Dec 18, 2025
Faradilla A.
10menit Dibaca
Meningkatkan performa website agar tetap optimal di perangkat seluler tidak kalah pentingnya dengan mengoptimalkan performanya di desktop.
Dengan website yang responsif, Anda bisa menjangkau lebih banyak audiens, baik yang menggunakan perangkat seluler maupun desktop.
Selain itu, mesin pencari seperti Google kini juga memprioritaskan pengindeksan seluler. Artinya, website yang mobile-friendly berpotensi mendapatkan peringkat lebih tinggi di mesin pencari dan memperoleh lebih banyak traffic.
Nah, di artikel ini, kami akan membahas 10 cara terbaik yang bisa Anda ikuti untuk membuat website Anda lebih mobile-friendly.

Langsung saja, kami akan membagikan cara membuat website yang mobile-friendly dan optimal di perangkat seluler, yang bisa diikuti dengan mudah oleh pengguna pemula maupun profesional:
Tata letak merupakan konsep penting yang menentukan desain website seluler Anda. Nantinya, Anda akan menggunakannya untuk menempatkan elemen-elemen seperti teks, gambar, tombol, dan fitur website lainnya.
Dengan menggunakan tata letak yang responsif, semua elemen ini akan ditampilkan dengan baik di berbagai ukuran layar. Teks tetap mudah dibaca, tombol bisa diklik tanpa ‘meleset’, dan elemen visual seperti gambar atau ikon bisa berubah mengikuti ukuran layar untuk menyajikan pengalaman pengguna yang optimal.
Salah satu cara termudah untuk mendesain website yang mobile-friendly adalah dengan menggunakan website builder. Platform ini menyediakan tool dan editor WYSIWYG praktis yang akan membantu Anda merancang tata letak website yang responsif.
Nah, kalau menggunakan Website Builder dari Hostinger, Anda bahkan bisa memanfaatkan tool AI kami untuk membuat website instan yang mobile-friendly. Atau, pilih template dari 150 desain profesional yang dioptimalkan untuk perangkat seluler. Cukup pilih template yang sesuai dengan kebutuhan Anda, lalu tambahkan konten dengan mudah.

Apa pun metode yang Anda pilih, pastikan untuk menerapkan tata letak yang mengikuti pola kebiasaan pergerakan mata pengunjung. Tergantung pada jenis kontennya, biasanya mata kita akan mengikuti dua pola ini:


Kedua pola ini sebenarnya sama-sama efektif, tergantung pada tujuan dan jenis konten di website Anda. Misalnya, pola F lebih cocok untuk postingan blog yang informatif, sedangkan pola Z lebih efektif untuk landing page yang mengutamakan transaksi.
Intinya, pastikan informasi utama dan tombol CTA di website Anda ditempatkan sesuai dengan pola yang mudah diikuti oleh pengunjung.
Setelah menerapkan pola yang sesuai, cek lagi apakah tampilan dan fungsi website Anda sudah berjalan dengan baik di berbagai ukuran layar. Berikut adalah beberapa tool online yang bisa Anda gunakan:

Kecepatan loading website sangat memengaruhi pengalaman pengguna dan SEO website. Misalnya, kalau loading website melambat dari yang biasanya 1 detik menjadi 3 detik saja, bounce rate bisa meningkat hingga 32%.
Meskipun website Anda bisa dimuat dengan cepat di desktop, hasilnya belum tentu sama di perangkat seluler. Jadi, selalu cek performa website Anda di perangkat Mobile maupun Desktop.

Untuk memastikan kecepatannya tetap optimal, berikut adalah beberapa tips optimasi website terbaik yang bisa Anda terapkan:
Kompresi Gambar
Gambar adalah elemen yang biasanya paling berat untuk dimuat di website. Namun, bukan berarti Anda harus menghindari penggunaan gambar di website Anda. Cukup kompresi gambar sebelum menguploadnya dengan tool seperti compressor.io atau jpeg-optimizer.com.
Manfaatkan Lazy-Loading
Dengan lazy-loading, gambar hanya akan dimuat kalau layar pengunjung sudah menampilkan bagian tempat elemen visual tersebut berada. Jadi, ketika pengunjung men-scroll layar ke bawah, gambar akan dimuat secara otomatis.
Cara ini bisa mengurangi beban website Anda secara signifikan dan meningkatkan kecepatan loadingnya.
Gunakan CDN untuk Optimasi Gambar
CDN menyimpan dan mendistribusikan gambar dari server yang tersebar di seluruh dunia. Hasilnya, gambar bisa disajikan lebih cepat di browser pengunjung dibandingkan kalau harus diambil dari server aslinya.
CDN internal kami, yang tersedia pada paket Business dan yang lebih tinggi, bisa mempercepat website Anda hingga 40% tanpa biaya tambahan.
Minify CSS dan JavaScript
Karakter kode yang tidak perlu bisa memperlambat loading website. Apabila menggunakan Hostinger Website Builder, kode website Anda sudah dioptimalkan secara default.
Untuk website WordPress, gunakan tool online seperti cssminifier.com dan javascript-minifier.com, atau manfaatkan plugin untuk menghapus karakter yang tidak perlu dan mempercepat website Anda.
Manfaatkan Cache Browser
Sistem cache berfungsi untuk menyimpan elemen penting dalam penyimpanan sementara sehingga konten website tidak perlu dimuat ulang dari server setiap kali pengunjung mengakses halaman.
Untuk menggunakan sistem pengelolaan cache dengan mudah, Anda bisa memilih paket hosting yang sudah menyertakannya, seperti paket managed WordPress hosting kami.
Meta tag viewport adalah kode HTML yang ditempatkan di bagian <head> halaman. Tag ini berfungsi untuk menentukan tampilan website Anda di perangkat seluler.
Sebagian besar CMS (sistem manajemen konten) akan secara otomatis mengatur meta tag viewport yang optimal. Namun, Anda juga bisa mengaturnya sendiri dengan mengedit kode website.
Biasanya, halaman website akan menyertakan baris kode seperti ini:
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
Atribut content akan mengontrol tampilan halaman saat pertama kali dimuat. Anda bisa menyesuaikan tampilan website dengan mengubah properti device-width dan initial-scale.
Atribut width mengatur lebar viewport. Anda bisa menentukan angka spesifik seperti width=500 atau menggunakan device-width untuk mengaturnya secara otomatis sesuai lebar perangkat, memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.
Initial scale menentukan tingkat perbesaran zoom pada kali pertama halaman dimuat, dengan rentang dari 0,1 hingga 10, dan defaultnya adalah 1.
Ukuran elemen website terkadang diubah terlalu banyak di layar ponsel sehingga membuat tata letaknya menjadi berantakan. Untuk menghindari hal ini, pastikan gambar dan konten berat lainnya, seperti video, dioptimalkan untuk perangkat seluler.
Apabila menggunakan Website Builder Hostinger, sistem kami akan menangani proses ini secara otomatis. Namun, kalau Anda menggunakan WordPress atau CMS lainnya, sebaiknya lakukan pengecekan ulang pada file media website Anda:
Pertama, gunakan tool gratis seperti Responsive Test Tool untuk melihat bagaimana elemen gambar di website Anda ditampilkan di berbagai ukuran layar. Pastikan gambar tetap jelas dan mudah dipahami, baik di layar kecil maupun besar.


Sebagian besar template modern memang sudah cukup baik dalam menyesuaikan skala konten, tapi kalau muncul error, Anda bisa mengatasinya dengan langkah-langkah berikut:
Meskipun bisa membantu mengumpulkan prospek dan meningkatkan konversi, pop-up terkadang cukup mengganggu pengalaman pengguna di perangkat seluler. Elemen ini bisa mengakibatkan tindakan klik yang tidak disengaja, yang justru membuat pengunjung sebal dan akhirnya menutup website Anda.
Selain itu, pop-up yang terlalu mengganggu juga bisa membuat Google memberikan penalti pada website Anda dengan menurunkan peringkatnya di hasil pencarian, yang berujung pada menurunnya traffic organik.
Untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik sembari tetap mengumpulkan prospek, coba pertimbangkan beberapa alternatif berikut:
Dengan menghindari pop-up yang mengganggu dan memilih alternatif ini, Anda bisa meningkatkan pengalaman pengguna website di perangkat seluler, sekaligus tetap mengumpulkan prospek dan membantu pengunjung mendapatkan manfaat dari website Anda.
Untuk menciptakan pengalaman membaca yang nyaman di perangkat seluler, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan, seperti ukuran font, tinggi baris, dan kontras. Berikut adalah beberapa tips terbaik untuk setiap faktor tersebut:
Ukuran Font
Tinggi Garis
Kontras
Selain pengaturan teknis, Anda juga bisa meningkatkan kemudahan pembacaan teks website melalui isi konten Anda sendiri:
Link dan tombol yang mudah diklik sangat penting untuk memberikan pengalaman pengguna yang lancar di perangkat seluler. Di layar berukuran kecil, pengunjung mungkin sering tidak sengaja mengetuk link yang salah.
Elemen yang didesain agar mudah diklik akan membuat website Anda lebih fungsional dan mudah diakses sehingga pengunjung bisa berinteraksi dengan elemen-elemennya tanpa hambatan.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar elemen website Anda lebih mobile-friendly:
Secara alami, pengunjung biasanya melihat isi halaman dengan cepat untuk mencari tombol atau elemen lain yang bisa diklik saat men-scroll website di perangkat seluler.
Penempatan tombol yang strategis akan memastikan pengalaman pengguna yang lebih lancar dan meningkatkan CTR website.


Berikut beberapa tips untuk mendesain dan menempatkan tombol secara strategis di website Anda:
Sebagai pemilik website, Anda bertanggung jawab untuk memastikan website Anda memberikan pengalaman browsing yang nyaman dan mudah diikuti oleh pengunjung.
Berikut beberapa cara untuk membuat desain website yang bersih dan fungsional:
Sederhanakan Navigasi


Manfaatkan Ruang Kosong
Tinjau Konten secara Berkala
Dengan menerapkan prinsip desain minimalis dan navigasi yang praktis, Anda bisa membuat website yang menarik dan mendorong pengunjung untuk membuka website Anda lebih lama.
Ingat, semakin mudah pengalaman yang Anda berikan, semakin luar biasa kesan yang pengunjung rasakan.
Satu-satunya cara untuk memastikan bahwa website Anda sudah mobile-friendly dan berfungsi dengan baik adalah dengan mengujinya langsung di perangkat sungguhan. Lakukan pengujian ini secara rutin, terutama setelah ada pembaruan atau perubahan pada website Anda.
Ada beberapa tool yang bisa Anda gunakan untuk menguji website di berbagai perangkat, seperti Lambda dan BrowserStack. Kedua tool ini menyediakan fitur untuk mengecek tampilan dan performa website di berbagai perangkat yang berbeda.
Dengan melakukan pengujian, Anda pun bisa memastikan bahwa website Anda berfungsi sebagaimana mestinya, serta menarik pelanggan sesuai dengan tujuannya.
Saat ini, lebih dari separuh traffic yang masuk ke website berasal dari pengguna perangkat seluler. Oleh karena itu, Anda wajib mengoptimalkan website agar tetap bisa diakses tanpa masalah di perangkat seluler. Untungnya, ada beberapa cara mudah untuk mencapainya.
Sebagai rangkuman, berikut adalah 5 cara membuat website mobile-friendly:
Apabila Anda masih memiliki pertanyaan, lihat bagian FAQ di bawah ini atau berikan masukan kepada kami melalui kolom komentar, ya.
Dapatkan jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan tentang cara membuat website yang mobile-friendly.
Penting untuk membuat website Anda mobile-friendly guna menjangkau audiens yang lebih luas, meningkatkan pengalaman pengguna, dan menaikkan peringkat website di mesin pencari. Hal ini memastikan website bisa diakses tanpa masalah di berbagai perangkat, yang turut meningkatkan interaksi, performa, dan visibilitas website secara keseluruhan.
Anda bisa menggunakan berbagai tool online untuk menguji apakah website Anda sudah mobile-friendly. Beberapa contohnya adalah Responsive Test Tool, Lambda Automated Smart Visual UI, dan tool Lighthouse gratis dari Google.
Kesalahan yang harus dihindari saat mengoptimasi website untuk perangkat seluler adalah mengupload gambar yang terlalu besar, tidak menggunakan cache, menggunakan font yang terlalu kecil, serta menggunakan tombol dan link yang sulit diklik.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.