Sep 27, 2024
Faradilla A.
5menit Dibaca
Walaupun bukan istilah yang asing, Anda mungkin pernah tiba-tiba penasaran, web server itu apa sih? Nah, kami punya jawabannya: web server adalah komputer yang menyimpan, memproses, dan mengirim file website ke web browser.
Web server terdiri dari hardware dan software yang menggunakan HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk merespons permintaan pengguna web dari World Wide Web.
Melalui proses ini, web server memuat dan mengirim halaman yang diminta untuk disajikan di browser pengguna, misalnya Google Chrome.
Web server juga menggunakan SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) dan FTP (File Transfer Protocol) dalam memproses file untuk email atau penyimpanan.
Dari sisi hardware, web server terhubung ke internet untuk bertukar data atau file di antara perangkat lain yang juga terhubung. Data ini bisa berupa apa saja, seperti file HTML, gambar, file JavaScript, atau stylesheet CSS.
Hardware ini juga menyimpan software web server, yang mengontrol cara pengguna web mengakses file yang dihosting. Software ini terdiri dari beberapa komponen, berisi setidaknya satu server HTTP. Server HTTP sendiri adalah software yang bisa menangkap permintaan HTTP dan URL.
Lanjutkan membaca artikel ini ya, karena kami akan membahas lengkap tentang apa itu web server beserta cara kerja, fungsi, dan beberapa contoh web server populer. Mari mulai!
Download Istilah-Istilah Web Development untuk Pemula

Web server menggunakan model klien-server. Dalam struktur ini, satu program yang disebut klien akan meminta resource atau layanan dari program lain, yaitu server.
Untuk memproses permintaan klien web ini, cara kerja web server adalah:
Tapi, kalau server HTTP gagal menemukan atau memproses file yang diminta, server akan merespons browser dengan kode error. Salah satu pesan yang paling sering muncul adalah error 404 not found, atau 403 forbidden apabila ada masalah terkait izin.

Di sisi lain, kalau web server gagal menerima respons secara tepat waktu dari server lain yang berperan sebagai proxy atau gateway, error 504 gateway timeout mungkin juga muncul.
Web server bisa menyajikan konten statis maupun dinamis. Web server statis terdiri dari komputer dan software HTTP. Web server jenis ini mengirim kembali file website ke browser tanpa adanya perubahan.
Sementara itu, web server dinamis terdiri dari web server statis, dengan software tambahan yang biasanya terdiri dari database dan server aplikasi.
Web server dinamis berfungsi untuk memperbarui file yang dihosting sebelum mengirimkannya melalui server HTTP. Dengan begini, web server dinamis bisa menghasilkan dan mengirim konten dinamis ke browser web.
Selain mendukung protokol HTTP untuk memproses permintaan dan respons yang masuk, hampir semua web server menawarkan fitur standar yang serupa, seperti:
Web server juga memiliki elemen penting lainnya, antara lain:
Ada tiga fungsi utama web server, yaitu:
Web server bertugas untuk menghosting website agar bisa diakses di internet. Oleh karena itu, fitur dan fungsi web server difokuskan pada pembuatan dan pemeliharaan lingkungan hosting.
Kalau ingin membuat dan mengonlinekan website, Anda perlu akses ke web server. Cara paling mudah untuk mengaksesnya adalah melalui web hosting.
Web hosting adalah layanan yang menyediakan ruang server bagi website untuk menyimpan file, aset, dan database.

Tidak itu saja, provider web hosting juga bertanggung jawab untuk memastikan server berjalan dengan lancar. Tugasnya termasuk melakukan backup, penyimpanan cache, pemantauan keamanan, dan pemeliharaan umum.
Ada sejumlah keuntungan yang akan Anda dapatkan apabila pemantauan dan pemeliharaan web server tempat website Anda dihosting dilakukan oleh web host, seperti:
Beberapa contoh web server paling populer mencakup:
Dalam dunia web hosting, berbagai web host mendukung jenis server yang berbeda-beda. Contohnya adalah Hostinger, yang mendukung Apache dan NGINX, dua web server terbaik yang ada saat ini.
Pengertian web server adalah komputer yang menyimpan, memproses, dan mengirimkan file website. Web server terdiri dari sisi hardware dan software, masing-masing memiliki peran yang berbeda dalam memproses file.
Selain itu, berbagai jenis web server bisa mengirimkan konten dinamis atau statis ke browser. Apa pun jenisnya, sebagian besar web server dilengkapi dengan beberapa fitur standar, termasuk:
Fungsi utama fitur-fitur ini adalah untuk menghosting website, memproses permintaan HTTP, dan mengirimkan konten web kepada pengguna. Jadi, agar website Anda bisa diakses secara online, Anda perlu memiliki server sendiri atau web hosting.
Apabila memilih web hosting, proses maintenance server akan dilakukan olehnya, sehingga keamanan dan performanya akan lebih terjamin. Anda pun bisa lebih fokus pada aspek bisnis lainnya dan perkembangan website.
Terima kasih sudah membaca, sampai ketemu lagi di artikel lainnya!
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.