Dec 18, 2025
Faradilla A.
9menit Dibaca
Memindahkan email ke email baru terkadang memang diperlukan, terutama bagi Anda yang ingin beralih dari email gratis ke layanan email bisnis. Namun, prosesnya mungkin cukup membingungkan bagi yang belum pernah melakukannya.
Sebenarnya, ada banyak manfaat untuk menggunakan email dengan domain sendiri. Alamat email ini akan membantu bisnis Anda dipandang lebih profesional, memperkuat branding, dan membangun kepercayaan pelanggan.
Nah, untuk membantu Anda melakukan migrasi email dengan mudah, kami akan menunjukkan caranya di artikel ini. Dengan mengikuti panduan ini, Anda pun bisa meneruskan email Anda ke email bisnis baru tanpa masalah.
Kami akan menjelaskan langkah-langkah memindahkan email ke penyedia baru di bagian ini. Selain itu, kami akan membagikan tips migrasi email untuk memaksimalkan prosesnya.
Sebelum memindahkan email ke penyedia lain, Anda perlu memilih layanan email yang tepat berdasarkan beberapa faktor penting. Bukan sekadar untuk mengirim dan menerima email, layanan ini juga harus bisa menunjang komunikasi bisnis Anda.
Berikut adalah beberapa pertimbangan penting saat memilih layanan email baru:
Kalau Anda masih bingung memilih, cobalah layanan email dari Hostinger. Layanan email kami sudah menerapkan langkah-langkah perlindungan yang kuat, termasuk anti-spam, anti-virus, enkripsi data yang canggih, uptime server 99,9%, dan tampilan yang mudah digunakan.
Selain itu, tim dukungan kami siap membantu Anda kapan pun, menjadikannya sebagai pilihan yang tepat untuk bisnis.
Agar proses migrasi berhasil, Anda perlu melakukan persiapan yang tepat. Hal ini termasuk membuat data backup email dan catatan yang lengkap tentang pengaturan email Anda guna meminimalkan potensi masalah.
Berikut hal-hal yang perlu Anda persiapkan sebelum melakukan migrasi email:
Backup Email Anda Saat Ini
Sebelum melakukan migrasi, backup email Anda dulu. Dengan membuat backup, Anda bisa memastikan tidak ada informasi penting yang hilang selama proses peralihan.
Setiap penyedia email memiliki prosedur backup akun yang berbeda-beda.
Untuk Apple Mail, buka aplikasi email Apple lalu pilih Kotak Surat yang akan Anda backup dari menu bagian atas atau kiri. Selanjutnya, klik Kotak Surat → Ekspor Kotak Surat lalu pilih tujuan untuk menyimpan backup.
Gmail menawarkan tool backup khusus yang disebut Google Takeout untuk mencadangkan semua elemen akun Google Anda.
Untuk backup akun Gmail, login ke layanan Google Takeout lalu pilih Email. Kemudian, klik Langkah berikutnya untuk memilih metode pengiriman dan jenis file. Terakhir, klik Buat ekspor lalu tunggu sampai Google selesai menyiapkan backup akun Gmail Anda.
Microsoft Outlook menyediakan prosedur backup bawaan yang mudah. Cukup buka pengaturan Outlook dan buka File → Buka & Ekspor → Impor/Ekspor, pilih Ekspor ke file, lalu ikuti petunjuknya.
Buat Catatan Pengaturan Email
Apabila Anda memiliki konfigurasi tertentu di email sebelumnya, buat catatan untuk semua pengaturan tersebut agar bisa diterapkan lagi di layanan email yang baru.
Untuk Apple Mail, buka Preferensi → Akun lalu catat detail di bagian Informasi Akun dan Pengaturan Server.
Untuk Gmail, klik ikon roda gigi di pojok kanan atas lalu buka Lihat semua setelan. Catat informasi yang ada di bagian Umum, Label, serta Filter dan Alamat yang Diblokir.
Untuk Microsoft Outlook, buka File → Informasi Akun → Pengaturan Akun → Pengaturan Server dan catat detail konfigurasi yang tercantum.
Informasikan Perubahan Akun Anda
Sebelum memulai migrasi, kirimkan email pemberitahuan ke kontak penting Anda tentang periode transisi email agar komunikasi tidak terganggu.
Dengan melakukan persiapan dasar ini, Anda pun siap memindahkan email dalam proses migrasi yang lancar, meminimalkan risiko error atau kehilangan data.
Selanjutnya, Anda perlu membuat akun baru di layanan email pilihan Anda. Untuk tutorial ini, kami akan menggunakan Email Hostinger yang sudah disertakan gratis dengan paket hosting. Sebaiknya buat akun baru dalam jumlah yang sama dengan email Anda sebelumnya.
Penting! Sebelum membuat alamat email berbasis domain, pastikan domain sudah diarahkan ke DNS penyedia yang baru.
Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk membuat alamat email baru di Hostinger:



Apabila memerlukan panduan yang lebih lengkap, Anda bisa membaca artikel kami lainnya tentang cara membuat email.
Saat memindahkan email ke email lain, langkah penting yang sering kali terlewatkan adalah menerapkan ulang konfigurasi email seperti pada layanan sebelumnya.
Dengan menerapkan pengaturan yang sama, proses migrasi akan berjalan lebih lancar dan email Anda bisa berfungsi sebagaimana mestinya.
Beberapa hal yang perlu Anda terapkan ulang di antaranya termasuk:
Anda harus memastikan bahwa DNS record Anda sudah diatur dengan benar agar layanan email bisa berfungsi tanpa masalah.
DNS record berfungsi untuk menghubungkan domain Anda dengan layanan email hosting, memastikan semua email yang dikirim dan diterima di domain Anda akan melewati server email yang tepat.
Cara Menambahkan DNS Record Email Hostinger

Biasanya, Anda harus menyertakan record berikut ini:
MX Record, atau Mail Exchange Record, adalah jenis DNS record yang menentukan server mana yang bertugas menerima pesan email atas nama domain.
Mudahnya, ketika seseorang mengirimi Anda email, MX record akan mengarahkan email tersebut ke server yang tepat untuk proses pengiriman.
Setiap MX record memiliki prioritas yang menentukan urutan penggunaan server dan Time to Live (TTL) atau waktu yang menentukan berapa lama record tersebut disimpan dalam cache.
SPF (Sender Policy Framework) harus dimasukkan sebagai TXT record. Fungsinya yaitu menentukan server email mana yang bisa mengirim email atas nama domain tertentu. TXT record adalah singkatan dari “Text Record” dan digunakan untuk menyimpan informasi berbasis teks di dalam DNS.
Untuk memastikan email Anda dikirim ke penerima yang tepat dan tidak ditandai sebagai spam, Anda harus menambahkan DKIM (DomainKeys Identified Mail) menggunakan CNAME record.
Penting! Perubahan DNS record bisa memakan waktu antara beberapa menit hingga 48 jam sampai dipropagasi ke seluruh dunia. Selama waktu tersebut, layanan email Anda mungkin tidak berfungsi seperti yang diharapkan.
Sekarang, saatnya mentransfer pesan dari kotak masuk Anda sebelumnya. Ikuti langkah-langkah di bagian berikut ini untuk mengimpor email.
Metode ini menggunakan protokol IMAP untuk menyinkronkan pesan antara layanan email lama Anda dan akun yang baru. Ini cara melakukannya dengan Email Hostinger:



Kalau lebih suka melakukan proses impor email sendiri, ikuti langkah-langkah di bagian ini. Pada contoh ini, kami akan menggunakan Email Hostinger, tapi langkah-langkahnya tidak akan jauh berbeda dengan penyedia lainnya.



Ada beberapa tool pihak ketiga seperti Mailvare Free PST Viewer atau Aid4Mail yang bisa membantu Anda memindahkan email ke email lain. Pilih layanan migrasi email yang mendukung penyedia layanan lama dan baru Anda, lalu ikuti petunjuk khusus yang disediakan tool tersebut.
Langkah penting berikutnya saat memindahkan email ke layanan baru adalah memastikan Anda tidak kehilangan kontak-kontak penting yang sudah Anda simpan selama ini.
Sebelum migrasi email, backup kontak Anda dari alamat email yang lama. Sebagian besar provider email menyediakan opsi untuk mengekspor kontak, biasanya dalam format CSV atau vCard.
Untuk membuat backup dan mengimpor kontak dengan aman di Email Hostinger, ikuti langkah-langkah berikut:


Selanjutnya, Anda perlu mengonfigurasi perangkat dan klien email agar bisa berfungsi dengan layanan email baru Anda.
Klien email mengambil data email dari penyedia hosting menggunakan parameter tertentu. Ketika Anda migrasi email ke layanan baru, parameter ini akan berubah. Anda perlu memperbaruinya agar tetap bisa menerima dan mengirim email.
Cara Mengonfigurasi Ulang Klien Email
| IMAP (Masuk) | POP3 (Masuk) | SMTP (Keluar) |
| Host: imap.hostinger.com | Host: pop.hostinger.com | Host: smtp.hostinger.com |
| Enkripsi: SSL/TLS | Enkripsi: SSL/TLS | Enkripsi: SSL |
| Nomor port: 993 | Nomor port: 995 | Nomor port: 465 |
Apabila mengalami masalah enkripsi SMTP, Anda bisa menggunakan TLS atau STARTTLS dengan port 587. Untuk memahami protokol pesan lebih lanjut, silakan baca artikel kami tentang perbedaan IMAP, POP3, dan SMTP.
Perlu diperhatikan bahwa langkah-langkah ini mungkin berbeda tergantung pada klien email Anda. Baca dokumentasi resmi atau artikel dukungan platform email tersebut kalau Anda memerlukan bantuan lebih lanjut.
Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, Anda masih perlu melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan semuanya sudah berfungsi dengan baik.
Ikuti tips berikut ini untuk melakukan pemeriksaan lanjutan setelah migrasi email:
Dengan menggunakan layanan email bisnis, Anda bisa mengakses berbagai tool dan fitur yang menunjang produktivitas Anda. Server email hosting dirancang untuk mengoptimalkan komunikasi email serta memastikannya tetap aman dan efisien.
Nah, menggunakan layanan email dari Hostinger, Anda akan mendapatkan manfaat berikut:

Apabila memiliki bisnis, Anda bisa meningkatkan reputasi Anda dan kepercayaan pelanggan dengan memindahkan email ke layanan profesional. Namun, proses ini membutuhkan perencanaan dan eksekusi yang cermat, serta pertimbangan untuk memilih platform yang tepat.
Nah, dengan mengikuti panduan ini, Anda pun bisa melakukan migrasi email dengan lancar. Berikut adalah ringkasan langkah-langkah memindahkan email yang bisa Anda ikuti:
Bagaimana, siap memindahkan email Anda ke layanan profesional untuk bisnis yang lebih menguntungkan? Apabila masih memiliki pertanyaan, sampaikan lewat kolom komentar di bawah artikel ini, ya!
Di bawah ini, kami akan menjawab beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan tentang cara memindahkan email ke email lain.
Sebagian besar klien email saat ini, termasuk Gmail, Outlook, dan Apple Mail, menyediakan fungsi ekspor bawaan untuk membuat backup email. Atau, Anda bisa menggunakan tool pihak ketiga untuk mengelola lampiran email, mengarsipkan pesan, pengaturan, dan konfigurasi lainnya.
Meskipun prosesnya akan sedikit rumit, Anda tidak harus memiliki pengetahuan teknis tingkat lanjut untuk memindahkan email ke layanan lain. Tutorial ini bisa membantu siapa pun memindahkan emailnya dengan mudah.
Mungkin, Anda akan menjumpai masalah sinkronisasi, kehilangan data, salah konfigurasi, atau email yang hilang. Namun, dengan melakukan perencanaan yang tepat dan mengikuti tutorial ini, proses migrasi email Anda pun bisa dilakukan dengan lancar.
Kirim dan terima email dari layanan baru Anda, cek lampiran dan pastikan bisa dibuka, pastikan tanda tangan email Anda sudah diupdate, serta konfirmasikan bahwa urutan email dan struktur foldernya tidak berubah. Sebaiknya lakukan pengujian rutin selama beberapa hari setelah migrasi.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.