{"id":9231,"date":"2020-04-20T16:10:15","date_gmt":"2020-04-20T16:10:15","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=9231"},"modified":"2025-12-18T23:32:48","modified_gmt":"2025-12-18T16:32:48","slug":"apa-itu-tld","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/apa-itu-tld\/","title":{"rendered":"Apa itu TLD? Pengertian TLD dan penjelasan lengkapnya"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">TLD (Top-Level Domain) atau ekstensi domain adalah bagian setelah titik terakhir dalam nama domain. Akhiran domain ini berfungsi untuk memberi tahu jenis dan tujuan website, yang bisa turut meningkatkan pengalaman pengguna.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, setiap TLD memengaruhi persepsi pengguna dalam cara yang berbeda. Oleh karena itu, Anda harus menggunakan ekstensi yang tepat dalam nama domain untuk menyampaikan pesan Anda secara akurat.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, kalau Anda ingin tahu lebih lanjut, artikel ini akan membahas berbagai jenis TLD serta contohnya. Kami juga akan membahas pengaruhnya terhadap peringkat website untuk membantu Anda memilih ekstensi terbaik untuk website Anda.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-tld\">Apa Itu TLD?<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Top-level domain<\/strong> atau<strong> <\/strong>TLD adalah bagian akhir nama domain yang terletak setelah tanda titik atau &ldquo;dot&rdquo; terakhir pada domain. Karena berada pada akhir nama domain, top-level domain terkadang juga disebut domain suffix.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya untuk <strong>hostinger.co.id<\/strong>, nama domain kami adalah <strong>hostinger<\/strong>, dan <strong>.co.id<\/strong> adalah ekstensinya. Meskipun ekstensi domain tersedia dalam berbagai jenis, hanya tiga jenis TLD yang tersedia untuk penggunaan umum: umum, bersponsor, dan kode negara.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-struktur-nama-domain\">Struktur Nama Domain<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-domain\/\">Nama domain adalah<\/a> alamat web yang diketikkan pengunjung pada aplikasi browser untuk mengakses website.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"421\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2020\/04\/struktur-url.png\/public\" alt=\"infografis yang menunjukkan struktur url\" class=\"wp-image-40253\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2020\/04\/struktur-url.png\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2020\/04\/struktur-url.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2020\/04\/struktur-url.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure>\n<\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Dari kiri ke kanan, struktur domain meliputi:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Subdomain<\/strong> &ndash; terletak di sebelah kiri second-level domain, subdomain merupakan bagian dari domain utama yang bisa menjadi alamat web sendiri. Subdomain biasanya membagi website untuk tujuan yang lebih spesifik, seperti <strong>blog.site.com<\/strong> untuk bagian blog. Namun, tidak semua domain memiliki subdomain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Second-level domain<\/strong> &ndash; sering disebut sebagai nama domain, bagian ini merupakan yang paling mudah diingat dalam struktur domain. Second-level domain terletak sebelum titik terakhir dalam domain, biasanya berisi nama brand.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Top-level domain<\/strong> &ndash; berada setelah titik terakhir dan biasanya terdiri dari dua hingga tiga huruf, seperti <strong>.com<\/strong>, <strong>.net<\/strong>, atau <strong>.co.id<\/strong>, yang bisa mewakili elemen tertentu suatu website, seperti tujuan, pemilik, atau lokasi geografisnya.<\/li>\n<\/ul><p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan adanya berbagai jenis TLD, Anda punya lebih banyak pilihan untuk mendapatkan domain incaran Anda. Sebagian besar <a href=\"\/id\/domain-murah\">tool cek domain<\/a> biasanya menyarankan nama serupa dengan TLD lain kalau opsi pilihan Anda sudah tidak tersedia.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Hostinger, misalnya, memiliki sekitar 300 <a href=\"\/id\/tld\">ekstensi domain<\/a> untuk berbagai tujuan. Tool AI domain checker kami juga bisa memasangkan variasi domain dengan TLD yang sesuai berdasarkan deskripsi brand untuk memastikan domain Anda tetap unik.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"6a7067a22a1db\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" data-wp-key=\"6a7067a22a1db\" class=\"aligncenter size-full wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" width=\"899\" height=\"808\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on--pointerdown=\"actions.preloadImage\" data-wp-on--pointerenter=\"actions.preloadImageWithDelay\" data-wp-on--pointerleave=\"actions.cancelPreload\" data-wp-on-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/diskon-domain-hostinger.png\/public\" alt=\"tampilan halaman pembelian domain menunjukkan pilihan domain\" class=\"wp-image-40091\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/diskon-domain-hostinger.png\/w=899,fit=scale-down 899w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/diskon-domain-hostinger.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/diskon-domain-hostinger.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/diskon-domain-hostinger.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 899px) 100vw, 899px\" \/><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" data-wp-bind--aria-label=\"state.thisImage.triggerButtonAriaLabel\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.thisImage.buttonRight\" data-wp-style--top=\"state.thisImage.buttonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure>\n<\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat saat memilih nama domain, mari pahami berbagai jenis TLD yang ada.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-jenis-jenis-domain-tld\">Jenis-Jenis Domain TLD<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">ICANN mengelompokkan TLD ke dalam beberapa kategori berdasarkan maksudnya. Namun, hanya tiga jenis pertama yang tersedia untuk umum.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-generic-top-level-domain-gtld\">Generic Top-level Domain: gTLD<\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">gTLD adalah domain paling umum yang memungkinkan berbagai macam user untuk menggunakannya. Contoh umum dari tipe top-level domain ini adalah:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>.com<\/strong> &ndash; awalnya dibuat untuk website komersial, TLD ini sekarang menjadi yang paling banyak digunakan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.org<\/strong> &ndash; sering dikaitkan dengan organisasi nirlaba atau badan amal.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.net<\/strong> &ndash; populer di kalangan perusahaan berbasis teknologi dan penyedia jaringan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.biz<\/strong> &ndash; melayani penggunaan komersial.<\/li>\n<\/ul><p class=\"wp-block-paragraph\">Karena saat ini semakin sulit didapatkan, ada beberapa gTLD baru yang dibuat untuk industri tertentu, seperti <strong>.online<\/strong> dan <strong>.shop<\/strong>. Tidak semua registrar domain menyediakan opsi TLD umum yang sama, jadi sebaiknya cari tahu lebih dulu sebelum membeli domain.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu diingat bahwa gTLD tertentu seperti <strong>.gov<\/strong>, <strong>.edu<\/strong>, atau <strong>.bank<\/strong> memerlukan bukti khusus yang menunjukkan bahwa Anda merupakan bagian dari komunitas atau sektor tersebut.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-sponsored-top-level-domain-stld\">Sponsored Top-level Domain: sTLD<\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">sTLD adalah ekstensi domain yang hanya boleh digunakan oleh entitas atau pemilik tertentu. Jenis TLD ini disponsori oleh organisasi swasta sehingga diperlukan otorisasi formal untuk mendaftarkannya, serta harus dilakukan melalui registrar tertentu.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Karena eksklusivitasnya, hanya ada sejumlah TLD yang disponsori dalam <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-dns\/\">sistem nama domain (DNS)<\/a> global. Saat artikel ini ditulis, registri IANA (Internet Assigned Numbers Authority) hanya mencantumkan 15 sTLD, termasuk:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>.gov<\/strong> &ndash; disponsori oleh U.S. General Services Administration untuk entitas pemerintah AS di tingkat federal, negara bagian, dan lokal.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.edu<\/strong> &ndash; disediakan oleh EDUCAUSE untuk lembaga pendidikan pascasarjana AS yang terakreditasi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.int<\/strong> &ndash; disiapkan untuk entitas yang didirikan oleh perjanjian internasional, yang diatur oleh IANA.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.mil<\/strong> &ndash; khusus untuk militer AS, yang diawasi oleh Departemen Pertahanan.<\/li>\n<\/ul><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-country-code-top-level-domain-cctld\">Country Code Top-level Domain: ccTLD<\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">TLD kode negara menunjukkan negara atau wilayah yang ditargetkan oleh alamat website menggunakan kode dua huruf berdasarkan standar <a href=\"https:\/\/www.iso.org\/iso-3166-country-codes.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ISO 3166-1 alpha 2<\/a>.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">IANA mendaftarkan lebih dari 300 ccTLD, melebihi jumlah negara yang diakui karena mencakup TLD untuk wilayah dependensi.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa contoh TLD kode negara antara lain:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>.us<\/strong> &ndash; Amerika Serikat<\/li>\n\n\n\n<li><strong>co.uk<\/strong> &ndash; Inggris Raya<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.de<\/strong> &ndash; Jerman<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.fr<\/strong> &ndash; Prancis<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.in<\/strong> &ndash; India<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.br<\/strong> &ndash; Brasil<\/li>\n<\/ul><p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahun 2010, ICANN memperkenalkan ccTLD internasional (IDN ccTLD) yang menampilkan karakter non-Latin. Ekstensi ini mendukung lebih dari 30 bahasa, termasuk bahasa Arab, Mandarin, Sirilik, dan Ibrani.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagian besar ccTLD hanya tersedia untuk penduduk negara yang bersangkutan. Namun, ada juga yang bersifat publik dan bisa dibeli dari mana saja, seperti <strong>.co<\/strong> (Kolombia) dan <strong>.tv<\/strong> (Tuvalu).<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">TLD kode negara bisa sangat bermanfaat untuk tujuan pemasaran dalam cara berikut:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Membangun reputasi lokal<\/strong> &ndash; menunjukkan bahwa bisnis Anda adalah usaha lokal, membangun kredibilitas di antara pelanggan di wilayah Anda, dan meningkatkan brand awareness secara global.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Penargetan geografis<\/strong> &ndash; sesuaikan konten, penawaran, dan pesan pemasaran Anda dengan audiens tertentu untuk meningkatkan interaksi dan angka transaksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Perlindungan brand<\/strong> &ndash; cegah penyalahgunaan nama brand oleh pesaing dengan menggunakan TLD yang berbeda.<\/li>\n<\/ul><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-infrastructure-top-level-domain\">Infrastructure Top-level Domain<\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">Satu-satunya infrastructure top-level domain yang ada adalah <strong>.arpa<\/strong>, yang merupakan singkatan dari Address and Routing Parameter Area. Domain ini disediakan oleh IANA untuk IETF atau Internet Engineering Task Force.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, domain ini hanya bisa digunakan oleh lembaga yang mengelola infrastruktur jaringan.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-test-top-level-domain-ttld\">Test Top-Level Domain (tTLD)<\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">Ekstensi ini hanya ditujukan untuk pengujian dan dokumentasi lokal, bukan untuk sistem nama domain global.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Ada 4 TLD yang termasuk dalam jenis ini:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>.test<\/strong> &ndash; disiapkan untuk menguji berbagai skenario atau software.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.example<\/strong> &ndash; digunakan sebagai penampung untuk tujuan dokumentasi saja.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.invalid<\/strong> &ndash; menampilkan nama domain yang tidak valid bila diperlukan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>.localhost<\/strong> &ndash; digunakan untuk pengujian dalam jaringan lokal.<\/li>\n<\/ul><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-manfaat-tld-untuk-seo-website\">Apa Manfaat TLD untuk SEO Website?<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun tidak memengaruhi peringkat website secara langsung, TLD bisa memengaruhi strategi <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-seo\/\">SEO website<\/a> Anda.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, menggunakan TLD yang kurang umum bisa menurunkan potensi perolehan backlink dan traffic karena sulit diingat. Di sisi lain, ekstensi domain yang sudah populer dan kredibel bisa membantu website Anda lebih menarik dan tepercaya.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">TLD kode negara juga bisa membantu Anda mendapatkan peringkat yang lebih tinggi di halaman hasil mesin pencari dan menunjukkan bahwa website Anda memiliki versi lokal. Contohnya, Hostinger memiliki esktensi <strong>.co.id<\/strong> yang menampilkan konten, harga, dan promosi dalam bahasa Indonesia.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan opsi TLD generik baru, Anda bisa menggunakan kata kunci khusus industri yang membantu meningkatkan potensi jangkauan dan strategi pemasaran secara lebih efektif dan organik.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Atau, kalau sudah menjadi klien Hostinger, Anda bisa mendapatkan Domain Bundle yang mencakup beberapa nama domain dengan ekstensi berbeda. Dengan begitu, Anda bisa melindungi brand Anda di kemudian hari karena alternatif nama domain tersebut tidak bisa dibeli lagi oleh orang lain.<\/p><p>\n\n\n        <div class=\"protip\">\n            <div class=\"protip__heading\">\n                <svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\">\n                    <path d=\"M1.49234 23.5024C1.23229 23.5024 0.972242 23.4024 0.782206 23.2123C0.562165 22.9923 0.452144 22.6822 0.502153 22.3722C0.562165 21.9221 1.14227 17.9113 3.00262 16.351C3.63274 15.8209 4.43289 15.5509 5.26305 15.5609C6.09321 15.5909 6.87335 15.9109 7.47347 16.4911C8.6937 17.6913 8.76371 19.6717 7.6435 20.9919C6.0832 22.8523 2.08245 23.4324 1.63237 23.4924C1.59236 23.4924 1.54235 23.4924 1.50234 23.4924L1.49234 23.5024ZM5.16303 17.5613C4.84297 17.5613 4.53291 17.6713 4.29287 17.8813C3.60274 18.4614 3.07264 19.9317 2.75258 21.242C4.06282 20.9219 5.5331 20.3918 6.11321 19.7017C6.55329 19.1716 6.54329 18.3814 6.0832 17.9213C5.85316 17.7013 5.5431 17.5713 5.20304 17.5613C5.19304 17.5613 5.17303 17.5613 5.16303 17.5613ZM11.7243 21.8821C11.4942 21.8821 11.2642 21.8021 11.0841 21.652C10.8541 21.462 10.7241 21.1819 10.7241 20.8819V15.9109L8.08358 13.2705H3.11264C2.81259 13.2705 2.53254 13.1404 2.3425 12.9104C2.15246 12.6803 2.07245 12.3803 2.12246 12.0902C2.19247 11.7102 2.84259 8.36953 4.70294 7.12929C6.33325 6.04909 8.96375 6.49918 10.244 6.80923C11.5442 4.96889 13.2546 3.4286 15.2349 2.33839C17.4553 1.11816 19.9858 0.518051 22.4963 0.498047C23.0464 0.498047 23.4865 0.948132 23.4865 1.49824C23.4865 5.0389 22.3763 9.97983 17.1753 13.7605C17.4853 15.0408 17.9354 17.6613 16.8552 19.2816C15.615 21.1419 12.2744 21.7921 11.8943 21.8621C11.8343 21.8721 11.7743 21.8821 11.7143 21.8821H11.7243ZM12.7245 16.181V19.6016C13.7146 19.2916 14.7948 18.7915 15.2049 18.1814C15.675 17.4812 15.605 16.091 15.385 14.9008C14.5248 15.3808 13.6346 15.8109 12.7245 16.181ZM9.66388 12.0302L11.9643 14.3307C13.1845 13.8306 14.3648 13.2204 15.485 12.5103C19.9358 9.51974 21.2361 5.60901 21.4561 2.53843C19.6157 2.67846 17.8254 3.20856 16.2051 4.09872C14.2847 5.14892 12.6544 6.68921 11.4942 8.54956C10.7841 9.65977 10.174 10.82 9.66388 12.0302ZM4.39289 11.2701H7.81353C8.1936 10.3599 8.63368 9.46974 9.11377 8.60957C7.92355 8.38953 6.51329 8.31952 5.81315 8.78961C5.19304 9.19968 4.70294 10.3099 4.39289 11.2701Z\" fill=\"#673DE6\"\/>\n                <\/svg>\n                <p class=\"protip__title\">\n                    Tahukah Anda?                <\/p>\n            <\/div>\n            <p class=\"protip__content\">Hostinger menyediakan domain gratis selama satu tahun, termasuk untuk ekstensi <strong>.com<\/strong>, dengan paket tahunan <a href=\"\/id\/web-hosting\">web hosting Premium<\/a> atau yang lebih tinggi.<\/p>\n                    <\/div>\n        \n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-mengganti-tld-website\">Cara Mengganti TLD Website<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa mengganti alamat website ke TLD lain dengan melakukan pengalihan domain. Metode ini mengalihkan semua traffic dari domain lama ke domain baru tanpa kehilangan otoritas SEO Anda.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Pengguna WordPress bisa menggunakan plugin untuk proses ini. Kami akan memandu Anda membuat redirect 301 di WordPress.<\/p><p>\n\n\n    <div class=\"domain-checker\">\n        <h3 class=\"domain-checker__heading\">Cek Domain Murah<\/h3>\n        <p class=\"domain-checker__description\">Ketik nama domain yang diinginkan dan segera cek ketersediaannya<\/p>\n        <form id=\"domain-checker-form\" class=\"domain-checker__form\" action=\"\/id\/domain-murah\">\n           <div class=\"domain-checker__icon\">\n               <svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\">\n                   <path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M15.3224 16.7375C13.9306 17.8263 12.1782 18.4752 10.2742 18.4752C5.74548 18.4752 2.07422 14.8039 2.07422 10.2752C2.07422 5.74646 5.74548 2.0752 10.2742 2.0752C14.803 2.0752 18.4742 5.74646 18.4742 10.2752C18.4742 12.1792 17.8253 13.9316 16.7366 15.3233L21.631 20.2179C22.0216 20.6084 22.0216 21.2416 21.631 21.6321C21.2405 22.0226 20.6073 22.0226 20.2168 21.6321L15.3224 16.7375ZM16.4742 10.2752C16.4742 13.6994 13.6984 16.4752 10.2742 16.4752C6.85005 16.4752 4.07422 13.6994 4.07422 10.2752C4.07422 6.85103 6.85005 4.0752 10.2742 4.0752C13.6984 4.0752 16.4742 6.85103 16.4742 10.2752Z\" fill=\"#1D1E20\"\/>\n               <\/svg>\n           <\/div>\n            <input\n                    class=\"domain-checker__input\"\n                    name=\"domain\" type=\"text\"\n                    placeholder=\"Ketik domain yang diinginkan\"\n                    value=\"\"\n            \/>\n            <input id=\"domain-submit\"\n                   type=\"submit\"\n                   value=\"Cek Domain\"\n                   class=\"domain-checker__button\"\/>\n        <\/form>\n    <\/div>\n\n\n\n\n\n<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Cara lainnya, redirect domain dari akun hosting atau registrar domain Anda. Setelah <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-membeli-domain\/\">membeli domain baru<\/a>, pengguna Hostinger bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk menyiapkan redirect URL dari hPanel:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Login ke akun hosting Anda lalu buka halaman <strong>Website<\/strong>. Klik tombol <strong>Dashboard<\/strong> di samping website yang ingin Anda alihkan.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1038\" height=\"346\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/menu-dashboard-website-hpanel.png\/w=1024,h=1024,fit=scale-down\" alt=\"tampilan menu website di hpanel dengan tombol dashboard yang dipilih\" class=\"wp-image-38087\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/menu-dashboard-website-hpanel.png\/w=1038,fit=scale-down 1038w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/menu-dashboard-website-hpanel.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/menu-dashboard-website-hpanel.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/menu-dashboard-website-hpanel.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/menu-dashboard-website-hpanel.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1038px) 100vw, 1038px\" \/><\/figure>\n<\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Buka <strong>Domain<\/strong> &rarr; <strong>Redirect<\/strong> di sidebar kiri.<\/li>\n\n\n\n<li>Isi informasi yang diperlukan:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Redirect<\/strong> &ndash; pilih domain yang ingin Anda alihkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>\/path<\/strong> &ndash; kalau diperlukan, tentukan jalur khusus untuk dialihkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Alihkan ke URL atau IP<\/strong> &ndash; pilih jenis tujuan yang Anda inginkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Alihkan ke<\/strong> &ndash; masukkan tujuan ke mana domain akan dialihkan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"6a7067a22ed32\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" data-wp-key=\"6a7067a22ed32\" class=\"aligncenter size-large wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" width=\"1132\" height=\"538\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on--pointerdown=\"actions.preloadImage\" data-wp-on--pointerenter=\"actions.preloadImageWithDelay\" data-wp-on--pointerleave=\"actions.cancelPreload\" data-wp-on-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2020\/04\/fitur-redirect-hpanel.png\/w=1024,h=1024,fit=scale-down\" alt=\"tampilan bagian domain di hpanel menunjukkan opsi redirect\" class=\"wp-image-40282\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2020\/04\/fitur-redirect-hpanel.png\/w=1132,fit=scale-down 1132w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2020\/04\/fitur-redirect-hpanel.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2020\/04\/fitur-redirect-hpanel.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2020\/04\/fitur-redirect-hpanel.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2020\/04\/fitur-redirect-hpanel.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1132px) 100vw, 1132px\" \/><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" data-wp-bind--aria-label=\"state.thisImage.triggerButtonAriaLabel\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.thisImage.buttonRight\" data-wp-style--top=\"state.thisImage.buttonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure>\n<\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\">\n<li>Klik <strong>Buat<\/strong> setelah Anda selesai.<\/li>\n<\/ol><p>\n\n\n<div class=\"announcement-block announcement-block--important\">\n            <span class=\"announcement-block__heading\">\n                <svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\">\n                    <path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\"\n                          d=\"M12 22.5C17.799 22.5 22.5 17.799 22.5 12C22.5 6.20101 17.799 1.5 12 1.5C6.20101 1.5 1.5 6.20101 1.5 12C1.5 17.799 6.20101 22.5 12 22.5ZM13.637 7.65198C13.637 6.74791 12.9041 6.01501 12 6.01501C11.0959 6.01501 10.363 6.74791 10.363 7.65198C10.5335 9.53749 10.875 13.383 10.875 13.383C10.875 14.0043 11.3787 14.508 12 14.508C12.6213 14.508 13.125 14.0043 13.125 13.383V13.38L13.637 7.65198ZM11.9927 15.714C11.3714 15.714 10.8677 16.2177 10.8677 16.839C10.8677 17.4603 11.3714 17.964 11.9927 17.964H12.0073C12.6286 17.964 13.1323 17.4603 13.1323 16.839C13.1323 16.2177 12.6286 15.714 12.0073 15.714H11.9927Z\"\n                          fill=\"#FEA419\"\/>\n                <\/svg>\n                Important\n            <\/span>\n            <p class=\"announcement-block__content\">\n                <strong>Penting!<\/strong> <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-backup-website\/\">Backup website<\/a> Anda sebelum melakukan migrasi ke domain baru agar data Anda tidak hilang.\n            <\/p><\/div>\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Top-level domain atau TLD adalah akhiran yang terletak setelah titik terakhir dalam nama domain. TLD membantu pengguna mengenali tujuan, pemilik, dan lokasi website tanpa harus melihat kontennya sehingga turut membantu strategi pemasaran dan SEO website.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, blog dan website bisnis biasanya menggunakan gTLD seperti <strong>.com<\/strong> untuk menunjukkan bahwa websitenya ditujukan untuk aktivitas komersial atau status khusus lainnya. ccTLD seperti <a href=\"\/id\/tld\/domain-co-id\">.co.id<\/a>, <strong>.in<\/strong>, atau <strong>.de<\/strong> bisa membantu memperkenalkan brand Anda di wilayah tertentu, sedangkan sTLD seperti <strong>.gov<\/strong> menunjukkan tujuan utama website tersebut.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Semoga artikel ini membantu Anda memahami apa itu TLD beserta manfaatnya untuk website Anda, ya. Kalau masih memiliki pertanyaan, lihat bagian FAQ di bawah ini atau silakan sampaikan lewat kolom komentar.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tanya-jawab-faq-apa-itu-tld\">Tanya Jawab (FAQ) Apa Itu TLD<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian ini akan menjawab beberapa pertanyaan umum tentang apa itu TLD (top-level domain).<\/p><div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-69442cb0c95d8\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Seberapa Pentingkah TLD?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>TLD membantu menunjukkan tujuan website, memperkenalkan brand, dan membangun kepercayaan pengunjung. TLD juga memengaruhi SEO secara tidak langsung serta penargetan geografis sehingga sangat berguna untuk membangun reputasi online, kredibilitas, dan strategi digital marketing yang berhasil.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442cb0c95db\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Siapa yang Mengelola TLD?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Pengelola TLD adalah ICANN, yang bertugas untuk mengelola top level domain di internet. Lembaga ini mendelegasikan tanggung jawab kepada registri tertentu, seperti Verisign untuk <strong>.com<\/strong> dan Public Interest Registry (PIR) untuk <strong>.org<\/strong>.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442cb0c962c\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apakah TLD Bisa Disesuaikan dengan Keinginan?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Siapa pun bisa menggunakan ekstensi domain umum. Namun, TLD bersponsor dan kode negara mungkin hanya bisa didapatkan oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki bukti domisili atau keanggotaan dalam komunitas tertentu. Selain itu, organisasi dengan kebutuhan khusus bisa mengajukan permohonan untuk membuat dan mengelola TLD generik baru dengan persetujuan ICANN.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442cb0c962e\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa TLD yang Paling Populer?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Statista melaporkan bahwa <a href=\"https:\/\/www.statista.com\/statistics\/265677\/number-of-internet-top-level-domains-worldwide\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">46%<\/a> website global menggunakan ekstensi domain <strong>.com<\/strong> sehingga TLD ini merupakan yang paling populer saat ini. TLD lain yang banyak digunakan adalah <strong>.org<\/strong>, <strong>.ru<\/strong>, <strong>.de<\/strong>, dan <strong>.net<\/strong>, sementara <strong>.org<\/strong> digunakan oleh 4,5% website yang ada.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TLD (Top-Level Domain) atau ekstensi domain adalah bagian setelah titik terakhir dalam nama domain. Akhiran domain ini berfungsi untuk memberi tahu jenis dan tujuan website, yang bisa turut meningkatkan pengalaman pengguna. Selain itu, setiap TLD memengaruhi persepsi pengguna dalam cara yang berbeda. Oleh karena itu, Anda harus menggunakan ekstensi yang tepat dalam nama domain untuk [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-tld\/\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Apa Itu TLD? Pengertian Top-Level Domain dan Fungsinya","rank_math_description":"TLD adalah ekstensi domain yang biasanya menjelaskan niche atau industri website Anda. Baca apa itu TLD selengkapnya di artikel ini yuk!","rank_math_focus_keyword":"apa itu tld, tld","footnotes":""},"categories":[4983],"tags":[4890,8909,8118,8096,8908],"class_list":["post-9231","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-web-development","tag-domain","tag-glosarium-website","tag-tld","tag-top-level-domain","tag-website-domain-domain-website"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/what-is-tld","default":0},{"locale":"pt-BR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/br\/tutoriais\/o-que-e-tld\/","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/domaine-de-premier-niveau-tld\/","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/que-es-un-tld\/","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/apa-itu-tld\/","default":0},{"locale":"de-DE","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/de\/tutorials\/was-ist-eine-top-level-domain\/","default":0},{"locale":"it-IT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/it\/tutorial\/cos-e-un-dominio-di-primo-livello\/","default":0},{"locale":"nl-NL","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/nl\/tutorials\/wat-is-een-tld\/","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/what-is-tld","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/what-is-tld","default":0},{"locale":"en-GB","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/what-is-tld","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/what-is-tld","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/what-is-tld","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/what-is-tld","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/what-is-tld","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/que-es-un-tld\/","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/que-es-un-tld\/","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/que-es-un-tld\/","default":0},{"locale":"pt-PT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pt\/tutoriais\/o-que-e-tld\/","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9231"}],"version-history":[{"count":23,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9231\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47207,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9231\/revisions\/47207"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}