Dec 05, 2023
Faradilla A.
2menit Dibaca
File Transfer Protocol atau FTP adalah layanan yang berfungsi untuk mentransfer file (download dan upload) antar komputer atau server di jaringan TCP/IP atau di internet.
Bagi web developer, FTP merupakan tool yang akan sangat berguna untuk melakukan perubahan pada website dengan aman dan mudah, termasuk saat perlu mentransfer file dalam jumlah besar.
Dalam artikel ini, kami akan membahas semua hal tentang FTP, mulai dari pengertiannya, cara kerja FTP, dan cara menggunakannya. Selamat membaca!
Singkatnya, berikut cara kerja FTP:
Jadi, untuk membuat koneksi FTP, harus ada dua pihak yang saling terhubung di jaringan. User harus meminta izin dengan memberikan kredensial ke server FTP. Beberapa server FTP publik mungkin tidak memerlukan kredensial untuk mengakses file, yang umumnya dikenal sebagai koneksi FTP anonim.
Ada dua jenis channel komunikasi dalam koneksi FTP, yaitu command channel, yang dilakukan dengan instruksi dan respons, kemudian data channel, yang mencakup proses distribusi data. Mode koneksi FTP juga dibagi menjadi dua, yaitu mode aktif dan mode pasif.
Dalam mode aktif, user yang sudah memiliki izin menggunakan FTP untuk mengirimkan request ke server, dengan maksud melakukan perubahan. Lalu, server akan merespons dengan memberikan akses tersebut.
Sementara itu, mode pasif digunakan apabila mode aktif tidak bisa dilakukan karena terhalang oleh firewall. Dalam mode ini, user akan menyediakan command channel maupun data channel. Mode pasif hanya mengharuskan server untuk “memantau” koneksi, bukan mencoba membuat koneksi kembali ke user seperti pada mode aktif.

Ada tiga cara menggunakan FTP. Yang paling mudah adalah menggunakan FTP command line, seperti menggunakan Command Prompt untuk Windows atau Terminal di Mac/Linux. Banyak developer yang masih menggunakannya sampai saat ini untuk mentransfer file menggunakan FTP.
User juga bisa menggunakan web browser untuk berkomunikasi dengan server FTP. Selain itu, web browser dirasa lebih mudah digunakan ketika user ingin mengakses direktori berukuran besar di server. Namun, cara ini kurang efektif dan lebih lambat daripada menggunakan layanan FTP khusus.
Cara menggunakan FTP yang paling umum saat ini adalah dengan memanfaatkan layanan FTP client, terutama untuk para web developer. FTP client dirasa jauh lebih fleksibel dibanding command prompt maupun web browser, serta lebih mudah digunakan untuk mengelola file dan lebih bisa diandalkan daripada metode lainnya.
Selain itu, FTP client juga menyediakan lebih banyak fitur dibanding cara lainnya, misalnya memungkinkan user mentransfer file berukuran besar dan memanfaatkan sinkronisasi.
Ada banyak FTP client yang bisa Anda pilih, mulai dari aplikasi open-source yang tersedia gratis hingga aplikasi premium. Di artikel ini, kami akan menunjukkan cara menggunakan FTP dengan FileZilla, FTP client open-source yang cukup populer.
Untuk memulai, Anda perlu server FTP lebih dulu, yang bisa di-setting dengan mudah kalau Anda sudah punya akun Hostinger.

Berikut cara menggunakan FTP (FileZilla):




Selesai! Mudah sekali, kan? Dengan FTP server, Anda bisa mengupload dan mendownload file. Sebagai web developer, kami merekomendasikan agar Anda menggunakan FTP client untuk mengakses website yang Anda kelola.
Selain itu, akan lebih mudah juga bagi Anda untuk membuat dan menghapus direktori serta membaca file yang berukuran besar di server dengan menggunakan FTP.
Semoga artikel ini membantu Anda memahami apa itu FTP serta cara kerja FTP dan penggunaannya. Terima kasih sudah membaca. ?
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.