Feb 14, 2025
Faradilla A.
4menit Dibaca
Website dengan loading yang cepat berpeluang mendapatkan peringkat tinggi di halaman hasil mesin pencari (SERP). Dalam hal ini, pemilik website bisa memanfaatkan tool uji kecepatan website seperti Google PageSpeed Insights untuk membantu mengoptimalkan performa websitenya.
Namun, tool tersebut sering kali menampilkan error yang mungkin membutuhkan penanganan lebih lanjut. Salah satu contohnya adalah Eliminate render-blocking JavaScript and CSS in above-the-fold content.
Jangan khawatir kalau Anda menjumpai error tersebut. Di artikel ini, kami akan menunjukkan cara mengatasi error “eliminate render-blocking resources” yang mungkin muncul di website.
Eliminate Render-Blocking JavaScript and CSS merupakan salah satu aturan PageSpeed Google yang menganjurkan para pemilik website untuk menangani resource tertentu yang bisa memperlambat website.
Namun, bagaimana JavaScript dan CSS bisa membuat website menjadi lambat?
Nah, jadi, setiap kali Anda menginstal plugin atau tema baru di WordPress, program tersebut biasanya menambahkan kode JavaScript dan CSS ke front-end. Akibatnya, browser membutuhkan waktu lebih lama untuk memuat halaman.
Above-the-fold (ATF) mengacu pada bagian website yang langsung terlihat saat halamannya pertama kali dimuat. Bagian yang mengharuskan Anda scroll ke bawah untuk melihatnya tidak termasuk dalam konten ATF (non-ATF).
Apabila kode JavaScript dan CSS yang tidak relevan dirender saat website dimuat, Anda mungkin akan melihat peringatan “Eliminate render-blocking JavaScript and CSS in above-the-fold content”.
Metode pertama untuk mengatasi masalah render-blocking adalah dengan menguji kecepatan website menggunakan Google PageSpeed Insights. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

Sebagian besar website mendapatkan skor antara 50-70. Anda bisa menggunakan angka ini sebagai patokan untuk memperbaiki skor website Anda. Google juga akan memberikan saran untuk meningkatkan performanya.

Apabila mendapatkan saran terkait “Eliminate render-blocking JavaScript and CSS in above-the-fold content”, artinya Anda perlu mengatasi masalah tersebut.
Perlu diingat bahwa Anda tidak perlu memaksa website untuk mendapatkan skor 100. Fokuslah untuk mendapatkan skor yang baik tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.
Kemudian, kalau ada skrip penting yang berfungsi untuk mengoptimalkan UX website Anda, jangan menghapusnya hanya demi mendapatkan skor yang sedikit lebih tinggi di PageSpeed Insights.
Harap diingat bahwa aturan penilaian Google terhadap website Anda hanya berfungsi sebagai panduan. Anda tidak harus benar-benar mengikuti semuanya.
Di WordPress, Anda bisa mengatasi resource JavaScript dan CSS yang menghambat render dengan mudah menggunakan plugin. Berikut adalah tiga plugin yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah ini:
Plugin W3 Total Cache adalah salah satu pilihan favorit kami untuk mengoptimalkan kecepatan website WordPress. Setelah menginstal dan mengaktifkan plugin ini, ikuti langkah-langkah berikut di dashboard admin WordPress Anda:

Selanjutnya, temukan semua skrip JavaScript dan CSS yang memblokir rendering. Anda bisa melakukannya melalui Google PageSpeed Insights.
Setelah menemukan penyebab masalahnya, ikuti langkah-langkah ini:


Cara lainnya, Anda bisa menggunakan plugin Autoptimize untuk mengatasi masalah render-blocking JavaScript and CSS. Setelah menginstal dan mengaktifkan plugin ini, ikuti langkah-langkah berikut:

Biasanya, langkah-langkah ini sudah cukup untuk mengatasi peringatan yang muncul. Namun, hasilnya bisa berbeda tergantung pada tema dan plugin Anda.
Untuk memastikan masalah render ini telah teratasi, periksa lagi website Anda di PageSpeed Insights. Apabila masih ada resource JS dan CSS yang bermasalah, optimalkan website lebih lanjut dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

Plugin lain yang bisa membantu Anda mengatasi “Eliminate render-blocking resource” adalah Speed Booster Pack. Berikut langkah-langkahnya melalui dashboard wp-admin Anda:


Mengaktifkan semua opsi ini memang bisa membuat website Anda lebih cepat, tapi bisa menyebabkan Flash of Unstyled Content (FOUC) yang mengganggu. FOUC terjadi ketika browser menampilkan halaman web tanpa menunggu style sheet dimuat sehingga konten akan muncul sekilas dalam tampilan yang belum diberi style.
Setelah mencoba metode di atas, kembali ke Google PageSpeed Insights untuk melihat kembali apakah masalah render-blocking telah teratasi di website Anda.
Kecepatan website merupakan salah satu faktor terpenting untuk mendapatkan pengunjung, yang juga dipertimbangkan oleh mesin pencari saat menentukan peringkat website. Jadi, Anda wajib menerapkan berbagai strategi untuk mempercepat website Anda.
Anda bisa menggunakan PageSpeed Insights dari Google untuk menilai website berdasarkan kecepatannya. Apabila mendapatkan saran terkait “Eliminate render-blocking JavaScript and CSS in above-the-fold content”, Anda bisa menggunakan plugin untuk mengatasi masalah ini.
Semoga tutorial ini berhasil membantu Anda mengatasi error “eliminate render-blocking resources”, ya. Yuk sampaikan pertanyaan Anda lewat kolom komentar di bawah ini! Semoga berhasil!
Cara Menambahkan CSS Kustom di WordPress
Cara Mengedit HTML di WordPress
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.
Komentar
July 30 2018
Terima kasih atas informasinya, penjelasan yang diatas utk wordpress ya, bagaimana utk blogger nya.
September 26 2020
thank min sangat membantu