{"id":8962,"date":"2019-12-04T08:25:22","date_gmt":"2019-12-04T08:25:22","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=8962"},"modified":"2024-05-03T16:33:56","modified_gmt":"2024-05-03T09:33:56","slug":"ssh-tanpa-password","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/ssh-tanpa-password","title":{"rendered":"Cara setting SSH tanpa password di perangkat Linux"},"content":{"rendered":"<p>SSH atau Secure Shell merupakan protokol jaringan open-source yang bisa Anda gunakan untuk login ke server dan menjalankan perintah secara jarak jauh, dan ini penting bagi pengguna VPS. Sementara itu, SCP (Secure Copy Protocol) yang berbasis SSH bisa digunakan untuk menyalin file dari satu komputer ke yang lainnya. Dalam tutorial ini, kami akan membahas cara setup ssh tanpa password pada Linux.<\/p><p>Ada dua cara untuk mengaktifkan SSH:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Autentikasi berbasis password<\/li>\n\n\n\n<li>Autentikasi berbasis kunci publik (public key)<\/li>\n<\/ul><p>Nah, autentikasi berbasis kunci publik inilah yang sering disebut dengan SSH tanpa password.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Linux-Commands-Cheatsheet-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27615\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><p>\n\n\n\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-kegunaan-ssh-tanpa-password\">Apa Kegunaan SSH Tanpa Password?<\/h2><p>Terkadang, user merasa sedikit kesulitan untuk mengingat opsi yang terproteksi password. Opsi ini juga cukup merepotkan ketika user bekerja di environment yang mengharuskan mereka memasukkan password berkali-kali.<\/p><p>Keuntungan untuk menggunakan SSH tanpa password di antaranya:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mudah dan dengan login noninteraktif. User tidak harus mengetikkan password untuk tiap sesi baru<\/li>\n\n\n\n<li>Lebih aman daripada password karena dapat berjalan pada kriptografi <em>public-private key<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Lebih andal dan tepercaya<\/li>\n\n\n\n<li>Pengelolaan autentikasi dan otorisasi yang lebih baik<\/li>\n\n\n\n<li>Solusi yang tepat untuk infrastruktur besar maupun kecil<\/li>\n\n\n\n<li>Mudah dibuat dan dikelola<\/li>\n<\/ul><p>Untuk menggunakan SSH tanpa password, Anda harus membuat public key (kunci publik). Dalam tutorial ini, kami akan fokus pada SSH versi 2, yang merupakan versi terbaru dengan protokol yang lebih aman.<\/p><p>Untuk memulai cara setting SSH tanpa password, Anda harus login ke server VPS melalui SSH terlebih dahulu.<\/p><p>Pertama, cek apakah kunci SSH untuk perangkat client sudah ada agar tidak saling timpa dengan konfigurasi yang ada. Untuk mencari tahu, Anda bisa menggunakan perintah di bawah ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">ls -al ~\/.ssh\/id_*.pub<\/pre><p>Jika kunci sudah ada, lewati langkah pembuatan kunci SSH, timpa setup saat ini, atau buat backup untuk kunci yang ada. Jika kunci SSH belum ada, Anda akan melihat output berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">ls: cannot access \/users\/appsadm\/.ssh\/id_*.pub: No such file or directory<\/pre><p>Setelahnya, Anda bisa melanjutkan ke proses membuat kunci SSH.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29634\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-ssh-tanpa-password-pada-ubuntu-dan-centos\">SSH Tanpa Password pada Ubuntu dan CentOS:<\/h2><p>Untuk membuat kunci publik maupun privat pada Ubuntu atau CentOS, gunakan perintah berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">ssh-keygen -t rsa<\/pre><p>Opsi -t berarti <em>type<\/em> (tipe\/jenis), sedangkan RSA adalah protokol yang digunakan untuk membuat kunci. RSA merupakan tipe default, tapi Anda bisa menggunakan perintah yang lebih sederhana, yaitu <strong>ssh-keygen<\/strong>.<\/p><p>Nilai (value) kunci default ini adalah 2048 bit. Namun, jika menginginkan keamanan yang lebih kuat, Anda bisa menggantinya menjadi 4096 bit. Untuk hal ini, gunakan perintah berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">ssh-keygen -t rsa -b 4096<\/pre><p>Proses ini berlangsung secara interaktif, Anda mungkin akan mendapatkan beberapa pertanyaan seperti:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Masukkan file yang akan Anda gunakan untuk menyimpan kunci (\/home\/.ssh.id_rsa)<\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan passphrase (biarkan kosong jika tidak ada passphrase)<\/li>\n<\/ul><p>Jika ingin menggunakan nilai default, cukup tekan enter untuk kedua pertanyaan ini. Passphrase atau frasa sandi berfungsi untuk mengenkripsi kunci privat; tapi langkah ini tidak wajib dan boleh kosong.&nbsp; Kunci privat akan disimpan di lokasi default, yaitu <strong>.ssh\/id_rsa<\/strong>.<\/p><p>Kunci publik akan disimpan di dalam file <strong>.ssh\/id_rsa.pub<\/strong>. Selesai! Anda sudah berhasil membuat kunci. Setelahnya, Anda bisa memverifikasi file menggunakan editor apa pun.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menyalin-kunci-publik-untuk-mengaktifkan-ssh-tanpa-password\">Menyalin Kunci Publik untuk Mengaktifkan SSH Tanpa Password<\/h2><p>Ada 4 cara menyalin kunci publik ke perangkat yang Anda tuju:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menggunakan perintah ssh-copy-id<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan <a href=\"\/id\/tutorial\/hpanel-tutorial\">hPanel<\/a><\/li>\n\n\n\n<li>Menyalin kunci publik menggunakan SSH<\/li>\n\n\n\n<li>Menyalin kunci publik secara manual<\/li>\n<\/ul><p>Opsi pertama merupakan yang paling cepat dan paling kami rekomendasikan. Perintah <strong>ssh-copy-id<\/strong><strong>&nbsp;<\/strong>secara default sudah disertakan pada sistem variasi Linux.<\/p><p>Namun, apabila Anda menjumpai masalah terkait <strong>ssh-copy-id<\/strong> atau bahkan sama sekali tidak bisa mengakses perintah ini, gunakan opsi lainnya pada poin di atas.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-metode-1-gunakan-perintah-ssh-copy-id\">Metode 1: Gunakan perintah ssh-copy-id<\/h3><p>Sintaksis dasar untuk menggunakan perintah ini adalah:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">ssh-copy-id remote_username@remote_IP_Address<\/pre><p>Kemudian, akan muncul permintaan untuk kata sandi perangkat <em>remote<\/em>. Setelah autentikasi berhasil, kunci publik SSH yang dihasilkan akan ditambahkan ke file authorized_keys perangkat <em>remote<\/em>. Setelah Anda menambahkan entri, koneksi akan otomatis ditutup.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\">Metode 2: Menggunakan hPanel<\/h3><p>Apabila Anda adalah user Hostinger, Anda bisa menggunakan hPanel untuk melakukan tugas ini tanpa perlu ribet.<\/p><p>Cukup ikuti langkah-langkah berikut untuk mengaktifkan SSH tanpa password di hPanel:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka file <strong>id_rsa.pub<\/strong> yang tadi sudah dibuat, dan biarkan terbuka karena Anda akan membutuhkannya nanti.<\/li>\n\n\n\n<li>Login ke akun hosting Anda dan buka menu <strong>VPS<\/strong>, lalu pilih server yang diinginkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih <strong>Pengaturan &rarr; SSH key<\/strong>, kemudian klik <strong>Tambah SSH key<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1310\" height=\"608\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/10\/menambahkan-ssh-key-di-vps-hpanel.png\/public\" alt=\"menambahkan ssh key di vps hpanel\" class=\"wp-image-31515\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/10\/menambahkan-ssh-key-di-vps-hpanel.png\/w=1310,fit=scale-down 1310w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/10\/menambahkan-ssh-key-di-vps-hpanel.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/10\/menambahkan-ssh-key-di-vps-hpanel.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/10\/menambahkan-ssh-key-di-vps-hpanel.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/10\/menambahkan-ssh-key-di-vps-hpanel.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1310px) 100vw, 1310px\" \/><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li>Setelah itu, Anda akan melihat pop-up untuk menambahkan SSH key. Isi kolom <strong>Nama<\/strong> dengan lokasi penyimpanan yang diinginkan, lalu paste (tempel) isi file <strong>id_rsa.pub<\/strong> di kolom <strong>SSH key<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"496\" height=\"406\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/10\/popup-di-hpanel-untuk-menambahkan-nama-dan-ssh-key-untuk-ssh-tanpa-password.png\/public\" alt=\"popup di hpanel untuk menambahkan nama dan ssh key untuk ssh tanpa password\" class=\"wp-image-31516\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/10\/popup-di-hpanel-untuk-menambahkan-nama-dan-ssh-key-untuk-ssh-tanpa-password.png\/w=496,fit=scale-down 496w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/10\/popup-di-hpanel-untuk-menambahkan-nama-dan-ssh-key-untuk-ssh-tanpa-password.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/10\/popup-di-hpanel-untuk-menambahkan-nama-dan-ssh-key-untuk-ssh-tanpa-password.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 496px) 100vw, 496px\" \/><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\">\n<li>Selesai! Setelah menambahkan SSH key, Anda pun bisa menggunakan SSH tanpa password.<\/li>\n<\/ol><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-metode-3-salin-kunci-publik-menggunakan-ssh\">Metode 3: Salin kunci publik menggunakan SSH<\/h3><p>Metode ini menggunakan SSH untuk menyalin kunci privat. Anda bisa melakukan metode ini jika memiliki akses SSH berbasis password ke server. Untuk menjalankan metode ini, gunakan perintah di bawah ini. Cukup masukkan username pengguna dan alamat IP perangkat <em>remote<\/em>.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat ~\/.ssh\/id_rsa.pub | ssh remote_username@remote_ip_address \"mkdir -p ~\/.ssh &amp;&amp; cat &gt;&gt; ~\/.ssh\/authorized_keys\"<\/pre><p>Perintah ini akan menambahkan entri ke file authorized_key di perangkat <em>remote<\/em>.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-metode-4-salin-kunci-publik-secara-manual\">Metode 4: Salin kunci publik secara manual<\/h3><p>Jika dua metode sebelumnya tidak berhasil, Anda bisa menggunakan metode ini. Namun, metode ini sedikit lebih sulit karena Anda harus melakukannya secara manual. Anda harus menambahkan konten file <strong>id_rsa.pub&nbsp;<\/strong>ke file <strong>~\/.ssh\/authorized_keys <\/strong>milik server remote.<\/p><p>Pada <em>source method<\/em>, Anda bisa menampilkan konten file<strong> id_rsa.pub<\/strong> menggunakan editor vi atau perintah cat:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat ~\/.ssh\/id_rsa.pub<\/pre><p>Perintah ini akan menampilkan output berisi kunci yang diawali dengan ssh-rsa. Salin kode tersebut, kemudian login ke server remote dan buat file .ssh jika belum ada.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">mkdir -p ~\/.ssh<\/pre><p>Anda juga bisa membuat file authorized_keys dengan cara yang sama. Tambahkan kunci publik SSH yang sudah Anda salin ke file kosong seperti berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">echo SSH_public_key &gt;&gt; ~\/.ssh\/authorized_keys<\/pre><p><strong>SSH_public_key <\/strong>adalah kunci publik yang Anda salin dari perangkat sumber. Kunci tersebut dimulai dengan <strong>ssh-rsa<\/strong>.<\/p><p>Setelah menyalin kunci, Anda bisa memberikan izin yang dibutuhkan pada direktori .ssh server <em>remote<\/em> menggunakan perintah chmod.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">chmod -766 ~\/.ssh<\/pre><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-lakukan-pengujian-untuk-ssh-tanpa-password\">Lakukan Pengujian untuk SSH Tanpa Password<\/h2><p>Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, Anda sudah berhasil mengaktifkan SSH tanpa password dan konfigurasi dasarnya. Untuk mengujinya, Anda bisa mengakses server remote melalui server sumber. Sintaksis perintah tersebut adalah seperti berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">ssh remote_username@remote_IP_Address<\/pre><p>Jika semuanya sudah benar, Anda bisa login secara otomatis tanpa harus memasukkan password.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-menonaktifkan-ssh-tanpa-password\">Cara Menonaktifkan SSH Tanpa Password<\/h2><p>Jika tidak ingin lagi menggunakan SSH tanpa password, Anda bisa menonaktifkannya dalam beberapa langkah. Untuk melakukannya, buka file konfigurasi SSH di <strong>\/etc\/ssh\/ssh_config<\/strong>.<\/p><p>Anda bisa menggunakan editor apa pun. Pada contoh ini, kami menggunakan nano. Di sini, Anda akan menemukan entri dengan tulisan <strong>PasswordAuthentication<\/strong>. Ubah baris ini menjadi seperti berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">PasswordAuthentication no\nChallengeResponseAuthentication no\nUsePAM no<\/pre><p>Setelah itu, simpan file dan mulai ulang SSH. Berikut cara melakukannya pada Ubuntu 22.04:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo systemctl restart ssh<\/pre><p>Untuk CentOS 7, perintahnya adalah sebagai berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo systemctl restart sshd<\/pre><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>Selesai! Anda kini sudah mempelajari cara <em>setting<\/em> SSH tanpa password. Melalui artikel ini, kami juga telah membahas pengaturan, konfigurasi, dan cara menonaktifkannya. Semoga Anda terbantu dengan artikel ini!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SSH atau Secure Shell merupakan protokol jaringan open-source yang bisa Anda gunakan untuk login ke server dan menjalankan perintah secara jarak jauh, dan ini penting bagi pengguna VPS. Sementara itu, SCP (Secure Copy Protocol) yang berbasis SSH bisa digunakan untuk menyalin file dari satu komputer ke yang lainnya. Dalam tutorial ini, kami akan membahas cara [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/ssh-tanpa-password\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Cara Setting SSH Tanpa Password di Perangkat Linux","rank_math_description":"Artikel ini membahas cara setting SSH tanpa password dengan panduan langkah demi langkah yang mudah dipahami. Baca selengkapnya di sini!","rank_math_focus_keyword":"ssh tanpa password","footnotes":""},"categories":[5096],"tags":[5285,5082],"class_list":["post-8962","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-vps","tag-linux","tag-ssh"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/how-to-setup-passwordless-ssh","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/comment-configurer-ssh-sans-mot-de-passe","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/configurar-ssh-sin-contrasena-linux","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/ssh-tanpa-password","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/how-to-setup-passwordless-ssh","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/how-to-setup-passwordless-ssh\/","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/how-to-setup-passwordless-ssh\/","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/configurar-ssh-sin-contrasena-linux","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/configurar-ssh-sin-contrasena-linux","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/configurar-ssh-sin-contrasena-linux","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/how-to-setup-passwordless-ssh","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/how-to-setup-passwordless-ssh","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/how-to-setup-passwordless-ssh","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/how-to-setup-passwordless-ssh","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8962","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8962"}],"version-history":[{"count":16,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8962\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35755,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8962\/revisions\/35755"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8962"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8962"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8962"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}