{"id":8054,"date":"2019-05-11T19:57:26","date_gmt":"2019-05-11T19:57:26","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=8054"},"modified":"2023-01-18T15:47:19","modified_gmt":"2023-01-18T08:47:19","slug":"apa-itu-mysql","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/apa-itu-mysql","title":{"rendered":"Apa itu MySQL? Pengertian MySQL, cara kerja, dan kelebihannya"},"content":{"rendered":"<p>MySQL adalah sistem manajemen database relasional (RDBMS) open-source berbasis SQL yang bekerja dengan model client-server. Kalau <a href=\"\/id\/tutorial\/dbms-adalah\">DBMS adalah<\/a> sistem manajemen database secara umum, RDBMS merupakan software pengelolaan database berdasarkan model <strong>relasional<\/strong>.<\/p><p>Mau tahu lebih lanjut tentang apa itu MySQL? Tenang, di artikel ini, kami akan menjelaskan semuanya. Tidak hanya menyediakan <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-web-hosting\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">web hosting<\/a> terbaik, kami juga siap membantu Anda mempelajari berbagai hal tentang website dan teknisnya, termasuk MySQL. Yuk, baca selengkapnya di bawah ini!<\/p><p class=\"has-text-align-center\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/ID-Web-Development-Glossary-for-Beginners.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Download Istilah-Istilah Web Development untuk Pemula<\/a><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-mysql\">Apa Itu MySQL?<\/h2><p>MySQL dibaca MY-ES-KYOO-EL [ma&#618;&#716;&#603;s&#716;kju&#720;&#712;&#603;l]. Beberapa orang bahkan membaca MySQL sebagai &ldquo;my sequel&rdquo;. Kegunaan atau fungsi MySQL adalah untuk data warehousing (gudang data), yaitu pengumpulan data dari berbagai sumber, untuk e-commerce, maupun aplikasi logging.<\/p><p>Pengembang pertama MySQL adalah MySQL AB, sebuah perusahaan asal Swedia, yang memulai perjalanannya di tahun 1994. Hak kepemilikan MySQL kemudian diambil secara menyeluruh oleh perusahaan teknologi Amerika Serikat, Sun Microsystems, ketika mereka membeli MySQL AB pada tahun 2008.<\/p><p>Di tahun 2010, Oracle yang adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar di Amerika Serikat mengakuisisi Sun Microsystems. Sejak saat itu, MySQL sepenuhnya dimiliki oleh Oracle.<\/p><p>Nah, setelah Anda mengetahui apa itu MySQL, selanjutnya kami akan membahas setiap aspek yang ada di balik MySQL.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29634\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-database\">Database<\/h3><p>Dalam bahasa yang sederhana, database adalah sekumpulan data yang terstruktur. Anggap saja Anda sedang berpose selfie: yang dilakukan pastilah menekan tombol kamera depan, lalu mengabadikan potret diri. Foto selfie yang diambil adalah data, sedangkan galeri foto merupakan database.<\/p><p>Database adalah tempat untuk menyimpan dan mengelola data. Kata &ldquo;relasional&rdquo; berarti data yang disimpan di dataset dikelola sebagai tabel. Setiap tabel saling terkait. Jika software tidak mendukung model data relasional, maka yang dipanggil hanyalah DBMS.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-open-source\">Open-Source<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Jika suatu software atau tool dikatakan open source, maka itu berarti Anda bebas menginstall, menggunakan, bahkan memodifikasikannya. Anda pun dapat mempelajari dan mengkustomisasikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">source code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">-nya agar software bisa diatur dan diubah sesuai keinginan dan kebutuhan Anda.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Hanya saja, aktivitas yang Anda lakukan tak hanya tergantung pada situasi dan kondisi, tapi juga ditentukan oleh GPL (<\/span><a href=\"https:\/\/www.gnu.org\/licenses\/gpl-3.0.en.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">GNU Public License<\/a><span style=\"font-weight: 400\">). Lisensi berbayar tersedia bagi Anda yang menginginkan fleksibilitas terhadap kepemilikan dan bantuan tingkat lanjut (premium).<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-model-client-server\">Model Client-Server<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Komputer yang memasang dan menjalankan software RDBMS disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">client<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Agar bisa mengakses data, komputer harus terhubung dengan server RDBMS terlebih dulu. Keadaan seperti inilah yang disebut client-server.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">MySQL adalah salah satu pilihan software RDBMS. Terkadang RDBMS dan MySQL dianggap sama karena popularitas MySQL. <\/span><a href=\"https:\/\/stackshare.io\/mysql\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Aplikasi web<\/a><span style=\"font-weight: 400\"> terkenal, seperti Facebook, Twitter, YouTube, Google, dan Yahoo! menggunakan MySQL untuk menyimpan data.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Pada awalnya MySQL dibuat untuk penggunaan terbatas saja, tapi sekarang software ini sudah kompatibel dengan berbagai platform <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">computing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, seperti Linux, macOS, Microsoft Windows, dan Ubuntu.<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-sedikit-penjelasan-mengenai-sql\">Sedikit Penjelasan mengenai SQL<\/h2><p><a href=\"\/id\/tutorial\/perbedaan-sql-dan-mysql\/\">SQL dan MySQL adalah dua software yang berbeda<\/a><span style=\"font-weight: 400\">. MySQL merupakan salah satu nama brand terpopuler dari software RDBMS yang menerapkan model client-server. Lalu, bagaimana client dan server berkomunikasi di dalam ruang lingkup RDBMS? <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Jadi, baik client maupun server, keduanya menggunakan bahasa spesifik domain &ndash; Structured Query Language (SQL). Jika Anda pernah melihat atau membaca beberapa nama yang dikombinasikan dengan SQL, misalnya PostgreSQL dan Microsoft SQL, maka server tersebut biasanya menggunakan syntax SQL. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Walaupun terkadang ditulis dalam bahasa pemrograman yang lain, software RDBMS selalu menggunakan SQL sebagai bahasa utama untuk berinteraksi dengan database. MySQL sendiri ditulis dalam C dan C++.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Agar lebih mudah dipahami, kita mengambil negara-negara di Amerika Selatan sebagai contohnya. Secara geografis, negara-negara tersebut tidaklah sama, bahkan sejarahnya pun berbeda. Namun, masyarakat di semua negara di Amerika Selatan menggunakan bahasa Spanyol untuk berkomunikasi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Pada awal tahun 1970-an, seorang ahli komputer, Ted Codd, mengembangkan SQL dengan IBM berbasis model relasional. Pada tahun 1974, SQL mulai banyak digunakan dan dengan cepat menggantikan posisi bahasa yang sudah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">outdated<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yakni ISAM dan VISAM.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Tugas SQL adalah untuk memberitahukan server tentang apa yang harus dilakukannya terhadap data<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\"> Penggambaran umumnya seperti password atau kode WordPress. Anda memasukkan password atau kode tersebut ke sistem untuk mendapatkan akses agar bisa login ke dashboard. Dalam hal ini, SQL statement menginstruksikan server untuk menjalankan operasi tertentu:<\/span><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Data query: meminta informasi yang spesifik dari database yang sudah ada.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Manipulasi data: menambahkan, menghapus, mengubah, menyortir, melakukan operasi lainnya untuk memodifikasi data, value, atau visual.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Identitas data (data identity): menentukan tipe data, misalnya mengubah data numerik menjadi data integer. Selain itu, juga menentukan schema atau hubungan dari masing-masing tabel yang ada di database.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Data access control: menyediakan metode keamanan untuk melindungi data, termasuk dalam menentukan siapa yang boleh melihat atau menggunakan informasi yang tersimpan di database.<\/span><\/li>\n<\/ul><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-bagaimana-cara-kerja-mysql\">Bagaimana Cara Kerja MySQL?<\/h2><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"689\" height=\"201\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/cara-kerja-mysql.jpg\/public\" alt=\"Apa Itu MySQL: Cara kerja MySQL\" class=\"wp-image-8057\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/cara-kerja-mysql.jpg\/w=689,fit=scale-down 689w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/cara-kerja-mysql.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/cara-kerja-mysql.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w\" sizes=\"(max-width: 689px) 100vw, 689px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Gambar di atas menjelaskan struktur dasar dari client-server. Satu atau banyak perangkat terhubung ke server melalui network atau jaringan khusus. Setiap client dapat membuat permintaan (request) dari antarmuka pengguna grafis atau graphical user interface (GUI) di layar, dan server akan membuat output yang diinginkan, sepanjang server dan juga client memahami instruksi dengan benar. Idealnya, proses utama yang terjadi di ruang lingkup MySQL sama, yaitu:<\/span><\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\">MySQL membuat database untuk menyimpan dan memanipulasi data, serta menentukan keterkaitan antara masing-masing tabel.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Client membuat permintaan (request) dengan mengetikkan pernyataan SQL yang spesifik di MySQL.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Aplikasi server akan merespons dengan memberikan informasi yang diminta. Informasi ini nantinya muncul di sisi klien.<\/span><\/li>\n<\/ol><p><span style=\"font-weight: 400\">Dari sisi client, biasanya akan diberitahukan GUI mana yang harus digunakan. Semakin ringan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> suatu GUI, maka semakin cepat dan mudah aktivitas manajemen data yang dimilikinya. Beberapa <a href=\"http:\/\/www.webdesigndev.com\/best-mysql-gui-tools\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">MySQL GUI terpopuler<\/a><strong> <\/strong>meliputi MySQL WorkBench, SequelPro, DBVisualizer, dan Navicat DB Admin Tool.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa MySQL GUI terpopuler ada yang gratis dan ada juga yang berbayar, ada yang dijalankan secara eksklusif di macOS dan ada juga yang kompatibel dengan sistem operasi lainnya. Client memilih GUI berdasarkan kebutuhannya. Untuk manajemen database, termasuk<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> WordPress, GUI yang paling sesuai adalah phpMyAdmin.<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-kelebihan-mysql-sehingga-banyak-digunakan\">Apa Kelebihan MySQL Sehingga Banyak Digunakan?<\/h2><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"346\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/peringkat-mesin-db.jpg\/public\" alt=\"Peringkat Database\" class=\"wp-image-8058\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/peringkat-mesin-db.jpg\/w=900,fit=scale-down 900w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/peringkat-mesin-db.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/peringkat-mesin-db.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/05\/peringkat-mesin-db.jpg\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Tak hanya dikenal sebagai satu-satunya (R)DBMS yang ada di pasaran, MySQL juga menjadi salah satu database terpopuler setelah Oracle Database, berdasarkan pada penilaian yang menggunakan parameter kritis, seperti seberapa sering muncul di hasil pencarian, profil di LinkedIn, dan banyaknya diskusi teknis di forum online.<\/span><\/p><p>B<span style=\"font-weight: 400\">anyaknya perusahaan teknologi besar yang menggunakan software ini semakin mengukuhkan posisinya. Berikut beberapa alasan mengapa MySQL banyak digunakan:<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-fleksibilitas-dan-kemudahan-penggunaan\">Fleksibilitas dan kemudahan penggunaan<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Anda dapat memodifikasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">source code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sesuai dengan keinginan tanpa perlu mengkhawatirkan adanya batasan, termasuk opsi untuk mengupgrade paket saat ini ke versi premium berbayar. Proses installnya relatif sederhana dan tidak membutuhkan waktu lebih dari 30 menit.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-performa-terbaik\">Performa terbaik<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Ada banyak cluster server yang mensupport MySQL. Dengan performa dan kecepatan yang optimal, software ini akan membantu Anda baik dalam menyimpan sejumlah data e-Commerce berukuran besar maupun ketika melakukan kegiatan bisnis berat lainnya.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-memiliki-standar-industri\">Memiliki standar industri<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Banyak industri yang telah menggunakan sistem manajemen bertahun-tahun lamanya, dan itu berarti ada sejumlah resource yang dikelola oleh developer berpengalaman. Dengan demikian, user akan mendapatkan software MySQL yang terus-menerus diperbarui. Software ini dapat dikembangkan oleh siapa pun, bahkan freelance developer demi memperoleh uang saku.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-aman\">Aman<\/h3><p><span style=\"font-weight: 400\">Keamanan data menjadi salah satu prioritas utama software RDBMS. Dengan Access Privilege System dan User Account Management yang dimilikinya, MySQL menetapkan level keamanan tingkat tinggi. Verifikasi berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">host<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan enkripsi password juga tersedia.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Masih bingung tentang apa itu MySQL? Silakan tulis pertanyaan Anda pada kolom komentar di bawah ini.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MySQL adalah sistem manajemen database relasional (RDBMS) open-source berbasis SQL yang bekerja dengan model client-server. Kalau DBMS adalah sistem manajemen database secara umum, RDBMS merupakan software pengelolaan database berdasarkan model relasional. Mau tahu lebih lanjut tentang apa itu MySQL? Tenang, di artikel ini, kami akan menjelaskan semuanya. Tidak hanya menyediakan web hosting terbaik, kami juga [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-mysql\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":8059,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Apa Itu MySQL? Pengertian MySQL, Cara Kerja, dan Kelebihannya","rank_math_description":"MySQL adalah software manajemen database yang berjalan menggunakan bahasa query SQL. Mau tahu lebih lanjut? Yuk baca apa itu MySQL di sini!","rank_math_focus_keyword":"apa itu mysql, mysql adalah, pengertian mysql, kelebihan mysql","footnotes":""},"categories":[7890],"tags":[8418,8413,8414,8415,7902,7305,8417,8421,8412,8411,6252,8419,8416,8420,8422,5641,7980,6577,7739,4860],"class_list":["post-8054","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-glosarium","tag-basis-data","tag-client","tag-client-server","tag-client-server-model","tag-cms-wordpress","tag-database-mysql","tag-database-mysql-database","tag-dbms","tag-gnu-public-license","tag-gpl","tag-mysql","tag-mysql-adalah-pengertian-mysql-kelebihan-mysql","tag-oracle","tag-platform-wordpress","tag-rdbms","tag-server","tag-sql","tag-website","tag-website-wordpress","tag-wordpress"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/what-is-mysql","default":0},{"locale":"pt-BR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/br\/tutoriais\/o-que-e-mysql","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/que-es-mysql","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/apa-itu-mysql","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/what-is-mysql","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/what-is-mysql","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/what-is-mysql","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/que-es-mysql","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/que-es-mysql","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/que-es-mysql","default":0},{"locale":"pt-PT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pt\/tutoriais\/o-que-e-mysql","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/what-is-mysql","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/what-is-mysql","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/what-is-mysql","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/what-is-mysql","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8054","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8054"}],"version-history":[{"count":17,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8054\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28973,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8054\/revisions\/28973"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8059"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8054"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8054"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8054"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}