Nov 15, 2023
Faradilla A.
8menit Dibaca
Akan ada saatnya sebuah bisnis berkembang dan mulai menawarkan produk atau layanan baru, atau memasuki pasar baru. Nah, saat ini terjadi, strategi bisnis pun terkadang perlu diubah. Salah satunya mungkin memerlukan cara mengganti nama domain agar sesuai dengan nilai brand Anda.
Selain membuat alamat website jadi lebih mudah dibaca, nama domain juga akan mewakili brand Anda. Jadi, sebisa mungkin domain harus mencerminkan tujuan dan misi brand.
Untungnya, langkah ini tidaklah sulit. Di artikel ini, kami akan menunjukkan cara mengganti domain WordPress bagi Anda yang menggunakan platform ini untuk ‘go online’. Yuk, baca sampai selesai!
Langkah-langkah mengubah domain WordPress sebenarnya tidak sulit, tapi Anda mungkin perlu mengubah kode PHP website. Proses modifikasi kode ini bisa membahayakan website kalau caranya salah. Jadi pastikan Anda mengikutinya dengan teliti ya.
Ikuti langkah-langkah ini untuk mengubah domain di WordPress:
Semua poin-poin di atas akan kami jelaskan secara mendetail di bagian berikutnya. Namun, pastikan Anda mengikuti prasyarat di bawah ini dulu:
Backup Website Saat Ini
Backup website Anda sebelum melakukan perubahan besar. Dengan begitu, Anda bisa memulihkan website apabila terjadi kesalahan. Kalau tidak di-backup, Anda berisiko kehilangan semua data website dan harus memulai dari awal lagi.
Website WordPress terdiri dari 2 komponen utama, yaitu file website dan database. Oleh karena itu, sebelum mentransfer konten website lama ke domain baru, backup dulu seluruh website Anda.
Untuk user Hostinger yang menggunakan layanan shared hosting atau cloud hosting, tenang, kami memiliki sistem restore dan backup sekali klik untuk mencadangkan website WordPress Anda melalui dashboard hPanel.
Atau, Anda bisa menggunakan salah satu plugin backup WordPress, yang bisa digunakan dengan mudah hanya dengan beberapa klik. Pilihan yang paling populer di antaranya adalah VaultPress, UpdraftPlus, dan BackWPup.
Akses ke Dashboard Hosting atau FTP Client
Kalau ingin ganti domain WordPress, Anda memerlukan akses ke dashboard akun hosting Anda. Di dashboard inilah Anda akan menambahkan alamat domain baru. Pengguna Hostinger bisa login ke dashboard hPanel dan membuka bagian Domain untuk pengelolaan domain.
Atau, gunakan FTP client untuk mengupload backup website. Untuk melakukannya, Anda harus mengonfigurasi FileZilla client terlebih dahulu. Setelah semuanya selesai, Anda bisa mengupload dan mengelola file yang lebih besar secara jarak jauh dari komputer.
Nama Domain Baru
Pastikan Anda sudah melakukan riset yang tepat sebelum membeli domain baru, mulai dari mencari registrar hosting yang kredibel hingga menentukan ekstensi yang sesuai untuk alamat website Anda. Sebaiknya buat daftar nama domain potensial dan cek ketersediaannya melalui domain checker.
Kalau semua prasyarat sudah siap, sekarang saatnya lanjut ke cara mengganti nama domain WordPress. Bagian selanjutnya akan menjelaskan beberapa langkah mudah untuk mengubah alamat website WordPress.
Untuk membeli nama domain baru, buka domain checker Hostinger. Lalu, ketik nama domain yang Anda inginkan. Anda akan melihat apakah nama ini tersedia, beserta sejumlah saran nama domain alternatif dan biayanya.
Ketik nama domain yang diinginkan dan segera cek ketersediaannya
Kalau nama domain yang Anda inginkan dan alternatifnya sudah dimiliki orang lain, coba cek pemilik domain tersebut dan negosiasikan harga yang wajar untuk membelinya. Gunakan Whois domain tool untuk menemukan pemilik domain dan informasinya, seperti nomor telepon dan email.
Tapi, kalau alamat domain yang Anda inginkan tersedia, cukup tambahkan domain ke cart dan lanjutkan proses checkout.

Selama proses checkout, Anda juga perlu menentukan periode pendaftaran domain. Beberapa registrar memungkinkan Anda mendaftarkan domain selama 1 sampai 10 tahun. Namun, periode minimal yang paling umum adalah 1 tahun.
Di Hostinger, kami menawarkan periode pendaftaran hingga 3 tahun. Kalau beli hosting di Hostinger dan pilih paket Premium atau Business tahunan, Anda akan mendapatkan domain gratis selama setahun pertama.
Tenang, perlindungan privasi domain sudah disertakan gratis!

Lanjutkan dengan mengklik tombol Buat Tagihan Pembayaran untuk menyelesaikan pesanan.

Anda kemudian akan diarahkan ke halaman detail kontak pemilik domain. Isi detail kontak sesuai data diri Anda, kemudian pilih Selesaikan registrasi.

Selesai! Anda sudah berhasil membeli nama domain baru. Klik Lanjutkan pada layar berikutnya untuk menyelesaikan setup dan mulai mengganti domain website WordPress Anda.
Langkah selanjutnya adalah menambahkan nama domain baru ke paket hosting yang sudah ada. Di bawah ini, kami akan membahas langkah-langkah menambahkan nama domain baru di hPanel dan cPanel.
Menggunakan hPanel





Saat kembali ke dashboard hPanel, Anda mungkin melihat peringatan bahwa domain tidak terhubung ke Hostinger. Hal ini normal, karena perubahan DNS memerlukan beberapa waktu sampai selesai dipropagasi.

Menggunakan cPanel


Ingat bahwa domain add-on tidak akan berfungsi kecuali Anda menambahkan DNS record yang benar. Salah satu cara paling efisien untuk mencari DNS record adalah dengan menggunakan command nslookup.
Atau, Anda bisa menggunakan DNS online checker untuk menemukan berbagai jenis DNS record.
Proses transfer konten dari website lama ke domain baru sangatlah mudah berkat fitur backup, apalagi kalau Anda tidak berganti provider hosting.
Download file backup Anda dari dashboard hosting atau langsung copy folder domain lama ke yang baru.
Di bawah ini, kami akan menjelaskan langkah-langkah memindahkan konten website ke domain baru melalui File Manager Hostinger. Sebelum melakukannya, pastikan domain add-on Anda sudah berhasil ditambahkan ke akun Anda.



Sementara itu, kalau pindah hosting website, Anda perlu mendownload file backup Anda lalu menguploadnya melalui File Manager cPanel atau FTP client.
Kemudian, impor database melalui phpMyAdmin dan perbarui file konfigurasi WordPress. Dengan begitu, kedua website Anda akan tetap online.
Cara mengubah alamat WordPress berikutnya adalah memperbarui URL dan alamat website lama. Ini akan membantu memberikan user experience yang optimal bagi pengunjung website, serta memudahkan crawler web menemukan dan mengindeks konten.
Ada beberapa opsi untuk melakukannya. Salah satunya adalah dengan mengakses dashboard admin WordPress dan memperbarui database WordPress melalui phpMyAdmin. Berikut penjelasannya langkah demi langkah.
1. Menggunakan Dashboard Admin WordPress
Cara pertama dan yang paling umum adalah menambahkan alamat baru ke General Settings WordPress. Caranya, buka Dashboard -> Settings -> General. Lalu, ganti WordPress Address (URL) dan Site Address (URL) saat ini dengan URL yang baru.

Pastikan kedua alamatnya sama, kecuali Anda ingin menetapkan home page khusus untuk website WordPress Anda. Setelah selesai, klik Save Changes.
Meskipun begitu, kolom-kolom tersebut mungkin berwarna abu-abu karena adanya nilai tetap yang ditentukan di file wp-config. Kalau demikian, ikuti langkah-langkah di bagian berikut ini.
2. Melalui File wp-config.php
Untuk mencerminkan perubahan pada pengaturan WordPress, Anda harus mengedit file wp-config.php.
File wp-config biasanya terletak di direktori root website WordPress. Cukup akses melalui file manager hPanel, atau buka melalui FTP, SSH, atau WP-CLI.
Dalam contoh ini, kami akan menunjukkan cara mengedit file wp-config.php di dashboard hPanel:
define('WP_HOME','http://yoursitename.com');
define('WP_SITEURL','http://yoursitename.com');
Kalau Anda lebih suka menggunakan FTP client, prosesnya tidak akan jauh berbeda. Cukup gunakan kredensial akun FTP untuk mengakses file website.
3. Dari Database Menggunakan phpMyAdmin
Cara lain untuk mengganti URL alamat WordPress adalah dengan langsung mengedit database di phpMyAdmin. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah berikut:

Sampai di sini, Anda sudah berhasil mengganti alamat dan URL website. Langkah selanjutnya adalah memperbarui struktur URL Anda. Kalau strukturnya dibiarkan tidak diganti, postingan dan halaman website mungkin akan menampilkan error 404 setiap kali pengunjung mencoba membukanya.
Error ini terjadi saat server tidak bisa mengambil postingan atau halaman yang diminta karena resource tidak ditemukan. Nah, jadi, Anda harus mengubah struktur URL alamat website dulu agar konten Anda bisa diakses oleh pengunjung.
Ada beberapa cara untuk mengatur ulang struktur URL:
Atur Ulang Permalink dari Dashboard WordPress
Caranya, login ke dashboard WordPress dan buka Settings -> Permalinks.

Secara default, WordPress menggunakan struktur permalink Plain. Tapi, struktur ini tidak berisi informasi apa pun tentang konten Anda, sehingga tidak optimal untuk SEO.
Opsi struktur URL lainnya adalah sebagai berikut:
Nama postingan merupakan struktur URL yang bisa dibilang paling baik karena singkat dan lugas. Tapi, pilihlah struktur permalink yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan mengatur ulang permalink yang error di WordPress, sistem akan otomatis mengarahkan pengunjung dari website lama ke alamat baru.
Search and Replace
Cara lain untuk mengedit struktur URL WordPress adalah dengan menggunakan perintah search and replace database Anda. Ganti nilainya dengan hati-hati karena perubahan ini tidak bisa diedit lagi.
Kalau Anda merasa ragu dengan kemampuan coding Anda, lakukan tindakan ini menggunakan plugin. Kami akan menunjukkan caranya menggunakan plugin Better Search Replace.
Install plugin ini, lalu lakukan langkah-langkah berikut:

Terakhir, buat 301 redirect. Ini akan mengalihkan URL dari domain lama Anda ke domain yang baru. Pengalihan akan turut ‘mentransfer’ nilai ranking halaman, sehingga upaya SEO Anda tidak sia-sia saat pindah ke domain baru.
Sebaiknya biarkan domain lama Anda tetap aktif untuk sementara. Dengan begitu, pengunjung yang tidak mengetahui perubahan tersebut bisa mengakses website baru Anda dan membantu memberi tahu mesin pencari tentang pengalihan tersebut.
Gunakan hPanel untuk mengedit file .htaccess dan membuat 301 redirect:
#Options +FollowSymLinks RewriteEngine on RewriteRule ^(.*)$ http://yoursitename.com/$1 [R=301,L]

Mirip dengan cara mengedit file wp-config.php, Anda bisa melakukan langkah ini dengan FTP client.
Umumnya, sebagian besar bisnis dan perusahaan tetap menggunakan nama domain yang sama sejak awal dan membangun strategi pemasaran dengan berpatokan padanya. Tapi, terkadang ada situasi yang mengharuskan mereka mengubah nama domain.
Berikut beberapa alasan paling umum mengapa hal ini perlu dilakukan:
Apa pun alasannya, mengganti nama domain pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Misalnya, proses ini bisa saja menurunkan traffic website dan peringkat halaman.
Ini terjadi karena Google dan mesin pencari lainnya akan butuh waktu untuk meng-crawl dan mengindeks konten di alamat website yang baru. Tapi, kalau Anda terus menerapkan teknik SEO terbaik, website Anda kemungkinan besar tetap memperoleh posisi tinggi di halaman mesin pencari.
Kalau sudah berencana untuk mengganti nama domain karena alasan yang penting, sebaiknya tidak perlu ragu untuk melakukannya. Makin cepat diganti, makin kecil risiko upaya SEO Anda terganggu.
Ada banyak alasan yang mungkin mengharuskan Anda mengganti nama domain WordPress. Apa pun itu, tak perlu khawatir karena WordPress menyediakan pengaturan alamat URL bawaan. Dengannya, Anda bisa mengubah kode PHP secara manual melalui file manager atau FTP client untuk mengubah domain secara efektif.
Di artikel ini, Anda sudah mempelajari cara ganti domain WordPress selengkapnya. Berikut ringkasannya:
Sebenarnya, cara ganti domain WordPress tidaklah sulit. Kalau langkah-langkahnya dilakukan dengan benar, perubahan ini tidak akan menginterupsi upaya SEO Anda. Cara mana pun yang akhirnya dipilih, sebaiknya tetap ikuti praktik SEO terbaik agar domain baru Anda memiliki ranking tinggi di SERP.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.
Komentar
January 30 2021
terimakasih..sangat membantu
May 05 2021
alhamdulillah.....akhirrnya bisa login ...tengkiu
March 06 2022
Halo kak, rencana saya mau pindahin database blog lama ke blog baru karena domain saya yg lama gak sengaja expired (gak ketahuan). Nah, akhirnya saya memutuskan untuk pakai nama domain baru. Apakah prosesnya sama dengan di atas?
May 17 2022
Halo Kak, kalau Kakak mau memindahkan seluruh website, silakan coba cara dari tutorial ini ya Kak. Tidak disarankan untuk memindahkan database saja. Apakah hosting Kakak masih aktif? Kalau masih, cukup ganti domainnya saja Kak, yang caranya bisa dilihat di tutorial ini. :)