Dec 18, 2025
Faradilla A.
10menit Dibaca
Navigasi website yang baik akan membantu mengoptimalkan user experience (UX) website. Pengunjung juga senang mengakses website Anda karena mereka bisa dengan mudah menemukan informasi yang dicari.
Selain itu, mesin pencari lebih menyukai website yang navigasinya jelas dan intuitif karena mempermudah proses crawling dan indexing. Website yang diindeks dengan baik akan mendapatkan peringkat tinggi di mesin pencari, serta memperoleh lebih banyak traffic.
Tapi, sebenarnya apa itu navigasi website? Bagaimana cara membuat navigasi website yang baik? Yuk, lanjutkan membaca artikel ini! Kami akan menjelaskan semuanya, serta membagikan contoh terbaiknya untuk inspirasi Anda.
Navigasi website adalah sekumpulan elemen user interface (UI/antarmuka pengguna) seperti menu, kolom pencarian, link, dan tombol yang membantu pengunjung mengakses halaman-halaman website.
Selain mempermudah browsing web, navigasi juga membantu pengunjung memahami hubungan antarhalaman tersebut.
Dari berbagai elemen UI yang membentuk navigasi website, menu merupakan komponen yang paling penting. Oleh karena itu, kami akan mulai dengan membahas menu navigasi website dulu.
Menu navigasi adalah serangkaian link yang diletakkan di area utama untuk mengarahkan pengunjung ke halaman-halaman penting di website Anda. Biasanya, menu ini ditempatkan di header atau di sidebar website.
Di Hostinger, misalnya, menu navigasi kami berada di bagian atas halaman.

Menu ini biasanya berisi link ke halaman-halaman utama, seperti Tentang Kami, Produk, Fitur, dan Harga.
Ada 4 jenis navigasi website utama yang bisa Anda terapkan saat mendesain website. Tiap-tiapnya memiliki fungsi sendiri dan menggunakan elemen UI yang berbeda untuk membantu pengunjung mengakses website Anda dalam berbagai cara.
Navigasi Global
Navigasi global adalah bagian tata letak yang digunakan untuk menampilkan menu utama website. Menu ini selalu ditampilkan di seluruh halaman web, memudahkan pengunjung mengakses bagian-bagian utama website.
Berikut adalah beberapa fitur utama navigasi global:
Saat ini, menu utama website biasanya selalu didesain sebagai navigasi global, termasuk yang kami gunakan di Hostinger. Mari lihat contohnya di bawah ini, menunjukkan menu header Hostinger yang selalu sama di seluruh halaman utama website.

Navigasi Lokal
Navigasi lokal melengkapi navigasi global dengan menyediakan struktur yang lebih mendetail. Umumnya, navigasi ini digunakan untuk mengelompokkan beberapa halaman dalam satu bagian, biasanya dalam bentuk drop-down.
Jenis navigasi website ini sering kali digunakan di website yang memiliki banyak layanan atau konten, seperti website toko online atau platform edukasi yang membutuhkan kategori atau pengelompokan produk.
Hostinger juga menggunakan navigasi lokal di menu global untuk membantu Anda mengakses setiap halaman kami. Sebagai contoh, di bawah kategori Hosting, Anda bisa menemukan menu drop-down yang mencantumkan berbagai layanan web hosting kami.

Navigasi Tambahan
Navigasi tambahan atau supplemental menyediakan opsi yang lebih lengkap di luar struktur global dan lokal. Jenis navigasi ini memberikan panduan kontekstual dan saran untuk mendorong pengunjung melihat-lihat bagian website lainnya.
Contoh navigasi tambahan ini termasuk:

Navigasi Kontekstual
Navigasi kontekstual membantu meningkatkan keterlibatan pengunjung dengan menyediakan link ke halaman-halaman lain yang relevan dengan konten yang sedang mereka lihat.
Link ini biasanya disematkan di dalam konten sebagai internal link, yang mengarahkan pengunjung ke artikel atau rekomendasi produk terkait.
Metode ini tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna website, tapi juga memaksimalkan strategi SEO dengan mendorong pengunjung untuk melihat-lihat lebih banyak konten dan mengunjungi website lebih lama.
Navigasi website yang optimal tidak hanya membantu pengunjung berpindah dari satu halaman ke halaman lain, tapi juga menciptakan pengalaman browsing yang lancar dengan desain UX yang intuitif.
Nah, selanjutnya, mari pelajari beberapa cara membuat navigasi website yang optimal untuk website Anda.
Struktur navigasi yang jelas dan sederhana akan memudahkan pengunjung menemukan informasi yang dibutuhkan. Semakin mudah mereka menemukan halaman yang dicari, semakin tinggi tingkat keterlibatan dan kepuasan mereka.
Oleh karena itu, perhatikan beberapa hal berikut saat Anda membuat menu navigasi website:
Sebenarnya, membuat navigasi website yang efektif bukanlah hal yang sulit kalau Anda menggunakan tool yang tepat. Apalagi sekarang ada banyak template website siap pakai yang sudah menyediakan navigation bar.

Apabila ingin mencobanya, Anda bisa menggunakan Website Builder Hostinger untuk memilih template website yang bisa diedit lagi sesuai kebutuhan. Tool ini juga memiliki editor drag-and-drop untuk menyesuaikan desain website Anda tanpa perlu coding.
Label yang deskriptif membantu pengunjung untuk memahami konten atau fungsi link di website Anda sehingga mereka bisa mengaksesnya dengan lebih mudah.
Perhatikan beberapa poin penting berikut ini saat membuat label navigasi website:
Struktur navigasi harus diatur secara logis agar pengunjung bisa memahami tata letak website dan menemukan informasi dengan lebih mudah.
Misalnya, kalau Anda membuat website untuk agensi digital marketing, menu utamanya bisa mencakup Layanan, Tentang Kami, Blog, dan Kontak.
Setelah menentukan kategori utama, kelompokkan konten terkait di bawahnya untuk membentuk hierarki sederhana. Contohnya, di bawah kategori Layanan, Anda bisa menambahkan subkategori seperti SEO, Content Marketing, dan Social Media Management.
Manfaatkan format drop-down untuk menampilkan subkategori. Dengan begitu, tampilan navigation bar utama website Anda akan tetap rapi dan nyaman dilihat.
Namun ingat, hindari membuat terlalu banyak subkategori karena bisa membingungkan pengunjung. Batasi drop-down pada satu tingkat saja per kategori utama agar pengunjung bisa dengan cepat mengakses halaman yang mereka inginkan.
Kalau ada halaman yang tidak bisa dimasukkan ke dalam kategori utama, Anda bisa menambahkannya sebagai link tambahan di menu footer.
Website yang tidak dioptimalkan untuk perangkat seluler bisa membuat pengunjung kurang nyaman mengakses website Anda dan meningkatkan bounce rate.
Untuk membuat website mobile-friendly, coba terapkan beberapa cara berikut:
Apabila menggunakan Website Builder Hostinger, Anda bisa menerapkan semua strategi ini dengan mudah. Semua templatenya sudah mobile-friendly dan didesain dengan elemen UI yang responsif.
Anda juga bisa beralih ke mode seluler untuk menyesuaikan tampilan website Anda di perangkat seluler dengan lebih mudah.

Setiap elemen desain dalam template Website Builder Hostinger, mulai dari tata letak, toolbar, hingga gambar, sudah sepenuhnya mobile-friendly dan otomatis dioptimalkan saat diakses dari layar perangkat yang lebih kecil.
Agar menu navigasi website Anda bisa memandu pengunjung secara lebih efektif, tampilkan komponen-komponen penting dalam cara yang lebih jelas.
Berikut beberapa tips untuk menekankan elemen-elemen tersebut:
Untuk menyempurnakan fungsi navigasi website, Anda harus memahami perilaku pengunjung. Dengan strategi ini, Anda bisa memastikan bahwa struktur navigasi Anda sudah sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.
Manfaatkan data analitik kunjungan website untuk mengoptimalkan navigasi Anda dengan cara berikut:
Di Hostinger, Anda bisa memanfaatkan data analitik dengan mudah dalam proses desain website Anda. hPanel, control panel hosting kami, sudah dilengkapi dengan fitur statistik performa sehingga Anda bisa memantau metrik penting secara langsung.

Hierarki visual dalam desain website akan membantu Anda memperjelas halaman-halaman penting dan mengatur konten sekunder dengan lebih baik. Hasilnya, pengunjung pun bisa mengakses website Anda tanpa merasa kebingungan.
Untuk membuat hierarki visual yang baik, Anda bisa mengikuti tips berikut:
Website Builder Hostinger juga menyediakan tool yang bisa membantu Anda menerapkan hierarki navigasi dengan mudah. Anda bisa menyesuaikan menu utama melalui opsi Menu website, serta menambahkan halaman baru atau membuat subkategori untuk menu yang lebih terstruktur.

Menambahkan kolom pencarian pada navigasi website akan membantu pengunjung menemukan informasi dengan lebih cepat tanpa harus menelusuri menu satu-satu secara manual.
Perhatikan beberapa hal berikut saat menambahkan kolom pencarian:
Aksesibilitas atau kemudahan akses navigasi website merupakan aspek penting dalam menghadirkan pengalaman browsing yang inklusif bagi semua pengunjung.
Untuk mengoptimalkan aksesibilitas navigasi website Anda, coba terapkan tips berikut:
Selain itu, Anda juga bisa menerapkan langkah-langkah berikut ini agar aksesibilitas website Anda lebih optimal:
Ada berbagai jenis menu yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan desain website. Setiap jenis navigasi memiliki fungsi dan penataan tertentu yang memandu pengunjung menelusuri bagian-bagian website dengan lebih mudah.
Untuk membantu Anda memahaminya lebih lanjut, kami akan memberikan beberapa contoh navigasi website dengan fitur dan gaya yang berbeda:

Alibaba menggunakan sistem navigasi yang diatur dengan rapi menggunakan mega menu. Meskipun produk yang dijual sangat beragam, menu utamanya hanya memiliki dua tingkat: satu tingkat untuk subkategori, dan satu lagi untuk produk di bawahnya.
Agar hierarki menunya tetap mudah diakses, platform ini juga menggunakan menu overlay dan menambahkan gambar deskripsi di tingkat terakhir menu.

Airbnb menerapkan konsep minimalis yang berfokus pada menu navigasi horizontal yang praktis. Menu utamanya hanya memiliki tiga opsi utama: Ke mana saja, Minggu mana pun, dan Tambahkan tamu.
Ketiga opsi ini juga memiliki menu overlay yang muncul saat diklik, membantu menyediakan navigasi yang jelas dan sederhana.

Navigasi di website The New York Times menampilkan navigation bar horizontal sticky yang selalu tersedia bagi pengunjung. Setiap kategori berita utama dilengkapi dengan menu drop-down untuk memudahkan akses ke subkategori berita.
Menu sticky seperti ini sangat berguna untuk website one-page atau website yang memiliki banyak konten yang memerlukan banyak scrolling. Dengannya, pengunjung bisa langsung mengakses menu tanpa harus kembali ke atas halaman.

Pada versi desktop, YouTube menggunakan sidebar vertikal yang bisa dibuka dengan menu hamburger. Menu ini menyediakan akses cepat ke fitur-fitur penting seperti Home, Shorts, dan Subscriptions ketika diperluas.
Pengunjung bisa membuka menu dengan mengklik ikon hamburger untuk menampilkan opsi tambahan di sidebar.

Studio efek visual NKI yang berlokasi di Prancis menggunakan navigasi berbasis grid layar penuh, yang berbeda dari tata letak website pada umumnya. Pengunjung bisa menelusuri bagian-bagian website cukup dengan menggerakkan mouse di layar.
Metode interaktif yang terasa seperti game ini mencerminkan ciri khas kreatif studio tersebut. Selain itu, websitenya juga menyediakan menu persisten di sudut kiri bawah untuk memberikan akses yang lebih mudah.
Navigasi website yang efektif akan membantu pengunjung menelusuri setiap bagian dan halaman website dengan mudah. Pada akhirnya, navigasi yang didesain dengan baik akan membantu meningkatkan user experience dan kepuasan mereka.
Untuk mengoptimalkan navigasi website, Anda bisa melakukan tips-tips di bawah ini:
Ingat, navigasi website akan terus berkembang seiring dengan perubahan tren desain dan perilaku pengguna. Jadi, pastikan Anda selalu mengikuti perkembangan terbaru untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Semoga sukses selalu!
Mari simak beberapa pertanyaan umum seputar navigasi website di bagian ini.
Navigasi yang baik memastikan pengunjung bisa menemukan hal-hal yang mereka cari dengan cepat dan mudah. Hal ini sangat penting untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan dan membuat pengunjung senang membuka website Anda, yang pada akhirnya akan turut berkontribusi pada keberhasilan website Anda.
Navigasi yang efektif harus intuitif, sederhana, dan konsisten, yang mampu membantu pengunjung untuk menelusuri website tanpa masalah. Selain itu, navigasi harus memiliki struktur yang logis untuk menghindari kebingungan dan membuat pengalaman browsing menjadi lebih menyenangkan.
Saat memilih jenis navigasi yang tepat, pertimbangkan ukuran dan kerumitan konten di website Anda, preferensi target audiens, dan pastikan tetap mobile-friendly. Untuk website kecil, navigasi sederhana sudah cukup. Namun, untuk website yang memiliki banyak konten, Anda mungkin memerlukan struktur yang lebih mendetail. Lakukan pengujian pengguna untuk menentukan strategi yang tepat.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.