{"id":30067,"date":"2023-04-20T16:32:37","date_gmt":"2023-04-20T09:32:37","guid":{"rendered":"\/tutorial\/?p=30067"},"modified":"2025-12-18T23:31:00","modified_gmt":"2025-12-18T16:31:00","slug":"cara-memperpanjang-domain","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/cara-memperpanjang-domain","title":{"rendered":"Cara Memperpanjang Domain (Renew) yang Aktif &amp; Expired"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-domain\/\">Nama domain adalah<\/a> salah satu komponen penting bagi website karena berfungsi sebagai alamat website Anda. Namun, tahukah Anda kalau domain tidak bisa dimiliki selamanya? Yap, Anda harus memperpanjang (renew) domain secara rutin.<\/p><p>Nah, karena prosesnya tidak sama dengan membeli domain baru, kami akan menjelaskan cara memperpanjang domain di artikel ini.<\/p><p>Untuk memulai, kami akan membahas lebih dulu kenapa Anda harus renew domain secara teratur dan menjelaskan siklus aktif domain sehingga Anda tidak kehilangan domain secara tiba-tiba saat expired. Mari mulai!<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Speed-Up-Your-Website-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27589\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-memperpanjang-domain-yang-masih-aktif\">Cara Memperpanjang Domain yang Masih Aktif<\/h2><p>Domain yang expired (kedaluwarsa) bisa turut menghentikan layanan yang terkait, seperti website dan email Anda. Tentu saja, reputasi dan brand Anda juga pasti akan turut terdampak. Jadi, Anda perlu memperpanjang semua domain Anda sebelum langganannya berakhir.<\/p><p>Prosesnya akan mirip-mirip untuk sebagian besar registrar domain. Berikut cara melakukannya kalau Anda membeli nama <a href=\"\/id\/domain-murah\">domain dari Hostinger<\/a>:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka <strong>Tagihan<\/strong> &rarr; <strong>Langganan<\/strong> dari hPanel.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>Perpanjang Sekarang<\/strong> di samping domain yang ingin Anda perpanjang.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69f5cfc41c9b1\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-large wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/tagihan-domain-hpanel.png\" alt=\"halaman tagihan di hpanel untuk memperpanjang domain\"><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Atur periode pendaftaran, lalu lanjutkan dengan memilih metode pembayaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Cek halaman <strong>Domain<\/strong> untuk melihat apakah tanggal berakhir domain sudah diperbarui sesuai dengan periode perpanjangan Anda.<\/li>\n<\/ol><p>Atau, Anda juga bisa memperpanjang domain dari halaman <strong>Domain<\/strong>:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka halaman <strong>Domain<\/strong> dari hPanel.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>Kelola<\/strong> di samping domain yang ingin Anda perpanjang.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69f5cfc41cdf4\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-large wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/kelola-domain-hpanel.png\" alt=\"memilih kelola di samping nama domain untuk memperpanjang domain\"><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Di halaman <strong>Ringkasan Domain<\/strong>, pilih <strong>Perpanjang sekarang<\/strong> di samping tanggal berakhir domain. Untuk beberapa TLD, perpanjangan hanya bisa dilakukan dalam 28 hari sebelum kedaluwarsa. Kalau tombol tersebut tidak muncul, penyebabnya mungkin adalah jangka waktu ini.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/perpanjang-domain-hpanel.png\" alt=\"memilih perpanjang sekarang di halaman ringkasan domain di hpanel\"><\/figure><\/div><ol start=\"4\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Pilih metode pembayaran Anda, lalu ikuti petunjuk berikutnya untuk menyelesaikan proses perpanjangan.<\/li>\n\n\n\n<li>Cek halaman <strong>Domain<\/strong> untuk melihat apakah tanggal berakhir domain telah diperbarui sesuai dengan periode perpanjangan Anda.<\/li>\n<\/ol><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-memperpanjang-domain-yang-kedaluwarsa\">Cara Memperpanjang Domain yang Kedaluwarsa<\/h2><p>Apabila sudah masuk tanggal expired, domain akan beralih ke masa tenggang hingga 30 hari. Selama waktu ini, pemilik domain bisa mengaktifkannya lagi dengan tarif perpanjangan standar.<\/p><p>Untuk memperpanjang domain yang sudah dalam masa tenggang di Hostinger, Anda bisa membuka bagian <strong>Domain<\/strong> atau <strong>Tagihan<\/strong>. Berikut cara melakukannya melalui halaman <strong>Domain<\/strong>:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka <strong>Domain<\/strong> pada menu bagian atas hPanel.<\/li>\n\n\n\n<li>Arahkan kursor ke status domain untuk melihat apakah domain tersebut masih dalam masa tenggang.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/domain-kedaluwarsa-harga-normal.png\" alt=\"melihat status domain dalam masa tenggang di hpanel\"><\/figure><\/div><ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Pilih tombol <strong>Perpanjang<\/strong> di samping domain yang expired untuk memulai proses perpanjangan domain. Pilih metode pembayaran Anda, lalu ikuti petunjuk berikutnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk memastikan bahwa perpanjangan berhasil, kembali ke halaman <strong>Domain<\/strong> dan lihat apakah statusnya sudah berubah dari <strong>Kedaluwarsa<\/strong> menjadi <strong>Aktif<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><p>\n\n\n<div><p class=\"important\"><strong>Penting!<\/strong> Beberapa TLD mungkin tidak memiliki masa tenggang dan akan langsung memasuki periode penebusan (redemption) setelah kedaluwarsa. Masa tenggang domain juga berbeda-beda, tergantung pada penyedia layanan registrasi dan TLD domain.<\/p><\/div>\n\n\n\n<\/p><p>Apabila domain Anda sudah dalam periode penebusan, langkah-langkah perpanjangannya akan tetap sama. Klik tombol <strong>Pulihkan<\/strong> di samping domain yang kedaluwarsa, kemudian bayar biaya penebusan dan perpanjangan. Domain akan aktif sekitar 24 jam setelah pembayaran.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-memperpanjang-domain-secara-otomatis\">Cara Memperpanjang Domain Secara Otomatis<\/h2><p>Kalau Anda mengisi informasi kontak dengan benar saat pendaftaran domain, biasanya registrar akan memberikan pengingat perpanjangan untuk menghindari downtime. Namun, Anda tetap harus memperpanjang domain secara manual.<\/p><p>Jadi, agar prosesnya lebih mudah, sejumlah registrar menyediakan fitur perpanjangan otomatis. Di Hostinger sendiri, perpanjangan domain otomatis akan dilakukan 30 hari sebelum tanggal berakhir apabila Anda mengaktifkan fitur ini.<\/p><p>Untuk mengaktifkan perpanjangan otomatis domain, buka <strong>Tagihan<\/strong> &rarr; <strong>Langganan<\/strong>, lalu klik ikon panah di samping domain yang ingin Anda kelola. Setelah menambahkan metode pembayaran, klik tombol <strong>Aktifkan perpanjangan otomatis<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/halaman-perpanjangan-domain-hpanel.png\" alt=\"halaman di hpanel untuk mengaktifkan perpanjangan otomatis domain\"><\/figure><\/div><p>Atau, buka menu <strong>Domain<\/strong> dan aktifkan opsi <strong>Perpanjangan otomatis<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69f5cfc41ddae\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-large wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2024\/07\/perpanjangan-domain-otomatis-hpanel.png\" alt=\"mengaktifkan tombol perpanjangan otomatis di hpanel\"><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><p>Beberapa registrar terkadang membebankan biaya tambahan untuk perpanjangan. Akhirnya, banyak pengguna yang memilih untuk mentransfer domain mereka.<\/p><p>Untuk mengurangi risiko downtime saat beralih registrar, lakukan transfer domain setidaknya sebulan sebelum masa berlakunya habis.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kenapa-domain-harus-diperpanjang\">Kenapa Domain Harus Diperpanjang?<\/h2><p>Domain hanya aktif selama jangka waktu tertentu. Tergantung pada pendaftaran dan registrarnya, masa aktif domain bisa berlangsung dari 1 tahun sampai 10 tahun. Setelah itu, domain akan expired (kedaluwarsa) beserta semua layanan terkait, seperti website dan email, meskipun akun hostingnya aktif.<\/p><p>Kalau sudah telanjur expired, website Anda pun berisiko kehilangan pengunjung, yang tentunya akan turut merusak reputasi bisnis Anda.<\/p><p>Selain itu, kalau Anda tidak memperbarui domain selama beberapa minggu setelah kedaluwarsa, bisa jadi orang lain akan membelinya dan menggunakannya untuk keperluan mereka sendiri.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-siklus-masa-aktif-domain\">Siklus Masa Aktif Domain<\/h2><p>Semua domain akan melalui tahapan tertentu dalam masa aktifnya, mulai dari pendaftaran, kedaluwarsa, hingga tersedia kembali. Tahapan ini biasanya disebut siklus masa aktif domain atau <strong>domain lifecycle<\/strong>.<\/p><p>Penting untuk memahami siklus ini agar Anda tahu kapan harus renew domain tanpa membayar biaya ekstra.<\/p><p>Secara umum, ada lima tahapan dalam domain lifecycle:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Available (Tersedia)<\/strong>. Pada tahap ini, domain belum didaftarkan. Anda bisa mengecek ketersediaan domain yang Anda inginkan menggunakan tool <a href=\"\/id\/domain-murah\">domain checker<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Active (Aktif)<\/strong>. <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menggunakan-domain-yang-sudah-dibeli\">Setelah membeli domain<\/a> dan mengonfigurasinya, domain Anda akan memasuki masa aktif. Tergantung pada pendaftaran dan <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-tld\">TLD nama domain<\/a>, masa aktif ini bisa berkisar dari 1-10 tahun.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Grace period (Masa tenggang)<\/strong>. Setelah expired, domain akan memasuki masa tenggang, yang berlangsung antara 0 hingga 30 hari. Pada masa ini, website Anda tidak akan bisa diakses, tapi Anda masih bisa memperpanjang domain dengan proses biasa tanpa biaya tambahan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Redemption period (Periode penebusan)<\/strong>. Setelah masa tenggang berakhir, domain akan memasuki masa penebusan, yang berlangsung antara 0 hingga 30 hari. Di saat ini, Anda harus menghubungi registrar untuk renew domain dan membayar biaya tambahan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pending delete (Menunggu penghapusan)<\/strong>. Ini adalah tahap terakhir dalam siklus masa aktif domain. Pada tahap ini, Anda sudah tidak bisa memperpanjang domain. Pada akhirnya, user lain bisa membeli domain tersebut.<\/li>\n<\/ul><p>\n\n\n    <div class=\"mb-50 mt-50 domain-checker domain-checker__bg\">\n        <h3 class=\"m-0 text-center text-white pb-10\">Cek Domain Murah<\/h3>\n        <p class=\"pb-40 text-center text-white\">Ketik nama domain yang diinginkan dan segera cek ketersediaannya<\/p>\n        <form id=\"domain-checker-form\" class=\"d-flex w-100 position-relative flex-column flex-sm-row align-items-center\" action=\"\/id\/domain-murah\">\n            <input\n                    class=\"domain-checker__input label text-light-black\"\n                    name=\"domain\" type=\"text\"\n                    placeholder=\"Ketik domain yang diinginkan\"\n                    value=\"\"\n            \/>\n            <input id=\"domain-submit\"\n                   type=\"submit\"\n                   value=\"Cek Domain\"\n                   class=\"domain-checker__button hb--danger new-h-button-primary button text-white float-right\"\/>\n        <\/form>\n    <\/div>\n\n\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>Domain yang kedaluwarsa bisa mengganggu performa website dan layanan email Anda. Jadi, Anda sebaiknya memperpanjang domain sesegera mungkin. Durasi dan biayanya akan berbeda-beda tergantung pada ekstensi, registrar, dan status domain saat ini.<\/p><p>Berikut rangkuman cara memperpanjang domain yang bisa Anda coba:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Memperpanjang domain yang masih aktif<\/strong> &ndash; berlaku untuk domain yang belum jatuh tempo perpanjangannya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memperpanjang domain yang kedaluwarsa<\/strong> &ndash; berlaku untuk domain yang sudah memasuki periode penebusan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memperpanjang domain secara otomatis<\/strong> &ndash; fitur yang disediakan oleh sebagian besar registrar untuk memperpanjang domain secara otomatis sebelum masa berlakunya habis.<\/li>\n<\/ul><p>Semoga artikel ini bisa membantu Anda memahami proses perpanjangan domain dengan lebih baik. Kalau masih memiliki pertanyaan, lihat bagian FAQ atau sampaikan melalui kolom komentar di bawah artikel ini, ya.<\/p><p>\n\n\n<div class=\"protip\">\n                    <h4 class=\"title\">Pelajari Lebih Lanjut tentang Domain<\/h4>\n                    <p><\/p><p><a href=\"\/id\/tutorial\/cek-pemilik-domain\">Cara Mencari Tahu Pemilik Domain<\/a><br>\n<a href=\"\/id\/tutorial\/perbedaan-domain-dan-hosting\">Perbedaan Domain dan Hosting<\/a><\/p>\n                <\/div>\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tanya-jawab-faq-cara-perpanjang-domain\">Tanya Jawab (FAQ) Cara Perpanjang Domain<\/h2><p>Di bagian ini, kami akan menjawab beberapa pertanyaan umum tentang cara perpanjangan domain.<\/p><div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-69442c44b3e70\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Berapa Harga Memperpanjang Domain?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Biaya perpanjangan domain akan berbeda-beda tergantung pada ekstensi, registrar, dan layanan tambahannya, seperti perlindungan WHOIS. Biaya standarnya biasanya berkisar antara Rp180.000-Rp850.000\/tahun.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442c44b3e74\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Berapa Lama Proses Memperpanjang Domain?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Domain aktif biasanya bisa langsung diperpanjang tanpa downtime. Namun, untuk domain yang sudah kedaluwarsa, prosesnya bisa memakan waktu hingga 48 jam sampai selesai dipropagasi.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442c44b3e75\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa yang Terjadi saat Domain Kedaluwarsa?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Saat memasuki tanggal kedaluwarsa, domain akan beralih ke masa tenggang 30 hari untuk diperpanjang. Kalau tidak diperpanjang, akan ada periode penebusan 30 hari yang membebankan biaya penebusan tambahan bagi pemilik. Setelah itu, domain akan tersedia untuk dibeli lagi oleh orang lain. Baca tutorial kami lainnya untuk mengetahui <a href=\"\/tutorial\/berapa-harga-domain\">berapa harga domain<\/a> dan semua detailnya.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nama domain adalah salah satu komponen penting bagi website karena berfungsi sebagai alamat website Anda. Namun, tahukah Anda kalau domain tidak bisa dimiliki selamanya? Yap, Anda harus memperpanjang (renew) domain secara rutin. Nah, karena prosesnya tidak sama dengan membeli domain baru, kami akan menjelaskan cara memperpanjang domain di artikel ini. Untuk memulai, kami akan membahas [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/cara-memperpanjang-domain\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":30079,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Cara Memperpanjang Domain yang Masih Aktif maupun Expired","rank_math_description":"Domain yang expired dan tidak diperpanjang bisa dimiliki orang lain. Baca cara memperpanjang domain agar Anda tidak telanjur kehilangannya!","rank_math_focus_keyword":"cara memperpanjang domain","footnotes":""},"categories":[4983,9453],"tags":[],"class_list":["post-30067","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-web-development","category-domain"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/how-to-renew-domain-name","default":0},{"locale":"pt-BR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/br\/tutoriais\/como-renovar-dominio","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/renouvellement-nom-de-domaine","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/como-renovar-dominio","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/cara-memperpanjang-domain","default":0},{"locale":"de-DE","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/de\/tutorials\/domain-verlaengern","default":0},{"locale":"it-IT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/it\/tutorial\/rinnovo-dominio","default":0},{"locale":"nl-NL","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/nl\/tutorials\/domeinnaam-verlengen","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/how-to-renew-domain-name","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/how-to-renew-domain-name","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/how-to-renew-domain-name","default":0},{"locale":"pt-PT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pt\/tutoriais\/como-renovar-dominio","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/how-to-renew-domain-name","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/how-to-renew-domain-name","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/como-renovar-dominio","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/como-renovar-dominio","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/como-renovar-dominio","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/how-to-renew-domain-name","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/how-to-renew-domain-name","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30067","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30067"}],"version-history":[{"count":31,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30067\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47139,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30067\/revisions\/47139"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30067"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30067"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30067"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}