{"id":8085,"date":"2019-05-19T15:36:07","date_gmt":"2019-05-19T15:36:07","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=8085"},"modified":"2023-05-03T14:32:32","modified_gmt":"2023-05-03T07:32:32","slug":"apa-itu-database","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/apa-itu-database","title":{"rendered":"Apa itu database WordPress? Semua hal yang perlu Anda ketahui"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Apa itu database WordPress? Pada website, database adalah tempat yang menyimpan semua data penting website, seperti username dan password, post, halaman, komentar, tema, dan pengaturan website.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam artikel ini, kami akan membahas pentingnya database pada website WordPress serta cara mengelolanya. Selamat membaca!<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-mengapa-wordpress-membutuhkan-database\"><b>Mengapa WordPress Membutuhkan Database?<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Sebelum membahas subbab ini lebih jauh, Anda harus tahu tentang apa itu database terlebih dulu. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, database merupakan tempat untuk menerima dan menyimpan data serta informasi yang penting.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Database merupakan sekumpulan data yang terstruktur dan teroganisir. Dalam dunia IT, sistem manajemen database (DBMS) merujuk pada software yang berinteraksi dengan user, data, serta menerima dan menyimpan data. Dalam contoh sederhana, database layaknya computer drive yang menyimpan gambar atau video, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">business card binder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk menyimpan kartu nama. Memiliki database pribadi yang dapat diakses kapan pun tentunya memberikan manfaat dan kelebihan yang sangat banyak.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Ada banyak cara untuk mengakses dan mengelola database. WordPress menggunakan MySQL untuk sistem manajemen databasenya. MySQL merupakan software yang open source dan bertanggung jawab dalam mengelola komponen database WordPres, seperti data user, user meta, post, komentar, dan masih banyak lagi. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">WordPress menjalankan PHP, yang menggunakan SQL query di dalam PHP markup, sebagai bahasa instruksi untuk CRUD (<strong>Create<\/strong> &ndash; Membuat, <strong>Read<\/strong> &ndash; Membaca, <strong>Update<\/strong> &ndash; Memperbarui, dan <strong>Delete<\/strong> &ndash; Menghapus) data dari database MySQL. Database menjadi bagian yang penting dari WordPress serta berfungsi untuk menyimpan semua informasi berharga. Database juga menjamin kalau halaman situs Anda akan berjalan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mulus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan teroptimasi sepenuhnya. Dengan adanya software ini, Anda pun bisa membackup data dengan teratur.<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-database-host\"><b>Apa Itu Database Host?<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Database WordPress dikelola oleh database host, yang kemudian menempatkannya di MySQL server. Kita misalkan saja database host sebagai rumah yang hendak dituju setelah Anda mendapatkan alamat lengkapnya (hostname). Di dalam rumah tersebut terdapat beberapa ruang (database nama) yang di dalamnya tersimpan sesuatu yang Anda cari. Untuk masuk ke sana, Anda harus meminta izin terlebih dulu. Di sini Anda wajib memasukan username dan password sebelum akhirnya bisa melenggang bebas dan masuk ke dalam rumah beserta ruangannya.<\/span><\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"\/id\/wordpress-hosting\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-37614\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Sisanya ada localhost untuk mengelola dan menghubungkan WordPress dengan database. Apabila web hosting menggunakan hostname yang berbeda, maka Anda dapat mengelola server MySQL. Di <\/span><a href=\"https:\/\/www.hostinger.co.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">Hostinger<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, misalnya, database MySQL dapat diakses melalui hPanel <\/span>di bagian <strong>Database <\/strong>&rarr; <strong>Pengelolaan<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1139\" height=\"855\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-createnewdatabase-listofdatabases-id.png\/public\" alt=\"Halaman Manajemen database di hPanel\" class=\"wp-image-30378\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-createnewdatabase-listofdatabases-id.png\/w=1139,fit=scale-down 1139w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-createnewdatabase-listofdatabases-id.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-createnewdatabase-listofdatabases-id.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-createnewdatabase-listofdatabases-id.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-createnewdatabase-listofdatabases-id.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1139px) 100vw, 1139px\" \/><\/figure><\/div><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-database-table\"><b>Apa Itu Database Table?<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Pada database, data tersimpan dalam bentuk tabel. Setiap tabel terdiri atas data yang unik dan ditampilkan dalam baris. Pun baris tersebut memuat informasi atau parameter lainnya. Secara default, tabel otomatis dibuat oleh WordPress pada saat Anda pertama kali setup website. WordPress versi 4.4 akan membuat tabel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">core<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> database berikut:<\/span><\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li><b>wp commentmeta <span style=\"font-weight: 400\">&ndash; tabel ini berisikan informasi unik yang dimiliki oleh setiap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">comment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang disebut metadata.<\/span><\/b><\/li>\n\n\n\n<li><strong>wp comments<\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; tabel ini berisikan semua komentar atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">comment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang ada di WordPress.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>wp links<\/strong> <span style=\"font-weight: 400\">&ndash; tabel ini berisikan informasi yang terkait dengan link yang ditambahkan ke fitur Links di WordPress.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>wp options<\/strong> <span style=\"font-weight: 400\">&ndash; tabel ini berisikan data yang digunakan WordPress untuk menyimpan berbagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">preference<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan pengaturan konfigurasi.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>wp postmeta<\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; sama seperti wp commentmeta, tabel ini juga memuat informasi unik yang dimiliki oleh setiap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">comment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang disebut metadata.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>wp posts<\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; &ldquo;post&rdquo; pada WordPress merupakan artikel yang ditulis untuk mengisi kolom postingan blog. Tabel inilah yang akan menyimpan semua data terkait, termasuk halaman serta item menu navigasi.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>wp termmeta<\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; tabel ini berisikan informasi unik yang dimiliki oleh setiap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">comment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang disebut metadata.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>wp terms<\/strong> <span style=\"font-weight: 400\">&ndash; tabel ini memuat tak hanya post dan link, tapi juga tags khusus post.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>wp term relationships<\/strong> <span style=\"font-weight: 400\">&ndash; tabel ini mengelola semua post yang terkait dengan kategori dan tag dari tabel wp_terms.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>wp term taxonomy<\/strong> <span style=\"font-weight: 400\">&ndash; tabel ini menggambarkan taksonomi (kategori, link, atau tag) untuk entry pada tabel wp_terms.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><b>wp usermeta<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; tabel ini berisikan informasi unik yang dimiliki oleh setiap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">comment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang disebut metadata.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><b>wp users<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; tabel ini mengelola daftar user.<\/span><\/li>\n<\/ol><p><span style=\"font-weight: 400\">Tabel inti WordPress tidak dapat dihapus secara default, melainkan akan ditambahkan ke konten. Untuk informasi selengkapnya tentang tabel, silakan baca <\/span><a href=\"https:\/\/codex.wordpress.org\/Database_Description\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">artikel ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-query-sql\"><b>Apa Itu Query SQL?<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">SQL merupakan singkatan dari Structured Query Language, dan dikenal sebagai bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengelola database. Pemintaan atau request SQL yang dikirimkan untuk CRUD data pada server database disebut query. WordPress menggunakan MySQL query untuk menerima dan menyimpan data yang lalu ditampilkannya menjadi web page (halaman web).<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Query memiliki banyak kegunaan, apalagi kalau Anda ingin mengoptimasi halaman web. Misalnya, query bisa menghapus komentar spam yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">menggembungkan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> database dan menurunkan kecepatan loading halaman web. Untuk melakukannya, jalankan perintah berikut ini:<\/span><\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">DELETE FROM wp_comments WHERE wp_comments.comment_approved = 'spam';<\/pre><p><span style=\"font-weight: 400\">Query juga dapat digunakan untuk menghapus postingan yang sudah tidak dibutuhkan lagi, misalnya postingan lawas. Untuk melakukannya, jalankan perintah berikut ini:<\/span><\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">DELETE * FROM `wp_posts`&lt;br&gt;\nWHERE `post_type` = 'post'&lt;br&gt;\nAND DATEDIFF(NOW(), `post_date`) &gt; 30<\/pre><p><span style=\"font-weight: 400\">Angka 30 pada perintah di atas dapat diganti ke durasi berapa pun yang Anda inginkan. Dalam contoh ini, angka 30 tersebut mengindikasikan bahwa postingan yang berusia lebih dari 30 hari akan terhapus.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Sebenarnya, komentar spam dan postingan lama dapat dihapus secara manual. Hanya saja, mengaktifkan query bisa lebih memudahkan pekerjaan Anda.<\/span><\/p><p>\n\n\n<div><p class=\"important\"><span style=\"font-weight: 400\">Jangan lupa untuk selalu <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-backup-wordpress\">backup data WordPress<\/a> Anda sebelum melakukan perubahan apa pun pada database!<\/span><\/p><\/div>\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-mengelola-database-wordpress\"><b>Cara Mengelola Database WordPress<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk mengelola database WordPress, atau server MySQL, gunakan phpMyAdmin. Aplikasi berbasis web ini bersifat open source dan memiliki interface user yang mudah. Jika Anda adalah klien Hostinger, klik tombol <strong>Masuk phpMyAdmin<\/strong> di <strong>Database &rarr; Manajemen<\/strong>.<\/span><\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"363\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-listofcurrentmysqldatabases-enterphpmyadmin-highlighted-id.png\/public\" alt=\"Tombol Masuk phpMyAdmin di halaman Manajemen database di hPanel\" class=\"wp-image-30380\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-listofcurrentmysqldatabases-enterphpmyadmin-highlighted-id.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-listofcurrentmysqldatabases-enterphpmyadmin-highlighted-id.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-listofcurrentmysqldatabases-enterphpmyadmin-highlighted-id.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-databases-management-listofcurrentmysqldatabases-enterphpmyadmin-highlighted-id.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Anda akan diarahkan ke interface phpMyAdmin:<\/span><\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"456\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-1-1024x456.jpg\/public\" alt=\"Interface phpMyAdmin\" class=\"wp-image-8091\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-1-1024x456.jpg\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-1-1024x456.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-1-1024x456.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-1-1024x456.jpg\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-1-1024x456.jpg\/w=990,fit=scale-down 990w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Di dalam interface terdapat core database yang dibuat oleh WordPress. Karena tidak ada perubahan signifikan yang kami lakukan terhadap website, maka bisa dilihat pada gambar di atas, tidak ada tabel tambahan yang dibuat. Ingatlah bahwa ketika Anda melakukan perubahan pada WordPress, tabel juga akan ikut bertambah. Karena itulah, Anda harus mengelolanya dengan baik dan benar.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Kami akan melakukan pengelolaan atau manajemen database dasar dengan membuat backup. Klik tab <\/span><b>Export<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> dan pilih opsi yang sesuai.<\/span><\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"559\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-2-backup-1024x559.jpg\/public\" alt=\"Mengelola database WordPress: membuat backup\" class=\"wp-image-8092\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-2-backup-1024x559.jpg\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-2-backup-1024x559.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-2-backup-1024x559.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-2-backup-1024x559.jpg\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/phpmyadmin-2-backup-1024x559.jpg\/w=990,fit=scale-down 990w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">File SQL akan terunduh ke komputer.<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\"><b>Kesimpulan<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Database dan <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-wordpress\">WordPress merupakan<\/a>&nbsp;bekerja secara berdampingan untuk memastikan website Anda berjalan mulus tanpa adanya masalah besar. Selain itu, database dan WordPress juga memastikan bahwa semua data terkait dikelola dengan baik.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Melalui artikel ini, Anda telah memahami peran database yang adalah untuk menerima dan menyimpan data. Anda pun sudah tahu cara menggunakan query untuk mengelola database dan menjalankan manajemen dasar database WordPress dengan phpMyAdmin.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu database WordPress? Pada website, database adalah tempat yang menyimpan semua data penting website, seperti username dan password, post, halaman, komentar, tema, dan pengaturan website. Dalam artikel ini, kami akan membahas pentingnya database pada website WordPress serta cara mengelolanya. Selamat membaca! Mengapa WordPress Membutuhkan Database? Sebelum membahas subbab ini lebih jauh, Anda harus tahu [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-database\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Apa itu Database WordPress?","rank_math_description":"Kenali WordPress hingga sedalam-dalamnya, dimulai dari apa itu database. Cari tahu informasi selengkapnya di artikel ini.","rank_math_focus_keyword":"apa itu database, database wordpress, apa itu query sql, apa itu database table, mengelola database wordpress\t","footnotes":""},"categories":[4859],"tags":[8455,8454,8460,8459,8458,8376,8186,8453,8457,8456,6252,7932,8462,8378,8461],"class_list":["post-8085","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wordpress","tag-apa-itu-database-table","tag-apa-itu-query-sql","tag-backup-data","tag-crud-data","tag-database-host","tag-database-wordpress","tag-localhost","tag-manajemen-database","tag-manajemen-database-wordpress","tag-mengelola-database-wordpress","tag-mysql","tag-nama-domain","tag-query","tag-sql-query","tag-tabel-database"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/wordpress-database","default":0},{"locale":"pt-BR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/br\/tutoriais\/banco-de-dados-wordpress","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/wordpress-base-de-donnees","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/que-es-base-datos-wordpress","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/apa-itu-database","default":0},{"locale":"ja-JP","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/jp\/tutorials\/wordpress-database","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/wordpress-database","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/wordpress-database","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/wordpress-database","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/que-es-base-datos-wordpress","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/que-es-base-datos-wordpress","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/que-es-base-datos-wordpress","default":0},{"locale":"pt-PT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pt\/tutoriais\/banco-de-dados-wordpress","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/wordpress-database","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/wordpress-database","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/wordpress-database","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/wordpress-database","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8085","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8085"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8085\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30384,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8085\/revisions\/30384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8085"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8085"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8085"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}