Jan 14, 2026
Ariata C.
6menit Dibaca
Kesalahan memang terkadang tidak bisa dihindari dalam berbagai situasi. Baik saat berinteraksi, beraktivitas, maupun saat bekerja. Nah, untuk meminimalkan error, biasanya kita menggunakan tool khusus seperti spellcheck untuk mengoreksi ejaan dan grammar. Di dunia pengembangan web, ada tool yang dinamakan editor HTML.
Tool ini menyediakan banyak fitur yang bisa membantu coder atau programmer untuk mengurangi kemungkinan terjadinya error dalam coding. Di artikel ini, kami akan membahas beberapa editor HTML terbaik yang direkomendasikan. Check it out yuk!

Fondasi website dapat dibuat oleh aplikasi text editor mana pun. Namun, tidak ada salahnya, kan, jika Anda mengutamakan editor HTML untuk melakukan pekerjaan ini. Tool ini dapat digunakan untuk menambahkan fungsionalitas, mengecek error atau kesalahan, dan lain sebagainya.
Dengan mengaktifkan HTML editor, aktivitas dan pekerjaan Anda menjadi lebih mudah, seperti ketika menulis kode (tool ini akan meng-highlight syntax), menambahkan elemen dan struktur HTML yang kerap digunakan, dan juga dalam menjalankan fitur autocompletion.
Teks yang menggunakan editor HTML juga dapat diterjemahkan ke bahasa lain, seperti CSS, XML, atau JavaScript. Hanya saja, seperti yang kita tahu selama ini, tidak semua hal diciptakan atau dibuat sama. Ada aplikasi text editor yang unggul di kemudahan penggunaan, tapi ada juga yang unggul di jumlah fitur yang ditawarkan.
Kapan pun, dan kalau bisa selamanya! HTML editor merupakan tool yang sangat penting baik bagi developer pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Meng-highlight syntax serta menambahkan elemen dan autocompletion HTML adalah contoh dari fitur dasar HTML editor. Semua fitur yang ada di tool ini bertugas untuk memastikan kode yang ditulis tetap berfungsi dan terhindar dari kesalahan penulisan.
Sebagai contoh, editor akan mengingatkan Anda bilamana Anda lupa memasukkan end tag </ di elemen kode. Kami sarankan agar Anda mencoba lebih dari satu editor agar tidak ada yang salah atau terlupakan pada penulisan kode.
Ada dua tipe editor, yakni WYSIWYG editor dan tekstual. Kami akan membahas editor WYSIWYG terlebih dulu sebelum pada akhirnya editor HTML tekstual.
WYSIWYG adalah akronim dari What You See Is What You Get. Editor ini menyediakan editing interface yang menunjukkan tampilan kode di halaman web yang aktif. Untuk menggunakan editor WYSIWYG, Anda tidak perlu memahami coding dan bahasa pemrograman lainnya – tool alternatif yang sangat cocok bagi para developer pemula atau yang sama sekali tidak punya pengetahuan akan coding.
Seperti namanya, HTML editor tekstual merupakan editor yang berbasis teks. Untuk menggunakan tipe editor ini, Anda harus paham HTML terlebih dulu. Pada umumnya sejumlah fitur, termasuk file pembuka – entah itu file single, seluruh proyek, atau beberapa proyek, tersedia di semua editor. Ketika menggunakan editor berbasis teks, Anda tidak dapat melihat hasilnya secara langsung di situs yang aktif (live preview).
Dengan menggunakan tipe editor seperti ini, Anda bisa lebih bebas dalam mengelola dan melakukan personalisasi terhadap berbagai opsi. Pun Anda lebih leluasa dalam mengoptimalkan halaman website agar muncul di mesin pencari.
Misalnya, Anda bisa membuat website dengan html sesuai anjuran Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) sehingga orang-orang yang tidak punya akses login dapat melihat dan membaca konten web Anda.
Setiap orang punya kebutuhan dan keinginannya masing-masing. Ketika tiba saatnya memilih platform untuk membuat dan mengonlinekan website, pastikan platform tersebut mampu memenuhi berbagai kebutuhan Anda dan juga website.
Pada dasarnya tiap editor memiliki fungsi yang sama. Namun, jika ditelaah lebih jauh, Anda akan tahu bahwa ada editor yang menyediakan representasi visual lebih banyak, ada pula yang menawarkan fitur tambahan untuk diinstall, dan sebagainya.
Berikut ini editor HTML terbaik berdasarkan popularitas, fitur, dan desain:

Atom diperkenalkan pada tahun 2014, dan sejak saat itu popularitasnya kian menanjak. Tool ini bersifat gratis dan open source serta dikembangkan oleh GitHub team. Untuk fitur yang ditawarkan, Atom menerapkan lisensi software gratis yang dikelola oleh GitHub community. Meski gratis, Atom tetap ingin menjadi editor yang menawarkan pengalaman premium kepada usernya, termasuk fleksibilitas dalam mengkustomisasikan software tersebut.
Atom diklaim sebagai salah satu text editor terbaik yang paling mudah dihack di abad ke-21 ini. Kata mudah dihack sendiri bukan berkonotasi negatif, melainkan menunjukkan bahwa tool mempersilakan siapa pun yang ingin berkontribusi dalam mengedit, mengembangkan, mengubah atau mengganti, dan membagikan source code serta membuat fitur mereka sendiri demi kebaikan dan kemajuan Atom.
Fitur unggulan
Penilaian desain
Atom menawarkan desain yang rapi dengan tampilan premium.
Mengapa developer memilih Atom?
Dapat digunakan di: Windows, OS X, dan Linux (64-bit).

Notepad++ merupakan editor yang dikembangkan untuk perangkat berbasis Windows, dan user Linux bisa menggunakannya via Wine. Software ini didistribusikan sebagai software gratis dan repositorinya juga tersedia di GitHub. Sama seperti proyek community lainnya, Notepad++ juga kompatibel dengan plugin pihak ketiga.
Notepad++ sangat simpel dan sederhana serta ringan. Untuk lebih praktisnya, tersedia pula versi mobile-nya.
Fitur unggulan
Mengapa developer memilih Notepad++?
Penilaian desain
Notepad++ interface sangat minimalis. Untungnya, developer diperbolehkan untuk mengkustomisasikannya lebih jauh.
Dapat digunakan di: Windows dan Linux (via Wine)

Sublime merupakan satu dari sekian aplikasi text editor terbaik yang sayang untuk dilewatkan. Software ini dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang berbasis di Sidney dan masuk dalam kategori freemium. Freemium berarti Sublime dapat digunakan secara cuma-cuma, tapi Anda harus membeli lisensinya jika ingin memanfaatkan semua fitur yang tersedia.
Sublime termasuk aplikasi text editor yang terus-menerus diperbarui. User diizinkan untuk menginstall plugin yang tersedia di community atau membuat pluginnya sendiri. Sebenarnya, menggunakan versi gratis Sublime saja sudah lebih dari cukup. Namun, apabila menginginkan fitur yang lebih banyak, maka Anda harus membeli lisensi berbayarnya.
Fitur unggulan
Mengapa developer memilih Sublime Text?
Penilaian desain
Interface Sublime Text unggul dari segi estetika.
Dapat digunakan di: Windows, OS X, dan Linux (32/64 bit).

Dikembangkan dan dikelola oleh perusahaan teknologi terbesar, Adobe Inc, Adobe Dreamweaver CC merupakan tool editor premium yang powerful dan canggih. Software ini dapat digunakan baik untuk pengembangan back-end maupun front-end. Sebagai software yang closed-source, Dreamweaver dirancang untuk berfungsi di dalam ekosistem Adobe. Adobe menyediakan bantuan, plugin, dan fitur untuk memastkan proses coding berjalan dengan baik.
Dreamweaver adalah salah satu editor yang menjalankan metode tekstual dan juga WYSIWYG. Jadi, Anda bisa memilih apakah ingin menulis code dengan menampilkan live presentasi atau cara klasik, yakni tidak menggunakan live preview.
Fitur unggulan
Mengapa developer memilih Adobe Dreamweaver CC?
Penilaian desain
Dreamweaver memiliki tampilan desain yang premium serta berkelas dan juga menarik. Tak heran karena software ini buatan dari Adobe, perusahaan yang namanya sudah melambung tinggi di industri kreatif.
Dapat digunakan di: Windows dan OS X.

Tak ada salahnya menggunakan tool bantuan agar Anda bisa lebih cepat dan efisien dalam menulis kode. HTML editor adalah aplikasi teks editor terbaik yang siap membantu siapa saja, baik itu user baru atau user yang sudah berpengalaman.
Pilihlah tool editor yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Untuk urusan fitur, dapat dipikir kemudian. Kami sarankan agar Anda mencoba berbagai tool editor sampai menemukan yang tepat.
Jika saat ini website Anda masih berskala kecil dan trafik yang datang pun belum banyak, penggunaan editor versi gratis sudah lebih dari cukup.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.
Komentar
August 06 2020
Kita pasti pernah melakukan kesalahan, termasuk ketika menulis kode. Hal ini dialami siapa pun, baik user pemula maupun yang sudah berpengalaman, dan rasa-rasanya seperti menemukan jalan buntu.