{"id":8724,"date":"2022-11-07T11:55:28","date_gmt":"2022-11-07T04:55:28","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=8724"},"modified":"2023-01-18T15:34:53","modified_gmt":"2023-01-18T08:34:53","slug":"cat-command-linux","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/cat-command-linux","title":{"rendered":"Cat command Linux: cara kerja &#038; contoh penggunaannya"},"content":{"rendered":"<p>Command <strong>cat<\/strong> adalah salah satu <a href=\"\/id\/tutorial\/perintah-dasar-linux\">perintah Linux<\/a> yang wajib Anda pelajari. Namanya diambil dari kata &lsquo;Concatenate&rsquo;, yang berfungsi untuk membuat, menggabungkan, atau menampilkan file di layar output standar atau ke file lain, dan banyak lagi.<\/p><p>Anda tidak perlu menginstall apa pun karena command ini sudah disertakan secara default dengan package <strong>coreutils<\/strong> pada sistem berbasis Debian atau Red Hat.<\/p><p>Nah, di tutorial ini, kami akan membahas cara menggunakan cat command Linux beserta fitur-fiturnya. Yuk, langsung mulai saja!<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Linux-Commands-Cheatsheet-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27615\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-syntax-cat-command\">Syntax Cat Command<\/h2><p>Sebelum mulai menggunakan command ini, Anda perlu login ke VPS dulu menggunakan <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menggunakan-putty-untuk-ssh-ke-vps\">SSH<\/a>. Setelah itu Anda bisa mulai mempelajari syntax dasarnya. Command ini menggunakan nama file sebagai argumen beserta opsi untuk menentukan operasi tertentu.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat [OPSI] [FILE]<\/pre><p>Untuk melihat opsi apa saja yang tersedia, ketik cat <b>-help<\/b> di terminal.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\">Membuat File dengan Cat Command<\/h3><p>Dengan perintah cat di Linux, Anda bisa membuat file dan menambahkan teks ke dalamnya. Lakukan dengan menggunakan operator redirect <b>&gt; <\/b>untuk mengarahkan teks ke dalam file.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat &gt; namafile.txt<\/pre><p>Setelah itu file akan dibuat, dan Anda bisa mulai mengisinya dengan teks. Untuk menambahkan beberapa baris teks, tekan tombol <b>Enter<\/b> di akhir setiap baris. Kemudian, tekan tombol <b>CTRL + D<\/b> untuk keluar dari file.<\/p><p>Untuk memastikan bahwa file dibuat dengan command di atas, cukup gunakan command <strong>ls<\/strong> di terminal seperti di bawah ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">ls -l<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\">Melihat Isi File dengan Cat Linux<\/h3><p>Di bawah ini merupakan salah satu penggunaan cat command Linux yang paling umum. Tanpa penggunaan opsi apa pun, command ini akan membaca isi file dan menampilkannya di konsol.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat namafile.txt<\/pre><p>Agar isi file yang ditampilkan tidak terlalu panjang, Anda bisa menambahkan opsi <b>| more<\/b>. Dengan opsi ini, Anda bisa menampilkan isi file secara lebih singkat, tapi bisa memilih untuk melihat lebih banyak konten.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat namafile.txt | more<\/pre><p>Atau, Anda bisa menampilkan isi dari beberapa file sekaligus. Sebagai contoh, untuk menampilkan isi dari semua file berformat teks (.txt), ketik command berikut di terminal:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat *.txt<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\">Mengalihkan (Redirect) Isi File dengan Command Cat<\/h3><p>Daripada menampilkan isi dari satu file saja di konsol, Anda bisa mengarahkan outputnya ke file lain menggunakan opsi <strong>&gt;<\/strong>. Baris perintahnya akan seperti ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat sumber.txt &gt; tujuan.txt<\/pre><p>Kalau file tujuan tidak ditemukan, command ini akan membuat file baru dengan nama tersebut, atau menimpa file lain yang namanya sama kalau ada.<\/p><p>Untuk menambahkan input pada isi file tujuan, gunakan opsi <b>&gt;&gt; <\/b>beserta cat command:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat source.txt &gt;&gt; destination.txt<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\">Menggabungkan File dengan Perintah Cat<\/h3><p>Perintah Cat juga bisa menggabungkan beberapa file menjadi satu. Pada dasarnya, cara kerja command ini sama seperti fitur redirect di atas, tapi dengan menambahkan lebih dari satu file sumber.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat sumber1.txt sumber2.txt &gt; tujuan.txt<\/pre><p>Command di atas juga akan membuat file tujuan baru kalau belum ada, atau menimpa file yang namanya sama apabila sudah ada.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menyoroti-bagian-akhir-baris-dengan-command-cat\">Menyoroti Bagian Akhir Baris dengan Command Cat<\/h3><p>Fungsi lain dari cat command adalah menandai bagian akhir baris dengan menampilkan karakter <b>$<\/b> di akhir setiap baris. Untuk melakukannya, gunakan opsi <b>-E<\/b> beserta cat command:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat -E namafile.txt<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\">Menampilkan Nomor Baris Menggunakan Perintah Cat<\/h3><p>Dengan menggunakan perintah ini, Anda bisa menampilkan isi file beserta nomor barisnya di bagian awal baris. Untuk menggunakan fitur ini, tambahkan opsi <b>-n <\/b>dengan cat command:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat -n namafile.txt<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\">Menampilkan Karakter Non-Printable dengan Command Cat<\/h3><p>Untuk menampilkan semua karakter non-printable, gunakan opsi <b>-v <\/b> bersama cat command seperti contoh berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat -v namafile.txt<\/pre><p>Untuk menampilkan karakter tab saja, gunakan opsi <b>-T<\/b>:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat -T namafile.txt<\/pre><p>Karakter tab akan ditampilkan sebagai <b><strong>^I<\/strong><\/b><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menyembunyikan-baris-kosong-dengan-cat-command\">Menyembunyikan Baris Kosong dengan Cat Command<\/h3><p>Untuk menyembunyikan baris kosong dan menghemat ruang tampilan, gunakan opsi <b>-s. <\/b>Perlu diingat bahwa opsi ini akan menyisakan satu baris kosong dan hanya menghapus baris kosong berulang. Perintahnya akan seperti ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat -s filename.txt<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\">Memberi Nomor pada Baris Tidak Kosong dengan Cat<\/h3><p>Untuk menampilkan baris yang tidak kosong beserta nomor barisnya di bagian awal, gunakan opsi <b>-b<\/b>. Ingat, opsi <b>-b<\/b> akan menimpa opsi <b>-n<\/b>:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">cat -b namafile.txt<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menampilkan-file-dalam-urutan-terbalik-dengan-cat\">Menampilkan File dalam Urutan Terbalik dengan Cat<\/h3><p>Untuk menampilkan isi file dalam urutan terbalik, yaitu dimulai dari baris terakhir dan diakhiri dengan baris pertama, gunakan command <b>tac<\/b> yang merupakan kebalikan dari <strong>cat<\/strong>:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">tac namafile.txt<\/pre><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/hosting-vps\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29630\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>Nah, sekarang Anda sudah tahu semua fitur dan fungsi command cat Linux. Setelah memahami cara kerja dan penggunaannya, Anda pun kini bisa menggunakannya untuk berbagai tugas.<\/p><p>Apabila masih ingin mempelajari cat command lebih lanjut, lihat panduan penggunaannya menggunakan perintah <strong>man cat !<\/strong>.<\/p><p>Semoga artikel ini bisa membantu Anda meningkatkan skill dasar seputar penggunaan Terminal Linux. Sampai jumpa di artikel lainnya!<\/p><p>\n\n\n<div class=\"protip\">\n                    <h4 class=\"title\">Command Linux Lainnya untuk Membaca File<\/h4>\n                    <p><a href=\"\/id\/tutorial\/grep-command\">Mencari Teks dalam File dengan Grep Command<\/a><br>\n<a href=\"\/id\/tutorial\/sed-linux\">Membaca File dengan Sed Command<\/a><br>\n<\/p>\n                <\/div>\n<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Command cat adalah salah satu perintah Linux yang wajib Anda pelajari. Namanya diambil dari kata &lsquo;Concatenate&rsquo;, yang berfungsi untuk membuat, menggabungkan, atau menampilkan file di layar output standar atau ke file lain, dan banyak lagi. Anda tidak perlu menginstall apa pun karena command ini sudah disertakan secara default dengan package coreutils pada sistem berbasis Debian [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/cat-command-linux\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"","rank_math_description":"Command 'cat' adalah perintah di Linux yang bisa membantu Anda mengelola file. Yuk baca cara penggunaan Cat command Linux di artikel ini!","rank_math_focus_keyword":"cat command linux","footnotes":""},"categories":[5096],"tags":[],"class_list":["post-8724","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-vps"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/linux-cat-command","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/commande-cat-linux","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/comando-cat-linux","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/cat-command-linux","default":0},{"locale":"nl-NL","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/nl\/tutorials\/linux-cat-command","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/linux-cat-command","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/linux-cat-command","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/linux-cat-command","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/comando-cat-linux","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/comando-cat-linux","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/comando-cat-linux","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/linux-cat-command","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/linux-cat-command","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/linux-cat-command","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/linux-cat-command","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8724","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8724"}],"version-history":[{"count":17,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8724\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28872,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8724\/revisions\/28872"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8724"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8724"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8724"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}