Dec 18, 2025
Faradilla A.
12menit Dibaca
Kalau Anda suka berburu barang-barang vintage yang masih punya nilai jual atau peduli pada sustainable fashion, memulai bisnis thrifting online bisa menjadi langkah yang strategis untuk menghasilkan uang.
Meskipun masih pemula dan belum punya pengalaman bisnis, Anda tetap bisa kok membuat toko sendiri, bahkan tanpa modal besar.
Penasaran? Lanjutkan membaca artikel ini yuk! Kami akan membagikan cara memulai bisnis thrifting online sendiri, termasuk menentukan target pasar, menyiapkan platform jualan, dan menerapkan strategi pemasaran yang efektif.
Usaha thrifting online bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan meskipun belum pernah bisnis apa pun. Mari pelajari langkah-langkahnya untuk membantu Anda membangun bisnis yang tidak hanya menguntungkan, tapi juga sukses untuk jangka panjang.
Agar bisnis thrift online Anda bisa menghasilkan keuntungan, cari tahu dulu siapa target pasar Anda.
Coba strategi berikut ini untuk memahami kebutuhan pasar berdasarkan hal-hal yang menginspirasi Anda memulai usaha:
Mulai dari minat dan kesukaan Anda
Pikirkan jenis-jenis barang second yang Anda sukai atau bidang yang Anda kuasai agar bisnis Anda memiliki niche atau ciri khas tersendiri. Misalnya, kalau Anda menyukai video game lawas, coba fokuskan usaha Anda untuk menjual peralatan gaming retro.
Riset tren pasar
Gunakan tool seperti Google Trends untuk mencari tahu barang second yang paling banyak dicari. Anda bisa juga mencari data yang kredibel di internet untuk memahami segmen pasar yang sedang naik daun.
Cari celah pasar yang bisa dimanfaatkan
Gunakan media sosial untuk mengamati perkembangan usaha thrifting online. Di Instagram atau Facebook, cari hashtag seperti #thrifting, #barkas, atau #sustainablefashion dan perhatikan kontennya. Ikuti toko-toko yang sudah populer dan baca komentar dari para followersnya. Dengan begitu, Anda bisa mengamati masalah yang sering dialami pelanggan dan menemukan celah pasar yang bisa Anda masuki dengan bisnis Anda.
Intip strategi bisnis thrifting online yang sudah sukses
Lihat penawaran kompetitor dan cari tahu produk terlaris yang mereka jual. Baca ulasan di website, media sosial, atau Google Profil Bisnis mereka untuk memahami keluhan umum pelanggan. Setelah itu, temukan cara untuk membedakan toko Anda agar lebih dipilih oleh pelanggan.
Menyiapkan bisnis thrifting online itu sebenarnya tidak sulit kok. Anda punya dua opsi utama untuk mulai jualan: marketplace atau membuat website toko online sendiri.
Pilihan terbaik untuk Anda akan bergantung pada tujuan dan anggaran yang dimiliki. Mari kita bandingkan keduanya.
Marketplace online
Marketplace seperti Tokopedia, Shopee, atau platform khusus barang second seperti Carousell cocok kalau Anda ingin langsung jualan dan hanya memiliki sedikit produk.

Berikut kelebihan dan kekurangannya:
Kelebihan
Kekurangan
Platform e-commerce
Pilihan lainnya adalah membuat website toko online dengan platform seperti Website Builder Hostinger.

Berikut alasan tool ini bisa menjadi solusi jangka panjang yang efektif untuk bisnis Anda:
Kelebihan
Kekurangan
Mana yang harus Anda pilih untuk mulai jualan?
Saat memilih tempat jualan, Anda harus mempertimbangkan budget, tujuan jangka panjang, dan waktu yang bisa Anda luangkan.
Kalau punya budget terbatas, marketplace adalah pilihan yang cocok karena Anda tidak perlu modal di awal. Namun, Anda perlu membayar berbagai biaya untuk setiap penjualan, yang bisa memotong keuntungan Anda secara signifikan dalam jangka panjang.
Di sisi lain, membuat website toko online memang membutuhkan sedikit modal, yaitu mulai dari $3,79/bulan dengan Website Builder Hostinger (lebih hemat dengan langganan 48 bulan). Namun, Anda tidak perlu membayar biaya admin atau biaya transaksi sehingga peluang balik modalnya pun lebih cepat melalui margin keuntungan yang lebih tinggi.
Penggunaan Website Builder Hostinger juga sangat mudah. Anda hanya perlu mengetikkan deskripsi toko barang second yang diinginkan, lalu tool ini akan membuatkan website untuk Anda menggunakan AI.

Selanjutnya, sesuaikan website menggunakan editor drag-and-drop praktis untuk menambahkan elemen branding Anda. Semua ini bisa Anda lakukan tanpa harus menguasai skill teknis tingkat lanjut.

Jadi, berikut kesimpulannya:
Brand yang kuat membantu bisnis Anda lebih dikenal oleh pelanggan di antara banyaknya pesaing, serta membangun kesan positif di mata calon pembeli.
Berikut beberapa tips untuk membangun brand Anda sendiri:
Pilih nama bisnis yang mudah diingat
Cari nama yang menunjukkan keunikan toko Anda, misalnya tema vintage, tren tertentu, atau sustainable. Pastikan nama tersebut mudah diucapkan dan diingat, serta hindari nama yang terlalu mirip dengan brand yang sudah ada.
Hadirkan gaya yang konsisten
Mulailah dengan membuat logo yang sederhana namun berkesan. Dengan Website Builder Hostinger, Anda bisa membuat logo dengan cepat menggunakan AI. Pilih warna dan font yang sesuai dengan gaya toko Anda, lalu gunakan gaya tersebut di seluruh website dan media sosial Anda.

Buat pesan brand yang kuat
Pesan brand yang kuat akan menunjukkan keunikan bisnis Anda dan nilai-nilai yang diusung, yang akhirnya membantu menarik target audiens ideal. Gunakan nada yang konsisten di semua platform untuk menyampaikan nilai dan kisah brand Anda secara efektif.
Brand yang Anda bangun harus benar-benar mencerminkan tujuan bisnis Anda. Dengan brand yang kuat, Anda bisa menarik dan mempertahankan pelanggan, serta membangun kepercayaan dan loyalitas mereka.
Setelah toko Anda siap, saatnya mencari produk untuk bisnis thrifting online Anda. Fokuslah pada produk yang sesuai dengan niche Anda dan diminati oleh target audiens.
Beberapa cara efektif untuk mendapatkan produk yang bagus bagi toko barang second termasuk:
Memang, terkadang sangat mudah untuk terbawa suasana ketika sedang berburu produk. Jadi, ingatlah untuk mulai dari jumlah kecil dulu. Dapatkan beberapa koleksi produk yang kualitasnya benar-benar bagus. Langkah ini akan memudahkan Anda mengelola stok barang dan memahami selera pelanggan.
Setelah brand Anda dikenal dan Anda sudah tahu betul produk yang paling dicari pelanggan, mulai pelan-pelan tambah koleksi stok barang second Anda.
Penyimpanan yang baik sangat penting agar kualitas produk Anda tetap terjaga sampai terjual.
Pada tahap awal, Anda bisa menyimpan produk di rumah dulu. Manfaatkan garasi, kamar yang tidak terpakai, atau rak-rak kosong untuk menyimpan barang. Cara ini tidak hanya hemat biaya, tapi juga memudahkan Anda mengelola barang jualan Anda.
Kalau tidak ada ruang di rumah, Anda bisa menyewa gudang penyimpanan. Biasanya jasa sewa gudang punya sistem kontrol suhu dan kelembapan untuk melindungi barang dari jamur, serta fitur keamanan seperti kamera pengawas dan akses ketat. Temukan unit yang lokasinya strategis dan punya akses fleksibel.
Mana pun tempat yang dipilih, pastikan untuk menata barang-barang jualan Anda dengan baik. Berikut beberapa tips dari kami:
Ingat, sistem penyimpanan bisa sangat memengaruhi penjualan bisnis thrifting Anda. Dengan memperhatikan hal-hal kecil seperti ini, usaha Anda akan lebih terkelola dengan baik, dan Anda pun bisa lebih menikmati setiap prosesnya.
Foto produk yang berkualitas membantu membangun kepercayaan dan meyakinkan pelanggan untuk membeli produk Anda.
Di toko fisik, mereka bisa menyentuh dan mengecek produk secara langsung. Namun, di bisnis thrifting online, foto adalah satu-satunya cara pelanggan melihat produk. Jadi, foto-foto produk Anda harus menunjukkan detail sebaik mungkin.
Berikut beberapa tips dari kami untuk mengambil foto produk yang menarik:

Menentukan harga produk yang tepat membutuhkan pertimbangan yang matang. Anda perlu menghitung modal awal dan mengecek harga yang ditetapkan kompetitor untuk barang serupa.
Simak poin-poin penting berikut ini untuk membantu Anda menentukan harga produk yang tepat:
Dengan mempertimbangkan semua faktor ini, Anda bisa menentukan harga yang pas untuk menutup modal awal sembari tetap mencerminkan nilai dan keunikan produk Anda.
Dalam bisnis online, pengiriman yang lancar merupakan salah satu poin terpenting yang menentukan reputasi toko Anda dan kepuasan pelanggan.
Berikut aspek-aspek penting yang harus Anda perhatikan untuk menerapkan sistem pengiriman yang baik:
Terapkan strategi pemasaran untuk menarik traffic dan meningkatkan penjualan. Dengan strategi yang tepat, Anda bisa memperkenalkan toko secara lebih luas, menampilkan keunikan produk Anda, sekaligus menunjukkan manfaat membeli barang second.
Berikut beberapa strategi pemasaran efektif yang bisa Anda coba:
Gunakan tool seperti Ahrefs Keyword Generator untuk menemukan kata kunci yang relevan dengan produk Anda. Tambahkan kata kunci ini ke website untuk membantu calon pembeli menemukan toko Anda di mesin pencari.
Agar mendapatkan peringkat tinggi di Google, pastikan website Anda bisa dimuat dengan cepat dan responsif. Semua website yang dibuat dengan Website Builder Hostinger sudah mobile-friendly secara default.
Social media marketing
Gunakan platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook untuk membangun audiens. Bagikan keunikan produk Anda dalam foto dan video, serta rajin-rajinlah berinteraksi dengan audiens. Ajak mereka untuk membagikan konten Anda atau memposting foto barang yang mereka beli. Gunakan hashtag yang relevan untuk dan manfaatkan tren yang sedang populer untuk meningkatkan jangkauan toko Anda.
Iklan berbayar
Kalau punya budget marketing khusus, pertimbangkan untuk membuat campaign Google Ads atau iklan di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Iklan berbayar bisa membantu Anda menjangkau audiens yang ditargetkan, tapi pastikan untuk memantau performa dan biaya iklan Anda.
Website Builder Hostinger sudah terintegrasi dengan aplikasi Google Ads dan Facebook Pixel untuk membantu Anda menargetkan kata kunci spesifik atau audiens dengan minat yang relevan.
Kerja sama dengan influencer
Jalin kerja sama dengan bisnis lain atau influencer di bidang sustainable fashion yang rata-rata target audiensnya suka belanja thrifting. Tawarkan komisi afiliasi untuk setiap penjualan yang mereka arahkan ke toko Anda.
Dalam menjalankan strategi-strategi ini, pastikan Anda menggunakan brand voice yang konsisten di semua channel. Pantau dan evaluasi performanya untuk melihat strategi mana yang paling efektif, serta sesuaikan strategi Anda berdasarkan masukan dari pelanggan.
Layanan pelanggan yang baik akan meningkatkan kepercayaan pelanggan pada toko Anda dan mendorong mereka untuk merekomendasikannya kepada orang lain.
Anda bisa menerapkan strategi berikut untuk membangun kesan positif di mata pelanggan:
Sediakan beberapa saluran komunikasi
Sediakan dukungan melalui email untuk pertanyaan yang mendetail, live chat untuk pertanyaan singkat, dan halaman FAQ untuk pertanyaan umum. Dengan Website Builder Hostinger, Anda bisa membuat formulir kontak untuk komunikasi via email, live chat melalui WhatsApp atau Facebook Messenger, dan membuat halaman web untuk FAQ.
Saluran komunikasi yang beragam akan membantu Anda memenuhi berbagai preferensi pelanggan, serta menunjukkan bahwa Anda benar-benar mendengarkan mereka.
Respons pertanyaan pelanggan dengan cepat
Respons cepat menunjukkan bahwa Anda peduli dengan pelanggan, membantu menghindari ulasan negatif dari pelanggan yang kecewa. Tetapkan ekspektasi yang jelas soal waktu respons rata-rata, namun pastikan tidak melebihi 24 jam.
Buat kebijakan retur yang tidak berbelit-belit
Mudahkan pembeli mengembalikan barang dengan proses retur yang praktis. Tentukan jangka waktu pengembalian yang masuk akal, dan komunikasikan kebijakan ini dengan jelas di website Anda. Semakin transparan informasi ini, semakin besar kemungkinan pelanggan memercayai toko Anda.
Intinya, layanan pelanggan yang baik tidak harus rumit. Anda bisa mulai dari meningkatkan pengalaman belanja di toko Anda, serta memberikan informasi yang jelas dan transparan untuk meminimalkan kemungkinan munculnya pertanyaan dari pelanggan.
Setelah semuanya mulai berjalan, Anda tetap harus memantau performa bisnis thrifting Anda untuk mengidentifikasi strategi yang berhasil dan yang perlu ditingkatkan.
Beberapa data utama yang harus Anda pantau termasuk:
Rekomendasi tool untuk memantau performa toko
Ada banyak tool yang tersedia untuk membantu Anda memantau data penjualan. Berikut beberapa yang paling efektif:
Menjalankan bisnis thrifting online bisa menjadi proses yang menyenangkan, terutama bagi Anda yang menyukai bidang ini. Dengan strategi dan tips yang sudah kami jelaskan di artikel ini, Anda sekarang sudah punya modal ilmu untuk memulai usaha thrifting sendiri.
Berikut ringkasan langkah-langkahnya:
Ingat, mulai dulu dari skala kecil sembari Anda belajar dan meningkatkan bisnis Anda seiring waktu. Dengan mengikuti tips dari kami, Anda pasti bisa memulai bisnis thrifting yang sukses. Selamat mencoba dan semoga berhasil!
Ya, berjualan barang second bisa cukup menguntungkan, tapi semuanya akan bergantung pada sejumlah faktor penting. Beberapa di antaranya adalah menemukan target pasar yang tepat, mencari barang yang banyak diminati, dan menyediakan layanan pelanggan yang baik.
Penghasilan dari bisnis thrifting online bisa berbeda-beda, mulai dari beberapa ratus ribu hingga puluhan juta rupiah per bulan bagi toko berskala besar. Beberapa faktor yang memengaruhi penghasilan ini termasuk kualitas dan jumlah barang yang dijual, margin keuntungan, dan strategi pemasaran Anda.
Modal utamanya akan mencakup platform toko online yang digunakan serta stok barang yang harus diperoleh. Jumlahnya tidak pasti, tapi kalau memilih untuk berjualan di website, Anda bisa mulai dengan modal Rp38900.00/bulan menggunakan Website Builder Hostinger. Mulailah dari skala kecil sembari memperluas jangkauan toko dan brand Anda.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.