Dec 18, 2025
Faradilla A.
10menit Dibaca
Hampir semua website dan aplikasi saat ini membutuhkan email, yang mengharuskan Anda memiliki alamat email untuk pribadi maupun bisnis. Namun, banyaknya pesan yang tidak diinginkan terkadang mengganggu komunikasi Anda dalam email.
Untungnya, sebagian besar aplikasi email menyediakan cara untuk memblokir email yang mengganggu. Selain meningkatkan efektivitas komunikasi, fitur blokir juga membantu mengamankan akun Anda dengan mencegah phishing dan malware dari kotak masuk Anda.
Nah, di artikel ini, kami akan membahas cara memblokir email untuk membantu Anda mencegah email yang tidak diinginkan. Kami akan menjelaskan langkah-langkahnya untuk berbagai aplikasi email, termasuk Gmail, Outlook, dan Thunderbird.
Karena setiap aplikasi email memiliki pengaturannya sendiri, langkah-langkah untuk memblokir email masuk yang tidak diinginkan mungkin akan berbeda-beda. Namun, prosesnya secara umum akan melibatkan penambahan alamat email atau domain pengirim ke daftar blokir.
Perlu diketahui bahwa memblokir email tidak sama dengan memfilternya atau berhenti berlangganan. Dengan memblokir email, semua pesan yang masuk dari pengirim tertentu akan dihentikan, sedangkan filter akan menyortir email ke folder yang sesuai menurut aturan yang ditetapkan agar lebih tertata.
Sementara itu, berhenti berlangganan (unsubscribe) akan menghentikan email pemasaran yang Anda terima karena sudah mendaftar, tapi tidak memblokir pengirimnya. Link berhenti berlangganan biasanya ada di footer email.
Gmail menyediakan dua cara untuk memblokir email yang tidak diinginkan: memblokir pengirim tertentu atau seluruh nama domainnya.
Memblokir Pengirim yang Tidak Diinginkan
Cara ini cocok untuk memblokir email yang tidak diinginkan dari alamat email individu. Berikut cara melakukannya di aplikasi web Gmail:

Untuk memblokir alamat email di aplikasi Gmail, Anda bisa mengikuti langkah-langkah yang sama.
Memblokir Nama Domain
Memblokir alamat email saja terkadang masih belum cukup karena pengirim spam bisa terus membuat akun email baru. Untungnya, Anda bisa memblokir nama domain tertentu di Gmail untuk menghentikan semua email darinya.
Ikuti langkah-langkah berikut untuk memblokir pesan dari domain tertentu agar tidak masuk ke email Anda:



Mengelola Email yang Difilter dan Pengirim yang Diblokir
Apabila Anda tidak sengaja memblokir email atau memfilter domain yang tidak ingin diblokir, berikut cara mengembalikannya:


Meskipun Gmail mengizinkan hingga 1.000 filter, akun Anda mungkin akan menjadi lambat kalau aturan yang ditambahkan terlalu banyak. Tinjau dan hapus secara rutin filter yang tidak perlu untuk performa optimal.
Untuk menggunakan domain Anda sendiri dengan Gmail agar pengelolaannya lebih mudah, baca panduan kami lainnya tentang cara menggunakan Gmail dengan domain sendiri.
Sebagai bagian dari Microsoft Office Suite, Outlook menyediakan fitur blokir email untuk komunikasi yang lebih efisien. Anda juga bisa memblokir email yang tidak diinginkan di Outlook dari alamat dan pengirim tertentu.
Memblokir Email yang Tidak Diinginkan
Berikut cara berhenti menerima email dari alamat tertentu di webmail dan aplikasi desktop Outlook:

Memblokir Pengirim dan Mengelola Daftar Blokir
Untuk memblokir domain tertentu, Anda harus menambahkannya ke daftar blokir di Junk Mail. Anda bisa melakukan langkah yang sama untuk memblokir email dan mengelola daftar pengirim yang diblokir.
Berikut caranya:

Outlook menetapkan ukuran aturan maksimum sebesar 256 KB per kotak surat. Karena beberapa aturan mungkin berukuran lebih besar, sebaiknya kelola daftar blokir Anda secara rutin dan hapus aturan yang tidak diperlukan lagi.
Baca panduan kami tentang cara setting email di Microsoft Outlook untuk menyiapkan aplikasi mail client tersebut dengan mudah!
Tidak seperti kebanyakan aplikasi email, Thunderbird tidak menyediakan opsi untuk memblokir pesan. Namun, aplikasi ini memiliki filter spam yang bisa Anda atur untuk menyaring email yang mencurigakan.
Membuat Filter Email
Karena fungsi ini akan diterapkan per akun, Anda perlu mengonfigurasinya untuk setiap akun dari pengaturan email Thunderbird. Berikut caranya:


Mengelola Filter yang Sudah Dibuat
Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat lebih banyak filter serta mengedit dan menghapus filter yang sudah dibuat:


Kalau menggunakan Email Hostinger, Anda bisa memanfaatkan tool pemblokiran spam canggih selain prosedur anti-spam standar yang disertakan. Untuk berhenti menerima email dari pengirim tertentu, Anda bisa membuat filter guna menghapus atau mengalihkannya ke folder lain.

Membuat Filter Email
Untuk mengatur filter email di webmail Hostinger guna memblokir email dan nama domain yang tidak diinginkan, ikuti langkah-langkah berikut:




Gunakan filter email untuk menentukan pengirim dan kata kunci spam. Filter ini juga bisa mengotomatiskan pengarsipan dan penghapusan pesan serta menandai email untuk ditindaklanjuti, yang akan membantu Anda bekerja secara lebih efisien.
Mengelola Filter Email
Berikut adalah cara mengedit atau menghapus filter email yang ada di webmail Hostinger:

Ikuti langkah yang sama untuk membuat filter baru, termasuk yang tidak didasarkan pada email yang ada.
Cara blokir email di Yahoo mirip dengan aplikasi email lainnya, dengan hingga 1.000 email yang diblokir per akun. Namun, pengguna akun gratis hanya bisa memblokir hingga 3 domain. Anda bisa upgrade ke Yahoo Mail Plus dengan biaya $5/bulan untuk meningkatkan batas ini hingga 500 domain per akun.
Menggunakan Fitur Blokir Email
Berikut cara memblokir email di Yahoo versi web:


Menerapkan Aturan Blokir Pengirim
Anda juga bisa menambahkan alamat dan domain yang diblokir ke pengaturan keamanan. Berikut caranya:



Apabila sudah menyiapkan email di Apple Mail, Anda bisa menggunakan fitur blokir email di semua perangkat Apple. Kami akan membahas cara memblokir email yang tidak diinginkan di perangkat seluler dan desktop Apple.
Cara Block Email di macOS
Ikuti langkah-langkah berikut untuk memblokir email di aplikasi Mac Mail:
Seperti aplikasi email lainnya, Anda juga bisa membuat filter untuk memblokir email dari pengirim tertentu secara otomatis. Berikut caranya:


Cara Block Email di iPhone atau iPad
Berikut langkah-langkah untuk memblokir email dari aplikasi Mail di iOS:

Ikuti langkah-langkah berikut untuk mengelola daftar pengirim yang diblokir:



Fitur blokir Zoho Mail berfungsi mirip dengan aplikasi email lainnya. Bedanya, aplikasi ini juga menyediakan fitur untuk memblokir email berdasarkan bahasa isinya.
Menggunakan Fitur Blokir Pengirim
Berikut cara memblokir email di Zoho Mail:

Menyesuaikan Fitur Anti-Spam
Kelola daftar blokir Anda dan sesuaikan filter spam dari pengaturan anti-spam Zoho Mail. Berikut caranya:



Membuat Filter
Cara lain untuk memblokir email yang tidak diinginkan di Zoho Mail adalah dengan mengatur filter. Berikut caranya:


Proton Mail menyediakan fitur daftar blokir dan filter untuk membantu meningkatkan efektivitas komunikasi Anda. Tidak seperti aplikasi lainnya, Proton Mail tidak membatasi pemblokiran email dan domain. Namun, tetap tinjau daftar blokir secara rutin agar tidak menumpuk.
Menggunakan Fitur Blokir Email
Ikuti langkah-langkah berikut untuk memblokir email di aplikasi web Proton Mail:

Langkah ini akan diterapkan ke semua platform Proton, termasuk versi seluler.
Menerapkan Filter Khusus
Untuk menerapkan filter, Anda perlu menambahkan alamat email dan domain yang tidak diinginkan ke daftar blokir. Berikut caranya:





Mengelola Filter dan Daftar Blokir
Kembali ke bagian Filter untuk menambah, mengedit, atau menghapus filter, alamat, atau domain.
Pilih tombol alih di samping filter yang Anda pilih untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya. Buka menu drop-down, lalu klik Apply ke pesan yang ada untuk memfilter email yang sudah diterima. Pilih Delete untuk menghapus filter secara permanen.

Untuk spam, daftar blokir, dan daftar yang diizinkan, pilih ikon titik tiga horizontal lalu pilih label yang sesuai.

Sebagian besar aplikasi email memiliki filter spam untuk mencegah email yang mencurigakan. Dengannya, komunikasi email bisa menjadi lebih efektif dan lebih efisien karena kotak masuk Anda tidak dipenuhi oleh pesan dan pengirim yang tidak diinginkan.
Berikut rangkuman tiga cara praktis agar kotak masuk email Anda tetap bersih dan tertata:
Semoga artikel ini berhasil membantu Anda memblokir alamat email yang tidak diinginkan. Apabila masih memiliki pertanyaan, lihat bagian FAQ di bawah ini atau sampaikan lewat kolom komentar, ya. Selamat mencoba!
Bagian ini akan menjawab beberapa pertanyaan umum tentang cara memblokir email yang tidak diinginkan.
Untuk menghentikan email yang tidak diinginkan secara permanen, buka pengaturan email Anda dan blokir pengirimnya. Dengan demikian, email mereka tidak akan diterima di kotak masuk Anda, dan biasanya akan dikirim ke folder spam atau sampah.
Ya, Anda bisa memblokir email dari domain tertentu dengan menambahkan nama domain tersebut ke daftar blokir atau pengaturan email. Metode ini akan menghentikan semua email dari domain tersebut agar tidak diterima di kotak masuk Anda, apa pun alamat emailnya.
Lebih baik memblokir email spam daripada hanya menghapusnya, karena pemblokiran bisa membantu mencegah spam berikutnya dari pengirim yang sama. Langkah ini juga membantu mengurangi risiko malware yang sering disebarkan melalui email phishing.
Penyedia email biasanya tidak memberi tahu pengirim kalau mereka diblokir. Namun, Anda bisa membuat filter untuk mengirim respons otomatis ke email tertentu sebelum memblokirnya.
Aplikasi email biasanya mengalihkan pesan dari pengirim yang diblokir ke folder sampah atau spam, tergantung pada pengaturan Anda. Filter spam bawaan mengurutkan pesan yang tidak diinginkan ke folder spam secara default. Dengan mengatur filter khusus, Anda bisa mengatur berbagai tindakan, seperti penghapusan langsung.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.