Dec 18, 2025
Faradilla A.
8menit Dibaca
Memilih CMS (content management system) terbaik yang sesuai dengan kebutuhan adalah langkah penting bagi siapa pun yang ingin mengelola websitenya sendiri.
Baik bagi pemula yang mencari platform yang mudah digunakan maupun pengguna profesional yang membutuhkan integrasi fitur tambahan, CMS yang bagus akan mempermudah berbagai tugas pengelolaan website, mulai dari desain, konten, hingga fungsinya.
Di artikel ini, kami akan membagikan rekomendasi CMS terbaik, lengkap dengan keunggulannya masing-masing. Kami juga akan menjelaskan fungsi-fungsinya untuk membantu Anda mewujudkan website impian Anda. Mari simak di bawah ini!
Berikut adalah 12 CMS terbaik dan terpopuler beserta fitur-fiturnya:
| Platform CMS | Cocok untuk | Harga | Fitur utama |
| WordPress | Sebagian besar website, dari blog hingga toko online | Gratis untuk software inti, hosting mulai dari $2,99/bulan (sekitar Rp50.000) | 58.000+ plugin, tema yang bisa disesuaikan, SEO-friendly |
| Joomla | Website multibahasa dan struktur website yang kompleks | Gratis untuk software inti, hosting mulai dari $3,99/bulan (sekitar Rp66.500) | Dukungan multibahasa, pengelolaan banner, peran pengguna tingkat lanjut |
| WooCommerce | Toko online | Gratis sebagai plugin WordPress, hosting mulai dari $3,99/bulan (sekitar Rp66.500) | Pengelolaan produk, payment gateway, opsi pengiriman |
| Drupal | Website berskala besar dan developer yang lebih berpengalaman | Gratis untuk software inti, hosting mulai dari $3,99/bulan (sekitar Rp66.500) | Jenis konten kustom, dukungan multibahasa, performa tinggi |
| HubSpot CMS | Website yang didesain untuk pemasaran | Freemium, paket berbayar mulai dari $15/bulan (sekitar Rp250.000) | Tool SEO bawaan, integrasi CRM, tool pemasaran |
| Adobe Commerce | Bisnis e-commerce berskala besar | Tersedia sesuai permintaan | Pengelolaan beberapa toko, multibahasa, dan pembayaran yang aman |
| PrestaShop | Toko e-commerce kecil hingga menengah | Gratis untuk software inti, membutuhkan web hosting | Pengelolaan produk, payment gateway, tool SEO |
| Craft CMS | Website dan developer khusus | Freemium, paket berbayar mulai dari $279/proyek + $99/tahun (sekitar Rp4,65 juta + Rp1,65 juta) | Jenis konten kustom, control panel yang intuitif |
| Ghost | Blogger dan content creator | Mulai dari $9/bulan (sekitar Rp150.000) | Tool SEO bawaan, opsi berlangganan, waktu loading yang cepat |
| Strapi | Developer yang mencari CMS headless | Gratis untuk self-hosting, paket berbayar mulai dari $29/bulan (sekitar Rp485.000) | API khusus, arsitektur headless |
| Grav | Developer yang lebih memilih CMS flat-file | Gratis | Arsitektur flat-file, desain modular |
| OctoberCMS | Developer yang menggunakan Laravel | Gratis untuk software inti, lisensi pro mulai dari $29/proyek (sekitar Rp485.000) | Dikembangkan dari Laravel, struktur modular |

Dengan lebih dari 58.000 plugin yang tersedia, WordPress bisa memfasilitasi berbagai jenis website, mulai dari blog pribadi hingga toko online besar. Selain itu, Anda tidak harus menguasai skill teknis tingkat lanjut untuk menggunakan CMS ini.
Dashboardnya yang intuitif mempermudah pengelolaan konten, sementara fitur pengelolaan media bawaan dan pengaturan peran penggunanya memudahkan Anda mengoptimalkan website, mengontrol akses, dan menambahkan konten media yang menarik.
Selain itu, saat ini tersedia beberapa paket khusus WordPress, seperti paket managed WordPress hosting dari Hostinger yang cocok untuk pemula. Paket ini mempermudah proses setup website Anda serta mengotomatiskan fitur update, backup, dan keamanannya.
Paket ini juga menyertakan tool AI Hostinger, seperti WordPress AI Troubleshooter dan AI Content Creator untuk mengatasi error secara otomatis dan membantu Anda membuat konten yang menarik. Website Anda pun akan tetap optimal dan up-to-date, meningkatkan peluang peringkatnya di mesin pencari.
Kelebihan:
Kekurangan:

Joomla adalah CMS yang menyertakan dukungan multibahasa bawaan, cocok untuk Anda yang ingin membuat website dengan target audiens global.
Tidak seperti CMS lainnya, Joomla menawarkan fitur-fitur canggih secara default, seperti tool pengelolaan banner dan pengaturan peran pengguna yang mendetail sehingga memudahkan Anda mengelola konten di website yang kompleks.
Meski begitu, Joomla mungkin agak lebih sulit dipelajari dibandingkan dengan CMS lain dalam daftar ini, terutama bagi pemula.
Kelebihan:
Kekurangan:

WooCommerce mengubah website WordPress Anda menjadi toko online dengan fitur yang lengkap.
CMS ini cocok bagi pemula yang ingin berjualan produk melalui website karena mendukung berbagai payment gateway, opsi pengiriman, dan jenis produk, seperti download digital dan langganan.
Dashboardnya yang intuitif memudahkan Anda mengelola produk, pesanan, dan inventaris. Selain itu, WooCommerce juga bisa diatur sesuai kebutuhan seiring dengan pertumbuhan bisnis Anda sehingga ideal untuk dijadikan solusi jangka panjang.
Kelebihan:
Kekurangan:

Drupal adalah CMS yang terkenal dengan performa dan keamanannya sehingga menjadi favorit para developer yang mengelola website besar.
Meskipun lebih kompleks dibandingkan dengan WordPress atau Joomla, Drupal menyediakan fitur pengelolaan konten yang canggih. Fitur-fitur ini membantu Anda membuat jenis konten kustom, mengelola konten multibahasa, dan memastikan website tetap berjalan lancar meski traffic tinggi.
Bagi pemula yang senang mempelajari hal-hal teknis atau memiliki akses ke resource dukungan yang memadai, Drupal sangat mudah diatur sesuai kebutuhan dan menawarkan performa yang luar biasa.
Kelebihan:
Kekurangan:

HubSpot CMS menggabungkan pengelolaan konten dengan tool pemasaran dan penjualan, menjadikannya pilihan ideal untuk bisnis yang ingin membangun reputasinya di internet.
Platform ini dirancang agar mudah digunakan, dengan editor drag-and-drop yang intuitif dan rekomendasi SEO bawaan. Fitur-fitur ini memudahkan pemula mengoptimalkan kontennya tanpa perlu menguasai skill teknis tingkat lanjut.
HubSpot CMS juga terintegrasi tanpa masalah dengan HubSpot CRM, memungkinkan Anda mempersonalisasi konten untuk pengunjung berdasarkan interaksi mereka dengan website Anda.
Meskipun fitur ini bermanfaat bagi pengguna yang memilih untuk menggunakan tool HubSpot lainnya, biaya langganannya bisa melonjak kalau Anda membutuhkan lebih banyak fitur dan fungsi.
Kelebihan:
Kekurangan:

Adobe Commerce, yang sebelumnya dikenal sebagai Magento, dirancang khusus untuk perusahaan dan toko online besar.
Platform ini dilengkapi dengan fitur-fitur canggih, seperti pengelolaan beberapa toko, dukungan multibahasa, dan pilihan berbagai mata uang. Adobe Commerce ideal untuk website yang memiliki banyak katalog produk dan menerima traffic tinggi.
Meskipun setup awalnya mungkin cukup rumit, Adobe Commerce mudah diatur sesuai kebutuhan yang berubah-ubah sehingga cocok untuk bisnis yang berkembang pesat.
Platform ini juga sudah mobile-friendly, menyertakan tool SEO yang canggih, dan menyediakan proses checkout yang aman untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Kelebihan:
Kekurangan:

PrestaShop adalah CMS yang mudah digunakan untuk membuat toko online dengan fitur-fitur seperti pengelolaan produk, payment gateway, dan tool SEO.
Tampilannya yang sederhana memudahkan pemula mengelola inventaris tokonya, memantau pesanan, dan menambahkan produk baru tanpa perlu keahlian teknis.
Arsitekturnya yang berbasis modul memungkinkan Anda menambahkan lebih banyak fungsi menggunakan tema dan modul, meskipun beberapa di antaranya berbayar.
Kelebihan:
Kekurangan:

Craft CMS sangat mudah dikustomisasi, dengan control panel intuitif yang memudahkan pengelolaan konten bagi pengguna umum serta fitur-fitur canggih bagi para developer.
Platform ini dirancang untuk memprioritaskan pembuatan konten sehingga Anda bisa membuat berbagai jenis konten kustom, cocok untuk website yang membutuhkan struktur khusus.
Awalnya, setupnya mungkin memerlukan skill teknis setara developer. Namun, setelah dikonfigurasi, CMS ini termasuk cukup mudah digunakan oleh pengguna umum untuk mengelola postingan, halaman, dan media.
Kelebihan:
Kekurangan:
Ghost adalah CMS minimalis yang dirancang khusus untuk blog dan penerbitan konten.
Tampilannya yang ringkas dan cepat membantu para content creator untuk fokus menulis dan menerbitkan konten tanpa gangguan yang tidak perlu.
Untuk pemula, Ghost menyediakan fitur SEO bawaan, keanggotaan, dan opsi berlangganan untuk proses monetisasi konten yang mudah dan meningkatkan jangkauan ke audiens yang lebih luas. Desainnya yang minimalis membantu mempercepat loading website, yang sangat penting untuk memaksimalkan waktu akses pengunjung.
Kelebihan:
Kekurangan:

Strapi adalah CMS headless open-source yang memungkinkan developer mengontrol pengelolaan dan penyajian konten di websitenya secara bebas.
Platform ini cocok untuk developer yang membuat website atau aplikasi yang perlu menyediakan konten di berbagai platform. Panel adminnya mudah digunakan bagi pemula, tapi platform ini lebih optimal apabila digunakan untuk membuat API custom untuk penyajian konten.
Bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas tinggi, Strapi adalah solusi yang tepat.
Untuk pengelolaan yang lebih leluasa, gunakan Strapi dengan VPS. Hostinger menyediakan paket VPS Strapi yang mempermudah proses setup Strapi dengan template siap pakai.
Kelebihan:
Kekurangan:

Grav adalah CMS flat-file, yang berarti tidak memerlukan database sehingga performanya sangat cepat dan ringan.
CMS ini menyediakan cara yang mudah bagi pemula untuk mengelola konten melalui panel admin yang user-friendly. Oleh karena itu, Grav ideal untuk pengguna yang membutuhkan website sederhana namun bisa dikustomisasi, tanpa harus serumit CMS berbasis database.
Arsitektur berbasis modulnya memudahkan developer menambahkan lebih banyak fungsi sesuai kebutuhan untuk mengatur CMS ini agar lebih sesuai dengan preferensinya.
Kelebihan:
Kekurangan:

Dikembangkan dari framework Laravel yang populer, October CMS adalah platform yang cocok untuk developer yang membutuhkan kustomisasi tingkat lanjut dan perlu mengontrol seluruh aspek konten websitenya.
Developer bisa dengan mudah membuat jenis konten custom, sementara pengguna non-teknis bisa mengelola halaman dan postingan melalui tampilan admin yang ringkas dan praktis.
October CMS juga berbasis modul, yang artinya Anda bisa menambahkan lebih banyak fungsi menggunakan plugin. Oleh karena itu, platform ini cocok untuk memfasilitasi berbagai jenis website.
Kelebihan:
Kekurangan:
Pemilihan CMS yang tepat bisa sangat berpengaruh terhadap kesuksesan website Anda.
WordPress tetap menjadi pilihan utama karena fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya, cocok bagi pemula maupun pengguna berpengalaman. Dengan Managed WordPress Hosting, Anda bisa mengelola website dengan lebih mudah karena web host Anda akan menangani hal-hal terkait update dan keamanannya untuk Anda.
Apabila ingin menambahkan fitur-fitur e-commerce, WooCommerce bisa diintegrasikan tanpa masalah dengan WordPress untuk mengubah website Anda menjadi toko online.
Fleksibilitas platform ini memungkinkan Anda menyesuaikan dan mengembangkan toko Anda seiring dengan pertumbuhan bisnis, memberikan solusi jangka panjang untuk membantu Anda membangun bisnis online yang sukses.
WordPress adalah CMS terbaik untuk pemula karena tampilannya yang mudah, pilihan plugin yang banyak, dan dukungan komunitas yang aktif. CMS ini cukup fleksibel untuk dikembangkan sesuai dengan kebutuhan Anda, baik untuk membuat blog maupun membangun website yang kompleks. Untuk mencari tahu lebih lanjut tentang WordPress, lihat artikel kami tentang alasan Anda harus menggunakan WordPress.
Utamakan kemudahan penggunaan, opsi kustomisasi, tool SEO, dan fitur keamanan yang kuat. Dukungan dari komunitas atau layanan pelanggan juga sangat penting untuk membantu Anda mengatasi masalah.
Banyak CMS yang tersedia gratis, seperti WordPress atau Joomla, tapi membutuhkan hosting yang harganya dimulai dari Rp23900.00/bulan. Totalnya tergantung pada fitur-fitur yang perlu Anda tambahkan ke software inti CMS pilihan Anda, seperti tema dan plugin. Anda bisa menyimak selengkapnya di artikel kami tentang harga membuat website WordPress.
CMS memudahkan Anda membuat, mengelola, dan memperbarui konten website tanpa harus menguasai coding. CMS juga fleksibel, mudah diatur sesuai kebutuhan, dan menyediakan fitur-fitur penting seperti tool SEO dan opsi keamanan untuk mengoptimalkan website Anda.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.
Komentar
September 22 2018
Ok
August 05 2019
CMS merupakan sebuah perangkat lunak yang diciptakan pada umumnya menggunakan bahasa pemrograman, seperti PHP (Personal Home Page) oleh pihak tertentu dengan tujuan memberi kemudahan kepada para pemakainya dalam membuat sebuah situs agar terlihat lebih dinamis, dan juga fungsional sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Namun, yang ditakuti oleh saya adalah, akibat dari penggunaannya yang secara terus-menerus dilakukan, sehingga membuat para administrator semakin dimanja dengan perangkat lunak satu ini.
September 19 2019
keren
February 26 2022
Yang jadi pertanyaan saya, apakah google site termasuk CMS, mengingat fungsinya sama seperti CMS, Terima kasih , mohon pencerahan
March 11 2022
Halo Kak ? Google sites lebih seperti Wix atau Zyro ya Kak, termasuknya website builder, jadi bukan CMS.