Jan 08, 2025
Ariata C.
3menit Dibaca
Keep-Alive memungkinkan browser pengunjung untuk mendownload semua content (seperti JavaScript, CSS, gambar, video, dll) melalui koneksi TCP yang stabil, bukan dengan membuat permintaan yang berbeda untuk setiap file.
Ini akan menjanjikan peningkatan kecepatan dan performa, karena browser pengunjung Anda akan mendapatkan semua file melalui 1 koneksi HTTP yang persisten.
Singkatnya, Keep-Alive adalah pola komunikasi antara sebuah web server dengan sebuah web browser dengan potensi mengurangi jumlah permintaan secara drastis, dan juga meningkatkan kecepatan halaman website.

Gambar di bawah ini dapat membantu Anda untuk lebih memahami perbedaan dan manfaat dari Keep-Alive:

Singkatnya, Keep-Alive adalah cara yang efektif untuk mengurangi penggunaan resource Anda sembari meningkatkan kecepatan website Anda dalam waktu yang bersamaan.
Pertama, Anda perlu menganalisa website dengan menggunakan bantuan GTMetrix untuk menentukan apakah Keep-Alive aktif atau tidak di server Anda. Berikut ini adalah hasilnya setelah analisis dilakukan pada halaman percobaan:

Pada beberapa server atau layana hosting, Keep-Alive secara default diaktifkan. Jika analisis Anda mendapatkan skor 100%, Anda tidak perlu melakukan hal apapun.
Ada beberapa cara untuk mengaktifkan Keep-Alive dan ini semua tergantung pada server Anda / penyedia hosting. Berikut ini beberapa opsinya:
Untuk mengaktifkan Keep-Alive, tambahkan baris kode berikut ini ke file .htaccess Anda. Mengaktifkan Keep-Alive melalui .htaccess akan menimpa setting apapun yang ada di server dan mengaktifkan koneksi yang terus menerus.
<ifModule mod_headers.c> Header set Connection keep-alive </ifModule>
Metode ini biasanya bekerja di hampir semua layanan shared hosting Linux. Jika Anda tidak tahu dimana letak file .htaccess, lihat tutorial ini.
Jika Anda memiliki akses ke file config Apache, Anda bisa mengaktifkan ekstensinya dari sana. Begini kira-kira tampilan konfigurasinya:
# # KeepAlive: Whether or not to allow persistent connections (more than # one request per connection). Set to "Off" to deactivate. # KeepAlive On # # MaxKeepAliveRequests: The maximum number of requests to allow # during a persistent connection. Set to 0 to allow an unlimited amount. # We recommend you leave this number high, for maximum performance. # MaxKeepAliveRequests 50 # # KeepAliveTimeout: Number of seconds to wait for the next request from the # same client on the same connection. # KeepAliveTimeout 10
Jika Anda tidak bisa menemukan file httpd.conf, jalankan perintah berikut di command line:
find / -name httpd.conf
Keep-Alive secara default aktif pada NGINX. Namun, pada beberapa case, ini bisa dinon-aktifkan. Anda bisa mengaktifkannya melalui HttpCoreModule. Cari nilai keepalive_disable, yang umumnya bagian ini sering menjadi alasan mengapa Keep-Alive tidak bekerja. Sebelum mengaktifkannya, pastikan Anda sudah mengetahui alasan mengapa bagian ini dinon-aktifkan sejak awal sebelum ada perubahan apapun.
Jika Anda menggunakan server berbasis Windows, Anda bisa langsung mengaktifkan ekstensi Keep-Alive menggunakan command line.
Gunakan perintah berikut untuk mengaktifkannya:
appcmd set config /section:httpProtocol /allowKeepAlive:true
Dan jika Anda ingin menon-aktifkannya, gunakan:
appcmd set config /section:httpProtocol /allowKeepAlive:false
Anda juga bisa melihat langsung tutorial resmi dari Microsoft dengan tambahan beberapa opsi.
Setelah Keep-Alive aktif, coba lakukan test lain dengan menggunakan GTMetrix atau website penganalisa performa lainnya, untuk memastikan apakah perubahannya bekerja atau tidak. Berikut ini adalah hasil setelah Keep-Alive diaktifkan:

Anda juga bisa memeriksa apakah Keep-Alive berfungsi, dengan cara memeriksa header HTTP Anda. Ini bisa dilakukan melalui terminal dengan menggunakan perintah berikut:
curl -I http://example.com/example.php
Contohnya:
curl -i http://hostinger.com/index.php
Hasilnya:
HTTP/1.1 301 Moved Permanently Connection: keep-alive Server: nginx Date: Fri, 23 Dec 2016 18:58:14 GMT Content-Type: text/html Content-Length: 178 Location: https://www.hostinger.com/index.php
Bagian Connection: keep-alive mengindikasikan bahwa Keep-Alive berfungsi.

Mengaktifkan Keep-Alive untuk website Anda adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kecepatan dan performa website. Koneksi TCP yang persisten akan memastikan waktu load lebih cepat dan efisiensi yang lebih tinggi, yang bisa membuat pengunjung website Anda senang berada dalam website Anda.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.