{"id":6427,"date":"2018-07-08T15:55:30","date_gmt":"2018-07-08T15:55:30","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=6427"},"modified":"2025-07-11T17:15:47","modified_gmt":"2025-07-11T10:15:47","slug":"migrasi-wix-ke-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/migrasi-wix-ke-wordpress","title":{"rendered":"Cara migrasi Wix ke WordPress, gampang banget!"},"content":{"rendered":"<p>Wix merupakan website builder yang populer berkat kemudahannya. Namun, seiring website Anda bertambah besar, Anda mungkin memerlukan fitur-fitur lain yang tidak tersedia di platform ini. Nah, WordPress bisa menjadi alternatif yang tidak kalah canggih.<\/p><p>Memindahkan website dari Wix ke WordPress memang tidak bisa dilakukan secara otomatis, tapi bukan berarti sulit.<\/p><p>Di artikel ini, kami akan menjelaskan cara memindahkan website dari Wix ke WordPress dengan mudah. Kami memastikan langkah-langkahnya bisa diikuti dengan mudah, bahkan oleh pemula. Mari mulai!<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-mentransfer-konten-website-wix-ke-wordpress\">Cara mentransfer konten website Wix ke WordPress<\/h2><p>Sayangnya, tidak ada fitur bawaan untuk mengekspor seluruh konten website secara otomatis dari Wix ke WordPress. Untungnya, ada beberapa metode yang bisa mempercepat proses migrasi, seperti menggunakan RSS feed untuk blog post atau plugin migrasi tertentu.<\/p><p>Kami akan membahas dua metode semi-otomatis yang bisa Anda gunakan, yaitu menggunakan <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-rss-feed\">RSS feed<\/a> website dan plugin<strong> <\/strong>migrasi.<\/p><p>\n\n\n<div class=\"protip\">\n                    <h4 class=\"title\">Tips berguna<\/h4>\n                    <p>Tiba-tiba ragu apakah akan migrasi dari Wix ke WordPress? Simak keunggulan dan pertimbangan setiap platform di artikel kami tentang <a href=\"\/id\/tutorial\/wix-vs-wordpress\">Wix vs WordPress<\/a>.<\/p>\n                <\/div>\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-persiapan-awal-memindahkan-website-wix-ke-wordpress\">Persiapan awal memindahkan website Wix ke WordPress<\/h2><p>Waktu yang dibutuhkan untuk migrasi Wix ke WordPress bisa berbeda-beda tergantung pada seberapa besar ukuran website Anda, pengaturan SEO yang sudah diterapkan, dan seberapa familiar Anda dengan WordPress.<\/p><p>Kalau Anda benar-benar baru menggunakan WordPress, ada baiknya luangkan waktu sebentar untuk mempelajari cara kerja platform ini. Hal ini akan membantu proses transisi jadi lebih lancar dan minim kendala.<\/p><p>Sebelum masuk ke proses migrasi, kami akan memandu Anda mempersiapkan dua hal penting yang perlu dilakukan agar proses perpindahan dari Wix ke WordPress bisa berjalan dengan baik.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-pilih-web-host-sesuai-kebutuhan\">1. Pilih web host sesuai kebutuhan<\/h3><p>Berbeda dengan Wix yang sudah menyertakan hosting dalam paketnya, WordPress memerlukan hosting terpisah. Artinya, Anda perlu memilih layanan hosting sendiri sebelum memindahkan website dari Wix ke WordPress.<\/p><p>Pilihlah paket yang sesuai dari provider hosting yang kredibel agar performa website Anda tetap optimal. Pastikan juga provider pilihan Anda menyediakan paket khusus untuk WordPress agar proses penginstalan dan pengelolaannya menjadi lebih mudah.<\/p><p>Tidak perlu jauh-jauh mencari, karena kami menyediakan paket <a href=\"\/id\/wordpress-hosting\">managed WordPress hosting<\/a> dengan harga mulai dari <strong>Rp24900.00\/bulan<\/strong>. Apabila berlangganan minimal 12 bulan, Anda juga akan mendapatkan <a href=\"\/id\/domain-gratis\">domain gratis<\/a> selama satu tahun.<\/p><p>Kalau sebelumnya sudah <a href=\"\/id\/cara-membeli-domain\">membeli domain<\/a> dari Wix, Anda bisa mentransfernya ke hosting baru Anda. Proses transfer domain biasanya cukup mudah, dengan panduan yang tersedia di dashboard provider hosting Anda.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/migrasi-website\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29622\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-siapkan-website-wordpress\">2. Siapkan website WordPress<\/h3><p>Setelah Anda memiliki akun hosting dan mengarahkan domain ke server yang baru, saatnya mulai membuat website WordPress Anda.<\/p><p>Berikut langkah-langkah untuk menginstal, menyiapkan, dan menyesuaikan WordPress:<\/p><p><strong>2.1 Menginstal WordPress<\/strong><\/p><p>Proses ini akan bergantung pada web host yang Anda pilih.<\/p><p>Cara yang paling mudah adalah menggunakan penginstalan otomatis sekali klik. Di Hostinger, Anda bisa menggunakan <strong>Instalasi Otomatis<\/strong> yang tersedia di <strong>hPanel<\/strong>. Cukup pilih <strong>WordPress<\/strong> &rarr; <strong>Instalasi Otomatis<\/strong> &rarr; <strong>WordPress<\/strong>, lalu mulai <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-install-wordpress\">penginstalan WordPress<\/a>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1052\" height=\"380\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/08\/wordpress-instalasi-otomatis-hpanel.png\/public\" alt=\"tampilan bagian instalasi otomatis di hpanel dengan wordpress yang dipilih\" class=\"wp-image-39049\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/08\/wordpress-instalasi-otomatis-hpanel.png\/w=1052,fit=scale-down 1052w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/08\/wordpress-instalasi-otomatis-hpanel.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/08\/wordpress-instalasi-otomatis-hpanel.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/08\/wordpress-instalasi-otomatis-hpanel.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/08\/wordpress-instalasi-otomatis-hpanel.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1052px) 100vw, 1052px\" \/><\/figure><\/div><p>Setelah penginstalan selesai, Anda bisa mengakses dashboard WordPress dengan menambahkan <strong>\/wp-admin<\/strong> di akhir URL domain Anda, misalnya <strong>www.namadomainanda.com\/wp-admin<\/strong>.<\/p><p>Atau, kalau menggunakan hPanel, Anda bisa membuka <strong>WordPress<\/strong> &rarr; <strong>Dashboard<\/strong> lalu mengklik<strong> Admin WordPress<\/strong>.<\/p><p><strong>2.2 Menyiapkan website WordPress<\/strong><\/p><p>Anda bisa mengakses berbagai opsi penyiapan website WordPress dari dashboard.&nbsp;<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"573\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/05\/dashboard-wordpress-1.png\/public\" alt=\"dashboard admin area wordpress\" class=\"wp-image-42759\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/05\/dashboard-wordpress-1.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/05\/dashboard-wordpress-1.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/05\/dashboard-wordpress-1.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/05\/dashboard-wordpress-1.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p>Sebelum mulai menambahkan konten, ada beberapa pengaturan dasar yang sebaiknya Anda konfigurasikan.<\/p><p>Pertama, buka <strong>Settings<\/strong> (Pengaturan)<strong> <\/strong>&rarr; <strong>Permalinks<\/strong>, lalu pilih <strong>Post name<\/strong> (Nama pos). Opsi akan mengubah struktur URL Anda, membuatnya lebih mudah dibaca dan SEO-friendly.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1714\" height=\"773\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/04\/pengaturan-permalink-wordpress.png\/public\" alt=\"Pengaturan permalink WordPress\" class=\"wp-image-44015\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/04\/pengaturan-permalink-wordpress.png\/w=1714,fit=scale-down 1714w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/04\/pengaturan-permalink-wordpress.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/04\/pengaturan-permalink-wordpress.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/04\/pengaturan-permalink-wordpress.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/04\/pengaturan-permalink-wordpress.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1714px) 100vw, 1714px\" \/><\/figure><\/div><p>Berikutnya, sesuaikan judul dan tagline website Anda. Untuk melakukannya, buka <strong>Settings<\/strong> (Pengaturan) &rarr; <strong>General<\/strong> (Umum).<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1556\" height=\"450\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/bagian-site-title-wordpress.png\/public\" alt=\"Screenshot yang menampilkan pengaturan Judul dan Tagline di dashboard WordPress\" class=\"wp-image-44953\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/bagian-site-title-wordpress.png\/w=1556,fit=scale-down 1556w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/bagian-site-title-wordpress.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/bagian-site-title-wordpress.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/bagian-site-title-wordpress.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/bagian-site-title-wordpress.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1556px) 100vw, 1556px\" \/><\/figure><\/div><p>Di bagian atas, Anda akan melihat dua kolom: <strong>Site Title<\/strong> (Judul Situs) dan<strong> Tagline<\/strong> (Slogan). Sesuaikan keduanya untuk mencerminkan nama dan slogan website Anda saat ini.<\/p><p>Pengaturan ini akan membantu mengoptimalkan jangkauan website Anda di mesin pencari dan menunjukkan kesan profesional kepada pengunjung.<\/p><p><strong>2.3 Menyesuaikan tampilan website<\/strong><\/p><p>Anda bisa menyesuaikan tampilan website WordPress Anda lebih lanjut dengan menggunakan tema dan plugin.<\/p><p>Ada ribuan <a href=\"\/id\/tutorial\/tema-wordpress-gratis\">tema WordPress gratis<\/a> yang bisa Anda instal dari dashboard untuk mengubah tampilan website Anda. Untuk menginstal tema, buka <strong>Appearance<\/strong> (Tampilan) &rarr; <strong>Themes<\/strong> (Tema) &rarr; <strong>Add New Theme<\/strong> (Tambahkan Tema Baru). Anda akan diarahkan ke direktori tema resmi WordPress untuk memilih dan <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-instal-tema-wordpress\">menginstal tema website<\/a> sesuai kebutuhan.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"631\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/01\/tema-baru-wordpress.png\/public\" alt=\"memilih tombol untuk menambahkan tema baru di wordpress\" class=\"wp-image-38242\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/01\/tema-baru-wordpress.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/01\/tema-baru-wordpress.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/01\/tema-baru-wordpress.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/01\/tema-baru-wordpress.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p>Selain tema gratis dari direktori WordPress, Anda juga bisa mempertimbangkan tema premium dari marketplace lain. Biasanya, tema ini memiliki kualitas desain yang lebih baik, fitur yang lebih beragam, opsi kustomisasi yang lebih lengkap, dan dukungan teknis langsung dari developernya.<\/p><p>Anda bisa menemukan tema berbayar yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda di marketplace berikut:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/themeforest.net\/category\/wordpress\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ThemeForest<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.studiopress.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">StudioPress<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.elegantthemes.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Elegant Themes<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/wordpress.org\/themes\/commercial\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Direktori Tema Premium WordPress<\/a><\/li>\n<\/ul><p>Setelah menginstal tema, Anda bisa lanjut menyesuaikannya agar lebih mencerminkan identitas website Anda. Buka menu <strong>Themes <\/strong>(Tema) &rarr; <strong>Customize <\/strong>(Sesuaikan) untuk mulai mengedit tema. Baca dokumentasi yang disediakan untuk membantu Anda memahami fitur-fiturnya.<\/p><p>Perlu dicatat, Anda mungkin tidak bisa meniru tampilan website Wix Anda secara persis. Namun, Anda bisa memilih tema yang tampilannya mirip lalu menggunakan plugin drag-and-drop builder untuk mengedit tema dalam cara yang serupa seperti di Wix.<\/p><p>Beberapa page builder populer seperti <strong>Elementor<\/strong>, <strong>Beaver Builder<\/strong>, <a href=\"https:\/\/wpastra.com\/?bsf=5643\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Astra<\/a>, atau <a href=\"https:\/\/wpbakery.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WPBakery<\/a> menawarkan pengalaman editing visual yang praktis. Anda tidak perlu menulis coding sedikit pun, yang tentunya akan sangat membantu kalau baru pertama kali menggunakan WordPress.<\/p><p>Selain itu, Anda bisa menggunakan plugin untuk menambahkan berbagai fitur ke website Anda sesuai kebutuhan. Misalnya, Anda bisa menggunakan <a href=\"\/tutorial\/plugin-membership-wordpress-terbaik\">plugin membership<\/a> untuk mengintegrasikan fitur keanggotan ke website Anda.<\/p><p>Setelah selesai menyesuaikan website, Anda bisa mulai memindahkan konten dari website Wix Anda ke WordPress.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-memindahkan-wix-ke-wordpress-menggunakan-rss\">Cara memindahkan Wix ke WordPress menggunakan RSS<\/h2><p>Cara pertama untuk mentransfer konten blog dari Wix ke WordPress adalah dengan menggunakan RSS feed. Namun, metode ini hanya berlaku untuk postingan blog, bukan halaman lain di website Anda.<\/p><p>Dengan menggunakan file RSS dari Wix, Anda bisa mengimpor seluruh postingan blog secara otomatis ke website WordPress baru Anda.<\/p><p>Perlu diketahui bahwa cara ini hanya berlaku untuk versi lama Wix, khususnya yang masih menyediakan RSS feed aktif. Kalau website Anda dibuat menggunakan versi Wix terbaru, kemungkinan besar RSS sudah tidak tersedia. Jadi, Anda bisa langsung lanjut ke cara kedua, yaitu menggunakan plugin migrasi.<\/p><p>Apabila menggunakan versi lama Wix, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-temukan-rss-feed\">1. Temukan RSS feed<\/h3><p>Pertama, buka file RSS feed website Wix Anda. Caranya, tambahkan <strong>\/feed.xml<\/strong> di akhir URL Wix Anda.<\/p><p>Contohnya, kalau nama domain atau URL Wix Anda adalah <strong>domainsaya.com<\/strong>, ketik <strong>domainsaya.com\/feed.xml<\/strong> atau<strong> domainsaya.com\/feed<\/strong> pada kolom alamat browser Anda.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"730\" height=\"161\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/url-rss-browser.png\/public\" alt=\"Contoh URL dengan tambahan akhiran \/feed\" class=\"wp-image-44954\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/url-rss-browser.png\/w=730,fit=scale-down 730w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/url-rss-browser.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/url-rss-browser.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 730px) 100vw, 730px\" \/><\/figure><\/div><p>Langkah ini juga akan menunjukkan apakah RSS feed website Wix Anda masih aktif atau tidak. Kalau muncul halaman XML yang menampilkan banyak kode, artinya RSS feed masih aktif dan Anda bisa lanjut ke langkah berikutnya.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-simpan-file-rss\">2. Simpan File RSS<\/h3><p>Setelah halaman RSS terbuka, klik kanan di mana saja pada halaman tersebut, lalu pilih <strong>Save as<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"542\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menyimpan-file-rss.png\/public\" alt=\"Screenshot yang menampilkan halaman RSS yang sedang disimpan\" class=\"wp-image-44955\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menyimpan-file-rss.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menyimpan-file-rss.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menyimpan-file-rss.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menyimpan-file-rss.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p>Perhatikan format file saat menyimpannya. Kalau file tersimpan sebagai <strong>.txt<\/strong>, ganti ekstensinya menjadi <strong>.xml<\/strong>. Simpan file ini di lokasi yang mudah Anda akses.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-3-impor-xml-ke-wordpress\">3. Impor XML ke WordPress<\/h3><p>Selanjutnya, kita akan menggunakan fitur impor RSS bawaan WordPress untuk mentransfer postingan.&nbsp;<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka dashboard admin WordPress Anda, lalu buka <strong>Tools<\/strong> (Peralatan) &rarr;<strong> Import <\/strong>(Impor).<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"900\" height=\"584\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/halaman-wordpress-importer-tab-tool.jpg\/public\" alt=\"tampilan halaman wordpress importer\" class=\"wp-image-8468\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/halaman-wordpress-importer-tab-tool.jpg\/w=900,fit=scale-down 900w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/halaman-wordpress-importer-tab-tool.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/halaman-wordpress-importer-tab-tool.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2019\/07\/halaman-wordpress-importer-tab-tool.jpg\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/figure><\/div><ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Cari opsi <strong>RSS<\/strong>, lalu klik <strong>Install Now <\/strong>(Instal Sekarang). Setelahnya, tombol akan berubah menjadi <strong>Run Importer <\/strong>(Jalankan Pengimpor).&nbsp; Klik tombol ini untuk mulai mengimpor.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"826\" height=\"112\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/rss-importer-wordpress.png\/public\" alt=\"Screenshot tombol pengimpor RSS di WordPress\" class=\"wp-image-44956\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/rss-importer-wordpress.png\/w=826,fit=scale-down 826w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/rss-importer-wordpress.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/rss-importer-wordpress.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/rss-importer-wordpress.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 826px) 100vw, 826px\" \/><\/figure><\/div><ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Di layar berikutnya, Anda bisa mengupload file <strong>.xml<\/strong> yang tadi didownload. Pilih file tersebut, lalu klik <strong>Upload file and import<\/strong> (Unggah berkas dan impor).<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"205\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/upload-rss-wordpress.png\/public\" alt=\"Screenshot layar Impor RSS di dashboard WordPress\" class=\"wp-image-44957\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/upload-rss-wordpress.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/upload-rss-wordpress.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/upload-rss-wordpress.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/upload-rss-wordpress.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><ol start=\"4\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Tunggu hingga prosesnya. Setelah itu, buka <strong>Posts<\/strong> (Pos) &rarr; <strong>All Posts<\/strong> (Semua Pos) untuk mengecek apakah semua postingan blog Anda sudah berhasil dipindahkan.<\/li>\n<\/ol><p>Harap perhatikan bahwa mungkin ada masalah pemformatan konten yang harus Anda tangani. Tapi setidaknya, kontennya sudah berhasil ditransfer ke WordPress.<\/p><p>Migrasi RSS hanya mentransfer postingan blog Anda. Apabila Anda ingin mengimpor halaman Wix Anda, satu-satunya pilihan adalah melakukannya secara manual.<\/p><p>Jangan lupa, metode RSS hanya bisa memindahkan postingan blog saja. Untuk memindahkan halaman statis dari Wix, Anda perlu melakukannya secara manual.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-4-tambahkan-halaman-wordpress\">4. Tambahkan halaman WordPress<\/h3><p>Karena tidak ada cara otomatis untuk memindahkan halaman dari Wix ke WordPress, Anda perlu menyalin kontennya satu per satu.<\/p><p>Buka halaman yang sudah ada di Wix dan salin kontennya. Kemudian, akses dashboard admin WordPress Anda, lalu buka <strong>Pages<\/strong> (Laman) &rarr; <strong>Add New<\/strong> (Tambah Baru).<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"316\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/04\/menambahkan-halaman-baru-di-wordpress-page-editor.png\/public\" alt=\"tampilan editor wordpress untuk halaman baru\" class=\"wp-image-35188\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/04\/menambahkan-halaman-baru-di-wordpress-page-editor.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/04\/menambahkan-halaman-baru-di-wordpress-page-editor.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/04\/menambahkan-halaman-baru-di-wordpress-page-editor.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/04\/menambahkan-halaman-baru-di-wordpress-page-editor.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p>Terakhir, tempel konten yang sudah Anda salin ke halaman yang baru. Lakukan hal ini untuk setiap halaman dari website Wix Anda sampai semuanya disalin ke WordPress.<\/p><p><a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menggunakan-editor-gutenberg-wordpress\">Editor Gutenberg<\/a> yang baru mungkin akan membagi konten menjadi beberapa blok, jadi Anda mungkin perlu mengatur ulang halaman agar sesuai dengan keinginan Anda.<\/p><p>Kalau halaman Wix Anda memiliki tata letak yang cukup kompleks, Anda bisa menggunakan page builder drag-and-drop agar lebih mudah.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-5-pindahkan-file-media-website\">5. Pindahkan file media website<\/h3><p>Migrasi RSS feed memang akan menyalin konten Anda, tapi file gambarnya masih akan dihosting di Wix. Jadi, gambar tersebut akan hilang kalau website Wix Anda dihapus. Untuk mengatasi masalah ini, Anda harus mengimpor gambar ke WordPress.<\/p><p>Opsi pertama adalah mengupload gambar asli dari komputer Anda ke media library WordPress melalui <strong>Media<\/strong> &rarr; <strong>Add New<\/strong> (Tambah Baru). Kami merekomendasikan cara ini karena file dari komputer Anda biasanya masih dengan kualitas aslinya.<\/p><p>Namun, kalau file tersebut sudah tidak ada di komputer, Anda bisa menyimpan gambar dari Wix lalu menguploadnya kembali ke WordPress.<\/p><p>Setelah diupload, pastikan untuk menyisipkan gambar tersebut ke postingan atau halaman yang sesuai. Klik <strong>Add Media <\/strong>(Tambahkan Media) saat mengedit postingan, pilih gambar yang diinginkan.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"436\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menambahkan-media-wordpress.png\/public\" alt=\"Screenshot opsi untuk menambahkan media WordPress\" class=\"wp-image-44958\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menambahkan-media-wordpress.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menambahkan-media-wordpress.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menambahkan-media-wordpress.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menambahkan-media-wordpress.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p>Sesuaikan ukuran gambar dan tambahkan alt text pada setiap gambar untuk <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-seo-wordpress\">meningkatkan strategi SEO WordPress<\/a> Anda. Pilih <strong>Sisipkan ke dalam pos <\/strong>untuk menambahkan gambar tersebut.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-migrasi-wix-ke-wordpress-menggunakan-plugin\">Cara migrasi Wix ke WordPress menggunakan plugin<\/h2><p>Cara kedua untuk memindahkan website Wix ke WordPress adalah dengan menggunakan plugin. Untuk proses ini, kami menggunakan <a href=\"https:\/\/cms2cms.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">CMS2CMS<\/a>, yang mendukung lebih dari 150 platform dan bisa membantu mengotomatiskan proses migrasi website.<\/p><p>Namun, karena keterbatasan Wix, CMS2CMS tidak bisa menyalin semua elemen pada website. Plugin ini hanya akan memindahkan konten website, tidak dengan desainnya.<\/p><p>Anda tetap perlu menggunakan <a href=\"\/id\/tutorial\/page-builder-wordpress\">page builder di WordPress<\/a> untuk membuat duplikat tampilan website. Selain itu, CMS2CMS akan mengimpor halaman-halaman dari Wix sebagai postingan sehingga Anda perlu mengubahnya secara manual menjadi halaman web setelah migrasi selesai.<\/p><p>CMS2CMS adalah layanan migrasi berbayar, dan biaya yang dikenakan akan bervariasi tergantung pada jenis, ukuran, dan kompleksitas website Anda. Untungnya, CMS2CMS menyediakan <strong>uji coba gratis<\/strong> yang bisa Anda gunakan untuk melihat pratinjau hasil migrasi sebelum memutuskan untuk lanjut.<\/p><p>Sebelum memulai proses migrasi, sangat disarankan untuk membackup data dari website Wix dan WordPress Anda guna menghindari potensi masalah. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut:<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-instal-plugin-migrasi\">1. Instal plugin migrasi<\/h3><p>Untuk <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-install-plugin-wordpress\">menginstal plugin<\/a>, buka dashboard WordPress Anda lalu pilih <strong>Plugins <\/strong>&rarr; <strong>Add New <\/strong>(Tambahkan Plugin Baru). Di kolom pencarian, ketik CMS2CMS. Kemudian, klik <strong>Install Now<\/strong> (Instal Sekarang) dan <strong>Activate<\/strong> (Aktifkan).<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"405\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/banner-plugin-cms2cms.png\/public\" alt=\"banner plugin cms2cms wordpress\" class=\"wp-image-44959\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/banner-plugin-cms2cms.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/banner-plugin-cms2cms.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/banner-plugin-cms2cms.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/banner-plugin-cms2cms.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-buat-akun-anda\">2. Buat akun Anda<\/h3><p>Buka plugin dengan mengakses <strong>Plugins<\/strong> &rarr; <strong>CMS2CMS Connector<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"619\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/buat-akun-cms2cms.png\/public\" alt=\"Screenshot layar pembuatan akun CMS2CMS\" class=\"wp-image-44960\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/buat-akun-cms2cms.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/buat-akun-cms2cms.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/buat-akun-cms2cms.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/buat-akun-cms2cms.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p>Selanjutnya, buat akun Anda atau login kalau sudah punya akun.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-3-hubungkan-website-wix\">3. Hubungkan website Wix<\/h3><p>Setelah masuk ke akun CMS2CMS, Anda akan diarahkan ke dashboard CMS2CMS.<\/p><p>Di sini, pilih platform asal (Wix) dan tujuan (WordPress) dari menu drop-down. Masukkan URL website Wix Anda dan URL website WordPress baru Anda.<\/p><p>Apabila belum menyiapkan website WordPress, Anda bisa memilih opsi <strong>Migrate to our test site<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"983\" height=\"669\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menghubungkan-wix-ke-wordpress.png\/public\" alt=\"Screenshot proses menghubungkan wix ke wordpress di dashboard CMS2CMS\" class=\"wp-image-44961\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menghubungkan-wix-ke-wordpress.png\/w=983,fit=scale-down 983w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menghubungkan-wix-ke-wordpress.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menghubungkan-wix-ke-wordpress.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/menghubungkan-wix-ke-wordpress.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 983px) 100vw, 983px\" \/><\/figure><\/div><p>Setelah mengisi informasi yang diperlukan, klik <strong>Verify Connection<\/strong> untuk melanjutkan proses migrasi.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-4-jalankan-migrasi\">4. Jalankan migrasi<\/h3><p>Pada tahap ini, Anda bisa mengonfigurasi pengaturan migrasi sesuai kebutuhan Anda. Pilih konten yang ingin Anda pindahkan atau kecualikan.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"853\" height=\"675\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/migrasi-wix-ke-wordpress-cms2cms.png\/public\" alt=\"menjalankan migrasi wix ke wordpress di plugin CMS2CMS\" class=\"wp-image-44962\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/migrasi-wix-ke-wordpress-cms2cms.png\/w=853,fit=scale-down 853w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/migrasi-wix-ke-wordpress-cms2cms.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/migrasi-wix-ke-wordpress-cms2cms.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/migrasi-wix-ke-wordpress-cms2cms.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 853px) 100vw, 853px\" \/><\/figure><\/div><p>Apabila menggunakan versi premium, Anda bisa mengakses lebih banyak opsi migrasi, seperti:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Migrasi metadata.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengimpor gambar.<\/li>\n\n\n\n<li>Membuat <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-redirect-301\">redirect 301<\/a>.<\/li>\n<\/ul><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"822\" height=\"362\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/opsi-tambahan-cms2cms.png\/public\" alt=\"Screenshot opsi tambahan CMS2CMS\" class=\"wp-image-44963\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/opsi-tambahan-cms2cms.png\/w=822,fit=scale-down 822w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/opsi-tambahan-cms2cms.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/opsi-tambahan-cms2cms.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/opsi-tambahan-cms2cms.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 822px) 100vw, 822px\" \/><\/figure><\/div><p>Setelah selesai mengatur preferensi, klik <strong>Start Free Demo Migration<\/strong>. Anda akan melihat laporan yang menunjukkan apakah ada error selama migrasi.<\/p><p>Setelah demo migrasi selesai, Anda bisa melihat pratinjau website yang sudah dipindahkan dan area admin WordPress Anda.<\/p><p>Anda juga akan mendapatkan penawaran harga untuk migrasi penuh. Sebelum menyelesaikan pembelian, Anda bisa menambahkan lebih banyak fitur migrasi atau mendapatkan asuransi migrasi apabila terjadi kesalahan selama prosesnya.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"671\" height=\"387\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/total-harga-cms2cms.png\/public\" alt=\"Screenshot total harga akhir CMS2CMS dan tombol migrasi lengkap\" class=\"wp-image-44964\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/total-harga-cms2cms.png\/w=671,fit=scale-down 671w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/total-harga-cms2cms.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/total-harga-cms2cms.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 671px) 100vw, 671px\" \/><\/figure><\/div><p>Klik <strong>Complete Migration<\/strong> untuk memindahkan seluruh website Wix Anda ke WordPress. Setelah pembayaran diproses, CMS2CMS akan segera memulai proses migrasi.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/migrasi-website\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29622\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-setelah-migrasi-wix-ke-wordpress-apa-lagi\">Setelah migrasi Wix ke WordPress, apa lagi?<\/h2><p>Setelah berhasil memindahkan website dari Wix ke WordPress, ada beberapa langkah penting yang perlu Anda lakukan sebelum mengonlinekan website untuk memastikannya berfungsi optimal.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-buat-menu-wordpress\">Buat menu WordPress<\/h3><p>Menu navigasi memudahkan pengunjung untuk menelusuri halaman-halaman di website Anda. Berikut cara membuatnya:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka area admin WordPress, lalu pilih <strong>Appearance<\/strong> (Tampilan) &rarr; <strong>Menus<\/strong> (Menu). Beri nama menu, kemudian klik <strong>Create Menu<\/strong> (Buat Menu).<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1207\" height=\"733\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/10\/area-untuk-membuat-menu-di-wordpress-1.png\/public\" alt=\"tampilan area untuk membuat menu di wordpress\" class=\"wp-image-24706\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/10\/area-untuk-membuat-menu-di-wordpress-1.png\/w=1207,fit=scale-down 1207w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/10\/area-untuk-membuat-menu-di-wordpress-1.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/10\/area-untuk-membuat-menu-di-wordpress-1.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/10\/area-untuk-membuat-menu-di-wordpress-1.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/10\/area-untuk-membuat-menu-di-wordpress-1.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1207px) 100vw, 1207px\" \/><\/figure><\/div><ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Di sebelah kiri, pilih halaman yang sudah Anda buat, lalu klik <strong>Add to Menu<\/strong> (Tambahkan ke Menu).<strong> <\/strong>Klik <strong>Save Menu<\/strong> (Simpan Menu).<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"344\" height=\"506\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/03\/memilih-tombol-add-to-menu-di-bagian-menu-wordpress.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-34518\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/03\/memilih-tombol-add-to-menu-di-bagian-menu-wordpress.png\/w=344,fit=scale-down 344w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/03\/memilih-tombol-add-to-menu-di-bagian-menu-wordpress.png\/w=204,fit=scale-down 204w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/03\/memilih-tombol-add-to-menu-di-bagian-menu-wordpress.png\/w=102,fit=scale-down 102w\" sizes=\"(max-width: 344px) 100vw, 344px\" \/><\/figure><\/div><ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Untuk mengubah penempatan menu di website, pilih tab <strong>Manage Locations<\/strong> (Kelola Lokasi). Tergantung pada tema yang dipilih, Anda akan melihat berbagai opsi penempatan menu. Apabila Anda ingin menampilkannya di bagian atas website, pilih <strong>Main Menu<\/strong> (Menu Utama) atau <strong>Header Menu<\/strong> (Menu Header).<\/li>\n<\/ol><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-arahkan-website-lama-ke-website-yang-baru\">Arahkan website lama ke website yang baru<\/h3><p>Anda perlu mengarahkan website Wix ke website WordPress agar pengunjung langsung dialihkan ke website yang baru saat mengakses website lama Anda. Dengan demikian, Anda tidak kehilangan audiens karena migrasi website.<\/p><p>Namun, apabila website Wix Anda dibuat di subdomain, Anda tidak bisa menggunakan fitur redirect, kecuali menggunakan plugin CMS2CMS dan membeli fitur redirect.<\/p><p>Untuk membuat redirect, tempel kode berikut ini ke editor teks pilihan Anda:<\/p><pre class=\"EnlighterJSRAW\" data-enlighter-language=\"generic\" data-enlighter-theme=\"\" data-enlighter-highlight=\"\" data-enlighter-linenumbers=\"\" data-enlighter-lineoffset=\"\" data-enlighter-title=\"\" data-enlighter-group=\"\">var hashesarr = { \n\"#!about\/ghit7&rdquo;:&rsquo;\/about-us\/&lsquo;,\n\"#!contact-us\/fe37&rdquo;:&rsquo;\/contact\/',\n&ldquo;#!dog-article\/c6hg&rdquo;:&rsquo;\/dog-article\/'\n};\n\nfor (var hash in hashesarr) {\n    var patt = new RegExp(hash);\n    if (window.location.hash.match(patt) !== null) {\n        window.location.href = hashesarr[hash];\n    }\n}<\/pre><p>Dalam contoh ini, kami menyertakan tiga URL dalam format yang sama. Bagian pertama string, <strong>#!about\/ghit7<\/strong>, harus diganti dengan URL Wix lama Anda, lalu bagian kedua, <strong>\/about-us\/<\/strong>, dengan URL halaman WordPress yang baru.<\/p><p>Untuk mengarahkan semua halaman dari Wix ke WordPress, Anda perlu menambahkan semua URL secara manual ke dalam kode menggunakan format yang sama.<\/p><p>Selanjutnya, simpan file teks sebagai <strong>redirect.js<\/strong> lalu upload ke direktori <strong>public_html\/wp-admin\/js<\/strong> di server website Anda. Gunakan <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menggunakan-file-manager-hostinger\">File Manager<\/a><strong> <\/strong>pada akun web hosting Anda atau klien FTP untuk mengupload file tersebut.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69eb48835c291\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-large wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"532\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/redirect-js-file-manager.png\/public\" alt=\"Screenshot file redirect.js yang sedang diedit di File Manager Hostinger\" class=\"wp-image-44965\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/redirect-js-file-manager.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/redirect-js-file-manager.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/redirect-js-file-manager.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/redirect-js-file-manager.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><p>Terakhir, edit file <strong>functions.php<\/strong> agar file yang<strong> <\/strong>baru saja Anda buat bisa dijalankan. Cari file dalam folder tema atau buka <strong>Appearance <\/strong>(Tampilan) &rarr;&nbsp;<a href=\"\/id\/tutorial\/cara-edit-tema-wordpress\">Theme Editor<\/a><strong> <\/strong>(Editor Tema) &rarr;<strong> Theme Functions <\/strong>(Fungsi Tema) dari dashboard Anda.&nbsp;<\/p><p>Buka file <strong>functions.php <\/strong>Anda dan<strong> <\/strong>tambahkan kode berikut ini:<\/p><pre class=\"EnlighterJSRAW\" data-enlighter-language=\"generic\" data-enlighter-theme=\"\" data-enlighter-highlight=\"\" data-enlighter-linenumbers=\"\" data-enlighter-lineoffset=\"\" data-enlighter-title=\"\" data-enlighter-group=\"\">function wpb_wixjs () { \nwp_enqueue_script( 'wixredirect', get_stylesheet_directory_uri() . '\/js\/redirects.js', array(), '1.0.0', true);\n} \n\nadd_action('wp_enqueue_scripts', 'wpb_wixjs');<\/pre><p>Simpan perubahannya, dan redirect website Anda pun sudah diterapkan.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menyiapkan-yoast-seo\">Menyiapkan Yoast SEO<\/h3><p>Apabila sebelumnya menggunakan tool SEO bawaan Wix, Anda juga perlu menerapkan ekstensi serupa di website WordPress Anda.<\/p><p>Salah satu plugin SEO yang paling populer untuk WordPress adalah <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/wordpress-seo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Yoast SEO<\/a>. Plugin ini membantu Anda mengoptimasi semua postingan dan halaman website untuk kata kunci utama, sekaligus memberikan tips menaikkan peringkat website di mesin pencari.&nbsp;<\/p><p>Untuk menginstalnya, buka <strong>Plugins<\/strong> (Plugin) &rarr; <strong>Add New <\/strong>(Tambah Baru) dan cari Yoast SEO. Instal dan aktifkan plugin tersebut, lalu <a href=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/cara-setting-yoast-seo\">konfigurasikan Yoast SEO<\/a> untuk<a href=\"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/how-to-optimize-wordpress-yoast-seo\"><strong> <\/strong><\/a>menyesuaikan fitur-fiturnya.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"578\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/install-yoast-seo.png\/public\" alt=\"install yoast seo\" class=\"wp-image-16520\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/install-yoast-seo.png\/w=578,fit=scale-down 578w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/install-yoast-seo.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/install-yoast-seo.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 578px) 100vw, 578px\" \/><\/figure><\/div><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-mengatur-google-analytics\">Mengatur Google Analytics<\/h3><p><a href=\"\/id\/tutorial\/cara-memasang-google-analytics-di-wordpress\">Menambahkan Google Analytics ke WordPress<\/a> akan membantu Anda memantau performa website dan memahami perilaku pengunjung Anda, termasuk lokasi, perilaku, dan sumber trafficnya.<\/p><p>Sebelum menghubungkan Google Analytics ke WordPress, buat akun terlebih dahulu lalu tambahkan properti untuk website Anda.<\/p><p>Cara paling praktis untuk melakukannya adalah dengan menggunakan plugin Google Analytics, mulai dari yang gratis seperti <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/google-site-kit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Site Kit by Google<\/a>, hingga versi freemium seperti <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/google-analytics-for-wordpress\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">MonsterInsights<\/a> dan <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/wp-analytify\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Analytify<\/a>.<\/p><p>Setelah plugin diinstal dan diaktifkan, cukup ikuti panduan setupnya. Misalnya, MonsterInsights menyediakan wizard setup yang mudah diikuti, bahkan oleh pemula.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"374\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2017\/04\/monsterinsights-wizard-768x374-1.png\/public\" alt=\"Wizard MonsterInsights\" class=\"wp-image-11021\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2017\/04\/monsterinsights-wizard-768x374-1.png\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2017\/04\/monsterinsights-wizard-768x374-1.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2017\/04\/monsterinsights-wizard-768x374-1.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cek-lagi-media-dan-konten-website\">Cek lagi media dan konten website<\/h3><p>Berikutnya, cek kembali seluruh isi website. Masalah seperti struktur URL yang rusak atau pemformatan yang kacau bisa terjadi tanpa disadari.<\/p><p>Periksa setiap halaman dan postingan secara menyeluruh untuk memastikan semuanya ditampilkan dengan benar dan bisa diakses dengan baik. Gunakan fitur pratinjau agar Anda bisa melihat tampilan halaman website yang nantinya akan diakses pengunjung.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tingkatkan-kecepatan-website\">Tingkatkan kecepatan website<\/h3><p>Terakhir, pastikan website <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-mempercepat-wordpress\/\">WordPress Anda bisa dimuat dengan cepat<\/a>. Loading yang lambat bisa berdampak buruk pada pengalaman pengguna dan menurunkan peringkat di hasil pencarian.<\/p><p>Untuk <a href=\"\/id\/tutorial\/cek-kecepatan-website\">mengecek performa website<\/a>, gunakan <a href=\"https:\/\/developers.google.com\/speed\/pagespeed\/insights\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PageSpeed Insights<\/a>. Kalau hasilnya belum optimal, segera lakukan perbaikan.<\/p><p>Apabila mencari cara yang lebih praktis, Anda bisa menggunakan plugin caching seperti <a href=\"https:\/\/wp-rocket.me\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WP Rocket<\/a>. Plugin ini bisa meningkatkan kecepatan website tanpa perlu konfigurasi teknis yang rumit.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"584\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/wp-rocket.png\/public\" alt=\"halaman wp rocket\" class=\"wp-image-44966\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/wp-rocket.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/wp-rocket.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/wp-rocket.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/wp-rocket.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p>Cukup instal, aktifkan, dan pilih paket sesuai kebutuhan, lalu biarkan plugin ini bekerja secara otomatis. WP Rocket tersedia dengan harga mulai dari <strong>$49\/tahun<\/strong> (sekitar Rp1,9 juta), yang sudah mencakup jaminan uang kembali dalam 14 hari.<\/p><p>\n\n\n<div class=\"protip\">\n                    <h4 class=\"title\">Cara lain untuk memindahkan website ke WordPress<\/h4>\n                    <p><a href=\"\/id\/tutorial\/cara-convert-html-ke-wordpress\">HTML ke WordPress<\/a><br>\n<a href=\"\/id\/tutorial\/cara-migrasi-blogger-blogspot-ke-wordpress\">Blogspot ke WordPress<\/a><\/p>\n                <\/div>\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>Migrasi dari Wix ke WordPress bisa menjadi pilihan tepat apabila Anda membutuhkan kontrol yang lebih menyeluruh, opsi kustomisasi yang lebih lengkap, serta pengelolaan konten dan SEO yang lebih mudah. Meskipun tidak ada fitur migrasi otomatis, prosesnya sebenarnya tidak sulit.<\/p><p>Sebelum mulai, pastikan Anda memilih provider hosting yang tepat dan menyiapkan domain untuk website baru. Setelah itu, pindahkan konten website dan sesuaikan desainnya. Anda bisa menggunakan page builder untuk melakukannya.&nbsp;<\/p><p>Jangan lupa membuat redirect URL dan menerapkan strategi SEO untuk memaksimalkan performa website. Setelah ini, Anda pun siap memaksimalkan berbagai aspek website WordPress Anda dan mengembangkannya. Semoga berhasil!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wix merupakan website builder yang populer berkat kemudahannya. Namun, seiring website Anda bertambah besar, Anda mungkin memerlukan fitur-fitur lain yang tidak tersedia di platform ini. Nah, WordPress bisa menjadi alternatif yang tidak kalah canggih. Memindahkan website dari Wix ke WordPress memang tidak bisa dilakukan secara otomatis, tapi bukan berarti sulit. Di artikel ini, kami akan [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/migrasi-wix-ke-wordpress\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Cara memindahkan website dari Wix ke WordPress","rank_math_description":"Ingin memindahkan website dari Wix ke WordPress karena satu atau beberapa alasan? Baca panduan migrasinya lebih lanjut di artikel ini yuk!","rank_math_focus_keyword":"website wix ke wordpress, wix wordpress","footnotes":""},"categories":[4859],"tags":[7954,7430,7718,7952,7953,4860,7955],"class_list":["post-6427","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wordpress","tag-migrasi-wix-ke-wordpress","tag-plugin","tag-plugin-wordpress","tag-wix","tag-wix-wordpress","tag-wordpress","tag-yoast-seo"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/wix-to-wordpress","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/migrer-wix-vers-wordpress","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/migrar-wix-a-wordpress","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/migrasi-wix-ke-wordpress","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/wix-to-wordpress","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/wix-to-wordpress\/","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/wix-to-wordpress\/","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/migrar-wix-a-wordpress\/","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/migrar-wix-a-wordpress\/","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/migrar-wix-a-wordpress\/","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/wix-to-wordpress","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/wix-to-wordpress","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/wix-to-wordpress","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/wix-to-wordpress","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6427","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6427"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6427\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44967,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6427\/revisions\/44967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6427"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6427"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6427"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}