Dec 18, 2025
Faradilla A.
4menit Dibaca
Secure Shell atau SSH merupakan protokol penting yang berfungsi untuk mengakses dan mengelola server remote (jarak jauh) dengan aman. Protokol ini mengenkripsi semua komunikasi, memastikan bahwa data tetap terlindungi dari penyadapan.
Secara default, SSH berjalan pada port 22, yang sering menjadi target serangan brute-force. Nah, untuk meningkatkan keamanan secara signifikan, Anda bisa mengganti port SSH default yang akan turut meminimalkan celah serangan otomatis.
Artikel ini akan membagikan tutorial mengganti port SSH pada VPS (server pribadi virtual) Linux, mulai dari memilih port baru yang sesuai hingga memastikan server Anda bisa diakses tanpa masalah setelah perubahan dilakukan.
Guna menghindari potensi konflik dan mengurangi risiko keamanan pada VPS Anda, pastikan untuk memilih port yang belum digunakan oleh layanan lain. Berikut adalah beberapa nomor port yang paling umum digunakan dengan layanan dan protokol yang terkait:
| Nomor port | Layanan | Protokol |
| 20 | FTP (transfer data) | TCP |
| 21 | FTP (kontrol) | TCP |
| 22 | SSH | TCP |
| 23 | Telnet | TCP |
| 25 | SMTP | TCP |
| 53 | DNS | TCP/UDP |
| 67/68 | DHCP | UDP |
| 69 | TFTP | UDP |
| 80 | HTTP | TCP |
| 110 | POP3 | TCP |
| 123 | NTP | UDP |
| 137/138/139 | NetBIOS | TCP/UDP |
| 143 | IMAP | TCP |
| 161/162 | SNMP | TCP/UDP |
| 179 | BGP | TCP |
| 389 | LDAP | TCP/UDP |
| 443 | HTTPS | TCP |
| 636 | LDAPS | TCP/UDP |
| 989/990 | FTPS | TCP |
| 3306 | MySQL | TCP |
| 8080 | Alternatif untuk HTTP (web) | TCP |
| 8443 | Alternatif untuk HTTPS (web) | TCP |
Selain itu, pertimbangkan untuk memilih port di luar rentang yang sudah dikenal (0-1023) dan rentang port yang terdaftar (1024-49151). Sebaiknya pilihlah port khusus dalam rentang port dinamis atau port pribadi (49152-65535).
SSH menggunakan tiga teknik enkripsi yang berbeda: simetris, asimetris, dan hashing. Pelajari lebih lanjut tentang metode-metode ini dalam artikel tutorial SSH kami.
Setelah Anda memilih port baru, mari lanjutkan ke langkah-langkah mengganti port SSH di bawah ini.
Sebelum melakukan perubahan apa pun, Anda perlu mengakses server dengan cara yang aman. Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat koneksi ke server Anda melalui SSH:
ssh username@server_ip
Setelah berhasil mengakses server, berikutnya Anda perlu mengatur SSH untuk menggunakan port yang baru. Langkah ini memerlukan pengeditan file sshd_config, yang mengontrol berbagai parameter daemon SSH.
sudo nano /etc/ssh/sshd_config

Setelah mengubah port SSH, Anda perlu menyesuaikan pengaturan firewall untuk mengizinkan traffic pada port yang baru. Namun, kalau belum pernah mengonfigurasi aturan firewall apa pun, Anda bisa melewatkan langkah ini dan melanjutkan ke bagian berikutnya.
Berikut cara mengubah pengaturan firewall menggunakan Uncomplicated Firewall (UFW):
sudo ufw allow 61189/tcp
sudo ufw reload
Untuk klien VPS Hostinger, Anda bisa mengonfigurasi pengaturan firewall dengan mudah di hPanel. Ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukannya:




Setelah menyesuaikan aturan firewall menggunakan salah satu metode di atas, verifikasikan status UFW saat ini dengan perintah berikut:
sudo ufw status
Setelah Anda memperbarui konfigurasi SSH dan aturan firewall, sekarang saatnya memulai ulang layanan SSH untuk menerapkan pengaturan yang baru.
Untuk sistem yang menggunakan systemd, yang umum digunakan pada distribusi yang lebih baru seperti Ubuntu, Debian, dan CentOS, mulai ulang layanan SSH dengan menjalankan perintah berikut:
sudo systemctl restart sshd
Untuk sistem lama yang menggunakan SysVinit, gunakan perintah di bawah ini:
sudo service ssh restart
Setelah layanan dimulai ulang, verifikasikan statusnya untuk memastikan semuanya berjalan dengan lancar:
sudo systemctl status sshd
Terakhir, Anda perlu memverifikasi bahwa SSH Anda sudah beroperasi tanpa masalah pada port yang baru. Langkah ini memastikan bahwa perubahan yang dilakukan sudah berhasil diimplementasikan, dan server Anda bisa diakses.
Periksa Port SSH dengan ss atau netstat
Apabila Anda menginstal SS, gunakan perintah berikut untuk membuat daftar koneksi yang aktif, memfilter port SSH yang baru:
ss -tuln | grep [new_port_number]
Output yang Anda lihat mungkin akan seperti berikut ini:

Apabila lebih suka menggunakan perintah netstat, Anda bisa mengeceknya dengan:
netstat -tuln | grep [new_port_number]
Outputnya akan mirip seperti berikut:

Apabila menggunakan VPS Hostinger, Anda bisa memverifikasi apakah port SSH yang baru sudah terbuka dengan bertanya kepada Kodee, asisten AI kami. Misalnya, tanyakan kepada Kodee, “Cek status port 61189,” lalu ia akan menampilkan status port seperti ini.

Masuk Menggunakan Port yang Baru
Buka jendela terminal baru untuk menguji koneksi ke server dengan nomor port SSH yang baru menggunakan perintah berikut:
ssh -p new_port_number username@server_ip
Ganti new_port_number, username, dan server_ip dengan data-data Anda yang sebenarnya.
Koneksi SSH yang berhasil menggunakan port yang baru akan mengonfirmasi bahwa server Anda berfungsi dengan benar dengan perubahan tersebut.
Penting! Jangan keluar dari sesi root sebelumnya sampai Anda mengonfirmasi bahwa pengaturan yang baru sudah bekerja dengan benar.
Mengganti port SSH default merupakan langkah keamanan efektif yang bisa meminimalkan celah keamanan di server Anda.
Dengan menerapkan perubahan ini bersama langkah-langkah keamanan lainnya, seperti menggunakan firewall, memperbarui paket server secara rutin, dan mengaktifkan multi-factor authentication, Anda pun bisa meningkatkan keamanan server SSH Anda secara lebih baik.
Selain itu, pastikan Anda juga melakukan langkah-langkah lainnya yang disarankan untuk memaksimalkan keamanan server Anda.
Bagian ini akan menjawab pertanyaan paling umum tentang cara ganti port SSH.
Dengan mengubah port SSH default, server Anda akan lebih terlindung dari serangan otomatis dan pemindaian port, yang juga turut meningkatkan keamanan secara keseluruhan untuk data sensitif dan akses root.
Pilih port di atas 1024 yang tidak digunakan oleh layanan khusus yang paling umum untuk meminimalkan konflik dan mengurangi paparan serangan.
Mengganti port SSH tidak memengaruhi performa server Linux. Langkah ini hanya mengubah titik masuk koneksi SSH untuk meningkatkan keamanan server.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.
Komentar
September 16 2024
apakah custome port bisa digunakan secara bersamaan dengan defult port?
December 19 2024
Bisa Kak, tambahkan pengaturannya di file konfigurasi SSH agar kedua port bisa digunakan ya. Pastikan port kustom yang dipilih tidak diblokir oleh firewall atau digunakan oleh layanan lain. 😊