{"id":9217,"date":"2020-04-20T19:33:24","date_gmt":"2020-04-20T19:33:24","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=9217"},"modified":"2024-05-03T16:48:25","modified_gmt":"2024-05-03T09:48:25","slug":"install-postgresql-ubuntu","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/install-postgresql-ubuntu","title":{"rendered":"Cara install PostgreSQL di Ubuntu dan penggunaannya"},"content":{"rendered":"<p>Pada artikel ini, Anda akan mempelajari cara install PostgreSQL pada <a href=\"https:\/\/www.ubuntu.com\/desktop\/developers\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ubuntu<\/a>. Tutorial ini menggunakan repositori default Ubuntu yang dilengkapi dengan paket PostgreSQL. Namun sebelum itu, mari pahami dulu apa itu Relational Database.<\/p><p>Relational Database adalah komponen utama dari berbagai aplikasi dan website. Relational database dapat mengelola data dan menjaganya agar tetap konsisten. Salah satu keuntungan dari menggunakan relational database adalah dapat mengurutkan data dan mengaksesknya kapanpun.<\/p><p>Ada beberapa relational database selain <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/apa-itu-mysql\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">MySQL<\/a>, salah satunya adalah PostgreSQL. PostgreSQL sangat populer dan digunakan oleh banyak aplikasi.<\/p><p>Karena bersifat open source, PostgreSQL dapat digunakan di berbagai OS, termasuk sistem berbasis Unix.<\/p><p>Menginstall PostgreSQL termasuk mudah. Namun, sebelum menginstallnya, Anda perlu membuat database beserta role usernya.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Linux-Commands-Cheatsheet-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27615\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-install-postgresql-ubuntu\">Cara Install PostgreSQL Ubuntu<\/h2><p>Perlu diingat, sebelum menginstall PostgreSQL, Anda perlu mengakses VPS Anda melalui SSH. Lihat <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/cara-menggunakan-putty-untuk-ssh-ke-vps\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tutorial Putty<\/a> untuk mempelajari lebih lanjut!<\/p><p>Anda dapat memulai proses ini dengan menggunakan apt untuk mengupdate local package index:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo apt update<\/pre><p>Setelah itu, install PostgreSQL dan gunakan package contrib untuk mendapatkan fitur tambahan. Berikut adalah command yang dapat Anda gunakan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo apt install postgresql postgresql-contrib<\/pre><p>Command tersebut akan menginstall PostgreSQL. Untuk menggunakannya, Anda memerlukan beberapa konfigurasi dasar.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/hosting-vps\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29630\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-verifikasi-postgresql-pada-ubuntu\">Cara Verifikasi PostgreSQL pada Ubuntu<\/h2><p>Kini Anda telah menyelesaikan proses install PostgreSQL Ubuntu. Sekarang, Anda perlu m<span class=\"tlid-translation translation\" lang=\"id\"><span class=\"\" title=\"\">emverifikasi Portgre yang telah diinstal dengan menghubungkannya ke database PostgreSQL menggunakan psql.<\/span><\/span><\/p><p>Psql merupakan utilitas command line yang digunakan untuk mengontak server PostgreSQL. Command ini akan menampilkan versi dari server yang digunakan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo -u postgres psql -c \"SELECT version();\"<\/pre><p>Untuk masuk ke PostgreSQL sebagai user postgre, Anda dapat menggunakan psql. Jalankan command berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo su &ndash; postgres<\/pre><p>Lalu, untuk menggunakan PostgreSQL, ketikkan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">psql<\/pre><p>Command tersebut akan memberikan akses ke instance PostgreSQL. Sedangkan untuk keluar, masukkan command:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">\\q<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-membuat-role-dan-user\">Membuat Role dan User<\/h3><p>Untuk membuat role, masuklah ke akun postgre, seperti yang Anda lakukan sebelumnya. Setelah Anda memasuki konsol Postgre, Anda dapat membuat role baru dengan mengetikkan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">createrole --interactive<\/pre><p>Command tersebut akan meminta Anda untuk menamai role dan menanyakan status permission superusernya. Anda juga dapat membuat user baru dengan command:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">createuser &ndash;interactive<\/pre><p>Anda dapat menggunakan cara lain dengan menjalankan command dibawah ini melalui command prompt normal:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo -u postgres createuser &ndash;interactive<\/pre><p>Proses ini juga akan meminta Anda untuk memasukkan nama user. Command createuser dapat digunakan dengan beberapa opsi yang dapat dicek dengan menggunakan createuser.<\/p><p>Selesai, Anda tlah berhasil membuat user baru. Setelah ini, Anda dapat membuat database.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-membuat-database\">Membuat Database<\/h3><p>PostgreSQL menyamakan nama role dengan nama database. Yang berarti, jika Anda membuat akun dengan username &ldquo;testPostgres&rdquo;, maka rolenya akan mengakses database bernama &ldquo;testPostgres&rdquo;.<\/p><p>Dari konsol Postgre, Anda dapar membuat database dengan menggunakan:<\/p><p>createdb testPostgres<\/p><p>Jika Anda tidak menggunakan Postgres SQL, Anda dapat menggunakan command di bawah ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo -u postgres created testPostgres<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-validasi-role-baru\">Validasi Role Baru<\/h3><p>Pertama, Anda dapat membuat user Linux dengan nama yang sama seperti DB Postgre dan rolenya. Langkah ini dapat dilakukan dengan akun non-root melalui akses sudo. Untuk membuat user Linux baru, Anda dapat gunakan command seperti:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo adduser testPostgres<\/pre><p>Ganti &lsquo;testPostgres&rsquo; dengan nama yang sesuai.<\/p><p>Setelah Anda membuat akunnya, akses akun tersebut dan sambungkan ke database dengan menggunakan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo -u testPostgres psql<\/pre><p>Untuk berganti ke database lain, tentukan nama database dengan menggunakan command:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">psql -d sampleUser<\/pre><p>Setelah berhasil masuk, periksa koneksi database menggunakan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">\\conninfo<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menjalankan-postgre-basic-dml\">Menjalankan Postgre Basic DML<\/h3><p>Postgre menggunakan syntax yang serupa dengan database lain untuk aksi create, delete dan update tabel. Anda dapat membuat tabel baru dan mendeskripsikan definisinya dengan menggunakan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">\\d &lt;TableName&gt;<\/pre><p>Jika Anda ingin menampilkan tabel secara acak, gunakan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">\\dt &lt;TableName&gt;<\/pre><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>Berikut tadi adalah pemahaman dasar untuk menggunakan Postgre. Sekarang, Anda tahu bagaimana cara install PostgreSQL Ubuntu dan mengerti pengaturan dasarnya seperti membuat user, role, dan database.<\/p><p>Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memahami Postgre&nbsp; Ubuntu. Anda dapat menemukan informasi tentang Postgre sebagai database di internet. Selamat mencoba!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada artikel ini, Anda akan mempelajari cara install PostgreSQL pada Ubuntu. Tutorial ini menggunakan repositori default Ubuntu yang dilengkapi dengan paket PostgreSQL. Namun sebelum itu, mari pahami dulu apa itu Relational Database. Relational Database adalah komponen utama dari berbagai aplikasi dan website. Relational database dapat mengelola data dan menjaganya agar tetap konsisten. Salah satu keuntungan [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/install-postgresql-ubuntu\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":116,"featured_media":9236,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"","rank_math_description":"Bingung bagaimana caranya install PostgreSQL Ubuntu pada perangkat Ubuntu Anda? Klik judul untuk mengetahui lebih lanjut.","rank_math_focus_keyword":"install postgresql ubuntu, cara install postgresql","footnotes":""},"categories":[5096],"tags":[8910,7838,5285,8833,8834,8862,8911,8875,5639],"class_list":["post-9217","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-vps","tag-buntu","tag-database","tag-linux","tag-postgre","tag-postgresql","tag-tutorial-linux","tag-tutorial-postgre","tag-tutorial-ubuntu","tag-vps"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/how-to-install-postgresql-on-ubuntu","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/instalar-postgresql-ubuntu","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/install-postgresql-ubuntu","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/how-to-install-postgresql-on-ubuntu","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/how-to-install-postgresql-on-ubuntu","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/how-to-install-postgresql-on-ubuntu","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/que-son-hooks-wordpress-8","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/que-son-hooks-wordpress-8","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/instalar-postgresql-ubuntu","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/how-to-install-postgresql-on-ubuntu","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/how-to-install-postgresql-on-ubuntu","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/how-to-install-postgresql-on-ubuntu","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/how-to-install-postgresql-on-ubuntu","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9217","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/116"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9217"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9217\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35765,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9217\/revisions\/35765"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9236"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9217"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9217"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9217"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}