Aktifkan Redis di cPanel

1. Pastikan fitur Redis sudah aktif di hosting Anda.

2. Pada halaman cPanel, gulir ke bagian Software. Kemudian, pilih menu Redis Manager.

Hostinger cPanel: menu Software dengan opsi Redis Manager disorot

3. Anda akan diarahkan ke halaman Redis Manager. Tentukan dulu jumlah memori Redis yang Anda butuhkan. Untuk mengaktifkan Redis, klik tombol Enable.

cPanel Redis Manager, tombol Enable dan opsi 128M disorot untuk mengaktifkan Redis

4. Selamat! Anda telah mengaktifkan Redis di cPanel. Silakan catat informasi path di kolom Socket. Path tersebut akan digunakan untuk konfigurasi pada Moodle.

cPanel Redis Manager, socket /home/u/.../redis.sock disorot

5. Anda perlu kembali ke halaman utama cPanel. Kemudian, gulir ke bagian Software dan pilih menu Select PHP Version.

Menu Software cPanel dengan opsi Select PHP Version disorot

6. Pilih menu Extensions pada halaman PHP Selector.

Hostinger cPanel PHP Selector, tab Extensions disorot

7. Gulir halaman ke bawah dan temukan 3 extension berikut: memcache, memcached, redis. Anda dapat mengaktifkan extension dengan mencentang checkbox.

Hostinger cPanel: opsi memcache, memcached, dan redis disorot dalam daftar ekstensi PHP

Langkah 2 Aktifkan Redis di Moodle

1. Masuk ke Dashboard Admin Moodle.

Halaman login Moodle dengan kolom username, password, dan tombol Login

2. Klik menu Site administration di Dashboard Admin Moodle, kemudian pilih tab Plugins.

Moodle: tab Plugins di Site administration disorot dengan kotak merah dan panah

3. Gulir ke bagian Caching dan pilih menu Configuration.

Moodle, menu Caching dengan opsi Configuration disorot

4. Anda akan diarahkan ke bagian Cache administrationInstalled cache stores. Temukan plugin Redis, kemudian klik Add instance.

Moodle, menu Installed cache stores dan opsi Add instance pada Redis disorot

5. Lakukan konfigurasi Redis dengan melengkapi informasi berikut:

  • Store name. Tuliskan nama Redis Store.

  • Server. Masukkan path Socket Redis dari cPanel.

  • Use compressor. Pilih opsi “Use gzip compression”.

Untuk menyimpan konfigurasi, klik tombol Save changes di bawah.

Moodle: pengaturan Redis store dengan server, kompresor gzip, dan tombol Save changes disorot

6. Selamat! Konfigurasi Redis berhasil tersimpan di Moodle.

Moodle: notifikasi berhasil menambahkan Redis store baru di Cache administration

7. Silakan kembali ke halaman Site Administration dan pilih tab Plugins.

Moodle: menu Site administration dan tab Plugins disorot merah

8. Gulir ke bagian Caching, lalu pilih submenu Redis.

Moodle: menu Caching dengan opsi Redis disorot di Site administration

9. Masukkan path Socket Redis pada kolom Test server untuk mengecek performa Redis. Kemudian, klik tombol Save changes.

Moodle Redis: kolom test server dan tombol Save changes di pengaturan cache store

10. Selamat! Konfigurasi untuk mengecek performa Redis telah tersimpan.

Moodle: pesan “Changes saved” pada pengaturan Redis di cPanel Hostinger

Langkah 3 Cek Performa Redis

1. Anda dapat kembali ke halaman Site Administration dan pilih tab Plugins.

Moodle: menu Site administration dan tab Plugins disorot pada pengaturan situs

2. Gulir ke bagian Caching, lalu pilih submenu Test performance.

Moodle admin menyorot menu Caching dan tautan Test performance pada konfigurasi cache

3. Cek performa Redis dengan memilih jumlah request yang tersedia. Sebagai contoh, kami di sini memilih 100 request.

Moodle test performa cache store dengan opsi jumlah request 1–100000 disorot

4. Lihat hasilnya di bagian Store requests when used as an application cache. Redis akan berstatus “Tested” dengan informasi waktu (dalam satuan detik) pada index (Set, Get-Hit, Get-Miss, Delete).

Moodle: baris Redis pada tabel cache aplikasi yang disorot merah

Selamat! Anda berhasil mengaktifkan Redis di Moodle. Berikutnya, Anda dapat membandingkan performa website Moodle sebelum dan sesudah mengaktifkan Redis.