{"id":9904,"date":"2021-01-13T11:15:27","date_gmt":"2021-01-13T11:15:27","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=9904"},"modified":"2025-12-18T23:32:10","modified_gmt":"2025-12-18T16:32:10","slug":"apa-itu-php","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/apa-itu-php","title":{"rendered":"Apa itu PHP? Memahami arti PHP, manfaat, dan penggunaannya"},"content":{"rendered":"<p><strong>Hypertext Preprocessor (PHP)<\/strong> adalah bahasa skrip sisi server open-source yang umum digunakan di bidang pengembangan web. Bahkan, saat ini PHP digunakan oleh 78,1% dari seluruh website yang ada di dunia, termasuk <strong>Facebook<\/strong> dan <strong>Wikipedia<\/strong>.<\/p><p>Bahasa skrip ini tersedia di semua sistem operasi utama, seperti <strong>Linux<\/strong>, <strong>Microsoft Windows<\/strong>, dan <strong>macOS<\/strong>. Sebagian besar web server, termasuk Apache dan <strong>IIS<\/strong>, juga mendukung PHP.<\/p><p>Nah, di artikel ini, kami akan membahas berbagai hal tentang PHP, termasuk definisi dan penggunaannya. Setelah membaca artikel ini, Anda pun akan memahami arti, fungsi, dan cara menggunakan PHP untuk website.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Speed-Up-Your-Website-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27589\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><p>\n\n\n\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Apa itu PHP? Pengertian dan Penjelasannya\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/3qpsywSRU4I?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-perbedaan-bahasa-skrip-dan-bahasa-pemrograman\">Apa Perbedaan Bahasa Skrip dan Bahasa Pemrograman?<\/h2><p>Seperti yang tadi dijelaskan, PHP merupakan bahasa skrip atau scripting language, yang termasuk salah satu jenis <a href=\"\/id\/tutorial\/bahasa-pemrograman\">bahasa pemrograman<\/a>. Perlu diketahui bahwa semua bahasa skrip adalah bahasa pemrograman, tapi tidak semua bahasa pemrograman merupakan bahasa skrip.<\/p><p>Masih bingung? Tenang, begini penjelasan detailnya.<\/p><p><strong>Bahasa pemrograman<\/strong> adalah bahasa komputer formal yang menggabungkan instruksi untuk menghasilkan output tertentu. Bahasa ini memiliki semua fitur yang diperlukan untuk membuat aplikasi web. Setiap bahasa juga memiliki fitur yang berbeda dan menyediakan fungsi yang berbeda.<\/p><p>Sementara itu, <strong>bahasa skrip<\/strong> menyertakan fungsionalitas tambahan untuk tindakan atau fungsi tertentu. Bahasa ini menafsirkan skrip yang dimasukkan ke dalam sistem software lain saat dijalankan, dan kodenya lebih lugas.<\/p><p>Perbedaan bahasa pemrograman dan bahasa skrip yang paling utama adalah eksekusinya. Bahasa pemrograman berjalan secara independen untuk diubah menjadi bahasa komputer yang bisa dibaca dan dieksekusi oleh mesin, sedangkan bahasa skrip berjalan di dalam program lain dan menggunakan interpreter.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-server-side-scripting\">Apa Itu Server-Side Scripting?<\/h2><p>Skrip adalah serangkaian instruksi yang akan dieksekusi pada program atau aplikasi lain. Ada dua jenis bahasa skrip: bahasa yang ditujukan untuk <strong>sisi server<\/strong> (server-side) atau back-end, dan yang ditujukan untuk <strong>sisi klien<\/strong> (client-side) atau front-end.<\/p><p>PHP merupakan bahasa skrip sisi server, yang berarti instruksi dalam skrip dieksekusi oleh server. Kemudian, server menyediakan data sesuai permintaan, meneruskan permintaan tersebut, lalu menata informasinya dalam database.<\/p><p>Saat menerima skrip, web server akan memproses permintaan di dalamnya dan mengirimkan output ke web browser dalam format HTML. Database web server kemudian menyimpan informasi tersebut sehingga pengguna lain tidak bisa mengakses data dan kode sumbernya.<\/p><p>Menggunakan skrip, pengguna bisa melakukan tindakan seperti menyesuaikan website, membuat perubahan dinamis pada kontennya, dan mengakses database website. Pengguna juga bisa menggunakan bahasa skrip untuk mengembangkan aplikasi web.<\/p><p>Di samping PHP, beberapa contoh lain bahasa skrip sisi server adalah <strong>Python<\/strong>, <strong>Ruby<\/strong>, <strong>ColdFusion<\/strong>, <strong>Java<\/strong>, dan <strong>C++<\/strong>.<\/p><p>Sementara itu, bahasa skrip sisi klien menggunakan web browser untuk menjalankan skripnya. Bahasa ini ditujukan untuk bagian front-end, yaitu area website yang terlihat oleh pengunjung. Setiap pengunjung bisa melihat skrip sisi klien website dengan menekan <strong>CTRL + U<\/strong> di <strong>Windows<\/strong> atau <strong>Option + CMD + U<\/strong> di <strong>macOS<\/strong>.<\/p><p>Nah, karena PHP dieksekusi di server, Anda bisa menggunakan PHP dengan HTML secara bersamaan. Jadi, PHP akan menjadi kode sumbernya, tapi pengguna lain hanya akan melihat kode HTML.<\/p><p>Sebagai contoh, mari lihat skrip PHP berikut ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">&lt;html&gt;\n &lt;head&gt;\n  &lt;title&gt;PHP Test&lt;\/title&gt;\n &lt;\/head&gt;\n &lt;body&gt;\n &lt;?php echo '&lt;p&gt;Hello World&lt;\/p&gt;'; ?&gt; \n &lt;\/body&gt;\n&lt;\/html&gt;<\/pre><p>Output file PHP ini akan terlihat seperti berikut dalam kode HTML:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">&lt;html&gt;<br> &lt;head&gt;<br>  &lt;title&gt;PHP Test&lt;\/title&gt;<br> &lt;\/head&gt;<br> &lt;body&gt;<br> &lt;p&gt;Hello World&lt;\/p&gt;<br> &lt;\/body&gt;<br>&lt;\/html&gt;<\/pre><p>Kode ini akan menampilkan pesan <strong>Hello World<\/strong> sebagai output di web browser.<\/p><p>Intinya, semua kode PHP akan mengikuti format yang dimulai dengan <strong>&lt;?php<\/strong> dan diakhiri dengan <strong>?&gt;<\/strong> setelah instruksinya.<\/p><p>Perlu diketahui bahwa tag PHP peka terhadap huruf besar atau kecil, jadi berhati-hatilah dalam menggunakan huruf besar pada skrip Anda.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-keunggulan-dan-manfaat-php\">Apa Keunggulan dan Manfaat PHP?<\/h2><p>PHP adalah bahasa skrip serbaguna yang mudah dipelajari oleh pemula maupun digunakan oleh profesional. PHP juga diupdate secara rutin untuk mengikuti tren teknologi terbaru. Menurut <a href=\"https:\/\/pypl.github.io\/PYPL.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PopularitY of Programming Language<\/a>, PHP merupakan bahasa komputer terpopuler di urutan ke-6.<\/p><p>Selain itu, PHP populer digunakan karena memiliki banyak keunggulan. Berikut beberapa kelebihan PHP:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mudah dipelajari<\/strong>. Bahasa skrip ini tidak terlalu sulit dipelajari seperti bahasa lainnya. PHP juga bisa dipelajari dengan mudah oleh pemula dengan memodifikasi beberapa bagian <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-html\">HTML<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Serbaguna<\/strong>. PHP bisa digunakan untuk membuat dan menyesuaikan website toko online, blog, aplikasi desktop, dan media sosial. Tidak hanya itu, Anda bahkan bisa <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-kirim-email-dengan-php\">mengirim email menggunakan PHP<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Dukungan yang baik<\/strong>. Ada banyak dokumentasi dan informasi online tentang PHP yang akan membantu Anda menggunakan bahasa skrip ini. Tersedia juga berbagai tutorial online gratis untuk <a href=\"\/id\/tutorial\/belajar-coding-online-gratis\">mempelajari cara menggunakan PHP<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Cepat<\/strong>. PHP bisa dijalankan sekitar tiga kali lebih cepat daripada bahasa sisi server lainnya, seperti Python. Bahasa skrip ini membuat website dimuat lebih cepat, yang juga memberikan manfaat sendiri dalam menaikkan peringkat SEO website.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gratis<\/strong>. PHP bersifat open-source dan gratis sehingga bisa dimanfaatkan oleh siapa pun.<\/li>\n<\/ul><p>Di samping itu, <a href=\"\/id\/tutorial\/framework-php\">PHP memiliki framework<\/a> bagi web developer yang sering menggunakan bahasa skrip ini. Dengan framework, pengguna bisa mengerjakan berbagai tugas tanpa harus memulainya dari nol untuk mengembangkan website, aplikasi, dan produk.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-penggunaan-php-di-wordpress\">Penggunaan PHP di WordPress<\/h2><p>Ketika Anda <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/download\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mendownload WordPress<\/a>, sebagian besar dokumen dalam file ZIP yang didownload adalah file PHP. Hal ini dikarenakan WordPress dikembangkan menggunakan PHP. Ada beberapa file PHP yang bisa Anda edit dan ubah di <strong>folder root<\/strong> WordPress.<\/p><p>Nah, PHP sendiri memiliki beberapa versi yang tersedia. <strong>WordPress 5.6<\/strong> ke atas kompatibel dengan versi terbaru, <strong>PHP 8.0<\/strong>. Kami sarankan agar Anda selalu menggunakan versi terbaru agar <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-mempercepat-wordpress\/\">performa website Anda tetap ngebut<\/a>.<\/p><p>Di Hostinger, Anda bisa mengubah versi PHP melalui bagian <strong>Dashboard<\/strong> &rarr; <strong>Konfigurasi PHP<\/strong> di hPanel lalu memilih versi PHP yang diinginkan.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"929\" height=\"490\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/update-versi-php-hpanel.png\/public\" alt=\"tampilan bagian versi php di hpanel\" class=\"wp-image-38539\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/update-versi-php-hpanel.png\/w=929,fit=scale-down 929w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/update-versi-php-hpanel.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/update-versi-php-hpanel.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/update-versi-php-hpanel.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 929px) 100vw, 929px\" \/><\/figure><\/div><p>Kemudian, semua plugin dan tema WordPress juga menggunakan PHP. Apabila memahami penggunaan bahasa ini, Anda bisa melakukan berbagai hal terkait plugin dan tema WordPress. Misalnya, Anda bisa menggunakan PHP untuk membuat tool atau desain kustom website Anda.<\/p><p>Untuk mengakses file PHP dan mengedit kodenya, buka <strong>File Manager<\/strong> di web server hosting Anda. Apabila menggunakan Hostinger, akses tool ini melalui bagian <strong>File<\/strong> pada sidebar kiri hPanel.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1060\" height=\"237\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/mengakses-file-manager-website-di-hpanel.png\/public\" alt=\"tampilan bagian file manager di hpanel dengan tombol akses file manager yang dipilih\" class=\"wp-image-33579\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/mengakses-file-manager-website-di-hpanel.png\/w=1060,fit=scale-down 1060w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/mengakses-file-manager-website-di-hpanel.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/mengakses-file-manager-website-di-hpanel.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/mengakses-file-manager-website-di-hpanel.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/mengakses-file-manager-website-di-hpanel.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1060px) 100vw, 1060px\" \/><\/figure><\/div><p>Setelah itu, klik file PHP yang ingin Anda edit, yang akan menampilkan isi file PHP tersebut. Edit file ini melalui editor, lalu klik ikon disk di bagian kanan atas untuk menyimpannya.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"479\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/htaccess-wordpress-file-manager-hostinger.png\/public\" alt=\"tampilan file htaccess wordpress di file manager hostinger\" class=\"wp-image-39308\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/htaccess-wordpress-file-manager-hostinger.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/htaccess-wordpress-file-manager-hostinger.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/htaccess-wordpress-file-manager-hostinger.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/htaccess-wordpress-file-manager-hostinger.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><p>Untuk mengedit tema dengan PHP, buka folder <strong>wp-content<\/strong> di File Manager dan pilih folder <strong>themes<\/strong>. Di dalam folder ini, ada beberapa file PHP yang menunjukkan header, footer, komentar, gambar, dan file fungsi website.<\/p><p>Apabila Anda mengedit file-file ini, perubahan akan diterapkan secara otomatis pada halaman web Anda. Misalnya, Anda bisa mengedit file header.php untuk melakukan perubahan pada header website Anda.<\/p><p>Begitu juga untuk plugin, Anda bisa mengedit file PHP plugin dari folder <strong>plugins<\/strong> dalam folder <strong>wp-content<\/strong> di folder root. Pengeditan yang dilakukan pada file ini akan langsung memengaruhi tampilan halaman web Anda. <\/p><p>Untuk <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menambahkan-kode-php-wordpress\">menambahkan kode PHP pada postingan atau halaman website<\/a>, instal plugin <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/insert-php-code-snippet\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Insert PHP Code Snippet<\/a>. Tambahkan kode PHP melalui <strong>Dashboard<\/strong> &rarr; <strong>XYZ PHP Code<\/strong> &rarr; <strong>PHPCode Snippets<\/strong>.<br><br>Pilih <strong>Add New PHP Code Snippet<\/strong> dan masukkan kode Anda pada kolom yang tersedia. Di bawah ini, kami akan mencontohkan cara menambahkan skrip PHP <strong>Hello World<\/strong> di atas tadi ke samping bagian <strong>kode PHP<\/strong>.<\/p><p>Pada <strong>Tracking Name<\/strong>, tuliskan nama untuk melabeli setiap kode PHP. Kemudian, klik tombol <strong>Create<\/strong> untuk melanjutkan.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69f21ba1e75cb\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-large wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" width=\"1318\" height=\"251\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/php-code-snippet.png\/public\" alt=\"tampilan plugin insert php code snippet untuk memasukkan kode\" class=\"wp-image-39309\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/php-code-snippet.png\/w=1318,fit=scale-down 1318w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/php-code-snippet.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/php-code-snippet.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/php-code-snippet.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/php-code-snippet.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1318px) 100vw, 1318px\" \/><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><p>Plugin ini akan menghasilkan <strong>snippet shortcode<\/strong>, yang akan menjadi kode untuk postingan atau halaman.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1720\" height=\"284\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/snippet-shortcode.png\/public\" alt=\"tampilan bagian php snippet shortcode di wordpress\" class=\"wp-image-39310\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/snippet-shortcode.png\/w=1720,fit=scale-down 1720w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/snippet-shortcode.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/snippet-shortcode.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/snippet-shortcode.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/snippet-shortcode.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1720px) 100vw, 1720px\" \/><\/figure><p>Di editor Gutenberg, tambahkan blok <strong>Shortcode<\/strong>. Kemudian, salin dan tempel snippet shortcode tadi di blok tersebut. Saat Anda melihat pratinjau website, <strong>Hello World<\/strong> akan muncul di halaman atau postingan Anda.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"875\" height=\"268\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/shortcode-php-gutenberg.png\/public\" alt=\"tampilan blok shortcode di gutenberg menampilkan kode php\" class=\"wp-image-39311\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/shortcode-php-gutenberg.png\/w=875,fit=scale-down 875w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/shortcode-php-gutenberg.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/shortcode-php-gutenberg.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2021\/01\/shortcode-php-gutenberg.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 875px) 100vw, 875px\" \/><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apakah-harus-memahami-php-untuk-menggunakan-wordpress\">Apakah Harus Memahami PHP untuk Menggunakan WordPress?<\/h2><p>Siapa pun bisa menggunakan WordPress tanpa harus menguasai PHP. Namun, PHP bisa sangat berguna apabila perlu membuat plugin atau tema di WordPress karena <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-cms\">CMS (sistem manajemen konten)<\/a> ini bersifat open-source.<\/p><p>PHP juga memiliki dokumentasi yang lengkap dan tersedia secara gratis, yang menyediakan informasi untuk pengguna dari berbagai tingkat pengetahuan.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>PHP adalah bahasa skrip server-side yang populer di bidang pengembangan web. PHP dieksekusi di server, yang kemudian diterjemahkan ke sisi klien menggunakan kode HTML. Aplikasi web browser kemudian akan menghasilkan output dari skrip PHP tersebut.<\/p><p>Beberapa manfaat untuk menggunakan PHP termasuk:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Dengan PHP, Anda bisa membuat dan menyesuaikan website toko online, blog, media sosial, dan menggunakan email.<\/li>\n\n\n\n<li>Informasi dan dokumentasi PHP banyak tersedia di internet, mulai dari dokumentasi resminya hingga tutorial online gratis.<\/li>\n\n\n\n<li>PHP sangat fleksibel serta tersedia di semua sistem operasi dan web server utama.<\/li>\n<\/ul><p>Selain itu, PHP sangat berguna bagi user WordPress karena bisa digunakan untuk membuat tema dan plugin atau menyesuaikan fungsinya. Jadi, ada baiknya Anda mempelajari PHP apabila ingin mencoba terjun ke dunia pengembangan web. Semoga berhasil!<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tanya-jawab-faq-apa-itu-php\">Tanya Jawab (FAQ) Apa Itu PHP<\/h2><div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-69442c8a83cad\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apakah PHP Merupakan Bahasa Coding?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Ya, PHP adalah bahasa skrip yang terutama digunakan untuk pengembangan web sisi server. Selain itu, karena sifatnya yang <a href=\"\/tutorial\/open-source-adalah\">open-source<\/a>, PHP sering digunakan dalam proyek-proyek lain dan pada GUI (antarmuka pengguna grafis).<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442c8a83cb3\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa Arti PHP?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>PHP adalah singkatan dari Hypertext Preprocessor. Awalnya, PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442c8a83cb4\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa Fungsi PHP?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>PHP merupakan salah satu bahasa skrip utama yang digunakan untuk membuat website yang interaktif dan dinamis. Dengan memasukkan PHP ke HTML, Anda bisa menambahkan fitur dinamis pada halaman web tanpa harus menggunakan data eksternal.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hypertext Preprocessor (PHP) adalah bahasa skrip sisi server open-source yang umum digunakan di bidang pengembangan web. Bahkan, saat ini PHP digunakan oleh 78,1% dari seluruh website yang ada di dunia, termasuk Facebook dan Wikipedia. Bahasa skrip ini tersedia di semua sistem operasi utama, seperti Linux, Microsoft Windows, dan macOS. Sebagian besar web server, termasuk Apache [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-php\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":39313,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Apa Itu PHP? Simak Arti, Contoh Penggunaan, dan Manfaatnya","rank_math_description":"PHP adalah bahasa scripting sisi server (server-side) yang banyak digunakan dalam proses web development. Cari tahu apa itu PHP di sini yuk!","rank_math_focus_keyword":"apa itu php, php adalah, fungsi php, pengertian php","footnotes":""},"categories":[7300],"tags":[6302],"class_list":["post-9904","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-php","tag-php"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/what-is-php","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/quest-ce-que-php","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/que-es-php","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/apa-itu-php","default":0},{"locale":"nl-NL","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/nl\/tutorials\/wat-is-php","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/what-is-php","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/what-is-php\/","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/what-is-php\/","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/que-es-php","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/que-es-php","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/que-es-php","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/what-is-php","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/what-is-php","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/what-is-php","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/what-is-php","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9904","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9904"}],"version-history":[{"count":21,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9904\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47183,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9904\/revisions\/47183"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}