Dec 03, 2025
Faradilla A.
9menit Dibaca
Mengintegrasikan n8n dengan WhatsApp memungkinkan Anda mengotomatiskan workflow untuk berbagai tugas. Misalnya, Anda bisa membuat chatbot yang siap menjawab pertanyaan pengguna sepanjang waktu atau menyiapkan sistem peringatan untuk proyek Anda.
n8n juga merupakan platform low-code dan open-source sehingga bisa menjadi solusi yang terjangkau untuk membangun sistem otomatisasi sesuai kebutuhan Anda.
Meskipun terlihat rumit, langkah-langkah menghubungkan WhatsApp ke n8n sebenarnya cukup sederhana. Anda hanya perlu mengikuti lima langkah utama berikut ini:
Untuk keamanan dan privasi data yang lebih baik, sebaiknya jalankan n8n di server pribadi, misalnya di VPS Hostinger. Dengan begitu, Anda bisa sepenuhnya mengontrol akses data, terutama saat membuat sistem yang menangani informasi sensitif seperti chatbot berbasis AI.
Perlu diingat bahwa setelah mengintegrasikan WhatsApp ke n8n, Anda tetap perlu menerapkan langkah-langkah post-deployment, seperti mengamankan kredensial dan memantau performanya agar sistem tetap stabil. Selanjutnya, yuk pelajari cara menghubungkan WhatsApp ke n8n di bawah ini!
Integrasi n8n dan WhatsApp memungkinkan Anda membuat workflow otomatisasi yang memanfaatkan data dari aplikasi chatting tersebut. Untuk menghubungkan keduanya, Anda memerlukan WhatsApp Business API yang berfungsi memfasilitasi dan mengamankan pertukaran data dalam prosesnya.
Dengan integrasi n8n dan WhatsApp, Anda bisa membangun sistem untuk berbagai kebutuhan, seperti:
Meskipun ada banyak platform lain yang juga bisa digunakan untuk sistem otomatisasi serupa, n8n sering menjadi pilihan terbaik karena keunggulannya. Mari kita bahas lebih lanjut di bagian berikut.
n8n adalah opsi yang ideal untuk automasi WhatsApp, terutama kalau Anda mencari platform dengan fitur-fitur seperti berikut:
Meski begitu, n8n juga memiliki beberapa keterbatasan. Anda perlu menyiapkan platform ini secara manual dan mengelola infrastruktur hosting sendiri agar sistemnya tetap berjalan lancar.
Sebagai perbandingan, platform automasi lain seperti Zapier menyediakan layanan yang menangani konfigurasi dan maintenance infrastruktur. Namun, harganya juga lebih tinggi dan fleksibilitasnya lebih terbatas dibandingkan dengan solusi open-source seperti n8n.
Beberapa penyedia juga menawarkan fitur yang memudahkan konfigurasi dan pengelolaan instance n8n self-hosted sehingga Anda hanya perlu melakukan sedikit pengaturan awal untuk menyiapkannya.
Sebelum menghubungkan WhatsApp ke n8n, Anda perlu menyiapkan platformnya dan membuat akun terlebih dahulu. Silakan simak langkah-langkahnya di tutorial kami tentang cara menginstal n8n.
Apabila belum memiliki sistem hosting untuk n8n, Anda bisa menggunakan VPS Hostinger. Layanan ini menyediakan berbagai fitur yang memudahkan proses konfigurasi dan pengelolaan server, termasuk template OS untuk menginstal n8n tanpa ribet.

Apalagi, template OS tersebut sudah tersedia secara otomatis kalau Anda menggunakan n8n hosting dari Hostinger. Anda hanya perlu menyelesaikan proses awal, seperti menyiapkan password baru, lalu Anda bisa langsung menggunakan n8n.
Setelah penginstalan selesai, buka instance n8n Anda dan buat akun baru. Sekarang, Anda sudah siap untuk mengintegrasikannya dengan WhatsApp.
Proses integrasi WhatsApp di n8n mencakup pengaturan kredensial dan penambahan node aplikasi chat tersebut ke dalam workflow Anda. Berikut langkah-langkah selengkapnya.
Anda wajib membuat dan mengonfigurasi aplikasi WhatsApp di portal developer Meta untuk mendapatkan kredensial. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:




Selesai! Pada langkah berikutnya, kita akan mempelajari cara menemukan kredensial yang dibutuhkan untuk integrasi dengan n8n.
Langkah ini bertujuan untuk mendapatkan informasi autentikasi yang diperlukan agar WhatsApp bisa terhubung dengan n8n.
Untuk integrasi penuh, Anda membutuhkan empat data utama: token akses, ID akun bisnis, client ID, dan client secret. Berikut cara mendapatkannya:



Sekarang, semua kredensial sudah siap. Mari lanjut ke n8n untuk mengatur koneksinya.
Mengatur kredensial di n8n memungkinkan WhatsApp untuk memverifikasi koneksi dan mengizinkan pertukaran data antara kedua platform.
Tergantung pada node yang digunakan, n8n memiliki dua jenis kredensial WhatsApp: WhatsApp API dan WhatsApp OAuth Account. WhatsApp API digunakan untuk node action (tindakan), dan OAuth account digunakan untuk trigger (pemicu).
Langkah pengaturannya sama untuk keduanya. Mari mulai dari API WhatsApp terlebih dahulu:

Apabila berhasil, Anda akan melihat pesan konfirmasi bahwa n8n sudah terhubung ke WhatsApp.

Setelah itu, ulangi langkah-langkah di atas, tapi kali ini pilih WhatsApp OAuth API. Masukkan App ID ke kolom Client ID dan gunakan App secret sebagai Client Secret.
Menambahkan dan mengonfigurasi node WhatsApp memungkinkan Anda menghubungkan aplikasi chat ini dengan workflow di n8n.
Anda bisa membuat workflow baru dari nol atau mengimpor yang sudah tersedia dari template. Apabila menggunakan template n8n, node WhatsApp biasanya sudah disertakan, jadi Anda hanya perlu menambahkan kredensial dan menentukan logika untuk memproses data.
Kita akan membahas cara membuat workflow WhatsApp lengkap dan siap pakai dari nol nanti. Sekarang, mari buat versi sederhananya dulu sebagai uji coba:


Selesai! Sekarang, mari lanjut ke tahap berikutnya untuk menguji apakah node sudah berfungsi dengan benar.
Mengirim pesan uji coba berfungsi untuk memastikan bahwa integrasi WhatsApp berjalan lancar dan n8n bisa bertukar data dengan aplikasi chat tersebut.
Berikut langkah-langkahnya:

Apabila integrasi berhasil, workflow n8n Anda akan berubah menjadi hijau, dan Anda akan menerima pesan balasan sesuai teks yang sudah Anda atur di kolom Text Body.

Membuat chatbot WhatsApp di n8n adalah salah satu contoh penerapan integrasi n8n-WhatsApp yang paling populer. Mari pelajari cara membuat versi sederhananya dalam tiga langkah.
Perencanaan adalah langkah penting untuk menentukan node apa saja yang dibutuhkan, penataannya, dan logika aliran datanya.
Kita akan membuat chatbot WhatsApp sederhana berbasis AI yang menggunakan LLM dari OpenAI untuk menjawab pertanyaan atau menghasilkan gambar. Berikut rancangan alurnya:
Workflownya akan terlihat seperti ini:

Setelah membuat rencana, tambahkan node dan atur konfigurasinya agar data bisa mengalir sesuai logika yang Anda inginkan.
Untuk menambahkan node di n8n, Anda hanya perlu mengklik dan memasukkannya ke kanvas. Namun, bagian konfigurasi dan logika alur datanya perlu sedikit perhatian ekstra.
Kita akan melewati langkah pengaturan node trigger WhatsApp On Messages pada tahap ini, karena sudah dijelaskan sebelumnya. Sekarang, mari fokus ke node lainnya.
Buka node Switch, lalu Anda akan melihat dua kolom: value1 dan value2. Arahkan kursor ke kolom value1, lalu klik Expression.
Tambahkan kode berikut untuk memilih pesan WhatsApp dari node sebelumnya sebagai input:
{{ $json.messages[0].text.body }}Pada menu drop-down di antara kolom nilai, pilih String dan pilih contains. Kemudian, masukkan image pada kolom value2.

Klik tombol Add Routing dan buat aturan baru seperti di atas, tapi kali ini pilih does not contain.
Node OpenAI memerlukan API key agar bisa terhubung dengan akun OpenAI Anda. Langkah-langkahnya mirip seperti saat Anda menyiapkan kredensial WhatsApp sebelumnya.
Mari siapkan node image generator dengan membuka jendela konfigurasi dan memilih kredensial yang tadi sudah Anda buat. Selanjutnya, atur Prompt menjadi Expression, lalu tambahkan kode berikut:
{{ $json.messages[0].text.body }}
Ulangi langkah yang sama untuk mengonfigurasikan node chat agent OpenAI. Namun, tidak seperti generator gambar, Anda perlu memilih model LLM secara manual.
Langkah terakhir adalah menentukan bagaimana pengguna akan menerima jawaban dari chatbot.
Karena respons dari AI bersifat dinamis, kita perlu menyesuaikan node agar bisa menampilkan hasil yang tepat. Konfigurasikan node send message WhatsApp dengan mengubah Text Body ke Expression, lalu tambahkan kode berikut:
{{ $json.message.content }}Untuk node WhatsApp Upload Media, pastikan Anda sudah mengisi nomor pengirim, kemudian atur Property Name sebagai data.

Sekarang, coba lakukan pengujian dengan mengirimkan dua jenis pesan, satu dengan kata gambar dan satunya lagi tanpa kata tersebut. Apabila semuanya sudah diatur dengan benar, workflow Anda akan berubah menjadi hijau dan chatbot akan mengirimkan respons yang sesuai langsung lewat WhatsApp.
Agar workflow otomatisasi Anda tetap aman dan andal, ikuti tips dari kami berikut ini:
Menjalankan workflow n8n-WhatsApp di Hostinger memberikan banyak keuntungan daripada mengelolanya di sistem pribadi. Berikut beberapa di antaranya:
Setelah memahami cara menghubungkan WhatsApp ke n8n, sekarang saatnya Anda mulai mempraktikkannya sendiri.
Perlu diingat, artikel ini hanya membahas dasar-dasar integrasi dan pembuatan chatbot sederhana. Karena n8n menyediakan ratusan node, Anda bisa bereksperimen lebih jauh untuk membuat sistem otomatisasi yang lebih besar dan kompleks.
Kalau baru pertama kali menggunakan n8n, cobalah layanan Hostinger. Selain paket hosting khusus n8n yang mudah dikonfigurasi, kami juga menyediakan berbagai tutorial n8n bahasa Indonesia yang bisa membantu Anda memaksimalkan penggunaan platform otomatisasi ini.
Jadi, sudah siap membuat workflow Anda sendiri di n8n? Selamat mencoba dan semoga berhasil, ya.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.