Dec 18, 2025
Faradilla A.
12menit Dibaca
Aplikasi AI bisa membantu web designer dan web developer untuk mengotomatiskan tugas, membuat konten, memaksimalkan pengujian, serta mempercepat pembuatan dan pengelolaan website secara keseluruhan.
Apabila Anda sedang mencari tool AI terbaik untuk membantu Anda melakukan berbagai tugas seputar pengembangan dan desain web, Anda sudah membaca artikel yang tepat!
Di artikel ini, kami akan membagikan rekomendasi aplikasi AI untuk web developer dan web designer. Kami akan membahas setiap kelebihan dan kekurangannya, serta contoh penggunaan terbaik untuk membantu Anda bekerja secara lebih efisien.
Saat mencari tool AI untuk desain web, utamakan fitur-fitur seperti antarmuka drag-and-drop, tool desain otomatis, dan kemampuan yang responsif. Semua fitur ini akan membantu Anda membuat website yang menarik secara visual dan user-friendly tanpa harus menulis kode.

AI Website Builder Hostinger memudahkan siapa pun membuat website tanpa perlu repot. Tool ini cocok untuk bisnis kecil, blogger, dan web designer yang belum menguasai skill teknis tingkat lanjut tapi ingin membuat website profesional.
Anda bisa membuat website sendiri dari nol tanpa perlu menulis kode. Berkat tampilan yang intuitif dan tool AI bawaan, Anda cukup memilih template website kesukaan Anda dan menyesuaikan desainnya, lalu website pun siap dionlinekan!
Fitur Utama:
Kekurangan:

Meskipun bukan merupakan tool AI secara keseluruhan, Canva memanfaatkan algoritma AI untuk memberikan saran desain, template, dan kemampuan pengeditan gambar.
Dengan tampilan yang user-friendly dan elemen desain yang beragam, Canva bisa membantu web developer untuk membuat desain yang menarik secara visual tanpa harus memiliki skill desain tingkat lanjut.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Divi AI adalah tool yang intuitif dan canggih untuk desain website. Platform ini kami rekomendasikan karena integrasi kecerdasan buatannya yang baik, memudahkan pengguna membuat website dengan cepat dan efisien.
Dengan fitur-fitur seperti saran desain real-time, peningkatan SEO otomatis, dan pembuatan konten adaptif, Divi AI membantu pengguna mendesain website yang tidak hanya menarik secara visual, tapi juga memiliki performa yang optimal.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Sebagai salah satu rekomendasi tool AI untuk web developer, UIzard dibekali teknologi AI untuk mengubah sketsa desain UI/UX menjadi kode HTML dan CSS yang fungsional.
Tool ini menyediakan platform yang canggih untuk membuat prototipe dengan cepat dan desain UI yang berulang, membantu web developer mewujudkan ide-ide kreatifnya dengan cepat.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Art dari DeepAI menggunakan AI untuk membuat karya seni yang unik berdasarkan input prompt teks dan gaya seni yang dipilih.
Berkat kemampuan pemahaman bahasa alaminya, tool ini ideal untuk web developer yang ingin membuat konten visual untuk website, iklan, atau media sosial mereka.
Fitur Utama:
Kekurangan:
Selain dari segi desain, AI juga bisa membantu Anda membuat konten yang SEO-friendly dan berkualitas untuk meningkatkan visibilitas website tanpa harus menghabiskan banyak waktu. Carilah aplikasi AI yang menyediakan fitur seperti pembuatan bahasa alami, SEO, dan kemampuan analisis konten.

Hostinger AI Assistant adalah plugin WordPress untuk membuat konten postingan blog dengan cepat menggunakan AI. Masukkan topik dan detail spesifik, seperti panjang konten dan kata kunci penting pada plugin ini, lalu selesai! Tool AI ini akan menghasilkan postingan blog yang unik dan SEO-friendly untuk Anda.
Selain itu, AI Assistant kami akan memilihkan foto stok yang sesuai sebagai gambar unggulan postingan Anda. Kemudian, Anda bisa mengedit hasilnya lagi melalui editor postingan sebelum menerbitkannya.
Fitur Utama
Kekurangan

CopyAI adalah aplikasi AI yang menggunakan algoritma pemrosesan bahasa alami untuk menghasilkan konten berkualitas yang dioptimalkan untuk hasil pencarian.
Mulai dari artikel blog hingga deskripsi produk, CopyAI bisa membantu web developer menghasilkan konten tulisan yang menarik. Tool ini juga memiliki template dan gaya penulisan yang bisa disesuaikan dengan suara dan nada brand pengguna.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Grammarly adalah aplikasi pengecek grammar berteknologi AI yang populer untuk membuat dan menulis konten. Tool ini membantu developer menyempurnakan tulisannya dengan saran tata bahasa dan ejaan real-time, meningkatkan kejelasan dan kualitas konten yang dihasilkan.
Selain itu, Grammarly menawarkan fitur-fitur canggih seperti deteksi nada dan pengecekan plagiarisme untuk membantu pengguna membuat konten asli yang nyaman dibaca dan mudah dipahami.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Mencari rekomendasi AI untuk membuat konten? ContentBot bisa menjadi salah satu opsi terbaik! Platform ini menyediakan berbagai fitur penulisan konten dan saran topik untuk web developer.
ContentBot menggunakan algoritma machine learning (pembelajaran mesin) untuk menganalisis kebutuhan pengguna dan menghasilkan konten yang berkualitas berdasarkan topik tertentu. Tool ini juga memberikan rekomendasi SEO dan membantu mengidentifikasi topik yang sedang tren agar konten berpeluang mendapatkan peringkat tinggi di halaman hasil mesin pencari.
Fitur Utama:
Kekurangan:

WordLift adalah salah satu tool AI terbaik untuk membantu web developer meningkatkan posisi dan performa SEO konten websitenya di halaman hasil mesin pencari.
Aplikasi ini akan secara otomatis menghasilkan metadata dan menerapkan markup semantik untuk menyempurnakan struktur dan relevansi konten, menjadikannya lebih optimal untuk mesin pencari.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Article Forge adalah software AI yang bisa membantu Anda menghasilkan artikel berkualitas berdasarkan topik tertentu. Dengan algoritma pemrosesan bahasa alami yang canggih, Article Forge akan menghemat waktu Anda dengan menyiapkan konten website siap pakai yang mencakup berbagai subjek dan industri.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Rank Math SEO adalah plugin WordPress canggih yang berfokus pada fitur SEO berbasis AI. Plugin ini bisa membantu Anda menganalisis konten, mendapatkan saran kata kunci, dan menambahkan schema markup agar website Anda bisa mendapatkan peringkat yang lebih baik di halaman hasil mesin pencari.
Fitur Utama:
Kekurangan:

GPT-4, sebuah model bahasa tingkat lanjut yang dikembangkan oleh OpenAI, bisa menghasilkan teks yang mirip seperti tulisan manusia melalui tampilan chat berbasis input prompt teks. Tool ini sangat berguna dalam pembuatan konten, membantu developer dan penulis membuat konten yang berkualitas untuk websitenya.
Fitur Utama:
Kekurangan:
Selain untuk membuat konten, ChatGPT juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, lho! Anda bahkan bisa membuat website dengan bantuan tool ini. Penasaran? Baca tutorial kami tentang cara membuat website dengan ChatGPT yuk!
Dalam hal pengujian dan optimasi, pilihlah tool AI yang mendukung split testing, analisis perilaku pengguna, dan optimasi konversi. Dengan tool ini, Anda bisa menganalisis dan mengoptimalkan performa website, menemukan peluang konversi, dan menghadirkan pengalaman pengguna yang lancar.

Optimizely adalah tool AI yang lengkap untuk pengujian dan pengoptimalan, membantu web developer meningkatkan pengalaman pengguna dan performa websitenya.
Dilengkapi dengan kemampuan split testing, Anda bisa menggunakannya untuk membandingkan berbagai desain website dan variasi konten untuk mengidentifikasi elemen yang paling efektif. Optimizely juga memberikan wawasan yang berguna terkait perilaku pengguna dengan fitur-fitur seperti heatmap dan click tracker.
Fitur Utama:
Kekurangan:

VWO (Visual Website Optimizer) bisa membantu web developer mengoptimalkan websitenya untuk meningkatkan angka konversi. Tampilannya cukup mudah, dengan analisis yang lengkap untuk memandu developer memaksimalkan strategi optimasinya.
Dengan fitur-fitur seperti split testing, heatmap, dan penargetan perilaku, tool ini membantu Anda memahami perilaku pengguna dan membuat keputusan dengan lebih baik berdasarkan data.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Hotjar menyediakan fitur-fitur terbaik yang membuatnya cukup populer sebagai aplikasi AI untuk web developer. Terdapat fitur heatmap dan analisis perilaku pengguna yang membantu developer memahami interaksi pengguna dengan website mereka.
Dengan visualisasi perilaku pengguna ini, Hotjar membantu Anda mengoptimalkan desain halaman, mengidentifikasi hambatan, dan meningkatkan konversi secara keseluruhan. Bantuan riset AI Hotjar juga membantu Anda membuat survei, merangkum temuan data, dan memberikan saran yang bisa ditindaklanjuti berdasarkan data website.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Nelio A/B Testing adalah plugin WordPress yang menyediakan fitur split testing dan pengoptimalan konversi dengan bantuan AI. Menggunakan plugin ini, para developer bisa menguji berbagai elemen desain, tata letak, dan variasi konten untuk menemukan opsi desain yang membantu meningkatkan performa dan konversi website.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Bubble merupakan salah satu aplikasi AI terbaik untuk proses QA yang efisien. Tool ini menggunakan AI untuk menyimulasikan interaksi pengguna di website dan melaporkan potensi masalah. Dengannya, Anda bisa mengoptimalkan website serta memastikan pengalaman yang lancar dan dipersonalisasi bagi pengunjung.
Fitur Utama:
Kekurangan:
Teknologi AI juga bisa mempermudah proses pengembangan, mempercepat deployment, dan meningkatkan produktivitas Anda sebagai web developer. Gunakan tool AI yang menyediakan fitur-fitur seperti coding otomatis, manajemen infrastruktur, dan skalabilitas.

AWS Amplify adalah platform pengembangan dan deployment yang memanfaatkan AI untuk mempermudah pengembangan software secara menyeluruh. Sebagai salah satu tool AI yang direkomendasikan, AWS Amplify menyediakan berbagai fitur AI, termasuk bantuan penulisan kode, visualisasi dan analisis data, serta deployment otomatis.
Berkat integrasi yang sangat baik dengan layanan AWS lainnya, Amplify memudahkan para web developer menangani pengembangan dan deployment aplikasi web dan aplikasi web progresif.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Firebase adalah platform software development dan hosting berbasis AI dari Google. Fitur-fitur yang disediakannya cukup lengkap, termasuk database dan autentikasi real-time, hosting, serta fungsi cloud.
Di samping itu, Firebase memanfaatkan algoritma machine learning untuk meningkatkan performa aplikasi, mengoptimalkan kueri database, dan memberikan pengalaman pengguna yang dipersonalisasi.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Azure Machine Learning (AML) memanfaatkan machine learning dengan sangat baik untuk web development. Menggunakan platform AI ini, developer bisa membuat, menerapkan, dan mengelola model machine learning (ML) untuk berbagai aplikasi pengembangan.
Dengan rangkaian tool dan layanannya yang lengkap, AML mempermudah proses pengembangan dan deployment proyek web dengan bantuan AI.
Fitur Utama:
Kekurangan:

GitHub Copilot, yang didukung oleh OpenAI Codex, mempermudah pekerjaan para developer dengan memberikan saran baris dan fungsi saat menulis kode. Salah satu tool AI terbaik ini bisa membantu Anda memperbaiki bug, mempelajari bahasa baru, dan mempercepat proses coding secara keseluruhan.
Fitur Utama:
Kekurangan:

TensorFlow.js adalah library JavaScript untuk machine learning yang bisa dijalankan di web browser atau di Node.js. Menggunakan library Ini, developer bisa membuat dan melatih model machine learning dalam JavaScript, yang secara langsung diintegrasikan ke dalam alur kerja pengembangan.
Fitur Utama:
Kekurangan:

Mencari tool AI yang berfokus pada toko online? Jungle Scout mungkin bisa menjadi opsi terbaik. Aplikasi ini menggunakan AI untuk menganalisis data pasar dalam jumlah besar, memberikan wawasan yang berguna tentang tren pemasaran terkini.
Jungle Scout juga menggunakan AI untuk mengoptimalkan deskripsi produk dan iklan lainnya. Meskipun pada dasarnya dirancang untuk penjual di Amazon, tool AI ini juga bisa dimanfaatkan oleh web developer yang menangani website toko online.
Fitur Utama:
Kekurangan:
Aplikasi AI bisa menjadi aset yang berharga dalam proses pengembangan dan desain web. Mulai dari desain, API, pengenalan gambar, hingga deployment, tool ini menyediakan berbagai fitur yang berguna untuk meningkatkan produktivitas, pengalaman pengguna, serta efisiensi saat bekerja.
Meski begitu, aplikasi AI masih belum bisa menggantikan seluruh peran web developer dalam waktu dekat. Jadi, dengan memanfaatkan teknologi AI, developer bisa menyempurnakan hasil pekerjaannya dan menangani cakupan proyek yang lebih luas.
Di bagian ini, kami akan membahas pertanyaan yang paling sering diajukan tentang AI untuk web developer dan pengembangan website.
Ada banyak tool AI yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai aspek pengembangan, baik front-end maupun back-end. Contohnya, Anda bisa menggunakan AI untuk desain web, membuat konten, QA dan pengujian kode, serta deployment aplikasi.
Sebagian besar tool AI menetapkan harga yang bervariasi, dan beberapa lainnya menyediakan versi gratis atau uji coba gratis. Hal ini akan bergantung pada penyedia dan fitur-fitur kecerdasan buatan yang disediakannya.
Tidak, aplikasi AI memang membantu meningkatkan kemampuan developer, tapi belum bisa sepenuhnya menggantikan keahlian dan kreativitas manusia dalam membuat aplikasi web yang unik.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.