{"id":21089,"date":"2022-08-02T12:36:35","date_gmt":"2022-08-02T05:36:35","guid":{"rendered":"\/tutorial\/?p=21089"},"modified":"2025-12-18T23:31:30","modified_gmt":"2025-12-18T16:31:30","slug":"apa-itu-url","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/apa-itu-url","title":{"rendered":"Apa itu URL: penjelasan lengkap dengan contoh dan strukturnya"},"content":{"rendered":"<p>Kalau ditanya tentang apa itu URL, beberapa orang mungkin akan menganggap bahwa URL adalah alamat web yang pada dasarnya sama dengan domain. Padahal, <strong>domain dan URL sebenarnya berbeda<\/strong>. URL memiliki beberapa elemen, seperti protokol komunikasi jaringan, subdomain, nama domain, dan ekstensinya.<\/p><p>Dengan kata lain, domain merupakan bagian dari URL. Domain tidak bisa diubah, sedangkan URL bisa diubah dan justru disarankan bagi pemilik website untuk membuat URL yang jelas. Sebab, fungsi URL adalah memudahkan pengunjung mengakses alamat dan konten tertentu di website.<\/p><p>Di artikel ini, kami akan menjelaskan apa itu URL beserta struktur dan jenisnya. URL yang baik bisa menjadi strategi jitu untuk meningkatkan performa SEO website Anda, yang nantinya akan turut menaikkan ranking website di halaman hasil mesin pencarian (SERP). Mari mulai!<\/p><p class=\"has-text-align-center\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/ID-Web-Development-Glossary-for-Beginners.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Download Istilah-Istilah Web Development untuk Pemula<\/a><\/p><p>\n\n\n\n\n\n\n<\/p><p><\/p><p>\n\n\n<div class=\"protip\">\n                    <h2 class=\"featured-snippet title\">Apa Itu URL?<\/h2>\n                    <p>Uniform Resource Locator atau URL adalah alamat web yang mengarah ke website, halaman web, atau dokumen tertentu di internet. Alamat ini memungkinkan Anda mengakses informasi dari komputer atau lokasi online, seperti web server atau penyimpanan cloud.<\/p>\n                <\/div>\n\n\n\n<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-contoh-url\">Contoh URL<\/h2><p>Struktur URL yang paling dasar adalah protokol, nama domain website, dan ekstensinya saja.<\/p><p>Sebagai contoh, URL lengkap Hostinger adalah <code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">https:\/\/www.hostinger.co.id\/<\/code>. Apabila alamat tersebut diketikkan di kolom alamat browser, pengunjung akan diarahkan ke website kami. Begitu juga dengan <code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">https:\/\/www.microsoft.com\/<\/code> dan <code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">https:\/\/www.linux.org\/<\/code>.<\/p><p>Dari struktur dasar ini, Anda bisa mengaturnya menjadi lebih spesifik lagi untuk mengarahkan pengunjung ke halaman, postingan, atau media tertentu yang juga lebih spesifik.<\/p><p>Misalnya, <code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial<\/code> mengarahkan pengunjung ke halaman <strong>Tutorial<\/strong>. Lalu, <code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/cara-membuat-website<\/code> merupakan URL lengkap artikel <strong>Cara Membuat Website<\/strong> di <strong>Tutorial <strong>Hostinger<\/strong><\/strong>.<\/p><p>Belum berhenti di sini, rangkaian ini masih bisa lebih panjang dan akan mengarahkan pengunjung ke bagian tertentu yang lebih mendetail pada suatu halaman atau postingan web. Contohnya seperti di bawah ini.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/cara-membuat-website#5_Sesuaikan_dan_Optimasi_Website<\/pre><p>Contoh di atas mengarahkan pengunjung ke tips nomor 5 pada artikel <strong>Cara Membuat Website<\/strong>.<\/p><p>Terakhir, semua gambar yang diupload juga memiliki URL sendiri sehingga pengunjung bisa mengaksesnya secara langsung. Contoh berikut ini mengarah ke gambar (media) pada artikel <strong>Cara Membuat Website<\/strong>.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2017\/12\/Cara-membuat-website-dengan-mudah.png\n<\/pre><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-struktur-url\">Struktur URL<\/h2><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1068\" height=\"450\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/public\" alt=\"struktur url yang mencakup semua bagiannya\" class=\"wp-image-20354\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=1068,fit=scale-down 1068w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/07\/perbedaan-domain-dan-url-1.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1068px) 100vw, 1068px\" \/><\/figure><\/div><p>URL sering kali salah dianggap sebagai nama domain, padahal domain hanyalah sebagian dari URL, seperti pada gambar di atas yang menjelaskan bagian-bagiannya. Nah, agar Anda bisa lebih memahaminya, berikut ini kami akan membahas struktur URL lebih lanjut.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\">HTTP atau HTTPS<\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"864\" height=\"62\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/hostinger-menggunakan-protokol-https-1.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-21718\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/hostinger-menggunakan-protokol-https-1.png\/w=864,fit=scale-down 864w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/hostinger-menggunakan-protokol-https-1.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/hostinger-menggunakan-protokol-https-1.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/hostinger-menggunakan-protokol-https-1.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 864px) 100vw, 864px\" \/><\/figure><\/div><p>HTTP dan HTTPS&nbsp;adalah protokol komunikasi jaringan antara web server dan web browser. Protokol ini mentransmisikan pesan dan menerima informasi melalui Domain Name System, lalu mengembalikannya ke browser.<\/p><p><a href=\"\/id\/tutorial\/perbedaan-http-dan-https\">Perbedaan HTTP dan HTTPS<\/a> terletak pada keamanannya, di mana HTTPS menerapkan enkripsi pada proses transmisi data. Protokol keamanan ini melindungi website dengan lebih baik, dan merupakan faktor penting untuk menaikkan peringkat website dalam hasil pencarian.<\/p><p>Kemudian, HTTPS menggunakan nomor port 443 TCP\/IP (Transmission Control Protocol\/Internet Protocol), yang dienkripsi oleh <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-ssl\">Transport Layer Security (TLS)<\/a>. Sementara itu, HTTP menggunakan nomor port 80 TCP\/IP.<\/p><p>\n\n\n<div><p class=\"important\"><strong>Penting! <\/strong>Web browser juga bisa memproses protokol lain, termasuk FTP dan mailto. FTP memungkinkan file sharing antar web host, baik lokal maupun remote. mailto mengarahkan pengguna ke alamat email tertentu.<\/p><\/div>\n\n\n\n<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\">www (Subdomain)<\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"864\" height=\"62\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/subdomain-www-dalam-url.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-21721\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/subdomain-www-dalam-url.png\/w=864,fit=scale-down 864w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/subdomain-www-dalam-url.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/subdomain-www-dalam-url.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/subdomain-www-dalam-url.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 864px) 100vw, 864px\" \/><\/figure><\/div><p><a href=\"\/id\/tutorial\/subdomain-adalah\">Subdomain adalah<\/a> kata atau frasa yang berada di depan titik pertama URL. <strong>www<\/strong> (world wide web) merupakan tipe subdomain yang paling umum digunakan. Subdomain <strong>www<\/strong> ini menunjukkan bahwa suatu website bisa diakses lewat internet dan menggunakan HTTP untuk berkomunikasi.<\/p><p>Pemilik website bisa menggunakan kata apa pun pada subdomain untuk kemudahan pengelolaan website. Sebab, subdomain akan mengarah ke direktori khusus dalam domain utama. Beberapa contoh subdomain yang populer digunakan adalah &ldquo;blog&rdquo; dan &ldquo;news&rdquo; (berita).<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"863\" height=\"65\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/subdomain-halaman-support-hostinger.png\/public\" alt=\"subdomain halaman support hostinger\" class=\"wp-image-21722\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/subdomain-halaman-support-hostinger.png\/w=863,fit=scale-down 863w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/subdomain-halaman-support-hostinger.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/subdomain-halaman-support-hostinger.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/subdomain-halaman-support-hostinger.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 863px) 100vw, 863px\" \/><\/figure><\/div><p>Misalnya saja, <code data-enlighter-language=\"raw\" class=\"EnlighterJSRAW\">hostinger.co.id<\/code> memang menggunakan www sebagai subdomain. Tapi, halaman <strong>Artikel Bantuan<\/strong> kami menggunakan subdomain &ldquo;support&rdquo;. Jadi, rangkaian untuk halaman kami ini adalah <code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">support.hostinger.com<\/code>.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\">Nama Domain<\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"864\" height=\"62\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/nama-domain-hostinger-di-uniform-resource-locator.png\/public\" alt=\"nama domain hostinger di uniform resource locator\" class=\"wp-image-21723\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/nama-domain-hostinger-di-uniform-resource-locator.png\/w=864,fit=scale-down 864w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/nama-domain-hostinger-di-uniform-resource-locator.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/nama-domain-hostinger-di-uniform-resource-locator.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/nama-domain-hostinger-di-uniform-resource-locator.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 864px) 100vw, 864px\" \/><\/figure><\/div><p>Nama domain merupakan alamat yang diketikkan pengguna di browser untuk membuka sebuah website. Nama ini terdiri dari nama website dan ekstensinya, misalnya <code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">hostinger.co.id<\/code>.<\/p><p>Satu nama domain dan ekstensinya hanya bisa dimiliki oleh satu website, karena mewakili setiap alamat IP yang mengarah ke server website tersebut. Fungsinya yaitu untuk memudahkan pengguna mengakses website sehingga tidak harus mengetikkan alamat IP yang sulit diingat.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\">Ekstensi Domain<\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"864\" height=\"62\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/ekstensi-domain-di-uniform-resource-locator.png\/public\" alt=\"ekstensi domain di uniform resource locator\" class=\"wp-image-21724\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/ekstensi-domain-di-uniform-resource-locator.png\/w=864,fit=scale-down 864w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/ekstensi-domain-di-uniform-resource-locator.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/ekstensi-domain-di-uniform-resource-locator.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/ekstensi-domain-di-uniform-resource-locator.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 864px) 100vw, 864px\" \/><\/figure><\/div><p>Ekstensi domain yang juga disebut Top-Level Domain atau <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-tld\">TLD adalah<\/a> bagian setelah titik di akhir nama website. Contoh ekstensi yang paling populer adalah <strong>.com<\/strong>, yang digunakan oleh sekitar <a href=\"https:\/\/w3techs.com\/technologies\/overview\/top_level_domain\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">53%<\/a> website di seluruh dunia.<\/p><p>Beberapa jenis ekstensi domain yang bisa digunakan di antaranya:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Generic TLD (gTLD)<\/strong>. Kategori ini mencakup sebagian besar ekstensi domain yang populer digunakan, di antaranya <strong>.com<\/strong>, <strong>.org<\/strong>, dan <strong>.net<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Country Code TLD (ccTLD)<\/strong>. Sesuai namanya, TLD ini merujuk ke negara (country), wilayah, atau area geografis tertentu. ccTLD terdiri dari dua huruf berdasarkan kode negara internasional, misalnya <strong>.uk<\/strong> untuk Inggris, <strong>.sg<\/strong> untuk Singapura, dan <strong>.id<\/strong> untuk Indonesia.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sponsored TLD (sTLD)<\/strong>. Jenis ekstensi domain ini disponsori dan digunakan oleh organisasi tertentu. Contohnya, Tralliance Registry Management Company, LLC merupakan sponsor <strong>.travel<\/strong>, dan DotAsia Organization Ltd. merupakan sponsor <strong>.asia<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>New gTLD (nTLD)<\/strong>. TLD ini adalah generasi baru ekstensi domain. Pada dasarnya, TLD apa pun yang diluncurkan setelah 12 Januari 2012 merupakan new gLTD, di antaranya <strong>.online<\/strong>, <strong>.store<\/strong>, dan <strong>.tech<\/strong>.<\/li>\n<\/ul><h3 class=\"wp-block-heading\">Path ke Resource yang Dituju<\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"864\" height=\"60\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/jalur-atau-path-ke-resource-yang-menjadi-tujuan.png\/public\" alt=\"jalur atau path ke resource yang menjadi tujuan\" class=\"wp-image-21725\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/jalur-atau-path-ke-resource-yang-menjadi-tujuan.png\/w=864,fit=scale-down 864w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/jalur-atau-path-ke-resource-yang-menjadi-tujuan.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/jalur-atau-path-ke-resource-yang-menjadi-tujuan.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/jalur-atau-path-ke-resource-yang-menjadi-tujuan.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 864px) 100vw, 864px\" \/><\/figure><\/div><p>Umumnya disebut &lsquo;Path to resource&rsquo;, bagian ini merupakan jalur yang ada di sebelah kanan TLD, biasanya setelah simbol garis miring &ldquo;<strong>\/<\/strong>&ldquo;. Path juga sering disebut sebagai struktur folder pada website.<\/p><p>Fungsi jalur ini adalah menyediakan informasi tambahan kepada web server untuk mengarahkan pengunjung ke lokasi spesifik. Rangkaian jalur ini bisa saja mengarah ke halaman, postingan, atau file tertentu.<\/p><p>URL bisa memiliki lebih dari satu jalur untuk menuju ke resource tertentu. Dalam hal ini, beberapa path akan dipisahkan dengan tanda garis miring (\/). Semakin banyak path yang ada, lokasinya akan semakin spesifik.<\/p><h3 class=\"wp-block-heading\">Parameter<\/h3><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"867\" height=\"60\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/parameter-yang-ada-pada-uniform-resource-locator.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-21729\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/parameter-yang-ada-pada-uniform-resource-locator.png\/w=867,fit=scale-down 867w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/parameter-yang-ada-pada-uniform-resource-locator.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/parameter-yang-ada-pada-uniform-resource-locator.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/parameter-yang-ada-pada-uniform-resource-locator.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 867px) 100vw, 867px\" \/><\/figure><\/div><p>Parameter adalah string query atau variabel URL, yang berada setelah tanda tanya.<\/p><p>Parameter memuat key dan value yang dipisahkan dengan tanda sama dengan (=). Selain itu, URL bisa memiliki beberapa variabel. Kalau demikian, simbol ampersan (&amp;) akan digunakan sebagai pemisah variabel tersebut.<\/p><p>Untuk penggunaan parameter, berikut ini adalah contoh umumnya:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Penerjemahan<\/strong>. Kode negara pada string query akan mengarahkan pengunjung ke halaman web yang menggunakan bahasa negara tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pencarian<\/strong>. Parameter pencarian menyediakan hasil pencarian dari mesin pencari internal sebuah website.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pemfilteran<\/strong>. Untuk memisahkan bidang yang berbeda, seperti topik, warna, rentang harga, dan wilayah, pemilik website bisa menggunakan parameter pemfilteran ini.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengaturan halaman.<\/strong> Parameter ini utamanya berguna untuk website eCommerce, sehingga pemilik website bisa menyortir kontennya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tracking<\/strong>. Biasanya memuat kode <a href=\"https:\/\/support.google.com\/urchin\/answer\/28307\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Urchin Tracking Module<\/a>&nbsp;untuk melacak traffic dari iklan dan kampanye marketing.<\/li>\n<\/ul><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-url-syntax\">Apa Itu URL Syntax?<\/h2><p>URL Syntax adalah serangkaian aturan wajib bagi URL. <a href=\"https:\/\/kbbi.kemdikbud.go.id\/entri\/sintaksis\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sintaksis<\/a> ini mengatur komponen dan simbol mana yang diizinkan dalam suatu URL.<\/p><p>Contoh syntax secara umum adalah seperti berikut:<\/p><p><code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">http:\/\/subdomain.nama-domain.ekstensi-domain\/path-ke-resource?parameter<\/code><\/p><p>Kemudian, karakter yang bisa digunakan dalam sintaksis ini juga terbatas, hanya angka, huruf, dan beberapa karakter, yaitu ()!$-&lsquo;_*+.<\/p><p>Untuk menggunakan karakter lain, pemilik website harus menerjemahkan karakter tersebut menjadi kode seperti <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/bahasa-pemrograman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bahasa pemrograman<\/a>. Sebagai contoh, karena tidak boleh ada spasi, pemilik website biasanya menggunakan simbol tambah\/plus, tanda hubung\/strip, atau %20 sebagai gantinya.<\/p><p>URL bisa memuat anchor link, yang juga disebut page jump atau fragment identifier. Elemen ini ditandai dengan tanda pagar (#), yang menunjukkan bagian spesifik di dalam resource.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"969\" height=\"63\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/page-jump-dengan-tanda-pagar-dalam-url.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-21731\" style=\"width:840px;height:54px\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/page-jump-dengan-tanda-pagar-dalam-url.png\/w=969,fit=scale-down 969w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/page-jump-dengan-tanda-pagar-dalam-url.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/page-jump-dengan-tanda-pagar-dalam-url.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/page-jump-dengan-tanda-pagar-dalam-url.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 969px) 100vw, 969px\" \/><\/figure><\/div><p>Pada file HTML yang memuat page jump, web browser akan langsung menuju ke bagian yang dimaksud. Pada dokumen video atau audio, web browser akan mencari timestamp yang ditandai oleh anchor, lalu memutar video\/audio dari sini.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29634\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-jenis-jenis-url-yang-ada\">Jenis-Jenis URL yang Ada<\/h2><p>Secara umum, jenis URL yang paling populer adalah absolute dan relative.<\/p><p>URL absolute adalah alamat yang memuat informasi lengkap, mulai dari protokol hingga path atau parameter. Sebaliknya, URL relative adalah alamat yang hanya menyertakan path. Jenis relative sering digunakan untuk merujuk ke link dalam domain yang sama.<\/p><p>Nah, ini beberapa jenis URL menurut fungsinya:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Canonical<\/strong>. Pemilik website bisa menggunakan jenis ini apabila memiliki konten duplikat. Dengan mengatur salah satu URL sebagai canonical, mesin pencari akan mengetahui alamat mana yang perlu di-crawl dan diindeks.<\/li>\n\n\n\n<li> <strong>Callback<\/strong>. Jenis URL ini mengarah ke tujuan awal setelah pengunjung menyelesaikan proses pada sistem eksternal.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Vanity<\/strong>. Juga dikenal sebagai URL kustom singkat, jenis ini merupakan alamat web yang mudah diingat. Biasanya, jenis ini merupakan <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-membuat-redirect-url-di-website-anda\">redirect<\/a> dari URL lain yang lebih panjang. Pemilik website bisa menggunakan tool penyingkat URL seperti <strong>Bitly<\/strong>, <strong>Short.io<\/strong>, dan <strong>TinyURL<\/strong>, untuk membuat vanity URL.<\/li>\n<\/ul><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-lokasi-url\">Lokasi URL<\/h2><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"822\" height=\"268\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/lokasi-url-di-browser.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-21703\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/lokasi-url-di-browser.png\/w=822,fit=scale-down 822w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/lokasi-url-di-browser.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/lokasi-url-di-browser.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/lokasi-url-di-browser.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 822px) 100vw, 822px\" \/><\/figure><\/div><p>Anda biasanya bisa menemukannya pada kolom alamat di bagian atas web browser. Di laptop dan komputer desktop, URL akan selalu terlihat di kolom alamat saat pengguna men-scroll halaman web.<\/p><p>Untuk perangkat mobile, browser akan secara default menyembunyikannya ketika pengguna mulai men-scroll ke bawah. Akan tetapi, URL akan kembali terlihat kalau halaman di-scroll ke atas.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-membuka-url\">Cara Membuka URL<\/h2><p>Kalau Anda tahu atau hafal URL lengkap suatu website, cara termudah untuk membukanya adalah dengan mengetikkannya di kolom alamat browser. Selain itu, ada beberapa cara membuka URL yang bisa dilakukan:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mengklik hyperlink<\/strong>. <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-hyperlink\">Hyperlink<\/a> bisa berupa teks, ikon, atau gambar yang terkait ke file HTML lainnya di internet. Pengguna bisa mengenali hyperlink dengan mengarahkan kursor pada gambar atau teks yang ditandai dengan garis bawah. Kemudian, alamatnya akan terlihat di area bawah window browser, yang bisa dibaca oleh pengguna.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memindai\/scanning kode QR<\/strong>. Kode QR merupakan singkatan dari kode Quick Response (Respons Cepat). Kode ini berbentuk barcode hitam-putih yang bisa dibaca oleh perangkat digital. QR code menyimpan berbagai tipe data, termasuk link web, informasi akun, dan detail enkripsi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Copy-paste URL<\/strong>. Kalau Anda menemui URL tanpa link atau kode QR, copy dan paste URL tersebut ke kolom alamat untuk membukanya.<\/li>\n<\/ul><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-membuat-url\">Cara Membuat URL<\/h2><p>Kalau ingin membuat URL yang unik, seperti <code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">hostinger.co.id<\/code>, <code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">microsoft.com<\/code>, atau <code data-enlighter-language=\"generic\" class=\"EnlighterJSRAW\">linux.org<\/code>, <a href=\"\/id\/tld\">beli ekstensi domain<\/a> dari registrar yang kredibel dan terpercaya.<\/p><p>Registrar adalah perusahaan yang terdaftar pada <a href=\"https:\/\/www.icann.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ICANN<\/a>, yang bertugas untuk mengelola pemesanan dan perpanjangan domain. Beberapa contoh domain registrar terpopuler di antaranya adalah <strong>Google Domains<\/strong>, <strong>Cloudflare,<\/strong> dan <strong>Domain.com<\/strong>.<\/p><p>Meski demikian, nama domain kustom juga bisa diperoleh dari <a href=\"\/id\/web-hosting\">perusahaan hosting<\/a> yang menawarkan layanan registrasi domain, seperti <strong>Hostinger<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"940\" height=\"495\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/domain-di-hostinger.png\/public\" alt=\"domain di hostinger\" class=\"wp-image-21732\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/domain-di-hostinger.png\/w=940,fit=scale-down 940w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/domain-di-hostinger.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/domain-di-hostinger.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/08\/domain-di-hostinger.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><\/figure><\/div><p>Berikut <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-membeli-domain\">panduan untuk membeli domain<\/a>:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pastikan nama domain tersedia<\/strong>. Caranya, ketikkan nama domain dan ekstensi yang Anda inginkan di kolom <a href=\"\/id\/domain-murah\">tool cek domain<\/a>. Tool ini akan menampilkan informasi ketersediaan dan alternatif nama domain lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lanjut ke checkout<\/strong>. Pada langkah ini, Anda perlu memilih periode registrasi nama domain. Biasanya, registrar menyediakan periode minimum selama satu tahun. Meski begitu, ada juga registrar yang menawarkan periode hingga sepuluh tahun.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Selesaikan proses registrasi domain<\/strong>. Setelah pembayaran dikonfirmasi, registrar domain akan meminta Anda mengisi formulir setup, yang berisi nama, email, alamat, dan informasi kontak. Pastikan Anda mengisinya dengan benar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Verifikasi kepemilikan nama domain<\/strong>. Link verifikasi akan dikirimkan ke alamat email yang Anda gunakan untuk registrasi, beberapa menit setelah proses registrasi selesai. Kalau email tersebut tidak ada, Anda bisa mengajukan permintaan lewat control panel domain.<\/li>\n<\/ol><p>Karena registrasi domain bukanlah pembelian satu kali untuk selamanya, pemilik harus selalu mencatat dan mengingat tanggal berakhir domain mereka.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>Selesai! Melalui artikel ini, Anda sekarang sudah memahami apa itu URL dan strukturnya.<\/p><p>Kepanjangan dari URL adalah Uniform Resource Locator, yaitu alamat web lengkap yang mengarah ke file tertentu di internet. Misalnya, alamat ini bisa mengarah ke website, halaman web, atau gambar.<\/p><p>Struktur URL terdiri atas beberapa elemen:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>HTTP atau HTTPS<\/strong>. Protokol komunikasi jaringan yang menghubungkan web server dan web browser. HTTPS lebih aman daripada HTTP.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>www<\/strong>. Juga disebut subdomain, <strong>www<\/strong> merupakan bagian sebelum titik pertama pada URL. Pemilik website juga bisa menggunakan kata atau frasa apa pun sebagai subdomain, untuk tujuan pengelolaan website.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nama domain<\/strong>. Domain atau alamat <a href=\"\/id\/tutorial\/website-adalah\">website adalah<\/a> nama yang diketik pengguna pada browser untuk membuka suatu website.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ekstensi domain<\/strong>. Bagian akhir nama domain, seperti <strong>.com <\/strong>dan <strong>.org<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jalur (path) ke resource.<\/strong> Elemen ini dipisahkan dengan tanda garis miring (\/), dan berfungsi untuk memberikan informasi tambahan pada alamat website.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Parameter<\/strong>. Umumnya juga disebut string query atau variabel, ditandai dengan tanda tanya.<\/li>\n<\/ul><p>Untuk membuat atau memodifikasi alamat website, user harus mendaftarkan nama domain melalui registrar yang kredibel. Atau, Anda juga bisa menggunakan provider hosting tepercaya yang menawarkan layanan registrasi domain.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tanya-jawab-faq-apa-itu-url\">Tanya Jawab (FAQ) Apa Itu URL<\/h2><p>Bagian ini berisi beberapa pertanyaan umum dan jawaban terkait apa itu URL (Uniform Resource Locator).<\/p><div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-69442c62d1c8b\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apakah URL dan Link Itu Sama?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p><strong>Tidak sama<\/strong>. URL adalah rangkaian alamat web yang bentuk dasarnya terdiri dari protokol, subdomain, nama domain, dan ekstensinya untuk membuka suatu website atau konten di internet. Sementara itu, link adalah objek HTML yang terkait dengan URL dan bisa langsung diklik untuk mengarahkan user ke lokasi URL tersebut di website. <\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442c62d1c8e\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Bagaimana Cara Mendapatkan URL?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Anda bisa memperoleh nama domain kustom dari registrar domain atau provider hosting yang menawarkan layanan registrasi domain.<br>Secara umum, prosesnya adalah:<br>1. Membuat nama domain yang unik.<br>2. Melakukan pencarian nama domain.<br>3. Mendaftarkan nama domain yang dipilih.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442c62d1c8f\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Bagaimana Cara Memblokir URL?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Berikut adalah empat cara memblokir URL:<br><strong>Edit file host<\/strong>. Alihkan nama domain Anda ke IP address localhost untuk memblokir website.<br><strong>Gunakan ekstensi Google Chrome<\/strong>. User Windows dan Mac bisa menginstall ekstensi website blocker, seperti <a href=\"https:\/\/blocksite.co\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BlockSite<\/a>.<br><strong>Menggunakan fitur bawaan parental control.<\/strong> Di Windows 10, orang tua bisa membuat akun anak untuk menambahkan daftar blokir.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau ditanya tentang apa itu URL, beberapa orang mungkin akan menganggap bahwa URL adalah alamat web yang pada dasarnya sama dengan domain. Padahal, domain dan URL sebenarnya berbeda. URL memiliki beberapa elemen, seperti protokol komunikasi jaringan, subdomain, nama domain, dan ekstensinya. Dengan kata lain, domain merupakan bagian dari URL. Domain tidak bisa diubah, sedangkan URL [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-url\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":370,"featured_media":24175,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Apa Itu URL? Pengertian URL, Contoh, dan Strukturnya","rank_math_description":"URL adalah alamat yang mengarah ke website, halaman web, atau dokumen tertentu di internet. Cari tahu lebih lanjut apa itu URL di sini yuk!","rank_math_focus_keyword":"url adalah","footnotes":""},"categories":[7890],"tags":[],"class_list":["post-21089","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-glosarium"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/what-is-a-url","default":0},{"locale":"pt-BR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/br\/tutoriais\/o-que-e-url","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/qu-est-ce-qu-une-url","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/que-es-una-url","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/apa-itu-url","default":0},{"locale":"de-DE","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/de\/tutorials\/was-ist-eine-url","default":0},{"locale":"it-IT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/it\/tutorial\/cos-e-un-url","default":0},{"locale":"nl-NL","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/nl\/tutorials\/wat-is-een-url","default":0},{"locale":"pl-PL","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pl\/tutoriale\/\/co-to-jest-url\/","default":0},{"locale":"ar-AE","link":"https:\/\/blog.hostinger.io\/ae\/tutorials\/what-is-a-url\/","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/what-is-a-url","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/what-is-a-url-examples-structure-and-more","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/what-is-a-url-examples-structure-and-more","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/que-es-una-url","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/que-es-una-url","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/que-es-una-url","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/what-is-a-url","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/what-is-a-url","default":0},{"locale":"pt-PT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pt\/tutoriais\/o-que-e-url","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/what-is-a-url","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/what-is-a-url","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/370"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21089"}],"version-history":[{"count":81,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21089\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47167,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21089\/revisions\/47167"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}