{"id":8125,"date":"2019-05-23T12:37:24","date_gmt":"2019-05-23T12:37:24","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=8125"},"modified":"2023-12-05T14:37:58","modified_gmt":"2023-12-05T07:37:58","slug":"apa-itu-plugin","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/apa-itu-plugin","title":{"rendered":"Apa itu plugin? Pengertian dan fungsi plugin di WordPress"},"content":{"rendered":"<p>Plugin adalah&nbsp;software yang menambahkan fitur atau fungsi tertentu pada suatu program tanpa mengharuskan Anda memodifikasi program itu sendiri. Software ini banyak dijumpai di berbagai program, mulai dari aplikasi, game, hingga website.<\/p><p>Tool ini juga terkadang disebut sebagai add-on atau extension. Dalam hal pembuatan website, khususnya menggunakan CMS seperti WordPress, sotware ini memiliki peranan yang sangat penting untuk meningkatkan fungsi website.<\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, dalam tutorial kali ini, Anda akan mempelajari pengertian plugin WordPress, fungsinya, serta hal-hal lain yang terkait dengannya. Selamat membaca!<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-pengertian-plugin-wordpress\">Pengertian Plugin WordPress<\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang sudah dijelaskan di atas, plugin merupakan tool untuk menambahkan fitur tertentu pada suatu program atau website. Plugin WordPress adalah ekstensi yang ditambahkan ke website WordPress untuk memodifikasi dan mengembangkan fungsi utamanya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">WordPress menyediakan ribuan opsi, baik yang berbayar maupun gratis. Mengaktifkan opsi yang sesuai tak hanya mengembangkan fungsionalitas situs dan memperbaiki user experience (<a href=\"\/id\/tutorial\/ux-adalah\">UX<\/a>) website, tapi juga mempermudah aktivitas dan pekerjaan Anda.<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-fungsi-plugin\">Fungsi Plugin<\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Plugin berfungsi untuk menyediakan fitur yang bisa mengubah atau memodifikasi kemampuan suatu program. Di WordPress, Anda bisa menggunakannya untuk mengubah kode asli situs tanpa perlu mengeditnya sendiri. Cukup unduh dan instal, lalu website Anda bisa menjadi toko online, majalah online, portofolio online, atau bahkan kursus online!<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai contoh, ada <\/span><a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/woocommerce\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WooCommerce<\/a><span style=\"font-weight: 400\"> untuk membuat toko online, dan ada <\/span><a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/bookly-responsive-appointment-booking-tool\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bookly<\/a><span style=\"font-weight: 400\"> untuk membuat sistem reservasi online. Atau, ada <\/span><a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/envira-gallery-lite\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Envira<\/a><span style=\"font-weight: 400\"> yang pastinya menjadi favorit para fotografer yang punya website fotografi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Kemudian, ada juga yang hanya bekerja di balik layar. Tool ini berfungsi untuk mengoptimalkan performa dan cara kerja website. Contohnya adalah <\/span><a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/wp-smushit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WPSmush<\/a><span style=\"font-weight: 400\"> untuk mengompresi gambar, <\/span><a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/w3-total-cache\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">W3 Total Cache<\/a><span style=\"font-weight: 400\"> untuk menaikkan performa situs, dan <\/span><a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/wordfence\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WordFence<\/a><span style=\"font-weight: 400\"> untuk meningkatkan sistem keamanan website.<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-pertanyaan-umum-seputar-plugin-wordpress\">Pertanyaan Umum seputar Plugin WordPress<\/h2><p>Setelah mengetahui apa itu plugin dan fungsinya, Anda mungkin sedikit memiliki beberapa pertanyaan seputar plugin WordPress. Nah, berikut adalah jawaban kami untuk pertanyaan-pertanyaan yang paling sering diajukan tentang tool ini.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-di-mana-saya-bisa-download-plugin-wordpress\">1. Di mana saya bisa download plugin WordPress?<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Ada banyak marketplace dan website untuk download plugin WordPress. Meski demikian, Anda tetap harus berhati-hati dalam memilih situs atau marketplace tersebut. Sebab, tool ini pada umumnya dibuat dan dikembangkan oleh developer yang lisensinya tidak bisa dipertanggungjawabkan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Agar keamanan situs terjamin, sebaiknya gunakan <\/span><a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">direktori WordPress<\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Ada lebih dari 50.000 opsi yang bisa Anda pilih di direktori tersebut.<\/span><\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"508\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/Beranda-utama-direktori-plugin-wordpress-e1547028219520.jpg\/public\" alt=\"apa itu plugin: beranda utama direktori plugin WordPress\" class=\"wp-image-8126\"><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Selain versi gratis, tersedia juga versi premium yang menawarkan lebih banyak fitur canggih. Anda bisa mengunjungi marketplace seperti <\/span><a href=\"https:\/\/codecanyon.net\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Code Canyon<\/a><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><a href=\"https:\/\/www.mojomarketplace.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">MOJO Marketplace<\/a><span style=\"font-weight: 400\">, atau <\/span><a href=\"https:\/\/creativemarket.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Creative Market<\/a> untuk mencari opsi premium<span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-versi-gratis-vs-premium-pilih-yang-mana\">2. Versi gratis vs premium: pilih yang mana?<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Satu hal yang harus Anda tahu, versi berbayar tidak selalu lebih baik daripada versi gratis. Ada banyak opsi gratis yang menyediakan fitur premium dengan kualitas lebih baik. Jadi, apabila versi premium terlalu mahal, Anda selalu punya alternatif menggunakan versi gratis.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut pertimbangan saat memilih antara plugin gratis vs berbayar:<\/span><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"><strong>Fitur yang disediakan<br><\/strong><\/span><span style=\"font-weight: 400\">Repositori WordPress memiliki banyak pilihan gratis. Sayangnya, tidak semua fitur canggih ditawarkan&nbsp; oleh versi gratis. Mau tak mau, Anda harus membeli plugin premium atau versi berbayar plugin gratis. Sebelum membeli versi berbayar, cari tahu lebih dulu fitur yang disediakan. Apabila Anda memang butuh fitur tersebut, upgrade versi gratis ke versi premium, atau langsung beli plugin premium.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400\"><strong>Bantuan\/dukungan<br><\/strong>Umumnya, plugin premium menawarkan bantuan penuh. Misalnya, jika mengalami error atau Anda membutuhkan tips untuk menyesuaikannya, Anda bisa menghubungi tim dukungan pengembang tool tersebut. Versi gratis biasanya tidak menyediakan bantuan tersebut.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400\"><strong>Ketersediaan dokumentasi<br><\/strong>Versi premium menyertakan file dokumentasi. File ini memuat informasi pengaturan dan konfigurasi semua fitur yang ada pada tool tersebut. Selain itu, file dokumentasi terkadang menyertakan tips dan trik untuk memaksimalkan plugin.<\/span><\/li>\n<\/ul><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-3-apa-saja-persiapan-untuk-menginstalnya\">3. Apa saja persiapan untuk menginstalnya?<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda memasang tool ini. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Pertama, pahami kebutuhan website Anda. Percuma saja membuka repositori WordPress kalau Anda tidak tahu apa yang harus diinstal.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Kedua, cari tahu rekomendasi tool apa saja yang perlu Anda instal. Metode ini sangat berguna ketika Anda kebingungan dalam memilih opsi yang paling baik untuk diinstall ke situs Anda.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Terakhir, cek kompatibilitasnya dengan versi dan tema WordPress. Beberapa plugin tidak kompatibel dengan versi lama atau terbaru WordPress. Apabila tema yang Anda terapkan tidak kompatibel atau sesuai dengan opsi yang dipilih, sebaiknya jangan lanjutkan penginstalan karena bisa merusak website.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-4-mengapa-saya-tidak-bisa-mengaktifkannya-di-wordpress\">4. Mengapa saya tidak bisa mengaktifkannya di WordPress?<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">WordPress memiliki dua versi, yakni <\/span><span style=\"font-weight: 400\">WordPress.com dan WordPress.org<\/span><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">WodPress.org memberikan kebebasan bagi usernya untuk menginstall berbagai jenis plugin, sedangkan WordPress.com tidak. Hanya user yang sudah membeli Paket Business WordPress.com saja yang boleh menginstall plugin ke situs. Akan tetapi, variasi plugin yang tersedia terbatas.<\/span><\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"\/id\/wordpress-hosting\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-37614\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-5-saya-ingin-menginstal-banyak-plugin-bolehkah\">5. Saya ingin menginstal banyak plugin. Bolehkah?<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Secara teknis, banyak sedikitnya plugin yang diinstall tidak akan memengaruhi performa situs. Namun, plugin dengan susunan kode yang jarang atau tidak pernah diperbarui akan memicu error atau bahkan menurunkan performa website.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Satu hal yang harus diingat: apa pun yang ditambahkan pada website Anda akan membutuhkan ruang. Jadi, jika menginstalnya terlalu banyak, kapasitas disk atau website akan berkurang drastis.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Terlebih lagi, ada beberapa opsi yang fungsinya mirip. Jika diinstal bersamaan, fiturnya pun akan &ldquo;<\/span><span style=\"font-weight: 400\">bergesekan&rdquo; <\/span><span style=\"font-weight: 400\">dan menyebabkan masalah. Jadi, sebaiknya cukup instal beberapa yang paling sesuai dengan kebutuhan.<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Bisa dibilang, jika bukan karena plugin, WordPress mungkin tidak akan secanggih<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> sekarang. Tool ini mampu mengembangkan fungsionalitas website hingga mengubahnya menjadi jenis website tertentu, serta mengamankan dan memaksimalkan potensi website.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah membaca artikel ini, semoga Anda kini sudah paham apa itu plugin, fungsinya, serta apa saja yang harus dipertimbangkan saat menentukan pilihan. Jika ada yang masih ingin Anda tanyakan, jangan sungkan untuk menyampaikannya melalui kolom komentar di bawah ini ya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Plugin adalah&nbsp;software yang menambahkan fitur atau fungsi tertentu pada suatu program tanpa mengharuskan Anda memodifikasi program itu sendiri. Software ini banyak dijumpai di berbagai program, mulai dari aplikasi, game, hingga website. Tool ini juga terkadang disebut sebagai add-on atau extension. Dalam hal pembuatan website, khususnya menggunakan CMS seperti WordPress, sotware ini memiliki peranan yang sangat [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-plugin\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":15481,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"%title%","rank_math_description":"Plugin adalah salah satu elemen yang sangat penting bagi website Anda. Tapi, apa itu plugin? Apa fungsinya? Cari tahu di sini!","rank_math_focus_keyword":"apa itu plugin, plugin adalah, pengertian plugin, fungsi plugin, plugin wordpress","footnotes":""},"categories":[4859],"tags":[7887,7720,8475,7430,8476,7718,4860,7955],"class_list":["post-8125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wordpress","tag-akismet","tag-fungsi-plugin","tag-pengertian-plugin","tag-plugin","tag-plugin-adalah","tag-plugin-wordpress","tag-wordpress","tag-yoast-seo"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/what-is-wordpress-plugin","default":0},{"locale":"pt-BR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/br\/tutoriais\/o-que-e-plugin","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/plugin-wordpress-definition","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/que-es-plugin-wordpress","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/apa-itu-plugin","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/what-is-wordpress-plugin","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/what-is-wordpress-plugin","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/what-is-wordpress-plugin","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/que-es-plugin-wordpress","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/que-es-plugin-wordpress","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/que-es-plugin-wordpress","default":0},{"locale":"pt-PT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pt\/tutoriais\/o-que-e-plugin","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/what-is-wordpress-plugin","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/what-is-wordpress-plugin","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/what-is-wordpress-plugin","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/what-is-wordpress-plugin","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8125"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32588,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8125\/revisions\/32588"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15481"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}