{"id":5069,"date":"2017-05-02T02:24:43","date_gmt":"2017-05-02T02:24:43","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=5069"},"modified":"2025-01-08T15:54:07","modified_gmt":"2025-01-08T08:54:07","slug":"cara-membuat-hak-akses-user-di-mysql","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/cara-membuat-hak-akses-user-di-mysql","title":{"rendered":"Cara membuat user di MySQL dan cara membuat hak akses bagi pemula"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Ingin tahu lebih jauh tentang dasar-dasar pengoperasian MySQL? Di tutorial ini, ada banyak hal yang akan Anda pelajari mulai dari cara membuat user di MySQL hingga cara membuat hak akses user. Tak hanya itu, kami juga akan membahas beberapa command atau perintah untuk memberikan hak akses, menghapus (revoke) hak akses, dan menghapus user.<\/span><\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Speed-Up-Your-Website-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27589\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><p>\n\n\n<div><\/div>\n\n\n\n<\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Sebelum lanjut ke pembahasan utama, pastikan MySQL sudah terinstall. Jika belum, silakan baca tutorial cara install MySQL baik di <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/install-lamp-ubuntu-16-04\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Ubuntu<\/strong><\/a> maupun <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/cara-install-mysql\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>CentOS<\/strong><\/a>.<\/span><\/p><p>\n\n\n<div class=\"protip\">\n                    <h4 class=\"title\"><\/h4>\n                    <p><\/p><p style=\"text-align: left\"><b>Catatan: <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Kami akan menggunakan baris perintah untuk mengakses Linux VPS sebagai root. Pilih <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/cara-menggunakan-putty-untuk-ssh-ke-vps\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>PuTTY<\/strong><\/a> (Windows) atau terminal (macOS, Linux) dan login dengan menggunakan informasi login SSH root yang disediakan oleh provider hosting Anda.<\/span><\/p><p><\/p>\n                <\/div>\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-membuat-user-dan-cara-membuat-hak-akses-user-di-mysql\"><b>Cara Membuat User dan Cara Membuat Hak Akses User di MySQL<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Begitu MySQL digunakan, Anda akan langsung diberikan username dan password. Dengan adanya informasi login ini, Anda akan memperoleh akses <\/span><b>root<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> atau kendali penuh atas semua database dan tabel.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Seiring dengan berjalannya waktu dan proyek online yang makin berkembang, pastinya Anda berencana untuk memberikan akses database ke user lain. Namun, dalam hal ini Anda tidak ingin mengizinkan user tersebut memegang kendali penuh.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Misalnya, Anda meminta bantuan developer untuk mengelola database. Akan tetapi, Anda tidak ingin mereka punya hak untuk menghapus atau memodifikasi informasi yang bersifat sensitif.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Maka dari itu, tipe informasi login yang sebaiknya diberikan adalah yang bersifat non-root user. Nantinya Anda bisa melacak apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh developer terhadap data Anda.<\/span><\/p><p><i><span style=\"font-weight: 400\">Nah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, di bagian ini, kami akan menjelaskan cara membuat user MySQL dan cara memberikan hak akses kepada user tersebut agar dapat mengakses database Anda. Meskipun memberikan kendali penuh kepada non-root user bukanlah keputusan yang bijak, tidak ada salahnya Anda mempelajari beberapa hal tentang pemberian hak akses user.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut langkah-langkah untuk membuat akun user baru di MySQL:<\/span><\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka baris perintah dan tambahkan server MySQL:<\/li>\n<\/ol><pre class=\"wp-block-preformatted\">mysql<\/pre><ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Script akan menampilkan notifikasi di bawah ini sebagai tanda bahwa Anda sedang mengakses server MySQL.<\/span><\/li>\n<\/ol><pre class=\"wp-block-preformatted\">mysql&gt;<\/pre><ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Jalankan perintah di bawah ini:<\/span><\/li>\n<\/ol><pre class=\"wp-block-preformatted\">CREATE USER 'new_user'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password';<\/pre><ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li><b>new_user <\/b><span style=\"font-weight: 400\">adalah nama yang diberikan untuk akun user baru dan <\/span><b>IDENTIFIED BY &lsquo;password&rsquo;<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">passcode<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau kata sandi untuk user tersebut. Kedua value ini dapat diganti. Cukup tambahkan value yang sudah Anda buat ke dalam tanda kutip.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Jalankan perintah ini untuk memberikan semua akses database kepada user baru:<\/span><\/li>\n<\/ol><pre class=\"wp-block-preformatted\">GRANT ALL PRIVILEGES ON * . * TO 'new_user'@'localhost';<\/pre><ol class=\"wp-block-list\" start=\"6\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Flush hak akses yang diberikan dengan mengaktifkan perintah ini:<\/span><\/li>\n<\/ol><pre class=\"wp-block-preformatted\">FLUSH PRIVILEGES;<\/pre><p><span style=\"font-weight: 400\">Kini user baru punya hak akses yang sama seperti yang dimiliki root user.<\/span><\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-membuat-hak-akses-tertentu-untuk-user-mysql\"><b>Cara Membuat Hak Akses Tertentu untuk User MySQL<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Pada saat membuat nama database dan nama tabel, pisahkan kedua nama tersebut dengan tanda titik (.) dan tidak perlu ditambahkan spasi. Dengan demikian, root user akan memperoleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">fine-grain control<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terhadap data tertentu.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Ganti value <\/span><b>PERMISSION_TYPE<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> dengan tipe akses yang ingin Anda berikan ke akun user baru.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut perintah yang paling sering digunakan di MySQL:<\/span><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><b>CREATE<span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; memperbolehkan user untuk membuat database atau tabel.<\/span><\/b><\/li>\n\n\n\n<li><strong>SELECT<\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; memperbolehkan user untuk mengambil data.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>INSERT<\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; memperbolehkan user untuk memodifikasi entri yang ada di tabel.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>DELETE<\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; memperbolehkan user untuk menghapus entri tabel.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><strong>DROP<\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &ndash; memperbolehkan user untuk menghapus semua tabel database.<\/span><\/li>\n<\/ul><p>\n\n\n<div class=\"protip\">\n                    <h4 class=\"title\"><\/h4>\n                    <p><\/p><p style=\"text-align: left\"><b>Catatan: <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">permission type<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> diganti dengan <\/span><b>ALL PRIVILEGES<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, semua perintah yang disebutkan di atas akan diaktifkan.<\/span><\/p><p><\/p>\n                <\/div>\n\n\n\n<\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Ganti <\/span><b>PERMISSION_TYPE<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> dengan tipe perintah yang Anda pilih. Apabila Anda ingin mengaktifkan banyak perintah, pisahkan setiap perintah dengan tanda koma. Sebagai contoh, kami akan memberikan hak akses <strong>CREATE<\/strong> dan <strong>SELECT<\/strong> ke akun non-root user MySQL dengan menjalankan perintah ini:<\/span><\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">GRANT CREATE, SELECT ON * . * TO 'user_name'@'localhost';<\/pre><p><span style=\"font-weight: 400\">Gunakan perintah di bawah ini jika Anda ingin menghapus (revoke) hak akses yang telah diberikan:<\/span><\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">REVOKE PERMISSION_TYPE ON database_name.table_name FROM &lsquo;user_name&rsquo;@&lsquo;localhost&rsquo;;<\/pre><p><span style=\"font-weight: 400\">Misalnya, Anda hendak menarik kembali semua hak akses yang telah dihibahkan ke non-root user. Maka perintah yang sebaiknya digunakan adalah:<\/span><\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">REVOKE ALL PRIVILEGES ON * . * FROM 'user_name'@'localhost';<\/pre><p><span style=\"font-weight: 400\">Jalankan perintah ini bila Anda ingin menghapus akun user sepenuhnya:<\/span><\/p><p>DROP USER &lsquo;user_name&rsquo;@&lsquo;localhost&rsquo;;<\/p><p>\n\n\n<div class=\"protip\">\n                    <h4 class=\"title\"><\/h4>\n                    <p><\/p><p style=\"text-align: left\"><b>Catatan<\/b><span style=\"font-weight: 400\">: Untuk menjalankan perintah di atas, pastikan Anda sudah punya akses root terlebih dulu. Setelah melakukan perubahan, segera jalankan <\/span><b>FLUSH PRIVILEGES<\/b><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p><p><\/p>\n                <\/div>\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menampilkan-tipe-hak-akses-yang-telah-diberikan-kepada-user-mysql\"><b>Menampilkan Tipe Hak Akses yang Telah Diberikan Kepada User MySQL<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk mengecek kembali hak akses apa saja yang sudah dibagikan ke user MySQL, gunakan perintah <\/span><b>SHOW GRANTS<\/b><span style=\"font-weight: 400\">:<\/span><\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">SHOW GRANTS FOR 'user_name'@'localhost';<\/pre><p><span style=\"font-weight: 400\">Hasilnya akan seperti ini:<\/span><\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" width=\"647\" height=\"163\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2017\/05\/output.png\/public\" alt=\"Output\" class=\"wp-image-10111\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2017\/05\/output.png\/w=647,fit=scale-down 647w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2017\/05\/output.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2017\/05\/output.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 647px) 100vw, 647px\" \/><\/figure><\/div><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-database-mysql\"><b>Apa Itu Database MySQL?<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk memahami sistem kerja MySQL, Anda harus tahu pengertian database terlebih dulu. Database adalah tempat penyimpanan virtual bagi sejumlah data penting untuk pembuatan website dan aplikasi web.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Database MySQL menyimpan informasi akun user, seperti username, password, alamat email, dan informasi lainnya yang nantinya digunakan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Hanya saja, data yang disimpan di dalam database harus sesuai dengan urutan tertentu. Di sinilah peran penting sistem manajemen database. Tool ini digunakan untuk menciptakan koneksi ke database dan memperbolehkan developer untuk menyusun, menyimpan, menghapus, dan memodifikasi data.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">MySQL adalah salah satu sistem manajemen database yang populer dan paling banyak digunakan.Hal ini dikarenakan kemudahan penggunaan yang ditawarkan serta besarnya dukungan komunitas. <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Facebook<\/strong><\/a> dan <a href=\"https:\/\/twitter.com\/?lang=en\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Twitter<\/strong><\/a> adalah contoh platform yang memaksimalkan penggunaan MySQL.<\/span><\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29634\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\"><b>Kesimpulan<\/b><\/h2><p><span style=\"font-weight: 400\">Database menjadi bagian penting dari setiap website dan aplikasi web karena dapat menyimpan semua data user. Untuk mengelola dan menciptakan koneksi ke database secara efisien, Anda membutuhkan sistem manajemen database. Dari sekian opsi yang ada, kami merekomendasikan MySQL. Selain karena sistem ini sudah sangat populer, MySQL juga dapat diandalkan dan mudah digunakan.<\/span><\/p><p><span style=\"font-weight: 400\">Di tutorial ini, Anda sudah mempelajari penggunaan beberapa perintah dasar untuk mengoperasikan MySQL, seperti:<\/span><\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Cara membuat user di MySQL dan memberikan hak akses user.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Cara membuat hak akses user tertentu, menghapus hak akses, dan menghapus user MySQL sepenuhnya.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Cara melihat dan mengecek hak akses apa saja yang sudah diberikan ke user MySQL.<\/span><\/li>\n<\/ul><p><span style=\"font-weight: 400\">Selamat mencoba! Jangan lupa untuk tinggalkan komentar pada kolom di bawah ini.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ingin tahu lebih jauh tentang dasar-dasar pengoperasian MySQL? Di tutorial ini, ada banyak hal yang akan Anda pelajari mulai dari cara membuat user di MySQL hingga cara membuat hak akses user. Tak hanya itu, kami juga akan membahas beberapa command atau perintah untuk memberikan hak akses, menghapus (revoke) hak akses, dan menghapus user. Sebelum lanjut [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/cara-membuat-hak-akses-user-di-mysql\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":5437,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Cara Membuat User di MySQL dan Cara Membuat Hak Akses","rank_math_description":"Pelajari cara membuat hak akses user di MySQL agar pengguna lain diperbolehkan mengatur bahkan memodifikasi data di MySQL.","rank_math_focus_keyword":"cara membuat hak akses, cara membuat hak akses user di mysql, membuat user mysql, cara membuat user di mysql","footnotes":""},"categories":[9432],"tags":[9163,9164,6256,6254,9165,6252,6255,6253],"class_list":["post-5069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lainnya","tag-cara-membuat-hak-akses-user-di-mysql","tag-cara-membuat-user-di-mysql","tag-grant-privileges-mysql","tag-hak-akses-user","tag-membuat-user-di-mysql","tag-mysql","tag-pengguna-mysql","tag-user-mysql"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/how-create-mysql-user-and-grant-permissions","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/creer-un-utilisateur-mysql","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/como-crear-usuario-mysql","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/cara-membuat-hak-akses-user-di-mysql","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/how-create-mysql-user-and-grant-permissions","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/como-crear-usuario-mysql","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/como-crear-usuario-mysql","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/como-crear-usuario-mysql","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/how-create-mysql-user-and-grant-permissions","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/how-create-mysql-user-and-grant-permissions","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/how-create-mysql-user-and-grant-permissions","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/how-create-mysql-user-and-grant-permissions","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/how-create-mysql-user-and-grant-permissions","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/how-create-mysql-user-and-grant-permissions","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5069"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28893,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5069\/revisions\/28893"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5437"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}