{"id":5146,"date":"2017-05-02T00:35:49","date_gmt":"2017-05-01T17:35:49","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=5146"},"modified":"2025-01-08T15:56:08","modified_gmt":"2025-01-08T08:56:08","slug":"cara-membuat-sitemap-di-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/cara-membuat-sitemap-di-wordpress","title":{"rendered":"Cara membuat sitemap di WordPress, mudah!"},"content":{"rendered":"<p><span class=\"\">Dalam hal optimasi website WordPress, sitemap merupakan salah satu teknik SEO<\/span> yang cukup penting<span class=\"\">. <\/span>Dengan <span class=\"\">sitemap<\/span>, pengunjung dan bot mesin pencari bisa melihat struktur website Anda secara lebih baik. S<span class=\"\">itemap <\/span>juga memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik bagi pengunjung, serta memberikan informasi yang akurat bagi mesin pencari untuk melakukan crawling.<\/p><p>Nah, di artikel ini, kami akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang apa itu sitemap WordPress, manfaatnya, serta perbedaan antara <span class=\"\">sitemap <\/span>XML dan HTML, dan bagaimana keduanya bisa membantu SEO website Anda.<\/p><p>Selain itu, kami juga akan menjelaskan cara membuat sitemap untuk website WordPress serta cara submit <span class=\"\">sitemap <\/span>ke Google dan Bing. Tanpa berlama-lama lagi, kami akan memulai pembahasannya di bawah ini. Selamat membaca!<\/p><p>\n\n\n\n\n\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-sitemap\"><span id=\"What_Is_a_WordPress_Sitemap_and_Why_Do_You_Need_It\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Apa Itu S<span class=\"\">itemap<\/span>?<\/h2><p><a href=\"\/id\/tutorial\/sitemap-adalah\"><span class=\"\">Sitemap <\/span>adalah<\/a> daftar yang mencantumkan semua URL publik di website Anda. Selain itu, s<span class=\"\">itemap <\/span> membantu pengunjung dan mesin pencari menjelajahi semua URL di website Anda dengan lebih cepat dan mudah. Fitur ini juga bisa menunjukkan hubungan antara halaman satu dan yang lainnya, serta menentukan seberapa penting setiap halaman dalam struktur website Anda.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-fungsi-sitemap\">Apa Fungsi Sitemap?<\/h2><p>Berikut fungsi sitemap di WordPress:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Memberikan informasi ke search engine <\/strong>&ndash; sitemap membantu memberi tahu crawler mesin pencari dan menunjukkan kepada pengunjung saat ada postingan baru di website. Sitemap WordPress juga memberi tahu mesin pencari tentang halaman di website Anda yang belum pernah diindeks sebelumnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mempermudah navigasi<\/strong> &ndash; menunjukkan struktur dan hierarki halaman web dengan menyediakan daftar lengkap URL kustom.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memaksimalkan <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-seo\">search engine optimization<\/a><\/strong> &ndash; memaksimalkan SEO website dengan memberi tahu mesin pencari bahwa website Anda tidak memiliki konten duplikat. Sitemap juga membuat website menjadi lebih user-friendly, sehingga meningkatkan ranking pada hasil pencarian (SERP).<\/li>\n<\/ul><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"\/id\/wordpress-hosting\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-37614\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/06\/ID-New-WP_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-perbedaan-sitemap-xml-dan-html\"><span id=\"Differences_Between_an_XML_and_HTML_WordPress_Sitemap\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Perbedaan S<span class=\"\">itemap <\/span>XML dan HTML<\/h2><p>Ada dua jenis <span class=\"\">sitemap <\/span> WordPress: <strong>XML<\/strong> <strong><span class=\"\">sitemap<\/span>&nbsp;<\/strong>dan <strong>HTML <span class=\"\">sitemap<\/span><\/strong>. Setiap jenis ini memiliki peran penting dalam optimasi website dengan cara kerjanya masing-masing.<\/p><p>Sebaiknya, saat submit WordPress <span class=\"\">sitemap <\/span>ke mesin pencari, gunakan <span class=\"\">sitemap <\/span>Extensible Markup Language (XML). Dengan bahasa ini, bot mesin pencari bisa menemukan konten dan informasi dengan lebih mudah. XML S<span class=\"\">itemap <\/span>juga menyediakan metadata dan konteks yang lebih lengkap untuk setiap URL.<\/p><p>Sementara itu, HTML <span class=\"\">sitemap <\/span>menyediakan link yang mewakili semua halaman web menggunakan <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-html\" rel=\"follow\" data-wpel-link=\"internal\">format HTML<\/a>. Fungsionalitas ini menyajikan semua halaman publik di website secara lebih user-friendly, sehingga lebih mudah dinavigasi.<\/p><p>Perbedaan <span class=\"\">sitemap <\/span>XML dan HTML adalah, XML sitemap terletak di URL yang terpisah dan berfokus pada <strong>mesin pencari<\/strong>. Sementara itu, HTML <span class=\"\">sitemap <\/span>bisa dimasukkan ke dalam halaman web untuk <strong>pengunjung website<\/strong>.<\/p><p>Akan tetapi, sebaiknya tetap gunakan kedua jenis WordPress <span class=\"\">sitemap ini <\/span>untuk memberikan pengalaman pengguna yang optimal, yang pada akhirnya akan menaikkan peringkat website Anda di mesin pencari.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-membuat-sitemap-di-wordpress-xml\"><span id=\"How_to_Generate_a_WordPress_XML_Sitemap_Manually\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Cara Membuat Sitemap di WordPress (XML)<\/h2><p>Ada beberapa cara membuat <span class=\"\">sitemap di <\/span>WordPress untuk jenis XML. Di bawah ini, kami akan menjelaskan beberapa cara mudah yang bisa Anda ikuti, yang mencakup cara manual, menggunakan plugin, dan cara submit sitemap.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\">Cara Membuat Sitemap WordPress Manual<\/h3><p>Cara manual akan membantu menentukan dengan tepat informasi apa saja yang akan dipelajari oleh crawler mesin pencari. Tapi, cara ini perlu waktu yang lebih lama, terutama untuk website yang memiliki lebih dari 10 URL.<\/p><p>Untuk cara membuat <span class=\"\">sitemap di <\/span>WordPress secara manual, buka text editor seperti Windows Notepad, atau Nano untuk user Linux dan macOS. Perlu diperhatikan bahwa file ini nantinya harus dalam format XML. Di dalam file ini, sertakan URL website Anda dan semua informasi penting yang harus diketahui oleh mesin pencari.<\/p><p>Berikut contoh XML <span class=\"\">sitemap<\/span>:<\/p><pre class=\"EnlighterJSRAW\" data-enlighter-language=\"generic\" data-enlighter-theme=\"\" data-enlighter-highlight=\"\" data-enlighter-linenumbers=\"\" data-enlighter-lineoffset=\"\" data-enlighter-title=\"\" data-enlighter-group=\"\">&lt;?xml version=\"1.0\" encoding=\"UTF-8\"?&gt;\n&lt;urlset xmlns=\"http:\/\/www.sitemaps.org\/schemas\/sitemap\/0.9\"&gt;\n   &lt;url&gt;\n      &lt;loc&gt;http:\/\/www.example.com\/&lt;\/loc&gt;\n      &lt;lastmod&gt;2021-07-18&lt;\/lastmod&gt;\n      &lt;changefreq&gt;monthly&lt;\/changefreq&gt;\n      &lt;priority&gt;0.5&lt;\/priority&gt;\n   &lt;\/url&gt;\n&lt;\/urlset&gt;<\/pre><p>Di <span class=\"\">sitemap <\/span>ini, ada tag wajib dan opsional. Berikut penjelasan tag yang diperlukan:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>&lt;urlset&gt;<\/strong> &ndash; merujuk pada standar protokol saat ini. Biarkan URL seperti pada contoh di atas untuk file XML sitemap Anda.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>&lt;url&gt;<\/strong> &ndash; parent tag untuk URL. Tag lainnya disertakan di dalam tag ini.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>&lt;loc&gt;<\/strong> &ndash; URL website. Harus diawali dengan protokol, seperti HTTP, dan diakhiri dengan garis miring kalau web server Anda menggunakannya. Nilai untuk tag ini harus kurang dari 2.048 karakter.<\/li>\n<\/ul><p>Selain itu, beberapa tag opsional yang perlu dipertimbangkan adalah:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>&lt;lastmod&gt;<\/strong> &ndash; menunjukkan waktu modifikasi terakhir website. Gunakan format YYYY-MM-DD untuk tag ini.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>&lt;changefreq&gt;<\/strong> &ndash; menjelaskan seberapa sering website melakukan perubahan. Nilai yang valid adalah: always (selalu), hourly (per jam), daily (per hari), weekly (per minggu), monthly (per bulan), yearly (per tahun), dan never (tidak pernah).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>&lt;priority&gt;<\/strong> &ndash; memberi tahu mesin pencari tentang URL mana yang paling penting bagi crawler. Nilai yang valid adalah antara 0,0 sampai 1,0, dengan default 0,5.<\/li>\n<\/ul><p>Setelah Anda membuat file XML <span class=\"\">sitemap<\/span>, upload ke folder root WordPress Anda. Kemudian, akses URL <span class=\"\">sitemap <\/span>untuk mengecek WordPress <span class=\"\">sitemap<\/span>. Biasanya, URL tersebut mengikuti format ini:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">http:\/\/example.com\/sitemap.xml<\/pre><p>Setelah menemukan URL <span class=\"\">sitemap<\/span>, validasikan dengan <a href=\"https:\/\/www.xml-sitemaps.com\/validate-xml-sitemap.html\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\"><span class=\"\">sitemap validator<\/span><\/a>. File <span class=\"\">sitemap <\/span>yang tidak valid bisa menimbulkan masalah pada situs WordPress. Jadi, penting untuk mengeceknya lebih dulu dengan validator sebelum submit XML <span class=\"\">sitemap <\/span>ke mesin pencari.<\/p><p>Untuk menggunakan validator, masukkan URL <span class=\"\">sitemap <\/span>dan klik tombol <b>VALIDATE SITEMAP<\/b>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"774\" height=\"462\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/xml-sitemap-validator.png\/public\" alt=\"xml sitemap validator\" class=\"wp-image-16517\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/xml-sitemap-validator.png\/w=774,fit=scale-down 774w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/xml-sitemap-validator.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/xml-sitemap-validator.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/xml-sitemap-validator.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 774px) 100vw, 774px\" \/><\/figure><\/div><p>Kalau WordPress <span class=\"\">sitemap Anda <\/span>valid, akan muncul banner <strong>No issues detected.<\/strong><\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"767\" height=\"480\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/hasil-validasi-xml.png\/public\" alt=\"hasil validasi xml\" class=\"wp-image-16518\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/hasil-validasi-xml.png\/w=767,fit=scale-down 767w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/hasil-validasi-xml.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/hasil-validasi-xml.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 767px) 100vw, 767px\" \/><\/figure><\/div><p>Nah, kalau ternyata <span class=\"\">sitemap <\/span>WordPress Anda tidak valid, akan muncul pesan peringatan yang berkata <strong>Problem detected<\/strong><strong>.<\/strong><\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"494\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/validasi-xml-gagal.png\/public\" alt=\"validasi xml gagal\" class=\"wp-image-16519\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/validasi-xml-gagal.png\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/validasi-xml-gagal.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/validasi-xml-gagal.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-membuat-sitemap-wordpress-dengan-plugin\"><span id=\"How_to_Generate_a_WordPress_XML_Sitemap_Using_a_Plugin\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Cara Membuat S<span class=\"\">itemap WordPress dengan<\/span> Plugin<\/h3><p>Untuk membuat <span class=\"\">sitemap <\/span>di WordPress secara otomatis, Anda bisa menggunakan plugin <span class=\"\">sitemap<\/span>. Cara ini jauh lebih cepat dan terjamin daripada cara manual.<\/p><p>Dengan&nbsp;<a href=\"\/id\/tutorial\/cara-install-plugin-wordpress\" rel=\"follow\" data-wpel-link=\"internal\">menginstall plugin WordPress<\/a> ini, user bisa memanfaatkan berbagai fitur dan fungsionalitas yang akan membantu mengoptimalkan website. Plugin ini juga membantu mengupdate WordPress <span class=\"\">sitemap <\/span>ketika ada perubahan yang dilakukan otomatis.<\/p><p>Nah, selanjutnya, kami akan menjelaskan cara membuat <span class=\"\">sitemap <\/span>di WordPress (XML) menggunakan dua <a href=\"\/id\/tutorial\/plugin-wordpress-terbaik\">plugin WordPress terbaik<\/a>.<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-yoast-seo\"><span id=\"Generate_a_WordPress_Sitemap_Using_Yoast_SEO\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>1. <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/wordpress-seo\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">Yoast SEO<\/a><\/h4><p>Plugin Yoast adalah salah satu&nbsp;plugin SEO terpopuler untuk WordPress. Yoast bisa menangani semua aspek teknis terkait optimasi konten WordPress, termasuk pembuatan XML <span class=\"\">sitemap<\/span>.<\/p><p>Berikut cara membuat <span class=\"\">sitemap di <\/span>WordPress dengan plugin Yoast:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka <strong>Dashboard<\/strong> WordPress&nbsp;<strong>-&gt; Plugins -&gt; Add New<\/strong>&nbsp;dan cari plugin Yoast SEO.&nbsp;Klik&nbsp;<strong>Instal Now <\/strong>dan&nbsp;<strong>Aktifkan<\/strong> versi gratis plugin ini.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/install-yoast-seo.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Buka menu <strong>SEO<\/strong>&nbsp;di dashboard, dan pilih&nbsp;<strong>General<\/strong>. Kemudian, buka tab <strong>Features<\/strong>&nbsp;untuk melihat pengaturannya.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/pengaturan-general-yoast.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Di bawah tab fitur, pilih tombol&nbsp;<strong>On<\/strong> di bawah&nbsp;<strong>XML <span class=\"\">sitemaps<\/span><\/strong>&nbsp;dan klik tombol <b>Save changes<\/b>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/xml-sitemap-on.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li>Untuk mengecek link XML <span class=\"\">sitemap<\/span>, klik <strong>ikon tanda tanya<\/strong> dan pilih opsi <strong>See the XML Sitemap<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/cek-xml-sitemap.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\">\n<li>Yoast SEO akan mengarahkan Anda ke URL <span class=\"\">sitemap <\/span>XML. Di sana, Anda akan melihat informasi lebih lanjut mengenai setiap URL di website Anda.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/url-xml-sitemap.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><p>Selain itu, Yoast SEO memiliki pengaturan <strong>Webmaster Tools<\/strong> yang bisa langsung menghubungkan website WordPress ke berbagai mesin pencari. Dengan demikian, Anda pun bisa submit dan menginformasikan update dengan lebih mudah ke berbagai mesin pencari.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"964\" height=\"629\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/webmaster-tools-yoast-seo.png\/public\" alt=\"webmaster tools yoast seo\" class=\"wp-image-16525\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/webmaster-tools-yoast-seo.png\/w=964,fit=scale-down 964w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/webmaster-tools-yoast-seo.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/webmaster-tools-yoast-seo.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/webmaster-tools-yoast-seo.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 964px) 100vw, 964px\" \/><\/figure><\/div><h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-google-xml-sitemaps\"><span id=\"Google_XML_Sitemaps\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>2. <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/google-sitemap-generator\/installation\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">Google XML Sitemaps<\/a><\/h4><p>Plugin Google XML Sitemaps adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin melakukan pengaturan lebih lanjut pada sitemap dan submit ke mesin pencari segera.<\/p><p>Fitur XML sitemap lain yang tak kalah penting adalah notifikasi otomatisnya ke mesin pencari utama ketika ada konten baru yang diposting atau diterbitkan. Di bawah ini adalah cara membuat sitemap WordPress dengan plugin Google XML Sitemaps:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Install plugin XML Sitemaps dari direktori plugin WordPress.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/install-xml-sitemap.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Buka halaman konfigurasinya di <strong>Settings<\/strong>&nbsp;-&gt;&nbsp;<strong>XML-Sitemap<\/strong>. Karena plugin ini akan otomatis menghasilkan XML sitemap untuk website WordPress Anda, URL sitemap akan muncul.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/setting-xml-sitemap.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Klik URL untuk melihat <strong>XML Sitemap Index<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/indeks-xml-sitemap.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><p>Untuk memberi tahu mesin pencari,&nbsp;buka <strong>Settings<\/strong>&nbsp;-&gt;&nbsp;<strong>XML-Sitemap<\/strong> dan temukan <b>Basic Options<\/b>. Centang dua kotak pertama untuk memberi tahu Google dan Bing, lalu klik <strong>Update options<\/strong>&nbsp;di bagian bawah halaman.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"642\" height=\"253\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/opsi-dasar-sitemap.png\/public\" alt=\"opsi dasar sitemap\" class=\"wp-image-16529\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/opsi-dasar-sitemap.png\/w=642,fit=scale-down 642w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/opsi-dasar-sitemap.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/opsi-dasar-sitemap.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 642px) 100vw, 642px\" \/><\/figure><\/div><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-submit-xml-sitemap-ke-mesin-pencari\"><span id=\"How_to_Submit_a_WordPress_XML_Sitemap_to_Search_Engines\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Cara Submit XML Sitemap ke Mesin Pencari<\/h3><p>Setelah membuat sitemap WordPress, submit ke mesin pencari seperti Google dan Bing agar diindeks. Meskipun mesin pencari tetap akan melakukan crawl pada website tanpa pengiriman manual, ada beberapa manfaat lain kalau Anda submit XML sitemap WordPress ke mesin pencari:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>SEO<\/strong> &ndash; sitemap akan memberi tahu mesin pencari ketika ada perubahan atau konten baru, sehingga halaman Anda akan terus update dalam hasil pencarian.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Akurasi<\/strong> &ndash; dengan bantuan WordPress sitemap, mesin pencari hanya akan mengindeks informasi situs yang paling akurat dan relevan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gratis<\/strong> &ndash; tidak ada biaya yang perlu dikeluarkan untuk membuat WordPress sitemap, apa pun metodenya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Traffic organik<\/strong> &ndash; meningkatkan jumlah kunjungan dengan peringkat yang lebih tinggi di SERP.<\/li>\n<\/ul><p>\n\n\n<div><p class=\"important\">Sebelum submit website WordPress ke mesin pencari, Anda memerlukan URL XML sitemap.<\/p><\/div>\n\n\n\n<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-submit-xml-sitemap-ke-google\"><span id=\"Submit_an_XML_Sitemap_to_Google\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Cara Submit XML Sitemap ke Google<\/h4><p>Dengan cara submit sitemap WordPress ke Google, Anda juga bisa turut <a href=\"\/id\/tutorial\/meningkatkan-traffic-website\" rel=\"follow\" data-wpel-link=\"internal\">meningkatkan traffic website<\/a> dan meningkatkan awareness website. Pemilik website bisa menggunakan <a href=\"https:\/\/search.google.com\/search-console\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">Google Search Console<\/a> untuk melakukannya.<\/p><p>Pertama, login ke akun Google Anda lalu ikuti langkah-langkah di bawah ini:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pilih jenis properti lebih dulu. Untuk mendapatkan informasi tentang semua URL di seluruh domain, pilih opsi <strong>Domain<\/strong>.&nbsp;Masukkan nama domain Anda dan klik tombol <b>CONTINUE<\/b>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2018\/07\/Halaman-depan-Google-Search-Console.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Verifikasi domain dengan menambahkan <strong>TXT record<\/strong> dari Google Search Console ke <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-dns\">DNS server<\/a> Anda. Kalau menggunakan Hostinger, buka <strong>hPanel -&gt;&nbsp;DNS Zone Editor<\/strong> dan tambahkan record di kolom <strong>Kelola DNS record<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/menambahkan-txt-record.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Kembali ke akun Google Search Console, lalu pilih <strong>Sitemap<\/strong> di menu bar kiri. Masukkan URL sitemap Anda di kolom <strong>Add a new sitemap<\/strong>, kemudian klik <strong>SUBMIT<\/strong>&nbsp;untuk menyelesaikan prosesnya.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/sitemap-search-console.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><p>Untuk mengecek statusnya, buka <strong>Sitemaps -&gt; Submitted sitemaps<\/strong>. Google Search Console akan menginformasikan status sitemap dan memberikan saran optimasi website menggunakan <a href=\"https:\/\/developers.google.com\/search\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">dokumentasi<\/a> dan materi yang mereka miliki.<\/p><h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-submit-xml-sitemap-ke-bing\"><span id=\"Submit_a_WordPress_XML_Sitemap_to_Bing\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Cara Submit XML Sitemap ke Bing<\/h4><p>Bing menjadi <a href=\"https:\/\/financesonline.com\/bing-statistics\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">search engine terpopuler lainnya<\/a> setelah Google, karena mesin pencari lain seperti Yahoo dan DuckDuckGo juga menggunakan indeks pencariannya untuk menentukan peringkat. Pemilik website bisa menggunakan Bing Webmaster Tools untuk meminta crawling dan indexing segera.<\/p><p>Berikut cara submit XML sitemap ke Bing:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan akun Microsoft, Google, atau Facebook untuk login ke <a data-wpel-link=\"external\" href=\"https:\/\/www.bing.com\/webmasters\/about\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener noreferrer\">Bing Webmaster Tools<\/a>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/bing-webmaster-tools.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Di bagian <strong>Add your site manually<\/strong>, tambahkan URL website Anda. KalauURL sudah diverifikasi di Google Search Console, login menggunakan <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-membuat-email\/\">akun Google<\/a> Anda lalu klik <strong>Import<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/halaman-awal-bing-webmaster-tool.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Pilih <strong>Sitemaps -&gt; Submit sitemaps<\/strong> lalu tambahkan URL sitemap untuk memberi tahu webmaster tool agar mengindeks situs Anda.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/submit-sitemap.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><p>Untuk mengecek status indexing, klik <strong>Site Explorer<\/strong> di menu bar kiri.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-membuat-sitemap-html-di-wordpress\"><span id=\"How_to_Create_an_HTML_Sitemap_Page_for_WordPress\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Cara Membuat Sitemap HTML di WordPress<\/h2><p>Seperti yang tadi kami jelaskan, sitemap HTML merupakan salah satu bagian penting dalam SEO. Fungsi ini menyajikan navigasi yang user-friendly bagi pengunjung website, dan menentukan struktur yang jelas untuk halaman web.<\/p><p>Cara membuat sitemap HTML di WordPress yang paling mudah adalah dengan menginstal plugin. Rekomendasi kami, gunakan plugin <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/plugins\/wp-sitemap-page\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">WP Sitemap Page<\/a>:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Install WP Sitemap Page dan aktifkan plugin ini.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/wp-sitemap-page.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Buka <strong>Dashboard -&gt; Pages -&gt; Add New<\/strong> untuk membuat halaman baru di website WordPress. Untuk menambahkan WordPress sitemap ke halaman yang ada, pilih halaman di bagian <b>Pages<\/b>. Kami merekomendasikan agar Anda membuat halaman baru.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/tambah-halaman-baru.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Masukkan shortcode berikut untuk menambahkan HTML sitemap:<span class=\"enlighter\"><span class=\"enlighter-g1\"><br><code>[<span class=\"enlighter-text\">wp_sitemap_page<\/span>]<\/code><\/span><\/span><\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/html-sitemap.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li>Klik&nbsp;<strong>Publish,<\/strong> lalu selesai! HTML sitemap akan tersedia di website WordPress Anda.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/02\/contoh-html-sitemap.png\" alt=\"\"><\/figure><\/div><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/migrasi-website\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29622\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Website-migration_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\"><span id=\"Conclusion\" class=\"ez-toc-section\"><\/span>Kesimpulan<\/h2><p>Di artikel ini, Anda sudah mempelajari apa itu sitemap serta cara membuat sitemap di WordPress.<\/p><p>Untuk membuat sitemap, Anda bisa melakukannya secara manual dan menggunakan plugin. Kalau memilih cara manual, Anda bisa menentukan informasi apa saja yang akan disertakan dalam sitemap. Tapi, cara ini lebih repot dan perlu waktu yang lebih lama karena membutuhkan tool validator.<\/p><p>Kalau mau cara yang lebih mudah, Anda bisa menggunakan plugin Yoast SEO dan Google XML. Setelah itu, Anda juga perlu submit sitemap WordPress ke Google dan Bing, yang caranya juga sudah kami jelaskan di sini.<\/p><p>Jadi, apa Anda masih memiliki pertanyaan? Silakan sampaikan melalui kolom komentar di bawah ini, ya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam hal optimasi website WordPress, sitemap merupakan salah satu teknik SEO yang cukup penting. Dengan sitemap, pengunjung dan bot mesin pencari bisa melihat struktur website Anda secara lebih baik. Sitemap juga memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik bagi pengunjung, serta memberikan informasi yang akurat bagi mesin pencari untuk melakukan crawling. Nah, di artikel ini, kami [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/cara-membuat-sitemap-di-wordpress\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":24158,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Cara Membuat Sitemap di WordPress, Mudah!","rank_math_description":"Maksimalkan fungsi dan peringkat website Anda dengan cara membuat sitemap di WordPress. Cari tahu langkah-langkah mudahnya di sini yuk!","rank_math_focus_keyword":"cara membuat sitemap wordpress","footnotes":""},"categories":[4859],"tags":[6399,6401,6400,6403,6398,6404,6402],"class_list":["post-5146","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wordpress","tag-cara-membuat-sitemap","tag-cara-membuat-sitemap-di-blog","tag-cara-membuat-sitemap-di-wordpress","tag-google-sitemap","tag-sitemap","tag-sitemap-adalah","tag-sitemap-generator"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/how-to-create-wordpress-sitemap","default":0},{"locale":"pt-BR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/br\/tutoriais\/como-criar-sitemap-para-wordpress","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/sitemap-wordpress","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/sitemap-en-wordpress","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/cara-membuat-sitemap-wordpress\/","default":0},{"locale":"de-DE","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/de\/tutorials\/wordpress-sitemap-erstellen","default":0},{"locale":"nl-NL","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/nl\/tutorials\/wordpress-sitemap","default":0},{"locale":"ja-JP","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/jp\/tutorials\/how-to-create-wordpress-sitemap\/","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/how-to-create-wordpress-sitemap","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/create-wordpress-sitemap","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/create-wordpress-sitemap","default":0},{"locale":"pt-PT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pt\/tutoriais\/como-criar-sitemap-para-wordpress","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/how-to-create-wordpress-sitemap","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/how-to-create-wordpress-sitemap","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/sitemap-en-wordpress","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/sitemap-en-wordpress","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/sitemap-en-wordpress","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/how-to-create-wordpress-sitemap","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/how-to-create-wordpress-sitemap","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5146"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5146\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28614,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5146\/revisions\/28614"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24158"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}