{"id":8711,"date":"2019-08-20T14:14:33","date_gmt":"2019-08-20T14:14:33","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=8711"},"modified":"2025-01-20T13:18:03","modified_gmt":"2025-01-20T06:18:03","slug":"menghapus-file-di-linux","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/menghapus-file-di-linux","title":{"rendered":"Cara menghapus file dan folder (remove directory) di Linux"},"content":{"rendered":"<p>Sebagai user maupun administrator sistem Linux, memahami penggunaan command line sistem operasi ini pasti menjadi salah satu tugas wajib Anda. Sebab, command ini akan sangat dibutuhkan untuk berbagai tugas, bahkan untuk membuat file, menelusuri folder, atau memindahkan file.<\/p><p>Linux merupakan sistem operasi yang banyak digunakan untuk <a href=\"\/id\/hosting-vps\">VPS<\/a>. Kalau Anda banyak berkutat dengan tugas-tugas seputar manajemen server, sebaiknya pelajari juga berbagai <a href=\"\/id\/tutorial\/perintah-dasar-linux\">perintah dasar Linux<\/a> yang akan memudahkan pekerjaan Anda.<\/p><p>Nah, di artikel ini, kami akan menjelaskan perintah untuk menghapus file dan direktori di Linux dan cara menggunakannya di command line. Anda juga akan mempelajari cara mendapatkan akses root penuh menggunakan Terminal browser, serta membuat perintah dengan <strong>Kodee<\/strong>, asisten AI kami.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Linux-Commands-Cheatsheet-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27615\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/Linux-cheat-sheet-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-menghapus-direktori-di-linux\">Cara Menghapus Direktori di Linux<\/h2><p>Gunakan perintah berintuk untuk menghapus direktori di Linux:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Untuk direktori kosong, gunakan <strong><strong><code>rmdir [namadirektori]<\/code><\/strong>&nbsp;<\/strong>atau<strong>&nbsp;<strong><code>rm -d [<strong><strong><code>namadirektori<\/code><\/strong><\/strong>]<\/code><\/strong><\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Untuk direktori yang ada isinya, gunakan <code><strong>rm<\/strong>&nbsp;<strong>-r<\/strong>&nbsp;<strong>[namadirektori]<\/strong><\/code><\/li>\n<\/ul><p>Sebelum menghapus direktori, Anda harus tahu nama direktori tersebut. Untuk menemukan file dan direktori, gunakan command <strong>ls,<\/strong> dan untuk mengetahui direktori tempat Anda berada saat ini, gunakan command <strong>pwd.<\/strong><\/p><p>Opsi yang Anda gunakan bersama command ini juga penting untuk menentukan cara kerjanya. Berikut adalah beberapa opsi perintah rm:<\/p><figure tabindex=\"0\" class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Perintah dan Opsi<\/strong><\/td><td><strong>Deskripsi<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>rm -d<\/td><td>Menghapus direktori kosong menggunakan perintah <strong>rm.<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>rm -r<\/td><td>Menghapus direktori yang tidak kosong dan isinya.<\/td><\/tr><tr><td>rm -f<\/td><td>Mengabaikan prompt apa pun saat menghapus file yang dilindungi untuk penulisan (write-protected).<\/td><\/tr><tr><td>rm -rf<\/td><td>Mengabaikan prompt apa pun saat menghapus folder tidak kosong yang dilindungi untuk penulisan.<\/td><\/tr><tr><td>rm -i<\/td><td>Menghasilkan prompt sebelum menghapus setiap file.<\/td><\/tr><tr><td>rm -I<\/td><td>Menghasilkan prompt hanya sekali sebelum menghapus lebih dari tiga file.<\/td><\/tr><tr><td>rm *<\/td><td>Wildcard yang mewakili banyak karakter.<\/td><\/tr><tr><td>rm ?<\/td><td>Wildcard yang mewakili satu karakter.<\/td><\/tr><tr><td>rmdir -p<\/td><td>Menghapus subdirektori kosong dan direktori induknya.<\/td><\/tr><tr><td>rmdir -v<\/td><td>Menampilkan informasi bahwa direktori tertentu telah dihapus.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure><p>Apabila Anda ingin menggunakan command ini untuk manajemen VPS, jangan lupa untuk konek ke server dulu <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menggunakan-putty-untuk-ssh-ke-vps\">menggunakan klien SSH<\/a>. Kemudian, jalankan command dari sana.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-menghapus-direktori-kosong-command-rmdir\">Cara Menghapus Direktori Kosong (Command rmdir)<\/h3><p>Di environment Linux, file dan direktori akan dihapus secara permanen karena tidak ada recycle bin atau folder sampah untuk restore file-file tersebut. Apabila Anda tidak sengaja menghapus file atau direktori di Linux, satu-satunya cara restore adalah melalui backup.<\/p><p>Hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini bisa dicegah menggunakan <strong>rmdir <\/strong>karena perintah ini hanya bekerja pada direktori kosong.<\/p><p><strong>rmdir&nbsp;<\/strong>adalah command yang cerdas. Bertindak sebagai pengaman bawaan, command rmdir hanya memperbolehkan Anda menghapus direktori kosong untuk menghindari kehilangan data di berbagai distribusi Linux.<\/p><p>Opsi&nbsp;<strong>-p&nbsp;<\/strong>memungkinkan Anda untuk menghapus direktori dan juga direktori parent-nya.<\/p><p>Kalau direktori ada isinya, akan muncul pesan error seperti berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rmdir: failed to remove &lsquo;Directory&rsquo;: Directory not empty<\/code><\/pre><p>Syntax untuk <strong>rmdir<\/strong> adalah sebagai berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rmdir [opsi] NamaDirektori<\/code><\/pre><p>Apabila Anda tidak ingin menggunakan opsi command line apa pun, hapus opsi tersebut dari syntax. Perlu diingat bahwa huruf besar-kecil berpengaruh pada command line. Oleh karena itu, kalau nama folder berisi huruf besar, ketiklah sesuai namanya.<\/p><p>Sebagai contoh, berikut adalah perintah untuk menghapus folder <strong>Direktori-Contoh<\/strong>:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rmdir Direktori-Contoh<\/code><\/pre><p>Command <strong>rmdir<\/strong> juga berfungsi untuk lebih dari satu direktori kosong. Tambahkan direktori dalam perintah sebagai argumen tambahan untuk menghapus beberapa direktori di Linux.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rmdir Direktori_1 Direktori_2 Direktori_3<\/code><\/pre><p>Sekarang, mari lihat opsi yang bisa Anda gunakan dengan <strong>rmdir.<\/strong> Pertama ada opsi <strong>-p<\/strong>, yang berfungsi untuk menghapus subdirektori dan direktori induknya. Misalnya, kalau path direktori Anda adalah <strong>\/Direktori\/SubDirektori<\/strong>, gunakan perintah berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rmdir -p \/Direktori\/SubDirektori<\/code><\/pre><p>Command ini akan menghapus folder <strong>SubDirektori<\/strong> lebih dulu di dalam <strong>Direktori<\/strong>. Kemudian, setelah folder <strong>Direktori <\/strong>kosong karena <strong>SubDirektori <\/strong>sudah dihapus, folder tersebut juga akan terhapus.<\/p><p>Opsi selanjutnya adalah <strong>verbose<\/strong>, menggunakan <strong>-v<\/strong> di command line. Opsi ini akan menampilkan teks konfirmasi bahwa direktori yang ditentukan telah dihapus. Berikut contoh dari perintah ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rmdir -v Direktori-Contoh<\/code><\/pre><p>Pesan outputnya akan seperti ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">rmdir: removing directory, &lsquo;Direktori-Contoh&rsquo;<\/code><\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-menghapus-direktori-yang-ada-isinya-command-rm\">Cara Menghapus Direktori yang Ada Isinya (Command rm)<\/h3><p>Sekarang mari lihat cara menghapus direktori yang ada isinya menggunakan perintah <strong>rm.<\/strong> Perintah ini awalnya digunakan untuk menghapus file, tapi Anda juga bisa menggunakannya untuk menghapus direktori menggunakan opsi seperti <strong>-r<\/strong>, <strong>-rf<\/strong>, dan <strong>-d<\/strong>.<\/p><p>Syntax dasar perintah <strong>rm <\/strong>adalah sebagai berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm [opsi] NamaFileAtauFolder<\/code><\/pre><p>Gunakan opsi <strong>rekursif<\/strong>, menggunakan <strong>-r<\/strong>, untuk menghapus direktori dan isinya. Perintah berikut menunjukkan cara menghapus <strong>Direktori-Contoh<\/strong> dan isinya:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm -r Direktori-Contoh<\/code><\/pre><p>\n\n\n    <p class=\"warning\">\n        <strong>Peringatan!<\/strong> Kalau Anda menghapus direktori yang tidak kosong dengan menggunakan command <strong>rm -r<\/strong>, semua file di dalamnya akan dihapus secara permanen, dan Anda hanya bisa restore dari backup. Gunakan command perintah ini dengan hati-hati.    <\/p>\n    \n\n\n\n<\/p><p>Apabila direktori tersebut dilindungi untuk penulisan (write-protected), Anda akan dimintai konfirmasi sebelum proses penghapusan direktori dilanjutkan. Untuk menghapus direktori tanpa konfirmasi, gunakan <strong>-rf.<\/strong><\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm -rf Direktori-Contoh<\/code><\/pre><p>Command <strong>rm<\/strong> juga berfungsi untuk menghapus direktori kosong di Linux. Namun, tidak seperti <strong>rmdir<\/strong>, Anda harus menggunakan <strong>-d<\/strong>.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm -d Direktori-Contoh<\/code><\/pre><p>Sama seperti <strong>rmdir,<\/strong> Anda bisa menggunakan <strong>rm<\/strong> untuk menghapus beberapa direktori. Tambahkan nama direktori sebagai argumen baru di baris perintah:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm -r Direktori_1 Direktori_2 Direktori_3<\/code><\/pre><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/hosting-vps\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29630\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-menghapus-file-linux-dengan-command-rm\">Cara Menghapus File Linux dengan Command rm<\/h2><p>Anda mungkin ingin menggunakan <strong>rm <\/strong>untuk menghapus file secara manual daripada langsung menghapus folder yang tidak kosong. Metode ini lebih aman karena mencegah penghapusan file penting secara tidak sengaja.<\/p><p>Untuk menghapus satu file di direktori kerja saat ini, gunakan <strong>rm <\/strong>diikuti dengan nama file:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm file.txt<\/code><\/pre><p>Untuk menghapus beberapa file dalam direktori, tulis semua nama file yang ingin Anda hapus dalam command:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm file1.txt file2.txt file3.txt<\/code><\/pre><p>Semua perintah di atas bisa dijalankan kalau Anda berada di direktori yang sama dengan file-file tersebut. Namun, Anda juga bisa menyertakan path file ke dalam argumen command line untuk menghapus file yang tidak terletak di direktori kerja Anda saat ini.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm dir\/subdir\/file.txt<\/code><\/pre><p>Karena file akan dihapus secara permanen, Anda bisa menambahkan opsi <strong>-i <\/strong>pada perintah agar terminal meminta Anda mengonfirmasi setiap penghapusan file. Dengan begitu, Anda bisa mencegah kesalahan yang tidak disengaja.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm -i file1.txt file2.txt file3.txt<\/code><\/pre><p>Ketik <strong>Y <\/strong>dan tekan <strong>Enter <\/strong>kalau Anda ingin menghapus file, atau ketik <strong>N<\/strong> dan tekan <strong>Enter <\/strong>kalau tidak.<\/p><p>Gunakan <strong>-I<\/strong> untuk menampilkan konfirmasi sekali saja sebelum menghapus lebih dari tiga file. Meskipun kurang aman dibandingkan dengan opsi <strong>-i,<\/strong> opsi ini tetap memberikan perlindungan tambahan untuk menghindari penghapusan file penting secar tidak sengaja.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm -I file1.txt file2.txt file3.txt<\/code><\/pre><p>Namun, sistem akan tetap meminta konfirmasi Anda sebelum menghapus file kalau file tersebut dilindungi untuk penulisan. Apabila tidak ingin dimintai konfirmasi saat menghapus file tersebut, gunakan <strong>-f<\/strong>.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm -f file.txt<\/code><\/pre><p>Command yang sudah kami bahas sejauh ini akan menghapus file tertentu. Nah, Anda bisa menggunakan wildcard untuk menghapus banyak file dengan satu perintah. Ada dua jenis wildcard, yaitu tanda bintang (<strong>*<\/strong>) dan tanda tanya (<strong>?<\/strong>).<\/p><p>Tanda bintang mewakili beberapa karakter yang tidak ditentukan, dan salah satu contoh penggunaan yang paling umum adalah menghapus file dengan ekstensi tertentu. Contoh di bawah ini akan menghapus semua file <strong>.txt <\/strong>di direktori kerja saat ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm *.txt<\/code><\/pre><p>Anda juga bisa menggunakan tanda bintang untuk menghapus semua file yang dimulai dengan huruf tertentu.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm a*<\/code><\/pre><p>Pada contoh di atas, tanda bintang mewakili semua karakter tidak ditentukan yang muncul setelah huruf <strong>a<\/strong>. Perintah tersebut akan menghapus semua file yang namanya diawali dengan huruf a terlepas dari ekstensinya, misalnya <strong>amazon.txt<\/strong>, <strong>alligator.png<\/strong>, dan <strong>aaron.zip<\/strong>.<\/p><p>Di sisi lain, wildcard tanda tanya mewakili satu karakter. Dalam hubungannya dengan wildcard tanda bintang, Anda bisa menggunakannya untuk menghapus file dengan ekstensi karakter tunggal, seperti <strong>.S<\/strong>, <strong>.O<\/strong>, dan <strong>.C<\/strong>.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\"><code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">rm *.?<\/code><\/pre><p>\n\n\n    <p class=\"warning\">\n        <strong>Peringatan!<\/strong> Berhati-hatilah saat menggunakan wildcard karena Anda bisa saja menghapus file penting secara tidak sengaja. Pertama, cek semua file yang ada di direktori menggunakan <strong>ls<\/strong>. Pastikan tidak ada data penting atau file sistem sebelum menggunakan command wildcard.    <\/p>\n    \n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-menghapus-file-dan-folder-di-linux-dengan-vps-hostinger\">Cara Menghapus File dan Folder di Linux dengan VPS Hostinger<\/h2><p>Hostinger menyediakan berbagai fitur bagi administrator sistem untuk mengelola file server remote dengan mudah. &#8203;&#8203;Semua&nbsp;<a href=\"\/id\/hosting-vps\">paket VPS<\/a> kami&nbsp;menyediakan akses root penuh melalui SSH untuk menjalankan berbagai perintah administratif tanpa masalah izin.<\/p><p>Anda bisa membuat koneksi ke VPS menggunakan&nbsp;aplikasi <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menggunakan-putty-untuk-ssh-ke-vps\">SSH seperti PuTTY<\/a> atau Terminal. Bagi pemula yang belum terbiasa dengan kedua aplikasi tersebut, kami juga menyediakan&nbsp;<strong>Terminal browser<\/strong>&nbsp;bawaan&nbsp;untuk menjalankan perintah secara remote melalui web browser.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1045\" height=\"564\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/memilih-terminal-browser-di-hpanel.png\/public\" alt=\"tampilan bagian vps di hpanel dengan tombol terminal browser yang dipilih\" class=\"wp-image-33363\" style=\"width:730px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/memilih-terminal-browser-di-hpanel.png\/w=1045,fit=scale-down 1045w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/memilih-terminal-browser-di-hpanel.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/memilih-terminal-browser-di-hpanel.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/memilih-terminal-browser-di-hpanel.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/01\/memilih-terminal-browser-di-hpanel.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1045px) 100vw, 1045px\" \/><\/figure><\/div><p>Karena fitur ini berbasis web, Anda bisa menggunakannya di OS apa pun. Untuk mengaksesnya, cukup buka browser Anda lalu ikuti langkah-langkah berikut:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka <strong>hPanel<\/strong> Anda, lalu&nbsp;pilih menu&nbsp;<strong>VPS<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih <strong>Kelola<\/strong> di samping paket VPS Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik&nbsp;<strong>Terminal Browser<\/strong>&nbsp;di kanan atas&nbsp;dashboard VPS. Anda mungkin akan melihat pop-up terkait izin.<\/li>\n\n\n\n<li>Command-line kemudian akan terbuka. Masukkan&nbsp;<strong>username<\/strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>password<\/strong>&nbsp;Anda untuk membuat sambungan.<\/li>\n<\/ol><p>Setelah tersambung, Anda bisa menjalankan perintah bash untuk mengelola file dan folder sistem remote. <strong>Kodee<\/strong>, asisten AI Hostinger, memungkinkan Anda menginput prompt AI untuk mengelola VPS guna menghasilkan perintah atau instruksi Linux dengan cepat, serta file yang siap digunakan.<\/p><p>Apabila tidak ingin menggunakan command-line, paket VPS hosting kami juga mendukung&nbsp;<a href=\"https:\/\/support.hostinger.com\/id\/articles\/1583571-sistem-operasi-apa-saja-yang-tersedia-untuk-vps\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">berbagai OS<\/a> dengan banyak pilihan control panel. Anda bisa menginstalnya langsung melalui menu&nbsp;<strong>Sistem Operasi<\/strong>&nbsp;di&nbsp;<strong>Dashboard VPS<\/strong>.<\/p><p>Control panel menyediakan GUI (antarmuka pengguna grafis) yang memudahkan administrator mengelola file VPS secara efisien tanpa harus menjalankan perintah. Tampilan visual ini mempermudah pengguna melakukan tugas-tugas terkait VPS, terutama bagi pemula.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/hosting-vps\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29630\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-VPS-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>Cara menghapus file di Linux beserta direktorinya melalui command line memang memerlukan pemahaman khusus terkait perintah <strong>rm<\/strong> dan <strong>rmdir<\/strong>. Mudahnya, <strong>rm<\/strong> berfungsi untuk file dan direktori yang tidak kosong, sedangkan <strong>rmdir <\/strong>hanya berfungsi untuk folder kosong.<\/p><p>Ingat, tidak ada recycle bin atau folder tempat sampah di Linux. Setelah Anda menghapus file dan direktori menggunakan command line, semuanya akan dihapus secara permanen. Jadi, gunakan perintah dengan hati-hati atau buat backup sebelum menghapus file dan folder di VPS.<\/p><p>Kalau masih memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk menyampaikannya melalui komentar di bagian bawah artikel ini, ya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai user maupun administrator sistem Linux, memahami penggunaan command line sistem operasi ini pasti menjadi salah satu tugas wajib Anda. Sebab, command ini akan sangat dibutuhkan untuk berbagai tugas, bahkan untuk membuat file, menelusuri folder, atau memindahkan file. Linux merupakan sistem operasi yang banyak digunakan untuk VPS. Kalau Anda banyak berkutat dengan tugas-tugas seputar manajemen [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/menghapus-file-di-linux\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":25952,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Cara Menghapus File dan Folder di Linux (Remove Directory)","rank_math_description":"Mencari cara menghapus file di Linux atau menghapus direktori dan folder? Yuk baca panduannya di artikel ini, lengkap dengan perintahnya!","rank_math_focus_keyword":"menghapus file di linux, menghapus folder di linux , cara hapus folder di linux, cara hapus file di linux","footnotes":""},"categories":[5096],"tags":[8710,8714,8713,8711,8712,8715],"class_list":["post-8711","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-vps","tag-command-rm","tag-menggunakan-command-rm","tag-menghapus-file-di-linux","tag-menghapus-file-linux","tag-menghaus-folder-linux","tag-rm"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/how-to-remove-directory-in-linux","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/supprimer-un-dossier-sous-linux","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/borrar-archivos-carpetas-linux","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/menghapus-file-di-linux","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/how-to-remove-directory-in-linux","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/how-to-remove-directory-in-linux","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/how-to-remove-directory-in-linux","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/que-son-hooks-wordpress-16","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/que-son-hooks-wordpress-16","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/como-usar-tmux-6","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/how-to-remove-directory-in-linux","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/how-to-remove-directory-in-linux","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/how-to-remove-directory-in-linux","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/how-to-remove-directory-in-linux","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8711"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8711\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42700,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8711\/revisions\/42700"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25952"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}