{"id":5221,"date":"2017-05-04T04:19:43","date_gmt":"2017-05-04T04:19:43","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=5221"},"modified":"2025-12-18T23:35:55","modified_gmt":"2025-12-18T16:35:55","slug":"cara-memperbaiki-error-establishing-a-database-connection-di-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/cara-memperbaiki-error-establishing-a-database-connection-di-wordpress","title":{"rendered":"Cara mengatasi &#8220;error establishing a database connection&#8221;"},"content":{"rendered":"<p>Pesan &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo; muncul ketika website WordPress Anda tidak bisa tersambung dan mengambil informasi dari database. Penyebab umumnya meliputi kesalahan konfigurasi pada file <strong>wp-config<\/strong>, kredensial yang tidak valid, atau data yang rusak.<\/p><p>Kalau dibiarkan, masalah database ini bisa membahayakan uptime dan fungsi website Anda. Tapi jangan khawatir, kami akan membantu Anda menemukan akar masalah error ini dan mengatasinya dengan cepat.<\/p><p>Di <a href=\"\/id\/tutorial\/wordpress\">tutorial WordPress<\/a> ini, kami akan menjelaskan arti &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo;, kemungkinan penyebabnya, dan solusi yang bisa dicoba. Kami juga akan memberikan tips untuk mencegah error ini terjadi lagi. Langsung saja, simak tutorialnya yuk!<\/p><figure tabindex=\"0\" class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Kode error<\/strong><\/td><td>Error establishing a database connection<\/td><\/tr><tr><td><strong>Jenis error<\/strong><\/td><td>Error pada database<\/td><\/tr><tr><td><strong>Penyebab error<\/strong><\/td><td>Informasi yang tidak cocok antara <strong>wp-config<\/strong> dan database WordPress<br>Kredensial database salah<br>Kerusakan database<br>File inti yang rusak<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-arti-error-establishing-a-database-connection\">Apa Arti &ldquo;Error Establishing A Database Connection&rdquo;?<\/h2><p><strong><br><\/strong>&ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo; adalah kesalahan yang ditampilkan ketika website WordPress Anda tidak bisa tersambung dan mengambil informasi dari database. Error ini bisa menyebabkan kegagalan fungsi atau downtime pada website Anda.<br><br>Penyebab umum error ini di antaranya adalah konfigurasi yang tidak sesuai, kredensial yang tidak valid, database yang rusak, dan file inti yang bermasalah.<\/p><p>Berikut penjelasan proses yang memicu munculnya error ini:<\/p><p>Jadi, saat pengunjung mengakses website WordPress Anda, beberapa perintah <strong>PHP <\/strong>akan mengambil informasi dari database. Data ini akan dikirim ke browser pengunjung untuk menyajikan halaman web yang diminta.<\/p><p>Namun, adanya kesalahan konfigurasi atau kerusakan data bisa menyebabkan kegagalan pada koneksi database. Karena database tidak bisa mengambil data, pesan &ldquo;Error establishing a database connection&rdquo; WordPress pun muncul.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/tampilan-pesan-error-establishing-a-database-connection.png\" alt=\"tampilan pesan error establishing a database connection\"><\/figure><\/div><p>Pesan ini mungkin tidak muncul kalau halaman tersimpan di <a href=\"\/id\/tutorial\/cache-website\">cache website<\/a>, yang akhirnya menyulitkan Anda mendeteksi error ini. Namun, salah satu tandanya adalah dashboard admin Anda tidak bisa dibuka, mengindikasikan adanya error pada koneksi database WordPress.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-penyebab-error-establishing-a-database-connection-di-wordpress\">Penyebab &ldquo;Error Establishing A Database Connection&rdquo; di WordPress<\/h2><p>Beberapa penyebab umum &ldquo;Error Establishing A Database Connection&rdquo; di WordPress adalah:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kredensial login database salah di file wp-config<\/strong>. Database WordPress menggunakan kredensial login dari provider hosting. Apabila Anda mengubah kata sandi dan nama pengguna <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-mysql\">database MySQL<\/a>, kredensial lama dalam file konfigurasi Anda bisa menjadi tidak valid.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Database rusak<\/strong>. Plugin yang rusak atau tema yang tidak kompatibel bisa merusak tabel database dan isinya sehingga error ini pun muncul.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Server database error<\/strong>. Adanya masalah pada infrastruktur web host Anda bisa menyebabkan error ini. Misalnya, lonjakan traffic atau masalah izin bisa membuat back-end berhenti merespons.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kerusakan file inti<\/strong>. File inti WordPress berperan dalam menentukan cara kerja dan fungsi website Anda. Kode yang salah pada plugin dan tema bisa merusaknya, mengakibatkan database mengalami error.<\/li>\n<\/ul><p>Untuk mengidentifikasi penyebabnya, Anda bisa melihat pesan yang ditampilkan. Misalnya, kalau informasi error berikut ini muncul di dashboard admin website WordPress Anda, berarti penyebabnya adalah kredensial login database yang salah.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69f188b15eb50\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-large wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/tampilan-penyebab-error-establishing-database-connection-di-wordpress.png\" alt=\"tampilan penyebab error establishing database connection di wordpress\"><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-8-cara-mengatasi-error-establishing-a-database-connection-di-wordpress\">8 Cara Mengatasi &ldquo;Error Establishing A Database Connection&rdquo; di WordPress<\/h2><p>Setelah memahami penyebab utama &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo;, di bagian ini Anda akan mempelajari beberapa metode untuk mengatasinya. Sebelum lanjut ke tutorialnya, <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-backup-wordpress\">backup website WordPress<\/a> Anda dulu untuk berjaga-jaga kalau terjadi kesalahan konfigurasi.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-periksa-server-database\">1. Periksa Server Database<\/h3><p>Database memiliki jumlah klien maksimal yang bisa tersambung. Server akan menghentikan koneksi kalau sudah mencapai batas tersebut, yang kemudian menyebabkan downtime dan mencegah website Anda mengambil data yang diminta.<\/p><p>Karena alasan ini, lonjakan traffic biasanya memicu &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo;. Untuk mengatasinya, kurangi permintaan back-end server menggunakan plugin cache seperti <a href=\"https:\/\/wp-rocket.me\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">W3 Total Cache<\/a> atau <a href=\"https:\/\/wp-rocket.me\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WP Rocket<\/a>.<\/p><p>Selain itu, masalah jaringan bisa menyebabkan error ini. Sebaiknya hubungi web host Anda untuk memastikan apakah semua website WordPress di server yang sama mengalami masalah serupa. Kalau ternyata website lain mengalaminya, berarti pusat masalahnya ada di provider hosting Anda.<\/p><p>Hal lain yang menyebabkan server tidak merespons adalah izin pengguna yang tidak sesuai. Apabila pengguna database WordPress Anda tidak memiliki izin akses yang tepat, mereka tidak bisa tersambung dan mengambil konten dari back-end.<\/p><p>Untuk mengecek apakah pengguna database memiliki hak akses yang benar, <a href=\"\/id\/tutorial\/koneksi-database-php\">akses server MySQL menggunakan PHP<\/a>. Berikut caranya kalau Anda menghosting website di Hostinger:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Login ke <strong>hPanel<\/strong>, lalu pilih <strong>Website<\/strong> pada menu bagian atas. Klik <strong>Dashboard<\/strong> di samping website yang ingin Anda konfigurasikan.<\/li>\n\n\n\n<li>Di halaman pengelolaan website, pilih <strong>File Manager<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/05\/file-manager-di-dashboard-hpanel.png\" alt=\"file manager di dashboard hpanel\"><\/figure><\/div><ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka folder <strong>public_html<\/strong> dan klik ikon <strong>File Baru<\/strong> di sidebar kiri.<\/li>\n\n\n\n<li>Buat file <strong>PHP<\/strong> baru dengan nama apa pun. Kami akan menggunakan <strong>test.php<\/strong> untuk tutorial ini.<\/li>\n\n\n\n<li>Tempel kode berikut ini ke dalam file. Jangan lupa, ganti kata sandi dan nama pengguna database MySQL dengan informasi Anda.<\/li>\n<\/ol><pre class=\"wp-block-preformatted\">&lt;?php\n$link = mysqli_connect('localhost', 'username', 'password');\nif (!$link) {\ndie('Could not connect: ' . mysqli_error());\n}\necho 'Connected successfully';\nmysqli_close($link);\n?&gt;<\/pre><ol start=\"6\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik ikon <strong>disk<\/strong> di pojok kanan atas untuk menyimpan file.<\/li>\n\n\n\n<li>Buka tab baru di browser Anda, kemudian akses file dengan memasukkan path dan namanya setelah domain, seperti pada contoh berikut:<\/li>\n<\/ol><pre class=\"wp-block-preformatted\">domain.com\/public_html\/test.php<\/pre><p>Apabila skrip <a href=\"\/id\/tutorial\/wp-debug-wordpress\/\">debug WordPress<\/a> di atas tidak menghasilkan error, artinya pengguna database Anda memiliki izin yang memadai, dan koneksi seharusnya bekerja dengan normal.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/skrip-test-php-yang-menunjukkan-bahwa-koneksi-database-berhasil.png\" alt=\"skrip test php yang menunjukkan bahwa koneksi database berhasil\"><\/figure><\/div><p>Kalau muncul error, sesuaikan izin pengguna agar berhasil tersambung ke database. Di hPanel, akses pengaturan ini melalui <strong>Database<\/strong> &rarr; <strong>Daftar Database dan User MySQL Saat Ini<\/strong>.<\/p><p>Klik ikon <strong>titik <strong>tiga<\/strong><\/strong> di samping database, lalu pilih <strong>Ubah Hak Akses<\/strong>. Centang semua kotak kemudian pilih <strong>Update<\/strong>. Jalankan kembali skrip debug untuk memastikan apakah error masih muncul.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-cek-kembali-kredensial-database\">2. Cek Kembali Kredensial Database<\/h3><p>Kredensial login yang salah juga merupakan penyebab umum terjadinya &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo;. Masalah ini biasanya terjadi setelah Anda memindahkan website ke provider hosting baru.<\/p><p>Untuk mengatasinya, cek apakah informasi host database pada control panel hosting Anda sudah cocok dengan yang ada di file <strong>wp-config.php<\/strong>. Apabila Anda sedang tidak bisa membuka control panel hosting, <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menggunakan-filezilla\">gunakan klien FTP seperti FileZilla<\/a> untuk mengakses file website Anda.<\/p><p>Langkah-langkahnya mungkin akan sedikit berbeda kalau menggunakan klien FTP dibandingkan dengan control panel hosting. Misalnya, Anda harus mendownload file, mengeditnya, dan menguploadnya kembali secara manual.<\/p><p>Sementara itu, kalau menggunakan Hostinger, Anda bisa langsung melakukannya di web browser melalui <strong>File Manager<\/strong> di <strong>hPanel<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/mencocokkan-informasi-dalam-database-di-file-wp-config.png\" alt=\"mencocokkan informasi dalam database di file wp config\"><\/figure><\/div><p>Akses <strong>File Manager<\/strong> lalu buka folder <strong>public_html<\/strong> untuk menemukan file <strong>wp-config.php<\/strong>. Klik kanan file tersebut, kemudian pilih <strong>Edit<\/strong>. Temukan informasi database berikut ini:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>DB_NAME<\/strong> &ndash; nama database<\/li>\n\n\n\n<li><strong>DB_USER<\/strong> &ndash; nama pengguna database<\/li>\n\n\n\n<li><strong>DB_PASSWORD<\/strong> &ndash; kata sandi database<\/li>\n\n\n\n<li><strong>DB_HOST<\/strong> &ndash; host database<\/li>\n<\/ul><p>Simpan informasi host database ini di lokasi yang aman karena nanti Anda perlu membandingkannya dengan informasi dari akun hosting Anda. Setelah itu, kembali ke <strong>hPanel<\/strong> dan buka bagian <strong>Database<\/strong> &rarr; <strong>Pengelolaan<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69f188b15f465\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-large wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/daftar-database-mysql-saat-ini-di-hpanel.png\" alt=\"daftar database mysql saat ini di hpanel\"><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><p>Periksa semua informasi database di bagian <strong>Daftar Database dan User MySQL Saat Ini<\/strong>. Apabila kredensial dalam file <strong>wp-config<\/strong> dan <strong>daftar database MySQL<\/strong> Anda sudah cocok tapi masalah masih berlanjut, Anda bisa langsung mencoba solusi selanjutnya.<\/p><p>Kalau informasinya tidak sesuai, masukkan kredensial database yang benar dari control panel hosting Anda. Untuk melakukannya, tambahkan kode berikut ini ke dalam <strong>wp-config.php<\/strong>:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">define('DB_NAME', 'ganti_dengan_nama_database_anda_saat_ini');<br><br>define('DB_USER', 'ganti_dengan_nama_pengguna_anda_saat ini');<br><br>define('DB_HOST', 'ganti_dengan_localhost_anda_saat_ini');<\/pre><p>Ganti kode di atas dengan nama database, nama pengguna, dan localhost Anda yang sebenarnya. Setelah selesai, klik ikon <strong>disk<\/strong> untuk menyimpan perubahan. Refresh WordPress Anda untuk melihat apakah &ldquo;Error Establishing A Database Connection&rdquo; sudah berhasil teratasi.<\/p><p>Apabila masih berlanjut juga, atur ulang kata sandi database dari bagian <strong>Daftar Database dan User MySQL Saat Ini<\/strong>. Klik ikon <strong>titik <strong>tiga<\/strong><\/strong> &rarr; <strong>Ubah Password<\/strong>. Masukkan kata sandi baru, lalu klik <strong>Update<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/mengganti-password-database-mysql-di-hpanel.png\" alt=\"mengganti password database mysql di hpanel\"><\/figure><\/div><p>Kalau nama pengguna dan kata sandi database sudah benar tapi pesan &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo; masih muncul, periksa nilai <strong>DB_HOST<\/strong> pada file <strong>wp-config.php<\/strong>. Nilai DB_HOST seharusnya adalah <strong>localhost<\/strong>, <strong>127.0.0.1<\/strong>, atau <strong>URL<\/strong> tertentu, tergantung pada provider hosting Anda.<\/p><p>Hubungi provider hosting Anda untuk mengetahui nilai yang benar. Namun, kalau baru-baru ini Anda tidak <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-migrasi-wordpress\">memindahkan website WordPress ke hosting baru<\/a>, nama host MySQL seharusnya tidak menjadi masalah.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-3-perbaiki-file-yang-rusak\">3. Perbaiki File yang Rusak<\/h3><p>Selain database yang bermasalah, file yang rusak juga bisa memicu pesan &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo;. Hal ini mungkin disebabkan oleh konflik tema atau plugin, misalnya karena kodenya tidak cocok dengan codebase WordPress.<\/p><p>Untuk mengatasi masalah ini, nonaktifkan plugin atau tema terbaru yang Anda download. Sebab, plugin atau tema tersebut kemungkinan adalah penyebabnya. Apabila Anda menggunakan beberapa software pihak ketiga, coba nonaktifkan semuanya dulu lalu aktifkan lagi satu per satu.<\/p><p>Untuk melakukannya, buka dashboard WordPress Anda lalu klik <strong>Plugins<\/strong> (Plugin) di sidebar. Centang kotak di sudut kiri atas untuk memilih semua plugin. Klik menu drop-down <strong>Bulk actions<\/strong> (Tindakan massal) dan pilih <strong>Deactivate<\/strong> (Nonaktifkan). Setelah itu, klik <strong>Apply<\/strong> (Terapkan).<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/menu-untuk-menonaktifkan-plugin-secara-massal-di-wordpress.png\" alt=\"menu untuk menonaktifkan plugin secara massal di wordpress\"><\/figure><\/div><p>Untuk tema, Anda tidak bisa menonaktifkan semuanya sekaligus melalui panel admin WordPress. Jadi, Anda perlu mengelolanya satu per satu melalui menu <strong>Appearance<\/strong> (Tampilan) &rarr; <strong>Themes<\/strong> (Tema) di dashboard.<\/p><p>Apabila Anda sedang tidak bisa mengakses dashboard WordPress karena error database ini, nonaktifkan sementara semua plugin WordPress dengan mengganti nama folder <strong>plugin<\/strong> melalui File Manager atau klien FTP.<\/p><p>Kalau Anda menggunakan Hostinger, buka <strong>File Manager<\/strong> &rarr; <strong>public_html<\/strong> &rarr; <strong>wp-content<\/strong>. Klik kanan folder plugin, lalu pilih <strong>Ubah nama<\/strong>. Masukkan nama baru dan konfirmasikan perubahannya.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/mengubah-nama-folder-di-file-manager-1024x774.png\" alt=\"mengubah nama folder plugin di file manager hostinger\"><\/figure><\/div><p>Setelah mengganti nama folder, seharusnya back-end dan area admin WordPress Anda sudah bisa diakses. Buka <strong>File Manager<\/strong> lagi, lalu kembalikan nama folder ke aslinya.<\/p><p>\n\n\n<div><p class=\"important\"><strong>Penting!<\/strong> Anda juga bisa menonaktifkan semua tema sekaligus dengan mengganti nama foldernya. Namun, tidak seperti plugin, tema default akan diaktifkan kembali secara otomatis saat Anda mengembalikan nama folder ke aslinya.<\/p><\/div>\n\n\n\n<\/p><p>Semua plugin WordPress yang tidak aktif sekarang akan muncul di dashboard admin. Aktifkan kembali satu per satu untuk mencari tahu plugin yang bermasalah. Setelah itu, hapus plugin yang error dengan mengklik <strong>Delete<\/strong> (Hapus) di bawah namanya.<\/p><p>Apabila solusi ini tidak berhasil, file inti <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-cms\">CMS (sistem manajemen konten)<\/a> Anda mungkin rusak. Anda harus menggantinya dengan file default dari instalan WordPress yang baru.<\/p><p>Caranya, <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/download\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">download WordPress<\/a> dari website resminya, ekstrak file, lalu buka foldernya. Hapus folder <strong>wp-content<\/strong> dan file <strong>wp-config-sample.php<\/strong> bawaan, kemudian upload file sisanya ke direktori root website Anda melalui <strong>File Manager<\/strong> atau FTP.<\/p><p>\n\n\n<div><p class=\"important\"><strong>Penting!<\/strong> Meskipun Anda bisa menginstal ulang WordPress untuk memperbaiki file intinya, langkah ini tidak direkomendasikan karena semua data website Anda akan terhapus.<\/p><\/div>\n\n\n\n<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-4-perbaiki-database-di-wordpress\">4. Perbaiki Database di WordPress<\/h3><p>Masalah berikutnya yang bisa memicu &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo; di WordPress adalah database yang rusak. Hal ini bisa terjadi kalau pengguna sering menambahkan dan menghapus plugin atau tema, yang akan membuat entri berlebih sehingga tabel database pun error.<\/p><p>Biasanya, dashboard WordPress Anda menampilkan pesan <strong>&ldquo;One or more database tables are unavailable. The database may need to be repaired&rdquo;<\/strong> kalau database mengalami masalah.<\/p><p>Untuk memperbaikinya, masukkan fungsi berikut ini di bagian bawah file <strong>wp-config.php<\/strong> Anda:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">define('WP_ALLOW_REPAIR', true);<\/pre><p>Caranya, buka folder <strong>public_html<\/strong> melalui <strong>File Manager<\/strong>. Klik kanan file <strong>wp-config.php<\/strong> lalu klik <strong>Edit<\/strong>. Tempel fungsi di atas, kemudian klik ikon <strong>disk<\/strong> untuk menyimpan perubahan.<\/p><p>Selanjutnya, buka tab baru di browser Anda dan masukkan <strong>http:\/\/www.domain-anda.tld\/wp-admin\/maint\/repair.php<\/strong>. Anda akan diminta untuk memilih dua mode perbaikan database. Pilih opsi <strong>Repair Database<\/strong> (Perbaiki Database),<strong> <\/strong>lalu tunggu hingga prosesnya selesai.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/opsi-perbaikan-database-wordpress-setelah-menambahkan-fungsi-repair.png\" alt=\"opsi perbaikan database wordpress setelah menambahkan fungsi repair\"><\/figure><\/div><p>Kembali ke website WordPress Anda untuk melihat apakah error sudah teratasi. Kalau sudah berhasil, segera hapus fungsi tadi dari <strong>wp-config.php<\/strong> karena pihak yang tidak berwenang bisa mengeksploitasinya untuk mengakses back-end Anda.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-5-buat-database-baru\">5. Buat Database Baru<\/h3><p>Apabila metode sebelumnya tidak berhasil, Anda mungkin perlu membuat database MySQL baru dan <a href=\"https:\/\/support.hostinger.com\/id\/articles\/3989447-cara-restore-website-wordpress-dari-backup\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">memulihkan data website dari backup<\/a> karena database yang sekarang mungkin benar-benar rusak.<\/p><p>Langkah-langkahnya akan berbeda tergantung pada web hosting dan control panel yang digunakan. Apabila menggunakan paket hosting dari Hostinger, Anda bisa mulai dengan mendownload backup dulu.<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Di <strong>hPanel<\/strong>, buka menu pengelolaan website Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Dari sidebar, buka <strong>File <\/strong>&rarr; <strong>Backup<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih <strong>Database backup<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/memilih-database-backup-untuk-mencadangkan-database-di-hpanel-1024x319.png\" alt=\"memilih database backup untuk mencadangkan database di hpanel\"><\/figure><\/div><ol start=\"4\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Pilih database yang rusak dari menu drop-down dan klik <strong>Tampilkan Database<\/strong> untuk menampilkan backup yang tersedia.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih tanggal backup yang ingin Anda pulihkan, kemudian klik <strong>Unduh<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Tunggu sampai <strong>hPanel<\/strong> selesai menyiapkan file. Setelah itu, klik <strong>Download Backup<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><p>Sebaiknya Anda mendownload beberapa backup untuk berjaga-jaga kalau file yang terbaru mengalami error.<\/p><p>Kemudian, buat database baru dan pulihkan data melalui <strong>phpMyAdmin<\/strong>:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pada menu pengelolaan website <strong>hPanel<\/strong>, buka sidebar lalu <strong>Database<\/strong> &rarr; <strong>Pengelolaan<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan <strong>nama MySQL<\/strong>, <strong>username MysQL<\/strong>, dan <strong>password<\/strong> baru. Setelah itu, klik <strong>Buat<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/12\/cloud-hosting-1024x430.jpg\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/05\/hpanel-database-pengelolaan-buat-5.png\" alt=\"membuat database baru di hpanel\"><\/figure><\/div><ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Scroll ke bawah dan klik <strong>Masuk phpMyAdmin<\/strong> di samping database yang baru dibuat.<\/li>\n\n\n\n<li>Pada panel pengelolaan database, buka tab <strong>Import<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>Choose File<\/strong>, lalu pilih backup database yang barusan Anda download. Scroll lagi ke bagian bawah, kemudian klik <strong>Import<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/mengimpor-database-baru-di-phpmyadmin-1024x369.png\" alt=\"mengimpor database baru di phpmyadmin\"><\/figure><\/div><p>Terakhir, sambungkan database MySQL yang baru ke website WordPress Anda dengan mengedit file <strong>wp-config.php<\/strong>.<\/p><p>Akses <strong>File Manager<\/strong>, buka folder <strong>public_html<\/strong>, temukan dan klik kanan <strong>wp-config.php<\/strong>, lalu pilih <strong>Edit<\/strong>.<\/p><p>Masukkan username MySQL, nama database, dan kata sandi baru Anda di baris yang sesuai. Simpan perubahannya, lalu cek apakah dashboard WordPress Anda sudah kembali berfungsi.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-6-pastikan-domain-mengarah-dengan-benar\">6. Pastikan Domain Mengarah dengan Benar<\/h3><p>Ketika Anda <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-pindah-hosting-lama-ke-hosting-baru\">memindahkan hosting ke provider baru<\/a>, file Anda juga akan dipindahkan ke server yang baru. Hal ini bisa menyebabkan error kalau domain Anda tidak mengarah ke host database yang benar, karena website jadi tidak bisa mengambil data.<\/p><p>Untuk mengarahkan domain Anda ke host database, periksa apakah nameserver di control panel hosting Anda cocok dengan yang ada pada data WHOIS.<\/p><p>Untuk memeriksa nameserver di Hostinger, buka <strong>hPanel<\/strong> &rarr; <strong>Website<\/strong> &rarr; <strong>Dashboard<\/strong> &rarr; <strong>Lihat Detail<\/strong> di bawah paket hosting Anda. Atau, gunakan tool online seperti <a href=\"https:\/\/dnschecker.org\/all-dns-records-of-domain.php\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">dnschecker<\/a>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/memilih-menu-lihat-detail-paket-hosting-di-hpanel-1024x194.png\" alt=\"memilih menu lihat detail paket hosting di hpanel\"><\/figure><\/div><p>Apabila informasinya cocok, artinya domain Anda sudah mengarah ke alamat yang benar, dan seharusnya tidak ada masalah. Kalau berbeda, masukkan nameserver yang benar dari provider hosting Anda pada control panel registrar domain.<\/p><p>Untuk <a href=\"https:\/\/support.hostinger.com\/id\/articles\/1696789-bagaimana-cara-mengubah-nameserver-di-hostinger\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengubah nameserver domain Hostinger<\/a>, buka <strong>hPanel<\/strong> &rarr; <strong>Domain<\/strong> &rarr; <strong>Kelola<\/strong> pada domain Anda. Di bawah <strong>Ringkasan Domain<\/strong>, klik <strong>Edit<\/strong> di samping nameserver, lalu pilih <strong>Ganti nameserver<\/strong> di halaman selanjutnya.<\/p><p>\n\n\n<div><p class=\"important\"><strong>Penting!<\/strong> Apabila domain dan website Anda dihosting di Hostinger, nameserver akan secara otomatis diatur ke nameserver kami.<\/p><\/div>\n\n\n\n<\/p><p>Atau, <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-mengarahkan-domain-ke-name-server-hostinger\">arahkan domain Anda ke Hostinger<\/a> melalui <strong>A record<\/strong>, yaitu pengaturan DNS yang menetapkan nama domain ke alamat IP yang sesuai. Perlu diperhatikan bahwa metode ini hanya berfungsi kalau Anda menggunakan alamat statis.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/nilai-a-record-domain-di-tool-dns-lookup-1024x202.png\" alt=\"nilai a record domain di tool dns lookup\"><\/figure><\/div><p>Untuk melakukannya, ambil nilai A record nama domain Anda menggunakan tool DNS lookup online. Buka akun hosting Anda, lalu cek alamat IP server Anda. Di Hostinger, Anda bisa menemukan informasi ini pada menu <strong>Hosting<\/strong> &rarr; <strong>Informasi paket<\/strong>.<\/p><p>Buka control panel registrar Anda, kemudian ganti nilai A record dengan alamat IP dari provider hosting Anda. User Hostinger bisa menemukannya di menu <a href=\"https:\/\/support.hostinger.com\/id\/articles\/1583249-bagaimana-cara-mengatur-dns-record\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">DNS Zone Editor<\/a>.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-7-perbarui-url-website-wordpress\">7. Perbarui URL Website WordPress<\/h3><p>Apabila error koneksi database mulai terjadi setelah Anda migrasi hosting ke provider lain, cek apakah URL website WordPress Anda berubah. Hal ini bisa menyebabkan MySQL gagal tersambung dan tidak bisa mengirimkan data ke front-end sehingga error pun muncul.<\/p><p>Untuk mengatasinya, update URL website di database MySQL melalui <strong>phpMyAdmin<\/strong>. User Hostinger bisa mengakses panel melalui <strong>Database<\/strong> &rarr; <strong>Pengelolaan<\/strong> di <strong>hPanel<\/strong>.<\/p><p>Pilih <a href=\"\/id\/tutorial\/plugin-untuk-wordpress\">database WordPress<\/a> Anda dari sidebar, kemudian klik tab <strong>SQL<\/strong>. Pada kolom yang tersedia, masukkan skrip berikut ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">UPDATE wp_options SET option_value = replace(option_value, 'http:\/\/www.old-domain.com', 'http:\/\/www.new-domain.com') WHERE option_name = 'home' OR option_name = 'siteurl';\n\nUPDATE wp_posts SET guid = replace(guid, 'http:\/\/www.old-domain.com','http:\/\/www.new-domain.com');\n\nUPDATE wp_posts SET post_content = replace(post_content, 'http:\/\/www.old-domain.com', 'http:\/\/www.new-domain.com');\n\nUPDATE wp_postmeta SET meta_value = replace(meta_value,'http:\/\/www.old-domain.com','http:\/\/www.new-domain.com');<\/pre><p>Ganti <strong>http:\/\/www.old-domain.com<\/strong> dengan URL website lama Anda, lalu ganti <strong>http:\/\/www.new-domain.com<\/strong> dengan URL yang baru. Scroll ke bawah, kemudian klik tombol <strong>Go<\/strong> untuk menjalankan skrip.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69f188b16084f\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-large wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/menu-query-sql-di-phpmyadmin.png\" alt=\"menu query sql di phpmyadmin\"><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-8-cara-lain-untuk-mengatasi-error-establishing-a-database-connection\">8. Cara Lain untuk Mengatasi &ldquo;Error Establishing A Database Connection&rdquo;<\/h3><p>Apabila pesan &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo; masih juga muncul setelah Anda mencoba semua solusi di atas, masih ada beberapa metode alternatif yang bisa Anda lakukan seperti di bawah ini.<\/p><p><strong>Hubungi Tim Dukungan<\/strong><\/p><p>Mintalah bantuan pada tim dukungan provider hosting Anda untuk mengatasi masalah koneksi database. Mereka memiliki akses ke back-end website Anda, dan seharusnya bisa mengidentifikasi akar masalahnya.<\/p><p>Tergantung pada provider hosting yang Anda gunakan, ketersediaan tim dukungannya mungkin berbeda-beda. Di Hostinger sendiri, <a href=\"\/id\/kontak\">tim Customer Success<\/a> kami tersedia 24\/7 melalui live chat untuk membantu mengatasi masalah dan menjawab pertanyaan Anda.<\/p><p>Apabila web host Anda tidak menyediakan dukungan sepanjang waktu, carilah solusi dari sumber lain, seperti <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/support\/forums\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">forum resmi WordPress<\/a>. Saat mengajukan pertanyaan di forum publik, harap diingat untuk tidak memberikan segala bentuk informasi sensitif, seperti kredensial database Anda.<\/p><p><strong>Mulai Ulang (Reboot) Web Server<\/strong><\/p><p>Apabila Anda menghosting WordPress dan server MySQL dengan dedicated hosting, mulai ulang atau reboot server untuk mengupdate konfigurasinya. Proses ini akan menghentikan layanan di latar belakang, yang mungkin menyebabkan masalah koneksi database.<\/p><p>Pengguna VPS Hostinger bisa memulai ulang web server dan databasenya dengan mengklik tombol <strong>Reboot<\/strong> pada halaman ringkasan VPS.<\/p><p>Atau, buat sambungan sebagai user <strong>root <\/strong><a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menggunakan-putty-untuk-ssh-ke-vps\">melalui klien SSH seperti PuTTY<\/a> lalu masukkan perintah restart sesuai dengan sistem operasi Anda. Untuk Linux, jalankan:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">reboot<\/pre><p>Apabila Anda tidak menggunakan dedicated hosting, mintalah bantuan pada provider <a href=\"\/id\/wordpress-hosting\">WordPress hosting<\/a> Anda karena opsi restart manual mungkin tidak tersedia.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"\/id\/wordpress-hosting\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-37614\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div><p><strong>Pulihkan Backup Terakhir<\/strong><\/p><p>Pulihkan database dan file website Anda untuk mengembalikan perubahan yang mungkin menyebabkan error. Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan fitur backup pada control panel web hosting Anda.<\/p><p>User Hostinger bisa memulihkan backup terbaru hanya dengan beberapa klik melalui <strong>hPanel<\/strong>. Buka sidebar di area pengelolaan website, lalu <strong>File <\/strong>&rarr; <strong>Backup<\/strong>. Pilih tanggal terbaru dari drop-down, lalu klik <strong>Restore<\/strong>.<\/p><p>Centang kotak konfirmasi yang menyatakan bahwa proses tersebut akan menimpa file website Anda saat ini. Konfirmasikan dengan mengklik <strong>Restore<\/strong>.<\/p><p>Untuk memulihkan database, buka menu <strong>Database backup<\/strong> dan ikuti langkah-langkah yang serupa.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-mencegah-error-establishing-a-database-connection\">Cara Mencegah &ldquo;Error Establishing A Database Connection&rdquo;<\/h2><p>Masalah database bisa mengganggu traffic dan SEO website Anda. Oleh karena itu, setelah berhasil mengatasinya, Anda bisa mengikuti tips berikut ini agar masalah tersebut tidak muncul kembali:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Aktifkan backup otomatis<\/strong>. Backup WordPress dan database Anda secara rutin agar Anda selalu memiliki file pemulihan terbaru kalau masalah tersebut muncul kembali. Hal ini akan mempermudah penyelesaian masalah dan mencegah kehilangan data.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Optimalkan database WordPress<\/strong>. Bersihkan database menggunakan plugin seperti <strong>WP-Optimize<\/strong>. Sebab, database yang terlalu besar akan memperlambat back-end website, yang akhirnya bisa menyebabkan downtime dan error koneksi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Instal tema dan plugin tepercaya<\/strong>. Hanya download plugin dan tema dari sumber tepercaya seperti library resmi WordPress. Software dari sumber yang tidak kredibel mungkin mengandung malware atau kode yang belum teruji, yang mungkin tidak kompatibel dengan fungsionalitas WordPress.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan web host yang andal<\/strong>. Hosting website WordPress Anda di provider hosting yang tepercaya. Pastikan provider tersebut menjamin uptime maksimal untuk database Anda dan menyediakan dukungan terbaik untuk membantu Anda mengatasi masalah apa pun. Nah, dalam hal ini, Anda bisa mencoba Hostinger, karena kami menjamin uptime maksimal 99,9% dan menyediakan dukungan sepanjang waktu agar website Anda terus online.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Selalu ikuti informasi terbaru<\/strong>. Baca artikel atau berita tentang update WordPress terbaru. Informasi ini biasanya menjelaskan masalah yang mungkin muncul sehingga Anda bisa mencegahnya sebelum terjadi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lakukan pemantauan rutin<\/strong>.<strong> <\/strong>Cek website WordPress dan database Anda secara berkala untuk mengidentifikasi masalah dengan segera sebelum mengakibatkan kerusakan lebih lanjut.<\/li>\n<\/ul><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>Masalah &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo; terjadi ketika website WordPress Anda tidak bisa mengambil data yang diminta dari database. Penyebabnya meliputi kredensial yang tidak cocok, file yang rusak, atau server yang down.<\/p><p>Di artikel ini, kami sudah membagikan beberapa solusi untuk mengatasi error ini. Pertama, coba jalankan file <strong>PHP<\/strong> uji coba untuk mengecek apakah database Anda berfungsi dengan baik dan pengguna WordPress Anda memiliki izin yang memadai. Pastikan juga kecocokan hostname, nama pengguna, dan kata sandi MySQL antara control panel hosting Anda dengan file <strong>wp-config.php<\/strong>.<\/p><p>Apabila error masih terjadi, coba nonaktifkan semua plugin dan tema karena mungkin kodenya saling bertentangan, atau ganti file inti yang rusak dengan file baru dari paket penginstalan WordPress.<\/p><p>Kalau belum berhasil, database Anda mungkin rusak. Dalam situasi ini, jalankan fungsi perbaikan WordPress atau buat database baru menggunakan backup. Apabila Anda baru mengganti domain, perbarui URL dengan yang baru melalui phpMyAdmin. Selain itu, pastikan URL tersebut mengarah ke nameserver yang benar menggunakan tool DNS lookup.<\/p><p>Untuk mencegah masalah ini muncul kembali, optimalkan database Anda secara teratur menggunakan plugin seperti WP-Optimize. Selain itu, pastikan Anda menggunakan provider hosting yang tepercaya, dengan jaminan uptime 99,9% dan dukungan 24\/7, seperti Hostinger.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tanya-jawab-faq-error-establishing-a-database-connection\">Tanya Jawab (FAQ) Error Establishing A Database Connection<\/h2><p>Di bagian ini, kami akan menjawab beberapa pertanyaan umum tentang &ldquo;Error Establishing A Database Connection&rdquo;.<\/p><div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-69442d6b74e91\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Kenapa Koneksi Database WordPress Gagal?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Apabila website WordPress Anda tidak bisa tersambung ke database, server Anda mungkin mengalami downtime, atau kredensial dalam file <strong>wp-config.php<\/strong> salah. Kemungkinan penyebab lainnya adalah database dan file inti yang rusak. Hal ini sering terjadi karena adanya konflik antara WordPress dengan plugin atau tema.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442d6b74e95\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apakah Plugin atau Tema Bisa Menyebabkan Error Database?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Ya, plugin atau tema yang belum teruji bisa menyebabkan konflik kode yang mengganggu koneksi database. Terlalu sering menambahkan atau menghapus plugin dan tema juga bisa merusak data yang tersimpan sehingga error ini pun muncul. Solusinya, Anda bisa mencoba menghapus plugin dan tema, atau membuat database baru kalau tabelnya rusak.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442d6b74e96\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apakah Lonjakan Traffic Bisa Menyebabkan Error Koneksi Database?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Ya, host database tidak akan bisa diakses kalau sudah mencapai batas permintaan pengguna maksimal. Dalam hal ini, website Anda jadi tidak bisa mengambil data dan konten dari back-end sehingga Anda akan menjumpai error ini.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesan &ldquo;Error Establishing a Database Connection&rdquo; muncul ketika website WordPress Anda tidak bisa tersambung dan mengambil informasi dari database. Penyebab umumnya meliputi kesalahan konfigurasi pada file wp-config, kredensial yang tidak valid, atau data yang rusak. Kalau dibiarkan, masalah database ini bisa membahayakan uptime dan fungsi website Anda. Tapi jangan khawatir, kami akan membantu Anda menemukan [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/cara-memperbaiki-error-establishing-a-database-connection-di-wordpress\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Cara Mengatasi Error Establishing A Database Connection","rank_math_description":"WordPress tidak bisa tersambung ke database? Yuk, baca cara mengatasi error establishing a database connection WordPress di tutorial ini!","rank_math_focus_keyword":"error establishing a database connection","footnotes":""},"categories":[4859],"tags":[9285,9284,9286,4860],"class_list":["post-5221","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wordpress","tag-cara-mengatasi-error-establishing-a-database-connection","tag-error-database","tag-error-database-connection","tag-wordpress"],"hreflangs":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5221","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5221"}],"version-history":[{"count":44,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5221\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47260,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5221\/revisions\/47260"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}