{"id":5783,"date":"2018-03-09T11:09:51","date_gmt":"2018-03-09T11:09:51","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=5783"},"modified":"2024-08-29T15:43:13","modified_gmt":"2024-08-29T08:43:13","slug":"wget-command","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/wget-command","title":{"rendered":"Contoh penggunaan wget command"},"content":{"rendered":"<p>Tutorial ini akan membahas cara menggunakan&nbsp;<strong>wget&nbsp;<\/strong>command pada Linux. Kami juga menyediakan 12 contoh wget command yang dapat Anda aplikasikan. Di akhir panduan ini, kami berharap Anda sudah mengetahui semua informasi tentang perintah wget dan bisa menggunakannya untuk mengunduh file dari Word Wide Web.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Speed-Up-Your-Website-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27589\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-wget-command\">Apa Itu Wget Command?<\/h2><p><strong>Wget&nbsp;<\/strong>merupakan tool komputer yang dibuat oleh <a href=\"https:\/\/www.gnu.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">GNU Project<\/a>. Anda dapat menggunakan tool ini untuk menerima konten dan file dari berbagai server web. Nama wget dibuat dari gabungan kata&nbsp;<strong>World Wide Web&nbsp;<\/strong>dan&nbsp;<strong>get.&nbsp;<\/strong>Tool ini men-support unduhan melalui FTP, SFTP, HTTP, dan HTTPS.<\/p><p>Wget dibuat dalam portabel C dan dapat digunakan pada sistem Unix mana pun. Wget juga dapat berfungsi di Mac OS X, Microsoft Windows, AmigaOS, dan platform populer lainnya.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-install-wget\"><strong>Cara Install Wget<\/strong><\/h2><p>Untuk contoh wget command ini, kami akan menggunakan Ubuntu 22.04. Syntax tersebut juga dapat digunakan pada distribusi Linux lainnya.<\/p><p>Pertama-tama, <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/cara-menggunakan-putty-untuk-ssh-ke-vps\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">buka server Anda melalui SSH<\/a>.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">ssh user@your_server_ip -port<\/pre><p>Jalankan command berikut ini untuk menginstall wget di <strong>Ubuntu 22.04<\/strong> atau sistem serupa:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo apt-get install wget<\/pre><p>Untuk menginstal wget di <strong>CentOS 9 Stream<\/strong> atau distro sebelumnya, gunakan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">sudo yum install wget<\/pre><p>Setelah setup selesai, Anda sudah bisa menggunakannya. Dengan memiliki pengetahuan akan <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/cara-menggunakan-command-ssh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">command SSH dasar<\/a>, semuanya bisa menjadi lebih mudah.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-contoh-wget-command\">Contoh Wget Command<\/h2><p>Kami telah menyediakan 12 contoh wget command yang bisa Anda gunakan untuk melakukan task harian. Perlu diingat, Anda juga bisa mengaktifkan fungsi ini dari script dan cron jobs!<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-mengunduh-file-tunggal\">Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh File Tunggal<\/h3><p>Salah satu contoh perintah dasar dari wget adalah mengunduh file tunggal dan menyimpannya di direktori working Anda saat ini. Sebagai contoh, Anda bisa memperoleh versi terbaru WordPress dengan menggunakan command berikut ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/pre><p>Anda akan melihat output seperti ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">--2018-02-23 12:53:10-- https:\/\/wordpress.org\/latest.zip\nResolving wordpress.org (wordpress.org)... 198.143.164.252\nConnecting to wordpress.org (wordpress.org) 198.143.164.252| :443... connected.\nHTTP request sent, awaiting response... 200 OK\nLength: 9332728 (8,9M) [application\/zip]\nSaving to: 'latest.zip'\n\nlatest.zip 100%[===============&gt;] 8,90MB\/s in 1,3s\n\n2018-02-23 12:53:14 (6,88 MB\/s) - 'latest.zip' saved [9332728\/9332728]<\/pre><p>Pada contoh, file yang diberi nama&nbsp;<strong>latest.zip&nbsp;<\/strong>akan diunduh di dalam direktori working saat ini. Anda juga akan melihat informasi tambahan, seperti&nbsp;<em>progress&nbsp;<\/em>unduhan, kecepatan, ukuran, waktu, dan tanggal.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-mengunduh-file-berbanyak\">Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh File Berbanyak<\/h3><p>Wget dapat digunakan untuk mengunduh banyak file sekaligus. Untuk dapat melakukannya, kita harus membuat dokumen teks dan menempatkan URL unduhan di di dalamnya. Pada contoh ini, kami akan mengunduh versi terbaru dari <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/cara-membuat-wordpress-lengkap\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WordPress<\/a>, Joomla, dan Drupal. Masukkan command berikut ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">nano example.txt<\/pre><p>Perintah ini berfungsi untuk membuat file example.txt dan membuka software antarmuka text editor. Lalu tempel\/paste link berikut ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">https:\/\/wordpress.org\/latest.zip\n\nhttps:\/\/download.joomla.org\/cms\/joomla3\/3-8-5\/Joomla_3-8-5-Stable-Full_Package.zip\n\nhttps:\/\/ftp.drupal.org\/files\/projects\/drupal-8.4.5.zip<\/pre><p>Setelah itu gunakan&nbsp;<strong>-i&nbsp;<\/strong>untuk menyimpan semua file Anda di dalam contoh file teks:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget -i example.txt<\/pre><p>Tunggu sampai prosesnya selesai. Kini Anda sudah memiliki tiga sistem manajemen konten terpopuler.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-menyimpan-file-dengan-nama-berbeda\">Menggunakan Wget Command untuk Menyimpan File dengan Nama Berbeda<\/h3><p>Pada contoh wget kali ini, kami akan menyimpan file dengan nama berbeda menggunakan opsi&nbsp;<strong>-O<\/strong>:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget -O wordpress-install.zip https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/pre><p>Dalam kasus ini, resource yang telah diunduh akan disimpan sebagai&nbsp;<strong>wordpress-install.zip&nbsp;<\/strong>dan bukan dalam nama aslinya.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-menyimpan-file-dalam-direktori-khusus\">Menggunakan Wget Command untuk Menyimpan File dalam Direktori Khusus<\/h3><p>Kita dapat memanfaatkan wget untuk menyimpan file dalam direktori lain menggunakan fungsi&nbsp;<strong>-P<\/strong>:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget -P documents\/archives\/ https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/pre><p>File yang Anda terima menggunakan syntac ini akan tersimpan dalam folder&nbsp;<strong>documents\/archives<\/strong>.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-membatasi-kecepatan-unduhan\">Menggunakan Wget Command untuk Membatasi Kecepatan Unduhan<\/h3><p>Dengan wget, Anda juga dapat membatasi kecepatan unduhan. Hal ini tentu sangat berguna ketika seseorang hendak mengunduh file berukuran besar dan akhirnya menggunakan semua kuota bandwidth Anda. Sebagai contoh, wget ini akan membatasi kecepatan hingga 500.000 (500k):<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget --limit-rate=500k https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-pengaturan-coba-lagi\">Menggunakan Wget Command untuk Pengaturan &ldquo;Coba Lagi&rdquo;<\/h3><p>Error pada koneksi internet dapat menyebabkan proses unduhan Anda terhenti. Untuk mengatasi masalah ini, kita dapat mengakalinya dengan membuat &ldquo;coba lagi&rdquo; (retry attempts) menggunakan fungsi&nbsp;<strong>-tries<\/strong>:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget -tries=100 https:\/\/wordpress.org\/latest.zip<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-mengunduh-di-background\">Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh di Background<\/h3><p>Untuk file yang berukuran sangat besar, Anda bisa memanfaatkan fungsi&nbsp;<strong>-b<\/strong>. Dengan fungsi ini, konten Anda dapat diunduh di background.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget -b http:\/\/example.com\/beefy-file.tar.gz<\/pre><p><strong>Wget-log&nbsp;<\/strong>akan tersimpan di dalam direktori working Anda yang dapat digunakan untuk mengecek perkembangan dan status unduhan. Command berikut ini juga dapat melakukan trik yang sama:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">tail -f wget-log<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-mengunduh-via-ftp\">Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh via FTP<\/h3><p>Command ini juga dapat digunakan bersamaan dengan FTP. Anda hanya perlu membuat username dan password seperti yang bisa Anda lihat pada contoh wget ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget --ftp-user=YOUR_USERNAME --ftp-password=YOUR_PASSWORD ftp:\/\/example.com\/something.tar<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-melanjutkan-kembali-unduhan-yang-terhenti\">Menggunakan Wget Command untuk Melanjutkan Kembali Unduhan yang Terhenti<\/h3><p>Unduhan Anda terhenti jika koneksi internet tidak stabil atau tiba-tiba listrik padam. Biasanya masalah ini terjadi pada file yang berukuran sangat besar. Alih-alih memulainya kembali, unduhan bisa Anda lanjutkan menggunakan fungsi&nbsp;<strong>-c:&nbsp;<\/strong><\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget -c https:\/\/example\/very-big-file.zip<\/pre><p>Jika Anda melakukan perintah tanpa memasukkan fungsi&nbsp;<strong>-c<\/strong>, maka pada file terbaru akan ditambahkan&nbsp;<strong>.1&nbsp;<\/strong>di bagian akhir karena sebelumnya file dengan nama yang sama sudah ada.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-mengunduh-konten-seluruh-situs\">Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh Konten Seluruh Situs<\/h3><p>Perintah Wget juga bisa digunakan untuk mengunduh konten seluruh situs. Dengan demikian, Anda bisa melihat atau membaca website tanpa perlu terhubung ke internet. Berikut contohnya:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget --miror --convert-link --page-requisites --no-parent -P documents\/websites\/ https:\/\/some-website.com<\/pre><p>Mari kita mulai dengan menganalisa satu per satu perintah yang ada pada command di atas:<\/p><figure tabindex=\"0\" class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>&ndash;mirror<\/strong><\/td><td>Membuat unduhan Anda rekursif.<\/td><\/tr><tr><td><strong>&ndash;convert-links<\/strong><\/td><td>Semua link dapat diubah ke penggunaan offline yang lebih tepat.<\/td><\/tr><tr><td><strong>&ndash;page-requisites<\/strong><\/td><td>Termasuk semua file yang penting, seperti CSS, JS, dan gambar.<\/td><\/tr><tr><td><strong>&ndash;no-parent<\/strong><\/td><td>Memastikan bahwa direktori yang berada <em>di atas&nbsp;<\/em>hirarki tidak disimpan.<\/td><\/tr><tr><td><strong>-P documents\/websites\/<\/strong><\/td><td>Memastikan bahwa semua konten tersimpan di direktori khusus kami.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure><p>Setelah prosesnya selesai, Anda bisa membuka website yang telah diunduh dan menemukan semua file yang tersimpan dala folder&nbsp;<strong>documents\/websites\/<\/strong>.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-mencari-link-rusak\">Menggunakan Wget Command untuk Mencari Link Rusak<\/h3><p>Anda dapat menggunakan perintah wget untuk mencari dan menemukan semua URL rusak yang menampilkan halaman 404 error pada suatu website. Mulailah dengan menjalankan command berikut ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget -o wget-log -r -1 5 --spider http:\/\/example.com<\/pre><figure tabindex=\"0\" class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>o<\/strong><\/td><td>Mengumpulkan output ke dalam file untuk digunakan kemudian.<\/td><\/tr><tr><td><strong>-l<\/strong><\/td><td>Membuat level rekursif.<\/td><\/tr><tr><td><strong>-r<\/strong><\/td><td>Membuat unduhan rekursif.<\/td><\/tr><tr><td><strong>&ndash;spider<\/strong><\/td><td>Mengatur wget ke mode spider.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure><p>Sekarang lihat file&nbsp;<strong>wget-log&nbsp;<\/strong>untuk mencari link yang rusak. Berikut command yang sebaiknya digunakan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">grep -B 2 '404' wget-log | grep \"http\" | cut -d \" \" -f 4 | sort -u<\/pre><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menggunakan-wget-command-untuk-mengunduh-file-yang-telah-diberi-angka\">Menggunakan Wget Command untuk Mengunduh File yang Telah Diberi Angka<\/h3><p>Jika Anda memiliki file atau gambar yang telah dinomori pada daftar tertentu, Anda bisa dengan mudah mengunduh semuanya dengan syntax berikut ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">wget http:\/\/example.com\/images\/{1..50}.jpg<\/pre><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29634\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>Selamat! Dengan membaca tutorial ini sampai akhir, Anda telah mengetahui berbagai penggunaan dari wget command. Kini Anda dapat menggunakan wget command untuk mengunduh satu atau berbanyak file. Selain itu, Anda juga telah mempelajari penggunaan tingkat lanjut, seperti mengunduh semua isi website atau mencari URL rusak. Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa melihat di<a href=\"https:\/\/www.gnu.org\/software\/wget\/manual\/wget.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> situs resminya<\/a>.<\/p><p>Apakah Anda ingin berbagi informasi atau tips dan trik menarik lainnya? Tinggalkan saja komentar pada kolom di bawah ini!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tutorial ini akan membahas cara menggunakan&nbsp;wget&nbsp;command pada Linux. Kami juga menyediakan 12 contoh wget command yang dapat Anda aplikasikan. Di akhir panduan ini, kami berharap Anda sudah mengetahui semua informasi tentang perintah wget dan bisa menggunakannya untuk mengunduh file dari Word Wide Web. Apa Itu Wget Command? Wget&nbsp;merupakan tool komputer yang dibuat oleh GNU Project. [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/wget-command\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":5790,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"","rank_math_description":"Ada banyak cara untuk mengunduh file, salah satunya adalah dengan menggunakan wget command. Bahkan tool ini juga bisa mencari link yang rusak!","rank_math_focus_keyword":"wget command","footnotes":""},"categories":[9432],"tags":[5082,5639,6577,7782,7783],"class_list":["post-5783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lainnya","tag-ssh","tag-vps","tag-website","tag-wget","tag-wget-command"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/wget-command-examples","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/commande-wget","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/usar-comando-wget","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wget-command","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/wget-command-examples","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/wget-command-examples\/","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/wget-command-examples\/","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/usar-comando-wget","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/usar-comando-wget","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/usar-comando-wget","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/wget-command-examples","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/wget-command-examples","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/wget-command-examples","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/wget-command-examples","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5783"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5783\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39429,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5783\/revisions\/39429"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5790"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}