Aug 09, 2023
Yuliyana W.
13menit Dibaca
Drupal adalah Content Management System (CMS) canggih yang bisa Anda manfaatkan untuk membangun segala jenis website. Banyak perusahaan terkenal yang menggunakan Drupal untuk membuat website dengan traffic tinggi, berkat fitur serbaguna dan modulnya yang lengkap.
Meski begitu, Drupal cenderung lebih sulit dipelajari dibandingkan dengan CMS populer lain yang menjadi kompetitornya. Proses pembuatan situs dengan CMS ini juga bisa cukup menantang bagi pemula. Bahkan, tanpa tutorial Drupal yang ekstensif, user mungkin tidak bisa memaksimalkannya.
Nah, untungnya, Anda tidak perlu khawatir dengan kesulitan ini. Kami sudah menyiapkan tutorial Drupal di artikel ini, yang akan membantu Anda mempelajari semua hal terkait apa itu Drupal.
Selain itu, kami akan menjelaskan cara install Drupal secara langkah-demi langkah, serta cara membangun website menggunakan Drupal. Di bagian akhir, kami juga membahas cara menginstal modul, tema, dan cara updatenya. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Drupal adalah CMS yang menaungi 2,2% dari semua website yang ada saat ini di antara sejumlah CMS populer lainnya. Software berbasis PHP ini terus berkembang bersama komunitas developernya, yang akhirnya mengubah Drupal menjadi proyek open-source. Kini, Drupal bisa didownload gratis dengan Lisensi Publik GNU.
Meski lebih dikenal sebagai platform website pemerintahan dan organisasi, Drupal juga bisa digunakan untuk jenis website lainnya loh! Drupal punya beragam kumpulan modul dan tema untuk memaksimalkan fungsionalitas dan tampilan website.
Beberapa kelebihan Drupal adalah:
Nah, berikutnya, kami akan membahas semua fitur dan atribut Drupal yang tersedia agar Anda bisa memutuskan apakah akan menggunakan Drupal atau tidak. Pertama, kami akan mulai dengan cara install Drupal.
Sebelum menginstal Drupal, ada beberapa hal yang harus Anda cek dan bereskan lebih dulu. Bagian berikut ini akan membahasnya lebih lanjut.
Web hosting adalah layanan yang membuat website bisa diakses di internet. Dengan membeli paket hosting, Anda menyewa ruang di server untuk menghosting konten website Anda. Biaya hosting website bisa bervariasi, tergantung pada provider layanan dan tipe paketnya.
Anda wajib memilih provider yang tepat karena akan berpengaruh secara signifikan pada performa website Anda. Web host harus bisa menyediakan resource dan fitur yang memadai untuk kebutuhan website. Faktor penting lainnya mencakup fitur keamanan, jaminan uptime, dan dukungan pelanggan.
Setelah memilih provider, Anda perlu memilih tipe hosting. Paket hosting yang pas untuk website Anda akan menghemat biaya secara jangka panjang. Seiring dengan perkembangannya, Anda bisa upgrade ke paket yang menyediakan lebih banyak resource dan memiliki skalabilitas lebih baik.
Sebagian besar provider hosting menawarkan layanan yang bervariasi dalam hal jumlah resource yang dialokasikan dan fleksibilitas kustomisasinya. Berikut ini adalah beberapa paket hosting dari Hostinger:

Paket Drupal hosting kami menyertakan semua yang Anda butuhkan untuk membuat dan mengonlinekan website Drupal. Dengan harga mulai dari Rp13.900 sampai Rp49.900/bulan saja, paket ini sudah dilengkapi dengan server yang dioptimalkan untuk Drupal, instalasi praktis sekali klik, serta tim dukungan khusus.
Atau, Anda bisa memilih shared hosting kalau berencana menggunakan platform lainnya. Harga paket shared hosting dari Hostinger sama dengan paket Drupal hosting, dan sudah menyertakan installer WordPress.

Nama domain berfungsi untuk memudahkan pengunjung mengakses website di browser sehingga mereka tidak harus mengingat alamat IP yang panjang dan rumit.
Jadi, memilih nama domain yang tepat bagi website Anda pastinya sangat penting untuk meningkatkan kredibilitas dan popularitas brand di internet. Nama domain harus unik dan mudah diingat, dan kalau bisa jangan menggunakan simbol karena akan sulit dilafalkan.
Ketik nama domain yang diinginkan dan segera cek ketersediaannya
Anda bisa mengecek ketersediaan domain yang diinginkan melalui tool cek domain Hostinger di atas. Cukup masukkan ide Anda ke kolom pencarian. Kalau pilihan Anda tidak lagi tersedia, cek TLD atau alternatif nama lainnya menggunakan domain name generator.
Setelah menemukan domain yang cocok, daftarkan domain tersebut ke registrar. Lalu, Anda perlu pointing domain ke server hosting Anda. Kalau nama domain dan hosting dibeli dari satu provider (dalam bentuk bundling), Anda boleh melewatkan proses ini.
Perlu diingat bahwa DNS record mungkin memerlukan 24 jam sampai dipropagasi secara global. Selama durasi waktu tersebut, website Anda tidak akan tersedia.
Ada dua cara install Drupal: secara manual atau dengan auto-installer. Keduanya akan kami bahas di bagian setelah ini. Langkah-langkah yang kami uraikan di sini berlaku untuk Drupal versi 9.x.x, tapi seharusnya juga bisa digunakan untuk versi core yang lebih lama.
Cara termudah untuk menginstal Drupal adalah dengan menggunakan fitur instalasi otomatis dari server hosting Anda. Temukan opsi ini di control panel hosting Anda. Pada contoh berikut, kami akan menginstal Drupal melalui hPanel Hostinger.


Kalau web hosting Anda tidak menyertakan instalasi otomatis, Anda bisa menginstal Drupal secara manual.
Developer umumnya lebih menyukai metode manual, karena mereka bisa melakukan lebih banyak penyesuaian. Cara manual ini sangat berguna apabila Drupal perlu diinstal pada localhost atau VPS.
Di tutorial ini, kami menjelaskan cara instal Drupal secara manual lewat hPanel.







Kalau perlu mengonfigurasi detail database Drupal Anda, akses file settings.php. Anda bisa menemukan file tersebut di sini: public_html/sites/default/.
Review kredensial database Anda dan informasinya di bagian Database MySQL di hPanel.
Beruntung, user VPS Hostinger bisa menginstal Drupal menggunakan template OS kami. OpenLiteSpeed Drupal One-Click secara otomatis menginstal OpenLiteSpeed, Drupal, dan LSCache.
Template ini juga mengotomatiskan pengaturan awal untuk komponen seperti PHP OPCache guna menghemat waktu yang diperlukan untuk mengoptimalkan server web, sehingga dapat menjadi solusi yang lebih mudah.
Untuk melakukannya, buka hPanel lalu klik Kelola pada server Anda. Setelah itu, buka Sistem Operasi → Ubah Sistem Operasi Anda → Aplikasi. Pilih template Drupal dari menu drop-down.

Setelah itu, klik Ubah OS dan tunggu hingga prosesnya selesai. Jangan lupa untuk backup data Anda sebelum mengubah sistem operasi VPS.
Setelah berhasil menginstal Drupal, mari lanjutkan ke langkah pembuatan website di platform ini. Bagian berikut akan membahas navigasi dashboard admin Drupal, serta cara membuat elemen website seperti halaman dan menu.
Untuk mengakses dashboard administrator Drupal, Anda perlu login lebih dulu. Buka halaman loginnya melalui https://[alamat-website-anda]/user/login.
Setelah login, klik Manage di sudut kiri atas halaman untuk melihat item menu berikut:

Taxonomy digunakan untuk menggolongkan konten website. Di Drupal, taxonomy terdiri atas entitas yang disebut term (istilah), yaitu kata-kata yang mendeskripsikan konten tertentu dalam vocabulary (kosa kata). Vocabulary bisa saja memiliki struktur flat atau hierarchical (hierarkis), tergantung pada jenis kontennya.
Langkah pertama untuk membuat taxonomy adalah menambahkan vocabulary yang diperlukan, beserta setiap term miliknya. Kemudian, Anda bisa menambahkan term taxonomy ke entitas konten, membuat halaman pencantuman untuk mengklasifikasikannya.
Berikut adalah cara membuat taxonomy baru di Drupal:





Drupal memiliki dua jenis konten inti: article (artikel) dan basic page (halaman dasar).
Sebelumnya, jenis konten article disebut story. Ini digunakan untuk membuat konten, seperti rilis pers dan postingan blog. Entri untuk jenis konten ini diletakkan pada homepage website dan bisa menerima komentar.
Sementara itu, jenis basic page digunakan untuk konten statis yang tidak atau hampir tidak membutuhkan pembaruan, seperti halaman About Us (Tentang Kami). Halaman dasar tidak diletakkan di homepage website, dan tidak bisa menerima komentar secara default.
Selain itu, Drupal memiliki empat jenis konten opsional, yang bisa Anda aktifkan dengan modul Book, Blog, Forum, dan Poll:
Nah, di tutorial berikutnya, Anda akan mempelajari cara membuat article dan basic page.
Mari mulai dengan membuat article:



Selanjutnya, mari coba membuat basic page. Berikut adalah langkah-langkah membuat halaman Tentang Kami atau About Us:


Menu berguna untuk mengategorikan dan membuat struktur website. Meskipun Drupal sudah memiliki beberapa menu secara default, Anda juga bisa menambahkan menu kustom.
Ikuti cara membuat menu berikut:




Block adalah kotak-kotak konten yang dirender dalam sebuah region. Sebagai contoh, Anda bisa menambahkan form (block) login pengguna ke footer (region) website.
Fungsionalitas ini disediakan oleh modul core Block, dan merupakan bagian dari core Drupal 8. Gunakan bersama modul Custom Block dan Place Block untuk memasukkan block pada halaman apa pun.
Berikut ini langkah menempatkan block di Drupal:




Modul Drupal adalah kumpulan file yang menambah fungsionalitas website. Drupal memiliki dua jenis modul: core module dan contributed module.
Drupal menyertakan core module dengan fungsi dasar secara default. Untuk tool tambahan, Anda bisa menginstal contributed module dari halaman module downloads, atau buat modul Anda sendiri.
Bagian ini akan membahas cara menginstal modul melalui antarmuka administratif dan Drush.
Ini memang merupakan cara termudah untuk menginstal modul Drupal, tapi hanya bisa diaplikasikan untuk contributed module. Silakan baca tutorial Drush di bagian selanjutnya untuk menginstal modul kustom.
Ikuti langkah-langkah berikut untuk menginstal modul menggunakan antarmuka administratif:




Penting! Apabila tombol Add new module tidak ada, aktifkan core module Update Manager dari menu Extend. Selain itu, mengganti tema default ke Seven melalui Appearance juga terkadang bisa menjadi solusi masalah ini.
Berikut ini adalah beberapa contributed module Drupal yang populer:
Drush adalah shell command-line untuk mengelola Drupal. Shell ini memungkinkan Anda menjalankan tugas admin tanpa menggunakan backend Drupal. Sayangnya, pengoperasian Drush membutuhkan pengetahuan teknis, jadi mungkin akan kurang cocok bagi pemula.
Pertama, Anda perlu menginstal Drush pada proyek Drupal Anda. Jalankan perintah berikut dari direktori root untuk menginstal Drush melalui tool dependency manager Composer.
composer require --dev drush/drush
Perlu diingat bahwa Anda harus menggunakannya dengan akses root, yang berarti Anda harus menggunakan Virtual Private Server untuk menginstal module menggunakan Drush.
./vendor/bin/drush --version

Setelah setup Drush selesai, Anda bisa menggunakannya untuk menginstal module Drupal dengan langkah-langkah berikut:
composer require drupal/admin_toolbar

drush pm:enable admin_toolbar
Penting sekali untuk mendesain tampilan situs yang menarik, karena dengan begitu, pengunjung akan merasa senang dan betah mengunjungi website Anda. Salah satu caranya yaitu dengan menerapkan tema yang sedap dipandang.
Anda bisa melihat tema Drupal yang sudah diinstal melalui tab Appearance.

Ada banyak sumber online yang menawarkan tema pihak ketiga yang bisa Anda pilih. Namun, halaman download Theme Drupal yang resmi merupakan sumber yang paling tepercaya, dengan lebih dari 2.900 tema.
Direktori theme memiliki filter yang berguna untuk mendapatkan hasil pencarian spesifik menurut kompatibilitas, serta status development dan pemeliharaannya.
Cara install tema Drupal adalah seperti berikut:


Dengan Drupal, Anda bisa membuat blog yang sepenuhnya berfungsi. Namun, modul Blog tak lagi disertakan dengan software core Drupal, dimulai dari Drupal 8. Jadi, Anda harus mendownload dan menginstal contributed module tersebut secara manual.
Setelah diinstal, modul blog ini akan muncul di menu Extend. Centang kotak di samping Blog, lalu klik Install untuk mengaktifkan modul.

Saat Anda membuka Content -> Add content, Anda akan melihat jenis konten baru bernama Blog post. Pilih opsi ini untuk membuat entri blog.

Tambahkan title, body, dan tags untuk postingan tersebut. Klik menu Comment Settings di sebelah kanan dan pilih Open untuk mengizinkan komentar. Jika ada user lain yang menulis blog post, tambahkan nama akun mereka pada pengaturan Authoring Information.
Setelah selesai, centang kotak Publish dan klik Save untuk membuat blog post baru. Blog post Anda kini akan muncul di bagian Blog pada homepage.

Dengan membackup website Drupal, Anda bisa mengamankan data apabila terjadi error fungsi software atau hardware. Kalau ada yang tidak beres, backup memungkinkan Anda restore website tanpa kehilangan data penting.
Tutorial berikut akan menunjukkan cara backup Drupal Anda menggunakan hPanel Hostinger:


Di Drupal, update dan upgrade merupakan dua hal yang berbeda. Update berarti instalasi versi minor baru Drupal, seperti update core dari 9.1 menjadi 9.2. Sementara itu, upgrade adalah perubahan besar, misalnya peralihan dari Drupal versi 8 ke versi 9.
Bagian ini akan membahas cara update Drupal. Sebelum memulai, kami sangat menyarankan Anda untuk mengalihkan website ke mode Maintenance. Dengan begitu, pengunjung tidak akan bisa mengakses website selama proses update berjalan.


Setelah beres, buka Reports -> Available updates untuk mengecek apakah ada core update Drupal yang tersedia.

Ada beberapa cara untuk update Drupal. Anda bisa menggunakan SSH atau FTP untuk memperbaruinya secara manual, atau menggunakan Composer untuk mengotomatiskan proses ini. Kalau Anda masih pemula, kami merekomendasikan FTP client seperti FileZilla.
Berikut adalah cara update Drupal menggunakan FTP:



Drupal adalah CMS yang bisa dikustomisasi untuk berbagai kebutuhan serta digunakan untuk membuat segala jenis website. Drupal mendukung beragam modul dan tema untuk memudahkan proses web development, serta menambah fungsionalitasnya.
Nah, di artikel ini, kami sudah membahas apa itu Drupal beserta cara membangun situs Drupal, mulai dari menginstalnya sampai mengatur tema dan modulnya. Kami juga membahas aspek-aspek penting lainnya, seperti membuat blog, backup website, dan update Drupal.
Apabila ingin mempelajari CMS ini lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi dokumentasi resmi Drupal. Memang butuh waktu yang tidak sebentar untuk bisa menguasai platform ini, tapi dengan mempelajari tutorial Drupal yang ekstensif, Anda pasti bisa mengoptimalkannya.
Masih punya pertanyaan? Jangan ragu untuk menyampaikannya melalui kolom komentar di bawah artikel ini ya. Semoga berhasil!
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.
Hobi
Web Development
Suka membuat aksesori fashion atau mainan rajut yang unik dan penuh gaya? Pernah berpikir untuk menjual hasil karya Anda tapi bingung cara memulainya?...
2775
Sep 11, 2025
Web Development
Domain
Tahukah Anda bahwa Odol sebenarnya adalah nama brand, bukan sekadar istilah umum untuk pasta gigi? Ini menunjukkan bahwa nama bisnis bisa memengaruhi...
4231
0
Aug 20, 2025
Web Development
Splash page adalah halaman overlay yang biasanya muncul di atas homepage website, berfungsi sebagai “layar pembuka” sebelum pengunjung...
2489
0
Aug 04, 2025
Domain
Web Development
Website bisa menjadi tool yang efektif bagi organisasi nirlaba untuk menyuarakan misi dan mengajak orang ikut berpartisipasi. Dalam hal ini,...
2576
0
Jul 30, 2025
Web Development
Domain
Ya, domain .xyz bisa menjadi pilihan yang bagus tergantung pada tujuan website Anda. Ekstensi ini diakui secara global dan tidak terbatas untuk...
2967
0
Jul 28, 2025
Web Development
Sebagai pemilik website, Anda mungkin pernah bertanya-tanya, apa perbedaan domain yang menggunakan www dan non-www (yang tidak menggunakan www)?...
2160
0
Jul 22, 2025
Web Development
Bagi Anda yang memiliki website untuk bisnis, blog, maupun sekadar ingin meningkatkan skill SEO, penting untuk memahami berbagai cara agar website...
3898
0
Jul 10, 2025
Toko Online dan Bisnis
Web Development
Ebook adalah buku digital yang dirancang untuk dibaca di perangkat elektronik. Format ini lebih praktis, mudah diakses, dan lebih hemat biaya daripada...
6153
2
Jul 03, 2025
Web Development
Toko Online dan Bisnis
Menjalankan pekerjaan sampingan dari rumah membuka banyak peluang untuk menghasilkan uang tambahan tanpa mengganggu pekerjaan utama Anda. Misalnya,...
29983
0
Jun 30, 2025
0