Jan 20, 2026
Faradilla A.
13menit Dibaca
Dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif dan algoritma konten yang canggih, TikTok memungkinkan siapa saja menjangkau audiens yang luas di seluruh dunia. Baik sebagai pemula maupun content creator, Anda selalu punya peluang untuk menghasilkan uang dari platform ini.
Meski umumnya konten Anda harus viral agar cepat dikenal, Anda tetap bisa membangun sumber penghasilan yang stabil di TikTok. Ya, hal ini bisa dicapai dengan strategi monetisasi yang tepat dan konsistensi dalam membuat konten yang sejalan dengan tujuan Anda.
Berikut beberapa cara menghasilkan uang dari TikTok yang bisa Anda coba:
Saat akun TikTok Anda mulai berkembang, jangan berhenti di satu platform saja. Distribusikan konten ke media sosial lain guna membuka lebih banyak peluang penghasilan yang lebih stabil
Anda bisa memulainya dari cara sederhana dulu, misalnya dengan mengupload ulang konten yang sama ke Instagram Reels atau YouTube Shorts. Setelah itu, mulai tingkatkan investasi Anda secara bertahap, baik dari sisi waktu, format konten, maupun strategi yang digunakan.
Menerima hadiah saat live streaming di TikTok bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menghasilkan uang secara online, terutama bagi kreator yang suka berinteraksi langsung dengan audiens dan mengadakan sesi tanya jawab.
Sistem hadiah virtual TikTok memungkinkan penonton menunjukkan apresiasi secara langsung selama sesi live berlangsung. Penonton membeli koin menggunakan uang sungguhan, lalu mengirimkannya sebagai gift kepada kreator saat live streaming.
Untuk bisa menerima gift saat live di TikTok, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi. Anda harus berusia minimal 18 tahun dan memiliki setidaknya 1.000 followers.
Gift yang diterima akan dikonversi oleh TikTok menjadi Berlian dan masuk ke saldo akun Anda. Berlian tersebut kemudian bisa ditarik menjadi uang sungguhan ke akun DANA atau OVO, dan nilai satu Berlian setara dengan 0.005 USD (1/2 sen, atau setara Rp85).
Perlu diperhatikan, penarikan dana harian dibatasi hingga $1.000 dan akan dikenakan biaya transaksi. Selain itu, batas penarikan serta biaya yang berlaku bisa berbeda tergantung lokasi Anda.
Bekerja sama dengan brand berarti Anda mendapatkan bayaran untuk menampilkan produk atau layanan tertentu dalam video TikTok.
Metode ini akan lebih efektif kalau Anda sudah menentukan topik konten yang ingin difokuskan, misalnya fitness, perawatan kulit, teknologi, atau keuangan. Selain itu, Anda juga perlu membangun audiens yang aktif dan rutin berinteraksi dengan konten yang Anda buat.
Namun, saat masih berada di tahap kreator mikro, kerja sama dengan brand tidak selalu berbentuk bayaran uang. Banyak brand memulai kemitraan dengan skema product-for-content, yaitu memberikan produk gratis sebagai imbalan atas postingan promosi di akun TikTok Anda.
Meski tidak langsung menghasilkan uang, kolaborasi seperti ini tetap bermanfaat. Anda bisa memperluas jangkauan audiens, menambah pengalaman kerja sama, dan membangun hubungan kerja sama awal dengan brand.
Apabila ingin menjadikan kemitraan brand sebagai sumber pendapatan jangka panjang di TikTok, Anda bisa mulai dengan mencoba membuat konten terkait produk yang benar-benar Anda sukai dan gunakan.
Ceritakan pengalaman Anda dari sudut pandang pribadi, gunakan gaya bercerita ala Anda sendiri, dan edit konten dengan ciri khas Anda.
Cara seperti ini membuat konten Anda lebih mudah dikenali, sekaligus membantu brand melihat bagaimana proses kerja sama berbayar dengan Anda akan berjalan.
Saat memulai negosiasi kerja sama dengan brand, pastikan tarif yang Anda tawarkan mencerminkan performa akun Anda secara nyata, bukan hanya jumlah followers.
Artinya, Anda perlu memperhatikan rata-rata jumlah view, tingkat interaksi seperti like, komentar, dan share, serta demografi audiens, termasuk lokasi dan rentang usia.
Sebagai gambaran umum:
Untuk meningkatkan peluang kerja sama jangka panjang, pastikan Anda memantau performa setiap campaign dan memberitahukan hasil yang valid. Contohnya seperti jumlah klik, konversi, atau penjualan produk sehingga brand bisa melihat dampak yang diberikan oleh konten Anda.
Seiring pertumbuhan akun, Anda juga bisa bergabung dengan TikTok One, tool bawaan TikTok yang membantu brand menemukan content creator, meninjau metrik performa, dan memulai kolaborasi dengan lebih mudah.
Untuk memenuhi syarat bergabung, Anda perlu:
TikTok termasuk salah satu platform yang sangat efektif untuk mempromosikan produk affiliate. Sebab, halaman FYP memungkinkan konten Anda menjangkau audiens yang jauh lebih luas, termasuk pengguna yang belum mengikuti Anda.
Kalau belum tahu, konsep affiliate marketing yaitu Anda membagikan link pelacakan khusus atau kode diskon untuk suatu produk, lalu mendapatkan komisi setiap kali ada penjualan melalui link tersebut. Anda bisa bergabung dengan program afiliasi tepercaya, baik lokal maupun internasional.
Setelah akun Anda disetujui, tambahkan link di bio yang mengarah ke daftar produk yang Anda sebutkan, atau rekomendasikan langsung dalam video.

Agar hasilnya maksimal, fokuslah membuat video yang menunjukkan produk saat digunakan sehari-hari. Contohnya seperti konten “a day in my life”, tutorial singkat, atau video yang menampilkan solusi masalah tertentu. Format seperti ini terasa lebih alami dan mudah dipahami oleh penonton.
Beberapa jenis produk juga cenderung memiliki tingkat konversi yang tinggi di TikTok, terutama produk yang menarik secara visual atau menunjukkan cara kreatif dalam penggunaannya. Produk kecantikan dan perawatan kulit, fashion dan aksesori, perlengkapan rumah tangga, alat olahraga, aksesori teknologi, serta produk sehari-hari termasuk kategori yang paling sering diminati.
Atau, Anda juga bisa bergabung dengan Program Afiliasi TikTok kalau sudah memiliki minimal 1.000 pengikut. Program ini memungkinkan Anda menampilkan produk TikTok Shop langsung di profil Anda melalui halaman produk khusus.
Selain itu, Anda bisa menambahkan keranjang kuning yang bisa diklik sehingga penonton bisa langsung membeli produk yang Anda tawarkan dari dalam aplikasi.

Jumlah komisi yang Anda terima ditentukan oleh penjual TikTok Shop yang bekerja sama dengan Anda. Komisi akan dibayarkan setelah pesanan selesai tanpa adanya pembatalan atau pengembalian dana. Untuk memahami sistemnya secara lebih mendetail, Anda bisa mengunjungi halaman TikTok Shop Academy.
Besarnya komisi yang akan Anda peroleh ditentukan oleh penjual TikTok Shop yang Anda ajak berkolaborasi. Anda hanya akan menerima komisi setelah pesanan selesai, tanpa pembatalan atau pengembalian dana. Untuk melihat lebih detail cara kerja komisi afiliasi TikTok, Anda bisa mengunjungi halaman TikTok Shop Academy.
Terakhir, pastikan Anda mengungkapkan hubungan afiliasi secara transparan agar tetap mematuhi aturan periklanan. Jangan lupa juga untuk meninjau dan mengikuti pedoman pengungkapan afiliasi TikTok, karena ketentuannya berbeda-beda di setiap wilayah.
➡️ Sebagai referensi tambahan, Anda bisa membaca panduan kami tentang rata-rata penghasilan affiliate marketer.
Anda bisa menjual produk sendiri melalui TikTok dengan memanfaatkan fitur toko online bawaan platform ini. Artinya, calon pembeli bisa menemukan produk Anda saat sedang scrolling, lalu membelinya tanpa perlu keluar dari TikTok atau membuka halaman pembayaran eksternal.
Di Indonesia, TikTok Shop beroperasi melalui kerja sama dengan Tokopedia. Artinya, proses pendaftaran dan pengelolaan toko mengikuti ketentuan TikTok Shop yang terintegrasi dengan sistem Tokopedia.
Untuk mulai berjualan, berikut persyaratan umum yang perlu Anda penuhi:
Setelah akun penjual disetujui, Anda bisa mulai mengupload produk, mengatur metode pengiriman, serta mengelola pesanan langsung melalui dashboard penjual yang terintegrasi dengan Tokopedia.
Produk Anda kemudian bisa ditemukan dan dibeli langsung di dalam aplikasi TikTok. Pengguna bisa mengakses produk melalui tab Toko di profil akun Anda, atau keranjang kuning yang disematkan di video atau live streaming.
Untuk setiap transaksi yang berhasil, TikTok Shop akan mengenakan biaya komisi penjualan. Besaran komisinya akan berbeda-beda, tergantung pada kategori produk, jenis akun penjual, dan ketentuan yang berlaku di wilayah Indonesia.
Selain komisi, TikTok Shop juga bisa membebankan biaya layanan atau biaya pemrosesan lain sesuai kebijakan yang berlaku. Semua potongan ini akan diperhitungkan sebelum dana hasil penjualan ditransfer ke rekening Anda.
Untuk meningkatkan penjualan, fokuslah membuat konten yang menarik dan mampu menunjukkan nilai produk secara jelas dalam penggunaan sehari-hari.
Konten seperti demo produk, video “before-after”, tutorial singkat, serta unboxing terbukti efektif untuk menunjukkan keunggulan produk. Selain itu, Anda bisa membuat konten yang relevan dengan minat, masalah, atau tren terbaru di niche audiens Anda.
Contohnya, kalau Anda menjual produk rumah tangga atau gaya hidup, perlihatkan bagaimana produk tersebut digunakan dalam rutinitas harian atau membantu menyelesaikan masalah sehari-hari. Strategi ini bisa meningkatkan kepercayaan calon pembeli, sekaligus membangun brand awareness.
Kalau memungkinkan, sertakan juga CTA (call-to-action) yang jelas, misalnya dengan mengarahkan penonton untuk “klik keranjang kuning” atau “lihat produk di profil saya”.
➡️ Mencari inspirasi produk jualan? Simak artikel kami tentang produk handmade yang laku dijual untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.
Creator Networks, atau Agensi TikTok LIVE, adalah program TikTok yang ditujukan bagi agensi yang ingin mengelola dan mengembangkan kreator LIVE. Program ini berada di bawah ekosistem TikTok LIVE dan dikelola melalui platform resmi TikTok LIVE Backstage.

Melalui Creator Networks, TikTok bekerja sama dengan agensi untuk membantu meningkatkan kualitas siaran LIVE, performa kreator, serta peluang monetisasi dari fitur LIVE di TikTok.
Perlu dipahami sejak awal bahwa Creator Networks bukan program pendaftaran langsung untuk kreator individu. Program ini dibuka untuk agensi yang ingin mengelola banyak LIVE creator, membina performa siaran LIVE, serta mengembangkan bisnis berbasis monetisasi TikTok LIVE.
Sebagai kreator individu, Anda tidak mendaftar langsung ke program Creator Networks. Sebaliknya, Anda bisa bergabung dengan agensi LIVE yang sudah terdaftar sebagai bagian dari Creator Networks.
Secara umum, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan sebagai kreator untuk bergabung dengan agensi LIVE:
Bagi kreator individu, bergabung dengan agensi LIVE bisa memberikan beberapa keuntungan, di antaranya:
Meski demikian, bergabung dengan agensi LIVE bersifat opsional. Anda tetap bisa melakukan LIVE secara mandiri, tapi agensi bisa menjadi pilihan kalau Anda ingin berkembang lebih cepat dalam monetisasi LIVE TikTok.
Untuk mendapatkan informasi selengkapnya, Anda bisa mengunjungi halaman Agensi TikTok LIVE.
Kalau Anda terbiasa bereksperimen dengan berbagai format konten, memahami faktor yang mendorong view serta interaksi, dan akun TikTok Anda sudah cukup berkembang, pengetahuan ini bisa dimonetisasi melalui layanan konsultasi atau pelatihan TikTok.
Anda bisa membuka jasa konsultasi seperti strategi pertumbuhan akun, perencanaan konten, pembuatan video yang menarik, teknik editing, jadwal posting, hingga analisis performa. Sediakan layanan dalam bentuk sesi privat, audit akun, rencana konten sesuai kebutuhan, atau paket pendampingan jangka pendek.
Agar layanan Anda lebih menjual, jelaskan apa yang akan didapatkan klien, hasil yang bisa diharapkan, dan target yang paling cocok untuk layanan Anda. Dengan begitu, calon klien bisa memahami nilainya dan menentukan apakah layanan Anda sesuai dengan kebutuhan mereka.
Sebagai contoh, Anda bisa menawarkan audit akun untuk pemula, rencana konten 30 hari, atau program pelatihan bulanan.
Untuk mencari klien, mulailah dengan mengembangkan jangkauan Anda di TikTok. Bagikan konten edukatif, tips praktis, atau insight di balik layar untuk membangun kredibilitas dan memosisikan diri sebagai ahli di bidang yang Anda tekuni.
Selain pelatihan, ada juga permintaan untuk mengelola akun TikTok milik orang lain. Brand, pengusaha, maupun kreator bisa merekrut Anda untuk menangani pembuatan konten, penjadwalan postingan, pengelolaan interaksi, atau eksekusi strategi atas nama mereka.
Layanan ini berpotensi menjadi sumber pendapatan berulang, terutama kalau Anda mengelola beberapa akun sekaligus atau menawarkan paket pengelolaan dengan tingkatan layanan yang berbeda.
Berbeda dengan kerja sama brand pada umumnya, pembuatan UGC (user-generated content) berfokus pada produksi konten untuk digunakan oleh brand, bukan memposting konten bersponsor di akun TikTok Anda sendiri.
Konten UGC dirancang untuk mempromosikan produk dengan gaya bercerita yang natural ala TikTok. Biasanya, konten ini digunakan di akun brand atau dijadikan materi iklan berbayar.
Untuk memulai, bangun portofolio UGC sederhana menggunakan produk yang sudah Anda miliki. Buat beberapa contoh video, seperti demo produk, unboxing, tutorial singkat, testimoni, atau konten yang menunjukkan solusi atas suatu masalah.
Selanjutnya, tentukan layanan Anda dengan jelas. Banyak kreator UGC menetapkan harga per video atau menawarkan paket, misalnya tiga hingga lima video pendek dengan harga tetap.
Penetapan harga umumnya didasarkan pada nilai hasil yang diberikan dan hak penggunaan konten, terutama kalau video tersebut akan digunakan dalam iklan berbayar.
Untuk mencari klien, fokuslah pada brand yang sudah aktif di TikTok atau sedang menjalankan iklan, karena mereka selalu membutuhkan konten baru. Anda bisa menghubungi brand secara langsung melalui email atau media sosial dengan menyertakan portofolio, melamar lewat marketplace kreator, atau merespons postingan brand yang sedang mencari kreator.
Saat melakukan pendekatan, tekankan bagaimana konten Anda bisa membantu meningkatkan engagement, konversi, atau performa iklan, bukan sekadar jumlah followers yang Anda miliki.
Apabila salah satu video TikTok Anda viral, Anda juga bisa menghasilkan uang dengan memberikan lisensi konten tersebut kepada brand atau media. Lisensi memungkinkan pihak ketiga menggunakan video Anda secara legal untuk campaign pemasaran, website, iklan, atau liputan media, sementara kepemilikan konten tetap berada di tangan Anda.
Beberapa platform, seperti Jukin Media dan ViralHog, membantu menghubungkan kreator dengan brand atau penerbit yang mencari video untuk dilisensikan. Platform ini biasanya menangani proses penawaran, hak penggunaan, hingga pembayaran sehingga Anda tidak perlu bernegosiasi langsung.
Terkadang, brand atau media juga bisa menghubungi Anda secara langsung setelah menemukan video Anda di TikTok.
Penghasilan dari sistem lisensi ini sangat bervariasi. Kreator bisa mendapatkan bayaran mulai dari ratusan dolar untuk penggunaan digital terbatas, hingga ribuan dolar apabila video digunakan oleh media besar, pengiklan, atau kampanye berskala luas.
Namun, karena peluang ini sangat bergantung pada viralnya konten dan permintaan pasar, sebagian besar kreator memperlakukan lisensi konten sebagai penghasilan tambahan, bukan sumber pendapatan yang bisa diprediksi secara rutin.
Sebelum menyetujui perjanjian lisensi apa pun, pastikan Anda memahami dengan jelas bagaimana konten akan digunakan, di mana akan ditayangkan, dan berapa lama masa penggunaannya.
Hindari memberikan hak penggunaan tak terbatas waktu tanpa kompensasi yang sepadan, dan pastikan lisensi tersebut bersifat eksklusif atau non-eksklusif.
Selain itu, pastikan Anda memang memiliki hak atas seluruh elemen dalam video untuk menghindari masalah hak cipta. Hal ini berarti:
Apabila ragu, pilih opsi paling aman, yaitu dengan memanfaatkan visual, suara, dan hasil edit yang sepenuhnya Anda buat sendiri.
Berkolaborasi dengan kreator TikTok lain akan membantu Anda memperluas jangkauan ke audiens yang kemungkinan besar sudah tertarik dengan jenis konten seperti milik Anda.
Kolaborasi ini bisa dilakukan dengan membuat serial video pendek bersama, mengikuti challenge (tantangan) yang sama, duet atau stitch konten satu sama lain, hingga mengadakan live bersama. Format-format seperti ini cocok di TikTok dan sering kali berhasil karena menghadirkan sudut pandang baru serta interaksi yang lebih dinamis.
Selain itu, kolaborasi bisa membuka peluang pendapatan bersama. Misalnya, kreator bisa berbagi penghasilan dari promosi afiliasi, menjual produk digital bersama-sama, mengadakan workshop berbayar, atau menggabungkan layanan seperti pelatihan dan pembuatan konten UGC.
Bagi brand, bekerja sama dengan dua atau lebih kreator sering kali lebih menarik karena memungkinkan mereka mendapatkan jangkauan yang lebih luas dan strategi kreatif yang bervariasi dalam satu campaign.
Di luar monetisasi, membangun relasi dengan kreator lain juga bisa berkembang menjadi kerja sama jangka panjang, saling memberi rujukan, serta berbagi insight seputar tren, tool, atau peluang brand. Nantinya, hubungan seperti ini bisa membantu meningkatkan penghasilan Anda dari TikTok.
TikTok memang sangat efektif untuk mempercepat pertumbuhan akun. Namun, kalau hanya bergantung pada satu platform saja, potensi penghasilan jangka panjang Anda akan terbatas. Karena itu, banyak kreator menggunakan TikTok sebagai channel awal, lalu mengarahkan audiens ke platform lain dengan tingkat engagement dan monetisasi yang lebih stabil.
Agar strategi ini berjalan efektif, Anda perlu memahami peran ideal setiap platform dalam ekosistem konten yang Anda bangun:
Agar lebih efisien, manfaatkan kembali konten TikTok yang sudah Anda buat sehingga tidak perlu mulai dari awal di setiap platform. Sesuaikan caption, tempo, atau konteksnya dengan gaya masing-masing platform dan ekspektasi audiensnya.
Terakhir, sertakan CTA yang jelas untuk mengarahkan penonton ke channel Anda lainnya. Strategi sederhana seperti mencantumkan link YouTube di bio atau mengarahkan audiens ke platform lain dengan konten yang lebih lengkap bisa membantu mengajak penonton menjadi followers setia Anda di berbagai platform.
Aktif di platform media sosial lainnya menambah peluang Anda untuk menghasilkan uang. Jadi, kalau salah satu platform mengubah algoritma atau skema pembayarannya, penghasilan Anda tidak terganggu akibat bergantung pada satu channel saja.
Di YouTube, Anda bisa mendapatkan penghasilan dari iklan setelah memenuhi syarat monetisasi. Tersedia juga fitur keanggotaan channel, di mana penonton membayar biaya bulanan untuk mengakses konten atau manfaat eksklusif dari Anda. YouTube cocok untuk konten yang lebih panjang dan mendalam.
Sementara itu, Anda bisa menghasilkan uang dari Instagram melalui kerja sama brand, link afiliasi, hingga konten berbasis langganan. Kalau audiens memercayai rekomendasi yang Anda berikan, peluang mendapatkan komisi dari promosi produk atau konten eksklusif akan semakin besar.
Di sisi lain, Facebook menawarkan berbagai opsi monetisasi, seperti iklan dalam video, langganan penggemar, acara online berbayar, hingga kolaborasi dengan brand. Platform ini sangat efektif kalau Anda membangun komunitas yang aktif dan rutin berinteraksi dengan audiens lewat postingan, video, atau sesi live.
Setiap platform memiliki karakter audiens yang berbeda. Artinya, satu ide konten bisa menghasilkan pendapatan dari berbagai channel dengan menyesuaikannya ke format dan kebiasaan audiens di masing-masing platform.
Seiring berkembangnya online presence Anda di luar TikTok, daya tarik Anda di mata brand pun akan meningkat. Tapi ingat, kreator yang sukses tidak hanya diukur dengan viralnya konten, tapi juga dari sistem, audiens, dan nilai yang terus berkembang.
Dengan strategi yang tepat, TikTok bukan hanya tempat berbagi konten, tapi juga media untuk membangun personal brand, kepercayaan audiens, dan peluang bisnis yang terus tumbuh dari waktu ke waktu. Selamat mencoba dan semoga berhasil!
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.