{"id":6339,"date":"2018-06-26T03:58:18","date_gmt":"2018-06-25T20:58:18","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=6339"},"modified":"2025-05-16T14:52:00","modified_gmt":"2025-05-16T07:52:00","slug":"apa-itu-domain","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/apa-itu-domain\/","title":{"rendered":"Apa itu domain? Pengertian domain dan jenis-jenisnya"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Domain adalah alamat atau nama yang menjadi identitas website atau komputer agar bisa lebih mudah diakses oleh pengguna. Untuk website, nama domain biasanya diakhiri oleh ekstensi seperti .com atau .net.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Tanpa nama ini, Anda harus mengetikkan serangkaian angka yang disebut IP address di kolom alamat browser setiap kali akan mengunjungi sebuah website. Tentu saja ini akan sangat merepotkan, karena ada jutaan website di dunia ini dengan IP address yang berbeda-beda.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, di artikel ini, kami akan menjelaskan semua hal tentang domain, termasuk pengertian domain, fungsi, jenis-jenisnya, serta cara daftar dan transfernya. Yuk, langsung scroll ke bawah! Jangan lupa untuk membacanya sampai akhir, ya.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Build-Webiste-In-9-Easy-Steps-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook_-Build-website-ID.png\/w=1024,h=1024,fit=scale-down\" alt=\"\" class=\"wp-image-27592\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook_-Build-website-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook_-Build-website-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook_-Build-website-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook_-Build-website-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><p>\n\n\n\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-pengertian-domain\">Pengertian Domain<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Singkatnya, nama domain adalah alamat yang perlu Anda gunakan untuk membuka dan mengakses website.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Perumpamaannya seperti ini: website yang Anda miliki adalah sebuah rumah. Nah, layanan web hosting adalah tanah tempat Anda mendirikan rumah, sedangkan domain adalah alamat yang bisa digunakan orang-orang untuk menuju ke rumah Anda.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, bisa dibilang bahwa domain adalah salah satu komponen utama website. Nama domain terdiri dari dua elemen utama, yaitu nama situs dan ekstensi. Contohnya, <strong>Facebook.com<\/strong> memuat nama situs (Facebook) dan ekstensi (.com).<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Registrasi nama domain dikelola oleh organisasi bernama ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). ICANN menentukan ekstensi yang tersedia dan memiliki database terpusat yang berisi informasi pengarahan nama domain.<\/p><p>\n\n\n    <div class=\"mb-50 mt-50 mt-70-xxl\">\n        <div class=\"banner__bg \">\n            <span class=\"h3 font-weight-bold banner__header\">Cek ketersediaan domain incaran Anda dan ambil GRATIS di sini yuk!<\/span>\n                                <a href=\"\/id\/domain-gratis\" class=\"new-h-button-primary button text-white mt-30 float-right banner__btn\">Promo Domain Gratis<\/a>\n                            <\/div>\n    <\/div>\n\n\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-fungsi-domain\">Apa Fungsi Domain?<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap website sebenarnya diwakili oleh serangkaian angka (alamat IP) yang nantinya digunakan komputer untuk mengambil datanya dari server, karena sistem komputasi bekerja dengan memahami angka-angka.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Sudah pasti akan sangat merepotkan kalau Anda harus mengingat setiap angka tersebut ketika akan mengakses sebuah website, apalagi rangkaian angka ini selalu berbeda untuk setiap website.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, kami akan menggunakan nama domain <strong>hostinger.co.id<\/strong>. Anggap saja alamat IP kami adalah <strong>100.90.80.70<\/strong>. Alamat IP ini mengarah ke sebuah server yang menyimpan data website.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian, komputer menggunakan angka tersebut untuk menuju server dan meminta data website, lalu menyajikannya kepada Anda di browser. Coba bayangkan, sungguh pusing kalau Anda harus mengingat setiap alamat IP website yang ingin dikunjungi.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1068\" height=\"792\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/cara-kerja-domain.png\/w=1024,h=1024,fit=scale-down\" alt=\"\" class=\"wp-image-20355\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/cara-kerja-domain.png\/w=1068,fit=scale-down 1068w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/cara-kerja-domain.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/cara-kerja-domain.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/cara-kerja-domain.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/cara-kerja-domain.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1068px) 100vw, 1068px\" \/><\/figure>\n<\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Kesimpulannya, kegunaan domain adalah untuk mempermudah pengunjung mengakses website yang akan mereka buka melalui web browser, cukup dengan mengetikkan alamatnya tanpa harus menghafal IP address website.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Cari nama domain juga susah-susah gampang, karena satu rangkaian nama dan ekstensi hanya bisa dimiliki oleh sebuah website.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, kalau menggunakan provider seperti <a href=\"\/id\/\">Hostinger<\/a>, Anda bisa lebih mudah mencari nama domain bahkan mendapatkan <a href=\"\/id\/domain-gratis\">domain gratis<\/a> dengan berlangganan hosting minimal setahun. Yuk, segera <a href=\"\/id\/web-hosting\">hosting web<\/a> di layanan kami!<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Domain juga bisa memanfaatkan&nbsp;redirect&nbsp;atau pengalihan yang membantu Anda menentukan apakah pengunjung yang membuka situs Anda akan otomatis diarahkan ke situs web lain.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Cara ini sangat berguna untuk campaign dan&nbsp;microsite<em>,<\/em> atau untuk mengarahkan pengunjung ke halaman landing khusus di situs utama Anda.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Opsi pengalihan juga akan membantu menghindari kesalahan penulisan. Misalnya, ketika Anda salah mengetikkan URL Facebook dengan menulis <strong>www.fb.com,<\/strong><em>&nbsp;<\/em>Anda akan tetap diarahkan ke <strong>www.facebook.com<\/strong> berkat opsi ini.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-perbedaan-domain-dan-url\">Perbedaan Domain dan URL<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun mirip, ada beberapa perbedaan domain dan URL (Universal Resource Locator). URL merupakan alamat web lengkap yang bisa mengarahkan pengunjung ke halaman tertentu di situs.&nbsp;Nah, nama domain adalah bagian dari URL.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">URL terdiri dari protokol, domain, dan path (jalur). Protokol menunjukkan apakah website memiliki sertifikat <a href=\"\/id\/ssl-gratis\">SSL<\/a>. URL hanya akan memiliki path kalau mengarahkan pengunjung ke halaman tertentu sebuah website.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1068\" height=\"450\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=1024,h=1024,fit=scale-down\" alt=\"\" class=\"wp-image-20354\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=1068,fit=scale-down 1068w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1068px) 100vw, 1068px\" \/><\/figure>\n<\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian, ada juga FQDN, atau&nbsp;Fully Qualified Domain Name (nama domain yang sepenuhnya memenuhi syarat).&nbsp;<a href=\"\/id\/tutorial\/fqdn\/\">FQDN adalah<\/a> versi lengkap nama domain, yang juga terdiri dari nama host.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-berbagai-jenis-domain\">Berbagai Jenis Domain<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak semua nama mengikuti rumus dan aturan yang sama. Meskipun <a href=\"\/id\/tld\/domain-com\">domain .com<\/a> adalah yang paling populer, dengan penggunaan yang mencapai sekitar 46,5% dari seluruh website di dunia, masih ada lainnya yang bisa Anda pilih, seperti <a href=\"\/id\/tld\/domain-online\">domain .online<\/a> dan <a href=\"\/id\/tld\/domain-store\">.store<\/a>.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut jenis domain yang paling banyak digunakan:<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tld-top-level-domain\">TLD: Top Level Domain<\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti namanya, Top Level Domain atau <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-tld\/\">TLD adalah<\/a> nama tingkat atas dalam <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-dns\/\">Domain Name System (DNS)<\/a> di Internet. Tersedia ribuan TLD yang bisa Anda gunakan, dan yang paling populer antara lain adalah <strong>.com, <\/strong><a href=\"\/id\/tld\/domain-org\">.org<\/a>, <a href=\"\/id\/tld\/domain-net\">.net<\/a>, dan <strong>.edu<\/strong>.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Daftar TLD resmi dikelola oleh organisasi bernama Internet Assigned Numbers Authority (IANA) dan bisa Anda lihat <a href=\"https:\/\/www.iana.org\/domains\/root\/db\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">di sini<\/a>. IANA mencatat bahwa daftar TLD juga menyertakan ccTLD dan gTLD, yang akan kami bahas setelah ini.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cctld-country-code-top-level-domain\">ccTLD: Country Code Top Level Domain<\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">ccTLD hanya menggunakan dua huruf berdasarkan kode negara internasional, misalnya <a href=\"\/id\/tld\/domain-us\">.us<\/a> untuk&nbsp;<strong>United States<\/strong>,&nbsp;<strong>.jp&nbsp;<\/strong>untuk&nbsp;<strong>Jepang<\/strong>, dan <strong><a href=\"\/id\/tld\/domain-id\">.id<\/a><\/strong> untuk <strong>Indonesia<\/strong>.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya pengguna ccTLD adalah perusahaan yang membuat situs khusus bagi wilayah-wilayah tertentu, dan bisa menunjukkan kepada pengunjung bahwa situs yang mereka kunjungi valid sesuai tujuan.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-gtld-generic-top-level-domain\">gTLD: Generic Top Level Domain<\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">Pada dasarnya, Generic Top Level Domain adalah TLD yang tidak menggunakan kode negara. Sebagian besar gTLD memiliki penggunaan tertentu, misalnya <strong>.edu<\/strong> untuk website institusi pendidikan (edukasi).<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, Anda tidak harus memenuhi syarat tertentu untuk mendaftarkan gTLD, seperti .com yang tidak selalu untuk website komersial.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh gTLD lainnya adalah <strong>.mil&nbsp;<\/strong>(militer),&nbsp;<strong>.gov&nbsp;<\/strong>(pemerintah), <strong>.org&nbsp;<\/strong>(lembaga nirlaba dan organisasi), dan&nbsp;<strong>.net<\/strong> yang awalnya dibuat untuk penyedia layanan internet (ISP), tapi sekarang bisa Anda gunakan di bidang apa saja.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tipe-nama-lainnya\">Tipe Nama Lainnya<\/h3><p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai di sini, Anda sudah tahu apa itu domain dan beberapa tipenya. Selanjutnya kami akan memperkenalkan variasi nama lain yang bisa Anda gunakan:<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-second-level-domain\">Second Level Domain<\/h4><p class=\"wp-block-paragraph\">Nama ini berada tepat setelah TLD. Tenang, kami tidak akan menggunakan penjelasan yang terlalu teknis karena akan lebih mudah jika menggunakan contoh, khususnya untuk yang berkaitan dengan kode negara.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh untuk jenis ini adalah <strong>.co.uk <\/strong>yang digunakan oleh beberapa website perusahaan di Inggris. Atau, <strong>.gov.uk <\/strong>bagi institusi pemerintah Inggris, dan <strong>.ac.uk<\/strong> bagi institusi akademik dan universitas di negara kerajaan tersebut.<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-subdomain\">Subdomain<\/h4><p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan subdomain, para webmaster tidak harus membeli nama tambahan jika ingin menambahkan pembagian di situsnya. Mereka cukup membuat subdomain yang bisa diarahkan ke direktori tertentu di server.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Subdomain bisa menjadi opsi terbaik utuk situs <em>campaign&nbsp;<\/em>dan tipe konten web lainnya yang sebaiknya terpisah dari halaman atau situs utama.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, Facebook menggunakan&nbsp;<strong>developers.facebook.com <\/strong>untuk menyediakan informasi tertentu kepada para developer web dan developer aplikasi yang ingin memanfaatkan API Facebook. Contoh lainnya adalah <strong>support.google.com.<\/strong><\/p><h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-domain-gratis\">Domain gratis<\/h4><p class=\"wp-block-paragraph\">Ada juga nama gratis yang bisa Anda peroleh dari berbagai website builder seperti WordPress.com, Squarespace, Weebly, dan sebagainya.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Tipe ini mirip dengan subdomain karena menggunakan nama website dalam domain pribadi Anda. Contohnya adalah <strong>businessbooks.wordpress.com<\/strong> atau <strong>businessbooks.squarespace.com<\/strong>, yang berarti nama tersebut berasal dari WordPress dan Squarespace.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, tipe ini kurang cocok untuk jangka panjang bagi bisnis atau jika Anda ingin memiliki branding yang unik. Akan jauh lebih baik jika Anda memiliki nama sendiri.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-daftar-domain\">Cara Daftar Domain<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap penyedia menggunakan sistem yang berbeda, dan proses daftar domain akan bergantung pada provider yang Anda gunakan. Untuk lebih jelasnya, silakan baca <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-membeli-domain\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">cara membeli domain<\/a>.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mendaftarkannya, Anda harus mengecek ketersediaannya dulu di fitur pencari domain. Sebagian besar penyedia memungkinkan Anda mengetikkan atau memasukkan nama yang diinginkan untuk mengecek ketersediaannya.<\/p><p>\n\n\n    <div class=\"mb-50 mt-50 mt-70-xxl\">\n        <div class=\"banner__bg \">\n            <span class=\"h3 font-weight-bold banner__header\">Cek domain murah terbaik pilihan Anda dan aktifkan sekarang juga!<\/span>\n                                <a href=\"\/id\/domain-murah\" class=\"new-h-button-primary button text-white mt-30 float-right banner__btn\">Cek Domain<\/a>\n                            <\/div>\n    <\/div>\n\n\n\n\n\n<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Di Hostinger, kami juga menyediakan alternatif <a href=\"\/id\/domain-murah\">domain murah<\/a> lainnya jika nama yang Anda inginkan sudah tidak tersedia.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1002\" height=\"650\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/09\/fitur-cek-domain-hostinger.png\/public\" alt=\"fitur cek domain hostinger\" class=\"wp-image-23769\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/09\/fitur-cek-domain-hostinger.png\/w=1002,fit=scale-down 1002w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/09\/fitur-cek-domain-hostinger.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/09\/fitur-cek-domain-hostinger.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/09\/fitur-cek-domain-hostinger.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1002px) 100vw, 1002px\" \/><\/figure>\n<\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ingin langsung <a href=\"\/id\/tld\">beli domain<\/a>, Anda hanya perlu mengklik <strong>Tambah ke Cart<\/strong>, lalu selesaikan pembayaran.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah membeli dan mendaftarkannya, Anda akan mendapatkan akses untuk mengelola control panel yang memiliki semua tool manajemen yang Anda butuhkan.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-transfer-domain\">Cara Transfer Domain<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Nama ini juga bisa Anda transfer dari satu registrar ke registrar lainnya. Namun, Anda harus memenuhi syarat-syarat berikut agar cara transfer domain bisa dilakukan tanpa masalah:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Sudah melewati <strong>60 hari<\/strong> atau lebih sejak transfer terakhir atau pendaftaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Domain&nbsp;<strong>tidak boleh <\/strong>sedang dalam status Redemption atau Pending Delete.<\/li>\n\n\n\n<li>Anda harus memiliki kode otorisasi (atau EPP code).<\/li>\n\n\n\n<li>Informasi kepemilikan harus valid, dan layanan perlindungan privasi harus dimatikan.<\/li>\n<\/ol><p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun proses transfer ini tidak wajib, akan jauh lebih mudah bagi Anda jika menggunakan layanan yang sama.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"446\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/06\/transfer_domain.png\/public\" alt=\"Cara Transfer Domain\" class=\"wp-image-14552\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/06\/transfer_domain.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/06\/transfer_domain.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/06\/transfer_domain.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/06\/transfer_domain.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div><p class=\"wp-block-paragraph\">Di Hostinger, <a href=\"\/id\/transfer-domain\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">transfer domain<\/a> bisa dilakukan dari registrar mana pun. Prosesnya sendiri berlangsung selama 4-7 hari. Jangan khawatir, jika belum memahami caranya, tim Support kami akan siap sedia membantu Anda!<\/p><p>\n\n\n        <div class=\"protip\">\n            <div class=\"protip__heading\">\n                <svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\">\n                    <path d=\"M1.49234 23.5024C1.23229 23.5024 0.972242 23.4024 0.782206 23.2123C0.562165 22.9923 0.452144 22.6822 0.502153 22.3722C0.562165 21.9221 1.14227 17.9113 3.00262 16.351C3.63274 15.8209 4.43289 15.5509 5.26305 15.5609C6.09321 15.5909 6.87335 15.9109 7.47347 16.4911C8.6937 17.6913 8.76371 19.6717 7.6435 20.9919C6.0832 22.8523 2.08245 23.4324 1.63237 23.4924C1.59236 23.4924 1.54235 23.4924 1.50234 23.4924L1.49234 23.5024ZM5.16303 17.5613C4.84297 17.5613 4.53291 17.6713 4.29287 17.8813C3.60274 18.4614 3.07264 19.9317 2.75258 21.242C4.06282 20.9219 5.5331 20.3918 6.11321 19.7017C6.55329 19.1716 6.54329 18.3814 6.0832 17.9213C5.85316 17.7013 5.5431 17.5713 5.20304 17.5613C5.19304 17.5613 5.17303 17.5613 5.16303 17.5613ZM11.7243 21.8821C11.4942 21.8821 11.2642 21.8021 11.0841 21.652C10.8541 21.462 10.7241 21.1819 10.7241 20.8819V15.9109L8.08358 13.2705H3.11264C2.81259 13.2705 2.53254 13.1404 2.3425 12.9104C2.15246 12.6803 2.07245 12.3803 2.12246 12.0902C2.19247 11.7102 2.84259 8.36953 4.70294 7.12929C6.33325 6.04909 8.96375 6.49918 10.244 6.80923C11.5442 4.96889 13.2546 3.4286 15.2349 2.33839C17.4553 1.11816 19.9858 0.518051 22.4963 0.498047C23.0464 0.498047 23.4865 0.948132 23.4865 1.49824C23.4865 5.0389 22.3763 9.97983 17.1753 13.7605C17.4853 15.0408 17.9354 17.6613 16.8552 19.2816C15.615 21.1419 12.2744 21.7921 11.8943 21.8621C11.8343 21.8721 11.7743 21.8821 11.7143 21.8821H11.7243ZM12.7245 16.181V19.6016C13.7146 19.2916 14.7948 18.7915 15.2049 18.1814C15.675 17.4812 15.605 16.091 15.385 14.9008C14.5248 15.3808 13.6346 15.8109 12.7245 16.181ZM9.66388 12.0302L11.9643 14.3307C13.1845 13.8306 14.3648 13.2204 15.485 12.5103C19.9358 9.51974 21.2361 5.60901 21.4561 2.53843C19.6157 2.67846 17.8254 3.20856 16.2051 4.09872C14.2847 5.14892 12.6544 6.68921 11.4942 8.54956C10.7841 9.65977 10.174 10.82 9.66388 12.0302ZM4.39289 11.2701H7.81353C8.1936 10.3599 8.63368 9.46974 9.11377 8.60957C7.92355 8.38953 6.51329 8.31952 5.81315 8.78961C5.19304 9.19968 4.70294 10.3099 4.39289 11.2701Z\" fill=\"#673DE6\"\/>\n                <\/svg>\n                <p class=\"protip__title\">\n                    Saran Bacaan                <\/p>\n            <\/div>\n            <p class=\"protip__content\">Ingin tahu lebih lanjut tentang domain? Baca artikel kami lainnya yuk!<br>\n<a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menggunakan-domain-yang-sudah-dibeli\/\">Cara Menggunakan Domain yang Sudah Dibeli<\/a><br>\n<a href=\"\/id\/tutorial\/perbedaan-domain-dan-hosting\/\">Perbedaan Domain dan Hosting<\/a><br>\n<a href=\"\/id\/tutorial\/berapa-harga-domain\/\">Berapa Harga Domain? Apakah Bisa Didapatkan Gratis?<\/a><br>\n<a href=\"\/id\/tutorial\/cara-memperpanjang-domain\/\">Cara Memperpanjang Masa Aktif Domain<\/a><\/p>\n                    <\/div>\n        \n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-jadi-domain-adalah\">Jadi, Domain Adalah&hellip;<\/h2><p class=\"wp-block-paragraph\">Selesai! Dari tutorial ini, Anda kini sudah mengetahui apa itu domain, fungsinya, dan berbagai jenisnya. Selain itu, Anda juga sudah mempelajari cara transfer dan cara daftarnya.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang sudah dibahas tadi, domain adalah nama untuk website yang berfungsi layaknya aplikasi Kontak pada smartphone. Domain menampilkan nama kontak untuk setiap nomor telepon, sehingga user tidak perlu repot mengingat angka yang rumit.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut rangkuman untuk membantu Anda mengingat:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Domain adalah nama yang berfungsi seperti alamat rumah (website).<\/li>\n\n\n\n<li>Nama ini terdiri dari nama website (misalnya Hostinger) dan ekstensi (misalnya, .co.id).<\/li>\n\n\n\n<li>Semua registrasinya dikelola oleh ICANN.<\/li>\n\n\n\n<li>Fungsi domain adalah mengarahkan pengunjung ke server yang tepat saat mengakses website.<\/li>\n\n\n\n<li>Ekstensi yang paling populer untuk domain adalah <strong>.com<\/strong>, digunakan oleh 46,5% website di dunia.<\/li>\n\n\n\n<li>ccTLD menggunakan kode negara dan mengacu pada area geografis (misalnya, .cn atau .es).<\/li>\n\n\n\n<li>gTLD merupakan ekstensi untuk tujuan spesifik (misalnya, .org untuk organisasi).<\/li>\n\n\n\n<li>Setiap registrar menawarkan proses daftar domain yang berbeda-beda.<\/li>\n\n\n\n<li>Anda bisa menggunakan fitur pencarian khusus untuk mengetahui ketersediaan nama yang Anda inginkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Domain bisa ditransfer dari satu provider ke provider lainnya.<\/li>\n<\/ol><p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau masih memiliki pertanyaan, jangan sungkan untuk menuliskannya pada kolom komentar di bawah ini!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Domain adalah alamat atau nama yang menjadi identitas website atau komputer agar bisa lebih mudah diakses oleh pengguna. Untuk website, nama domain biasanya diakhiri oleh ekstensi seperti .com atau .net. Tanpa nama ini, Anda harus mengetikkan serangkaian angka yang disebut IP address di kolom alamat browser setiap kali akan mengunjungi sebuah website. Tentu saja ini [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-domain\/\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":20351,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Apa Itu Domain? Pengertian Domain dan Jenis-Jenisnya","rank_math_description":"Domain adalah salah satu hal yang wajib dimiliki website. Yuk, cari tahu selengkapnya tentang apa itu domain dan jenisnya di artikel ini!","rank_math_focus_keyword":"domain adalah, pengertian domain, daftar domain, cara transfer domain","footnotes":""},"categories":[4983,9453],"tags":[4890,6577],"class_list":["post-6339","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-web-development","category-domain","tag-domain","tag-website"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/what-is-a-domain-name\/","default":1},{"locale":"pt-BR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/br\/tutoriais\/o-que-e-dominio\/","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/quest-ce-quun-nom-de-domaine\/","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/que-es-un-dominio-web\/","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/apa-itu-domain\/","default":0},{"locale":"de-DE","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/de\/tutorials\/was-ist-eine-domain\/","default":0},{"locale":"it-IT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/it\/tutorial\/cos-e-un-dominio\/","default":0},{"locale":"nl-NL","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/nl\/tutorials\/wat-is-een-domeinnaam\/","default":0},{"locale":"pl-PL","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pl\/tutoriale\/co-to-jest-nazwa-domeny\/","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/what-is-a-domain-name\/","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/what-is-a-domain-name\/","default":0},{"locale":"en-GB","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/what-is-a-domain-name\/","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/what-is-a-domain-name\/","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/what-is-a-domain-name\/","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/what-is-a-domain-name\/","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/what-is-a-domain-name\/","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/que-es-un-dominio-web\/","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/que-es-un-dominio-web\/","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/que-es-un-dominio-web\/","default":0},{"locale":"pt-PT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pt\/tutoriais\/o-que-e-dominio\/","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6339","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6339"}],"version-history":[{"count":77,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6339\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44342,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6339\/revisions\/44342"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20351"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6339"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6339"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6339"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}