Jan 08, 2025
Faradilla A.
6menit Dibaca
Dalam hal optimasi website WordPress, sitemap merupakan salah satu teknik SEO yang cukup penting. Dengan sitemap, pengunjung dan bot mesin pencari bisa melihat struktur website Anda secara lebih baik. Sitemap juga memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik bagi pengunjung, serta memberikan informasi yang akurat bagi mesin pencari untuk melakukan crawling.
Nah, di artikel ini, kami akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang apa itu sitemap WordPress, manfaatnya, serta perbedaan antara sitemap XML dan HTML, dan bagaimana keduanya bisa membantu SEO website Anda.
Selain itu, kami juga akan menjelaskan cara membuat sitemap untuk website WordPress serta cara submit sitemap ke Google dan Bing. Tanpa berlama-lama lagi, kami akan memulai pembahasannya di bawah ini. Selamat membaca!
Sitemap adalah daftar yang mencantumkan semua URL publik di website Anda. Selain itu, sitemap membantu pengunjung dan mesin pencari menjelajahi semua URL di website Anda dengan lebih cepat dan mudah. Fitur ini juga bisa menunjukkan hubungan antara halaman satu dan yang lainnya, serta menentukan seberapa penting setiap halaman dalam struktur website Anda.
Berikut fungsi sitemap di WordPress:
Ada dua jenis sitemap WordPress: XML sitemap dan HTML sitemap. Setiap jenis ini memiliki peran penting dalam optimasi website dengan cara kerjanya masing-masing.
Sebaiknya, saat submit WordPress sitemap ke mesin pencari, gunakan sitemap Extensible Markup Language (XML). Dengan bahasa ini, bot mesin pencari bisa menemukan konten dan informasi dengan lebih mudah. XML Sitemap juga menyediakan metadata dan konteks yang lebih lengkap untuk setiap URL.
Sementara itu, HTML sitemap menyediakan link yang mewakili semua halaman web menggunakan format HTML. Fungsionalitas ini menyajikan semua halaman publik di website secara lebih user-friendly, sehingga lebih mudah dinavigasi.
Perbedaan sitemap XML dan HTML adalah, XML sitemap terletak di URL yang terpisah dan berfokus pada mesin pencari. Sementara itu, HTML sitemap bisa dimasukkan ke dalam halaman web untuk pengunjung website.
Akan tetapi, sebaiknya tetap gunakan kedua jenis WordPress sitemap ini untuk memberikan pengalaman pengguna yang optimal, yang pada akhirnya akan menaikkan peringkat website Anda di mesin pencari.
Ada beberapa cara membuat sitemap di WordPress untuk jenis XML. Di bawah ini, kami akan menjelaskan beberapa cara mudah yang bisa Anda ikuti, yang mencakup cara manual, menggunakan plugin, dan cara submit sitemap.
Cara manual akan membantu menentukan dengan tepat informasi apa saja yang akan dipelajari oleh crawler mesin pencari. Tapi, cara ini perlu waktu yang lebih lama, terutama untuk website yang memiliki lebih dari 10 URL.
Untuk cara membuat sitemap di WordPress secara manual, buka text editor seperti Windows Notepad, atau Nano untuk user Linux dan macOS. Perlu diperhatikan bahwa file ini nantinya harus dalam format XML. Di dalam file ini, sertakan URL website Anda dan semua informasi penting yang harus diketahui oleh mesin pencari.
Berikut contoh XML sitemap:
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<urlset xmlns="http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9">
<url>
<loc>http://www.example.com/</loc>
<lastmod>2021-07-18</lastmod>
<changefreq>monthly</changefreq>
<priority>0.5</priority>
</url>
</urlset>Di sitemap ini, ada tag wajib dan opsional. Berikut penjelasan tag yang diperlukan:
Selain itu, beberapa tag opsional yang perlu dipertimbangkan adalah:
Setelah Anda membuat file XML sitemap, upload ke folder root WordPress Anda. Kemudian, akses URL sitemap untuk mengecek WordPress sitemap. Biasanya, URL tersebut mengikuti format ini:
http://example.com/sitemap.xml
Setelah menemukan URL sitemap, validasikan dengan sitemap validator. File sitemap yang tidak valid bisa menimbulkan masalah pada situs WordPress. Jadi, penting untuk mengeceknya lebih dulu dengan validator sebelum submit XML sitemap ke mesin pencari.
Untuk menggunakan validator, masukkan URL sitemap dan klik tombol VALIDATE SITEMAP.

Kalau WordPress sitemap Anda valid, akan muncul banner No issues detected.

Nah, kalau ternyata sitemap WordPress Anda tidak valid, akan muncul pesan peringatan yang berkata Problem detected.

Untuk membuat sitemap di WordPress secara otomatis, Anda bisa menggunakan plugin sitemap. Cara ini jauh lebih cepat dan terjamin daripada cara manual.
Dengan menginstall plugin WordPress ini, user bisa memanfaatkan berbagai fitur dan fungsionalitas yang akan membantu mengoptimalkan website. Plugin ini juga membantu mengupdate WordPress sitemap ketika ada perubahan yang dilakukan otomatis.
Nah, selanjutnya, kami akan menjelaskan cara membuat sitemap di WordPress (XML) menggunakan dua plugin WordPress terbaik.
Plugin Yoast adalah salah satu plugin SEO terpopuler untuk WordPress. Yoast bisa menangani semua aspek teknis terkait optimasi konten WordPress, termasuk pembuatan XML sitemap.
Berikut cara membuat sitemap di WordPress dengan plugin Yoast:





Selain itu, Yoast SEO memiliki pengaturan Webmaster Tools yang bisa langsung menghubungkan website WordPress ke berbagai mesin pencari. Dengan demikian, Anda pun bisa submit dan menginformasikan update dengan lebih mudah ke berbagai mesin pencari.

Plugin Google XML Sitemaps adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin melakukan pengaturan lebih lanjut pada sitemap dan submit ke mesin pencari segera.
Fitur XML sitemap lain yang tak kalah penting adalah notifikasi otomatisnya ke mesin pencari utama ketika ada konten baru yang diposting atau diterbitkan. Di bawah ini adalah cara membuat sitemap WordPress dengan plugin Google XML Sitemaps:



Untuk memberi tahu mesin pencari, buka Settings -> XML-Sitemap dan temukan Basic Options. Centang dua kotak pertama untuk memberi tahu Google dan Bing, lalu klik Update options di bagian bawah halaman.

Setelah membuat sitemap WordPress, submit ke mesin pencari seperti Google dan Bing agar diindeks. Meskipun mesin pencari tetap akan melakukan crawl pada website tanpa pengiriman manual, ada beberapa manfaat lain kalau Anda submit XML sitemap WordPress ke mesin pencari:
Sebelum submit website WordPress ke mesin pencari, Anda memerlukan URL XML sitemap.
Dengan cara submit sitemap WordPress ke Google, Anda juga bisa turut meningkatkan traffic website dan meningkatkan awareness website. Pemilik website bisa menggunakan Google Search Console untuk melakukannya.
Pertama, login ke akun Google Anda lalu ikuti langkah-langkah di bawah ini:



Untuk mengecek statusnya, buka Sitemaps -> Submitted sitemaps. Google Search Console akan menginformasikan status sitemap dan memberikan saran optimasi website menggunakan dokumentasi dan materi yang mereka miliki.
Bing menjadi search engine terpopuler lainnya setelah Google, karena mesin pencari lain seperti Yahoo dan DuckDuckGo juga menggunakan indeks pencariannya untuk menentukan peringkat. Pemilik website bisa menggunakan Bing Webmaster Tools untuk meminta crawling dan indexing segera.
Berikut cara submit XML sitemap ke Bing:



Untuk mengecek status indexing, klik Site Explorer di menu bar kiri.
Seperti yang tadi kami jelaskan, sitemap HTML merupakan salah satu bagian penting dalam SEO. Fungsi ini menyajikan navigasi yang user-friendly bagi pengunjung website, dan menentukan struktur yang jelas untuk halaman web.
Cara membuat sitemap HTML di WordPress yang paling mudah adalah dengan menginstal plugin. Rekomendasi kami, gunakan plugin WP Sitemap Page:


[wp_sitemap_page]


Di artikel ini, Anda sudah mempelajari apa itu sitemap serta cara membuat sitemap di WordPress.
Untuk membuat sitemap, Anda bisa melakukannya secara manual dan menggunakan plugin. Kalau memilih cara manual, Anda bisa menentukan informasi apa saja yang akan disertakan dalam sitemap. Tapi, cara ini lebih repot dan perlu waktu yang lebih lama karena membutuhkan tool validator.
Kalau mau cara yang lebih mudah, Anda bisa menggunakan plugin Yoast SEO dan Google XML. Setelah itu, Anda juga perlu submit sitemap WordPress ke Google dan Bing, yang caranya juga sudah kami jelaskan di sini.
Jadi, apa Anda masih memiliki pertanyaan? Silakan sampaikan melalui kolom komentar di bawah ini, ya.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.
Komentar
July 04 2017
mantap nih nyari2
August 18 2017
terima kasih, saya langsung praktek. Cuma yang mau saya tanya, itu google sitemap dan yoast diinstal keduanya kah? soalnya ada pesan error dari Yoast supaya deactivate kan yg dari Google xml. Terima kasih, mohon pencerahannya.
August 24 2017
Sayangnya kedua plugin, google sitemap dan yoast, tidak bisa diinstall bersamaan. Harus pilih salah satu, apakah yoast atau google sitemap. Tapi kami sarankan untuk menggunakan google sitemap.
February 13 2018
Terimakasih atas informasinya dan semoga artikelnya bisa bermanfaat bagi orang lain
June 08 2018
Kalau lokasi fisik sitemap yoast dalam server dimana ya? thanks
July 04 2018
Selamat siang.. Mohon maaf, lokasi fisik seperti apa yang dimaksud?
August 09 2018
Sitemap memang sangatlah penting untuk blog agar artikel cepat terindex. makasih penjelasannya.
February 28 2019
inii nihh ane cari-cari dari kemaren
June 21 2019
nyimak dulu .....baru mau coba
August 28 2019
saya pake dua2nya
December 26 2019
Terima kasih kak, sangat bermanfaat.
September 14 2020
bagus juga bisa langsung saya cobain nih gan, makasih informasi nya
November 08 2020
Terimakasih informasinya. sangat bermanfaat
January 26 2021
terbaik ulasan anda, saya suka dan ini first time saya gunakan WP dan saya ketemu blog anda cara gunakannya termasuk SEO. terima kasih.. Nanti kujungi blog aku ya.. saripkay.com
November 26 2022
Baru tahu di sini ternyata ada Sitemap XML dan HTML. Terimakasih untuk tutorialnya kak, sangat membantu saya yang baru membuat blog dan ingin membuat sitemap.