{"id":7699,"date":"2019-03-03T13:26:03","date_gmt":"2019-03-03T13:26:03","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=7699"},"modified":"2025-01-10T11:43:43","modified_gmt":"2025-01-10T04:43:43","slug":"framework-php","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/framework-php","title":{"rendered":"8 framework PHP terbaik yang direkomendasikan untuk developer"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Ada banyak hal yang harus dikerjakan jika ingin membuat dan mengembangkan website atau aplikasi dari nol, salah satunya adalah menciptakan fungsionalitas. Sayangnya terkadang fungsionalitas yang sudah ada hanya diperbarui, dan itu dilakukan berkali-kali.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Sama seperti ketika ban ditemukan pertama kali. Lalu seiring berjalannya waktu, ban hanya akan diperbarui menurut tuntutan pasar dan kebutuhan mobil atau motor.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Agar Anda tidak perlu melakukan repetisi terhadap suatu fitur atau fungsionalitas, gunakan <\/span><a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Software_framework\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">framework software<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Software ini akan menyediakan fondasi di mana Anda bisa mewujudkan website atau aplikasi yang diinginkan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Di artikel ini kami akan membahas macam-macam framework PHP yang berguna untuk proyek pengembangan website serta aplikasi. Ada delapan framework PHP terbaik yang akan kami rekomendasikan untuk Anda.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Tak lupa pula kami akan menyebutkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing PHP framework serta spesifikasi teknis dan lain sebagainya.<\/span><\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29634\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"7 Framework PHP Terbaik untuk Developer Pemula di Tahun 2023\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/75i_iMKpbm0?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-pengertian-framework-php-dan-mengapa-anda-harus-menggunakannya\"><b>Pengertian Framework PHP (dan Mengapa Anda Harus Menggunakannya)<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Di dalam dunia pengembangan software, arti <a href=\"\/id\/tutorial\/framework-adalah\">framework adalah<\/a> tempat penyimpanan file yang memuat beberapa fungsi dasar. Tujuannya untuk menyediakan fondasi bagi para developer agar bisa mengembangkan proyek dengan lebih efisien.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Terlebih lagi jika ingin mengembangkan proyek dari awal, tentu Anda harus memprogramkan berbagai fungsi yang ada.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Misalkan Anda menemukan resep baru di internet dan ingin mencobanya. Hal pertama yang hadir di pikiran Anda adalah bumbu. Tentu tak hanya satu, banyak bumbu yang harus dipersiapkan agar menjadi makanan yang enak disantap.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, kita tak bisa melupakan peralatan dasar untuk memasak, seperti wajan, panci, pisau, dan talenan. Jika tidak ada peralatan ini, mustahil bagi Anda untuk mengolah bahan makanan. Seperti itulah fungsi dasar framework PHP, selain membuat Anda lebih kreatif tentunya dengan tidak mengulang fitur yang sudah ada.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila ingin mengembangkan aplikasi PHP baru, pilihlah PHP framework yang sudah punya semua fungsionalitas yang dibutuhkan. Ada banyak framework yang bisa digunakan, dan masing-masing menawarkan metode pengembangan yang unik. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Di bawah ini kami akan membahas fungsionalitas, spesifikasi teknis, dan lain sebagainya dari kedelapan framework PHP terbaik versi kami. Semoga pembahasan tersebut mampu memudahkan Anda dalam memilih framework yang terbaik untuk aplikasi ataupun website yang hendak dikembangkan.<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-8-framework-php-terbaik-untuk-pengembangan-web\"><b>8 Framework PHP Terbaik untuk Pengembangan Web<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Bagi yang sudah pernah menggunakan framework sebelumnya, pasti tahu kalau masing-masing tool beda dan punya keunikan tersendiri. Karena itulah, sebisa mungkin kami menyediakan informasi yang diperlukan agar Anda bisa memilih framework PHP terbaik yang sesuai dengan kebutuhan website atau aplikasi.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Delapan framework ini gratis dan open source sehingga Anda bisa mencobanya satu per satu sampai menemukan yang tepat.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Delapan PHP framework ini diurut berdasarkan tingkat popularitas, spesifikasi teknis, dan kemampuan untuk meningkatkan efisiensi pengembangan:<\/span><b><\/b><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-laravel\">1. <a href=\"https:\/\/laravel.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Laravel<\/b><\/a><\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"393\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/laravel-768x393.jpg\/public\" alt=\"Framework PHP Laravel\" class=\"wp-image-7701\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/laravel-768x393.jpg\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/laravel-768x393.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/laravel-768x393.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Berbicara soal framework PHP, salah satu nama yang sudah familiar di kalangan para developer adalah <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-laravel\">Laravel<\/a>. Framework ini dikenal karena memiliki syntax yang mudah dipahami dan digunakan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan Laravel, website dan aplikasi dapat dikembangkan dalam waktu singkat. Bahkan Anda tidak perlu memikirkan pekerjaan-pekerjaan dasar karena Laravel telah menyediakan fungsi, seperti otentikasi user, manajemen sesi, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">caching<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Singkatnya, Laravel menawarkan semua fungsionalitas yang Anda butuhkan untuk membuat serta mengembangkan aplikasi PHP modern.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Ada beberapa alasan teknis mengapa kami menempatkan Laravel di urutan pertama. Dari segi performa, framework ini memiliki core yang dapat diandalkan serta dikembangkan dengan menggunakan berbagai add-ons.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Laravel, di sisi lain, terintegrasi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">library<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan platform pihak ketiga, seperti Amazon Web Services (AWS), sehingga Anda dapat membuat aplikasi yang mudah diskalakan. Untuk task yang membutuhkan waktu penyelesaian yang lama (biasanya lebih dari 30 detik), Anda bisa mengurutkannya agar dapat dijalankan secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">asynchronously<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">background<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Performa pun dapat ditingkatkan dengan lebih baik.<\/span><\/p><p><b>Keunggulan Utama:<\/b><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memiliki syntax yang mudah dipahami dan dipelajari.<\/li>\n\n\n\n<li>Fungsionalitas intinya dapat dikembangkan dengan menggunakan add-ons.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyediakan fungsi bawaan untuk mengelola routing, manajemen user, caching, dan lain sebagainya.<\/li>\n\n\n\n<li>Terintegrasi dengan library dan platform pihak ketiga, seperti AWS.<\/li>\n\n\n\n<li>Menjalankan task secara asynchronously di background untuk meningkatkan performa.<\/li>\n<\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Laravel memiliki komunitas yang sangat aktif. Adanya komunitas ini membantu setiap usernya dalam mencari bantuan atau bahkan tutorial. Karena kemudahannya, Laravel merupakan pilihan terbaik bagi yang masih baru di dunia pengembangan web dan PHP framework.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-codeigniter\"><b>2. <a href=\"https:\/\/www.codeigniter.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">CodeIgniter<\/a><\/b><\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"729\" height=\"218\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/codeigniter.jpg\/public\" alt=\"Framework PHP terbaik, CodeIgniter\" class=\"wp-image-7702\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/codeigniter.jpg\/w=729,fit=scale-down 729w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/codeigniter.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/codeigniter.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w\" sizes=\"(max-width: 729px) 100vw, 729px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">CodeIgniter merupakan framework PHP yang menggunakan arsitektur <\/span><a href=\"https:\/\/medium.freecodecamp.org\/simplified-explanation-to-mvc-5d307796df30?gi=e8108bd57c5d\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">Model View Controller (MVC)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Dalam kalimat yang lebih sederhana, CodeIgniter menggunakan komponen yang berbeda-beda untuk mengelola task development yang spesifik.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Metode yang ditawarkan CodeIgniter lebih disukai oleh para developer karena mereka bisa membuat serta mengembangkan aplikasi web yang mudah diskalakan tanpa menyita banyak ruang.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Kemudahan dalam pembelajaran dan penggunaan membuat CodeIgniter menjadi salah satu framework PHP terbaik bagi pemula. Kelebihan lainnya adalah informasi bantuan atau tutorial yang lengkap.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Anda dapat memahami hal-hal dasar terkait penggunaan CodeIgniter dengan lebih mudah. Performa CodeIgniter pun dapat diandalkan, terlebih jika Anda ingin membuat aplikasi yang &lsquo;ringan&rsquo; yang dijalankan di server sederhana.<\/span><\/p><p><b>Keunggulan Utama:<\/b><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Framework ringan dengan performa yang dapat diandalkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mudah dipahami dan digunakan berkat adanya informasi bantuan dan <a href=\"\/id\/tutorial\/tutorial-codeigniter-indonesia-lengkap\">tutorial CodeIgniter<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li>Membuat aplikasi yang mudah diskalakan dengan menggunakan arsitektur framework berbasis MVC.<\/li>\n<\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Di samping kelebihan, juga ada kekurangan. Sebagai contoh, tidak ada jadwal yang tetap dan teratur mengenai update CodeIgniter. Jadi, PHP framework ini tidak kami sarankan untuk digunakan bilamana aplikasi yang Anda kembangkan memiliki standar keamanan tinggi.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-3-symfony\"><b> <\/b><b>3. <a href=\"https:\/\/symfony.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Symfony<\/a><\/b><\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"273\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/symfony-768x273.jpg\/public\" alt=\"PHP Framework Symfony\" class=\"wp-image-7703\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/symfony-768x273.jpg\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/symfony-768x273.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/symfony-768x273.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Seandainya ada kompetisi mana framework PHP yang paling baik, maka Symfony berada di urutan ketiga setelah Laravel dan Codeigniter dari segi popularitas. Apa, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">sih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, alasannya? Anda akan tahu setelah mencobanya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Selain memiliki nama yang unik, Symfony juga sangat fleksibel. Di dalamnya terdapat sistem bundle dan sistem komponen yang memudahkan Anda dalam memilih fungsi PHP sesuai dengan keinginan, atau menggunakan keseluruhan framework. Pun framework ini menawarkan fungsionalitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">testing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bawaan untuk mengecek apakah aplikasi yang dikembangkan berjalan normal atau terdapat error. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Ada kelebihan, juga ada kekurangan. Sepengetahuan kami, aplikasi yang dikembangkan dengan Symfony, sayangnya, tidak punya performa yang baik. Selain itu, PHP framework ini juga sulit dipahami apabila disandingkan dengan software lainnya.<\/span><\/p><p><b>Keunggulan Utama:<\/b><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Framework yang sangat fleksibel sehingga Anda dapat mengaktifkan masing-masing komponen.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyediakan fungsionalitas testing bawaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki informasi bantuan dan tutorial yang dapat diandalkan.<\/li>\n<\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Soal modularitas, Symfony adalah opsi terkuat dalam dunia framework. Alih-alih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">library<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> secara keseluruhan, Anda bisa menggunakan suatu komponen yang diinginkan. Karena itulah, Symfony dinobatkan sebagai framework PHP terbaik bagi para user yang hanya membutuhkan sedikit bantuan.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-4-zend\"><b>4. <a href=\"https:\/\/framework.zend.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Zend<\/a><\/b><\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"746\" height=\"392\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/zend.jpg\/public\" alt=\"macam macam framework PHP: Zend\" class=\"wp-image-7704\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/zend.jpg\/w=746,fit=scale-down 746w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/zend.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/zend.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w\" sizes=\"(max-width: 746px) 100vw, 746px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Banyak orang yang menyebut <\/span><a href=\"https:\/\/framework.zend.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">Zend<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai framework &lsquo;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">glue<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">&rsquo; karena sifatnya yang berbasis komponen. Zend merupakan framework yang <\/span><a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Object-oriented_programming\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">berorientasi pada objek<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dan berbasis MVC sehingga Anda dapat me-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">load<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> komponen yang diinginkan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">library<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> individual. Dengan kata lain, Zend memudahkan Anda untuk fokus hanya pada komponen atau fungsi yang dibutuhkan dan tidak perlu menyertakan yang lan. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Berkat metode yang membuat penggunanya mengutamakan komponen yang diperlukan serta sifat framework yang berorientasi pada objek, Anda dapat menggunakan kembali berbagai kode yang telah ditulis sebelumnya. Keunikan ini merupakan kabar baik bagi para developer. Selain itu, platform ini dapat diintegrasikan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">library<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> eksternal guna mengembangkan fungsionalitasnya.<\/span><\/p><p><b>Keunggulan Utama:<\/b><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>PHP framework yang berorientasi pada objek serta berarsitektur MVC.<\/li>\n\n\n\n<li>Berkat desain platformnya, kode yang telah ditulis dapat digunakan kembali.<\/li>\n\n\n\n<li>Kemudahan dalam mengintegrasikan Zend dengan library eksternal.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak perlu memasukkan banyak komponen. Cukup tambahkan komponen yang diperlukan saja.<\/li>\n<\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Tentu saja Zend juga punya kekurangan. Misalnya, platform ini tidak mudah untuk dipahami. Katakanlah platform yang digunakan sebelumnya adalah Laravel, kemudian Anda ingin pindah ke Zend. Tentu proses pemahaman dan penggunaan tool ini bisa dibilang cukup menantang. Anda akan merasakan perbedaannya karena Laravel merupakan framework yang menawarkan kemudahan, bahkan bagi developer pemula. Meski demikian, Zend tetap menjadi framework PHP terbaik bagi mereka yang sudah berpengalaman dan kerap melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang berorientasi pada objek.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-5-phalcon\"><b>5. <a href=\"https:\/\/phalconphp.com\/en\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Phalcon<\/a><\/b><\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"757\" height=\"284\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/phalcon.jpg\/public\" alt=\"Pengertian framework PHP Phalcon\" class=\"wp-image-7705\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/phalcon.jpg\/w=757,fit=scale-down 757w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/phalcon.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/phalcon.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w\" sizes=\"(max-width: 757px) 100vw, 757px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Di antara sekian banyaknya PHP framework, Phalcon memiliki sifat yang berbeda. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Source code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">-nya ditulis dalam C sehingga pada dasarnya Phalcon merupakan ekstensi C dari PHP. Kedengarannya memang cukup aneh, tapi dalam praktiknya, Phalcon menjadi salah satu framework PHP tercepat yang pernah ada.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Sesuai dengan namanya, Phalcon memiliki performa yang baik sehingga dapat memberi hasil yang stabil dan berkualitas. Bahkan software ini juga telah dilengkapi dengan resource yang ringan serta menggunakan arsitektur MVC. Uniknya setelah diinstall, di dalam framework Phalcon hampir sama sekali tidak ada file. Cukup tambahkan module dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">library<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang dibutuhkan. Dengan begini, proses pengembangan aplikasi web tidak akan berantakan.<\/span><\/p><p><b>Keunggulan Utama:<\/b><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Framework PHP yang berbasis pada C.<\/li>\n\n\n\n<li>Menawarkan performa yang mulus dan resource yang ringan.<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan module dan library yang dibutuhkan.<\/li>\n<\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Kami menyukai kinerja dan apa yang ditawarkan oleh software ini. Namun bukan berarti sama sekali tidak ada kekurangan dalam Phalcon. Informasi tutorial dan bantuan yang dimiliki Phalcon tidaklah sebanyak yang ada pada Laravel. Bahkan untuk mencari tahu bugs dan memperbaikinya memerlukan waktu yang lama. <\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Terlepas dari segala kelebihan dan kekurangannya, Phalcon adalah framework PHP terbaik bagi mereka yang mengutamakan performa.<\/span><\/p><p><b>6. <a href=\"https:\/\/cakephp.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">CakePHP<\/a><\/b><\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"723\" height=\"424\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/cakephp.jpg\/public\" alt=\"Framework PHP CakePHP\" class=\"wp-image-7706\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/cakephp.jpg\/w=723,fit=scale-down 723w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/cakephp.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/cakephp.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w\" sizes=\"(max-width: 723px) 100vw, 723px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Di awal tahun 2000-an, <\/span><a href=\"https:\/\/cakephp.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">CakePHP<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> adalah PHP framework MVC pertama yang sukses diluncurkan di pasaran &ndash; di mana pada saat itu merupakan inovasi baru dan sampai saat ini masih menjadi salah satu framework PHP terbaik dan terpopuler.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Setiap versi terbaru CakePHP yang telah diupdate memiliki performa yang terus-menerus ditingkatkan serta sejumlah komponen baru. Akan tetapi, kelebihan utamanya justru terletak pada metode konvensi dalam coding. Hal ini berarti ketika Anda sudah mengerti serta memahami sekumpulan konvensinya dengan benar, maka Anda dapat fokus ke pengembangan dan menyelesaikan task lebih cepat.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">CakePHP menawarkan sejumlah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">library<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang menyertakan berbagai komponen berguna (sebagaimana yang harus dimiliki oleh setiap PHP framework). Sepanjang dilakukannya uji coba terhadap bermacam-macam framework, kami mengambil kesimpulan bahwa CakePHP menawarkan salah satu paket komponen terlengkap. Jadi, jika Anda ingin mengembangkan aplikasi atau web yang kaya akan fitur, maka CakePHP wajib masuk dalam list.<\/span><\/p><p><b>Keunggulan Utama:<\/b><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memiliki beragam paket komponen.<\/li>\n\n\n\n<li>Konvensi CakePHP untuk memprogramkan proyek agar dapat terlesaikan dengan cepat.<\/li>\n<\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Di satu sisi, karena konvensi yang dimilikinya, CakePHP <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">bisa<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> lebih terbatas. Kalau Anda suka memprogramkan sesuatu dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan ingin lebih kreatif, maka CakePHP bukan framework PHP yang paling ideal. Namun tetap saja, kita tidak bisa memungkiri kalau software ini masih menjadi pilihan developer.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-7-yii\"><b>7. <a href=\"https:\/\/www.yiiframework.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yii<\/a><\/b><\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"693\" height=\"203\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/yii.jpg\/public\" alt=\"Framework PHP terbaik: Yii\" class=\"wp-image-7707\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/yii.jpg\/w=693,fit=scale-down 693w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/yii.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/yii.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w\" sizes=\"(max-width: 693px) 100vw, 693px\" \/><\/figure><\/div><p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutnya dalam daftar framework PHP terbaik ada <\/span><a href=\"https:\/\/www.yiiframework.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">Yii<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, yang juga menjadi kompetitor yang patut diperhitungkan. Untuk saat ini, bisa dibilang yang menjadi keunggulan utamanya adalah kemudahan setup-nya. Bahkan dari segi performa, Yii dapat disandingkan dengan Phalcon dan hal ini menjadi selling pointnya.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Sama seperti PHP framework lainnya yang sudah kami bahas, Yii menawarkan paket komponen penting agar pengembangan aplikasi web menjadi lebih cepat. Namun yang menjadi kelebihannya adalah sekumpulan fitur kemanan yang canggih. Dengan Yii, Anda bisa membuat proyek aplikasi web dengan standar keamanan yang tinggi.<\/span><\/p><p><b>Keunggulan Utama:<\/b><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kecepatan dan performa yang dapat diandalkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Anda bisa menggunakan default setup atau mengkustomisasinya sesuai kebutuhan.<\/li>\n\n\n\n<li>Menerapkan standar keamanan yang tinggi pada website dan aplikasi.<\/li>\n<\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Kekurangan Yii terletak pada tidak mudahnya dipahami dan dipelajari oleh para developer pemula atau yang menggunakan framework ini untuk pertama kalinya. Meskipun dikategorikan sebagai framework PHP terbaik, Yii bukanlah pilihan yang tepat bagi Anda yang baru saja mulai mempelajari bahasa pemrograman.<\/span><\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-8-fuelphp\"><b>8. <a href=\"https:\/\/fuelphp.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">FuelPHP<\/a><\/b><\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"282\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/framework-fuelphp-768x282.jpg\/public\" alt=\"PHP framework FuelPHP\" class=\"wp-image-7708\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/framework-fuelphp-768x282.jpg\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/framework-fuelphp-768x282.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/03\/framework-fuelphp-768x282.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div><p><a href=\"https:\/\/fuelphp.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">FuelPHP<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> masih relatif baru di dunia PHP framework dan pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2014. Pengembangnya menyatakan bahwa FuelPHP merupakan hasil riset yang mereka lakukan terhadap beberapa framework <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">powerful<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Beberapa aspek teruniknya dijelaskan di bagian <\/span><a href=\"https:\/\/fuelphp.com\/features\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">fitur<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p><p><b>Keunggulan Utama: <\/b><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mendukung HMVC.<\/li>\n\n\n\n<li>Standar keamanan yang tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li>Baris perintah utilitas yang unik.<\/li>\n<\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Framework ini mendukung PHP versi 5.4 dan di atasnya. Selain itu, FuelPHP juga memiliki <\/span><a href=\"https:\/\/fuelphp.com\/docs\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">informasi bantuan dan tutorial<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> yang memudahkan proses pengembangan aplikasi web berjalan lancar dan cepat.<\/span><\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Speed-Up-Your-Website-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27589\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\"><b>Kesimpulan<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Ada banyak bahasa pemrograman yang bisa digunakan, tapi PHP tetap menjadi opsi terbaik jika berurusan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scripting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di sisi server. Meski sudah menjadi developer profesional sekalipun, tetap saja Anda membutuhkan waktu lama untuk meng-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> semua bagian di aplikasi atau website yang dikembangkan. Untungnya menggunakan salah satu framework PHP terbaik adalah Anda bisa melewati proses dasar dan langsung ke bagian yang penting dalam pengembangan proyek online.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Anda, mana PHP framework terbaik? Silakan tulis pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ini!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak hal yang harus dikerjakan jika ingin membuat dan mengembangkan website atau aplikasi dari nol, salah satunya adalah menciptakan fungsionalitas. Sayangnya terkadang fungsionalitas yang sudah ada hanya diperbarui, dan itu dilakukan berkali-kali. Sama seperti ketika ban ditemukan pertama kali. Lalu seiring berjalannya waktu, ban hanya akan diperbarui menurut tuntutan pasar dan kebutuhan mobil atau [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/framework-php\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":7710,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"8 Framework PHP Terbaik untuk Developer","rank_math_description":"Ingin mengembangkan apllikasi PHP yang baru dan berbeda dari yang sudah ada? Kami rekomendasikan 8 framework PHP terbaik.","rank_math_focus_keyword":"framework php, framework php terbaik, macam macam framework php, php framework, pengertian framework php","footnotes":""},"categories":[7300],"tags":[8277,8278,7992,7301,7943,8274,8086,7996,8059,8279,8276,7932,8275,8273,8272,8280,7982,8271,6577],"class_list":["post-7699","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-php","tag-aplikasi","tag-bahasa-pemroframan","tag-beli-domain","tag-codeigniter","tag-coding","tag-framework-php-terbaik","tag-hosting-gratis","tag-hosting-indonesia","tag-hosting-terbaik","tag-laravel","tag-macam-macam-framework-php","tag-nama-domain","tag-pengertian-framework-php","tag-php-framework","tag-php-hosting","tag-symfony","tag-web-hosting-indonesia","tag-web-hosting-terbaik-domain-gratis","tag-website"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/best-php-framework","default":0},{"locale":"pt-BR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/br\/tutoriais\/framework-php","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/frameworks-php","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/mejores-frameworks-php","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/framework-php","default":0},{"locale":"nl-NL","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/nl\/tutorials\/php-framework","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/best-php-framework","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/best-php-framework","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/best-php-framework","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/mejores-frameworks-php","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/mejores-frameworks-php","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/mejores-frameworks-php","default":0},{"locale":"pt-PT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pt\/tutoriais\/framework-php","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/best-php-framework","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/best-php-framework","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/best-php-framework","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/best-php-framework","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7699"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7699\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42629,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7699\/revisions\/42629"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7710"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}