{"id":19430,"date":"2022-06-13T11:32:17","date_gmt":"2022-06-13T04:32:17","guid":{"rendered":"\/tutorial\/?p=19430"},"modified":"2025-12-18T23:31:37","modified_gmt":"2025-12-18T16:31:37","slug":"fqdn","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/fqdn","title":{"rendered":"Apa itu FQDN? Memahami pengertian, contoh, dan fungsinya"},"content":{"rendered":"<p>FQDN atau Fully Qualified Domain Name adalah alamat lengkap yang menunjukkan lokasi persis suatu komputer atau server dalam jaringan.<\/p><p>Alamat ini mencakup hostname dan nama domain, yang menjadi identitas khusus di internet maupun jaringan lokal.<\/p><p>Kali ini, artikel kami akan membahas apa itu FQDN beserta contoh dan fungsinya. Kami juga akan menjelaskan cara menemukan FQDN pada 3 sistem operasi yang paling umum digunakan, yaitu <strong>Windows, macOS<\/strong>, dan <strong>Linux<\/strong>.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/app.monstercampaigns.com\/c\/qoryptol67mazkfzkvhc\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook_-Build-website-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27592\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook_-Build-website-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook_-Build-website-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook_-Build-website-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook_-Build-website-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-fqdn\">Apa Itu FQDN?<\/h2><p>FQDN adalah nama domain lengkap yang menentukan lokasi komputer atau host dalam jaringan, termasuk di internet maupun jaringan lokal. Struktur FQDN terdiri dari hostname dan&nbsp;<a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-domain\">nama domain<\/a>.<\/p><p>Untuk melihat FQDN, Anda bisa menggunakan Terminal kalau menggunakan macOS, atau melalui pengaturan sistem tingkat lanjut di Windows.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-contoh-fqdn\"><a><\/a>Contoh FQDN<\/h2><p>Fully qualified domain name, yang juga dikenal sebagai nama domain absolut, menentukan semua tingkat domain yang ditulis dalam format <strong>hostname.domain.tld.<\/strong><\/p><p>Misalnya, server email yahoo.com akan menjadi <strong>mail.yahoo.com<\/strong>. Contoh lainnya adalah <strong>www.wordpress.org<\/strong> dan <strong>news.bbc.co.uk<\/strong>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"423\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/fqdn.jpg\/public\" alt=\"fqdn\" class=\"wp-image-19435\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/fqdn.jpg\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/fqdn.jpg\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/fqdn.jpg\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/fqdn.jpg\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div><p>Mari lihat dan pelajari setiap elemen pada hierarki FQDN:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Hostname<\/strong>. Label yang ditetapkan pada perangkat atau layanan di jaringan. Hostname merupakan bagian dari nama domain yang membuat <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-ip-address\">alamat IP<\/a> jadi mudah diingat. Contohnya, &ldquo;<strong>www<\/strong>&rdquo; adalah hostname untuk <strong>www.hostinger.co.id<\/strong>, dan &ldquo;<strong>en<\/strong>&rdquo; adalah hostname untuk <strong>en.wikipedia.org<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"\/id\/tutorial\/subdomain-adalah\">Subdomain<\/a>. Bagian ini terletak di sisi kiri domain utama, dan terkadang menunjukkan bagian dari domain yang lebih besar. Misalnya, <strong>support.hostinger.com<\/strong> memiliki subdomain &ldquo;<strong>support<\/strong>&rdquo; yang merupakan bagian dari <strong>hostinger.com<\/strong>. Namun, tidak semua domain memiliki elemen ini.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nama domain<\/strong>. Terdiri dari domain tingkat kedua dan <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-tld\">top-level domain (TLD)<\/a>. Misalnya, di <strong>hostinger.co.id<\/strong>, &ldquo;<strong>hostinger<\/strong>&rdquo; adalah domain tingkat kedua, dan &ldquo;<strong>.co.id<\/strong>&rdquo; adalah TLD.<\/li>\n<\/ul><p>FQDN memerlukan tanda titik penutup atau pada bagian akhirnya untuk melengkapi path absolut domain. Sebagai contoh, bentuk absolut FQDN alamat website kami akan menjadi &ldquo;<strong>www.hostinger.com.<\/strong>&ldquo;.<\/p><p>Namun, aplikasi web browser modern sudah menganggap tanda titik tersebut ada secara otomatis untuk setiap FQDN sehingga Anda tidak perlu memasukkannya saat mengetik alamat website.<\/p><p>Perlu diingat bahwa panjang maksimum suatu elemen, seperti hostname atau bagian FQDN, adalah <strong>63 byte<\/strong>. Total panjang FQDN tidak bisa lebih dari <strong>255 byte<\/strong>.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-pqdn-partially-qualified-domain-name\">Apa Itu PQDN (Partially Qualified Domain Name)?<\/h2><p>Partially Qualified Domain Name atau PQDN juga menunjukkan alamat web, tapi tidak menyertakan path lengkap seperti FQDN. Nama domain ini mungkin terdiri dari hostname atau bagian tertentu dari struktur domain saja, yang tidak mencakup top-level domain (TLD).<\/p><p>Umumnya, developer mengonfigurasikan <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-dns\">Domain Name System (DNS)<\/a> website yang dikelolanya agar mengarahkan pengunjung ke halaman yang sama saat mengetik FQDN maupun PQDN.<\/p><p>Misalnya, saat Anda mengunjungi <strong>hostinger.co.id<\/strong> atau <strong>www.hostinger.co.id<\/strong>, halaman yang terbuka akan sama-sama <strong>https:\/\/hostinger.co.id<\/strong>, yang merupakan URL homepage kami. PQDN biasanya lebih pendek sehingga lebih mudah diketik dan diingat oleh pengunjung.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kapan-harus-menggunakan-fqdn\">Kapan Harus Menggunakan FQDN?<\/h2><p>FQDN biasanya digunakan dalam berbagai interaksi di internet karena lebih mudah diingat daripada alamat IP. Di bawah ini adalah beberapa skenario kapan FQDN harus digunakan:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Mendapatkan sertifikat SSL<\/strong>. <a href=\"\/id\/tutorial\/apa-itu-ssl\">Secure sockets layer atau SSL<\/a> adalah sistem keamanan yang melindungi koneksi antara web server dan browser. SSL menggunakan FQDN untuk memverifikasi identitas server. Tanpa FQDN, protokol SSL mungkin tidak bisa berfungsi dengan benar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menghubungkan ke host jarak jauh (remote)<\/strong>. Saat membuat koneksi ke remote host atau virtual machine, FQDN bisa membantu DNS menemukan server secara lebih akurat. Kalau hanya menggunakan hostname, proses resolusinya mungkin gagal apabila DNS lokal tidak bisa memperjelasnya menjadi nama domain lengkap.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mengakses layanan atau protokol domain tertentu<\/strong>. FQDN memiliki peran yang sangat penting dalam komunikasi jaringan, seperti <a href=\"\/id\/tutorial\/ftp-adalah\">File Transfer Protocol (FTP)<\/a> atau layanan email. Nama domain lengkap ini memastikan DNS mengarahkan traffic ke server yang benar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Migrasi ke server baru<\/strong>. Saat melakukan migrasi layanan ke server lain, Anda hanya perlu memperbarui DNS record untuk alamat IP yang baru kalau menggunakan FQDN. Dengan demikian, Anda bisa mencegah downtime akibat perubahan alamat IP.<\/li>\n<\/ul><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-melihat-fqdn\">Cara Melihat FQDN<\/h2><p>Di bagian ini, kami akan membagikan beberapa cara untuk menemukan FQDN di beberapa sistem operasi.<\/p><p><strong>Windows<\/strong><\/p><p>Bagi user Windows, ikuti langkah-langkah berikut untuk menemukan FQDN melalui pengaturan sistem tingkat lanjut:<\/p><ol class=\"wp-block-list\" style=\"list-style-type:1\">\n<li>Klik menu <strong>Start<\/strong> dan ketikkan &ldquo;<strong>device name<\/strong>&ldquo;, lalu klik <strong>View your PC name<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Di tab <strong>System<\/strong>, pilih <strong>Advanced system settings<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69f77d8b02a07\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-full wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"310\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/advanced-system-settings-windows.png\/public\" alt=\"tampilan menu sistem di windows dengan bagian advanced system settings yang dipilih\" class=\"wp-image-40083\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/advanced-system-settings-windows.png\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/advanced-system-settings-windows.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/advanced-system-settings-windows.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\" style=\"list-style-type:1\">\n<li>Temukan FQDN Anda di bagian <strong>Full Computer Name<\/strong>.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"741\" height=\"838\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/full-computer-name-di-Windows.png\/public\" alt=\"full computer name di Windows\" class=\"wp-image-19441\" style=\"width:531px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/full-computer-name-di-Windows.png\/w=741,fit=scale-down 741w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/full-computer-name-di-Windows.png\/w=265,fit=scale-down 265w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/full-computer-name-di-Windows.png\/w=133,fit=scale-down 133w\" sizes=\"(max-width: 741px) 100vw, 741px\" \/><\/figure><\/div><p>Atau, Anda bisa menggunakan command prompt untuk menemukan FQDN. Berikut caranya:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik menu <strong>Start<\/strong> dan ketikkan &ldquo;<strong>Terminal<\/strong>&ldquo;, lalu buka program tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan <strong>ipconfig \/all<\/strong> untuk menampilkan konfigurasi lengkap IP Windows, termasuk hostname, primary DNS suffix, dan connection-specific DNS suffix.<\/li>\n<\/ol><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69f77d8b05266\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-full wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"417\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/FQDN-di-Windows-Terminal.png\/public\" alt=\"FQDN di Windows Terminal\" class=\"wp-image-19440\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/FQDN-di-Windows-Terminal.png\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/FQDN-di-Windows-Terminal.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/FQDN-di-Windows-Terminal.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><p><strong>macOS<\/strong><\/p><p>Untuk pengguna macOS, ikuti langkah-langkah berikut untuk melihat FQDN:<\/p><ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik ikon <strong>System Settings<\/strong> di <strong>Dock <\/strong>atau buka menu Apple di kiri atas, lalu pilih <strong>System Settings<\/strong> &rarr; <strong>Sharing<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Scroll ke bawah ke bagian <strong>Local hostname<\/strong>. Di sini, Anda akan menemukan FQDN Anda dan connection-specific DNS suffix.<\/li>\n<\/ol><p><strong>Linux<\/strong><\/p><p>Apabila menggunakan Linux, Anda bisa menemukan FQDN melalui Terminal. Tekan <strong>CTRL + ALT + T<\/strong> untuk membuka aplikasi <strong>Terminal<\/strong> lalu masukkan command-line <strong>hostname &ndash;fqdn<\/strong>.<\/p><p>Anda juga bisa menggunakan perintah ini di emulator terminal PuTTY. Apabila memerlukan panduan, silakan baca artikel kami lainnya tentang <a href=\"\/id\/tutorial\/cara-menggunakan-putty-untuk-ssh-ke-vps\">cara menggunakan PuTTY untuk mengakses server<\/a>.<\/p><div class=\"wp-block-image\">\n<figure data-wp-context='{\"imageId\":\"69f77d8b06826\"}' data-wp-interactive=\"core\/image\" class=\"aligncenter size-full wp-lightbox-container\"><img decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"79\" data-wp-class--hide=\"state.isContentHidden\" data-wp-class--show=\"state.isContentVisible\" data-wp-init=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-on-async--load=\"callbacks.setButtonStyles\" data-wp-on-async-window--resize=\"callbacks.setButtonStyles\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/hasil-fqdn-terminal.png\/public\" alt=\"tampilan terminal linux menunjukkan fqdn server\" class=\"wp-image-40084\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/hasil-fqdn-terminal.png\/w=768,fit=scale-down 768w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/hasil-fqdn-terminal.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/06\/hasil-fqdn-terminal.png\/w=150,fit=scale-down 150w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><button class=\"lightbox-trigger\" type=\"button\" aria-haspopup=\"dialog\" aria-label=\"Enlarge\" data-wp-init=\"callbacks.initTriggerButton\" data-wp-on-async--click=\"actions.showLightbox\" data-wp-style--right=\"state.imageButtonRight\" data-wp-style--top=\"state.imageButtonTop\">\n\t\t\t<svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" fill=\"none\" viewbox=\"0 0 12 12\">\n\t\t\t\t<path fill=\"#fff\" d=\"M2 0a2 2 0 0 0-2 2v2h1.5V2a.5.5 0 0 1 .5-.5h2V0H2Zm2 10.5H2a.5.5 0 0 1-.5-.5V8H0v2a2 2 0 0 0 2 2h2v-1.5ZM8 12v-1.5h2a.5.5 0 0 0 .5-.5V8H12v2a2 2 0 0 1-2 2H8Zm2-12a2 2 0 0 1 2 2v2h-1.5V2a.5.5 0 0 0-.5-.5H8V0h2Z\"><\/path>\n\t\t\t<\/svg>\n\t\t<\/button><\/figure><\/div><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\"><a><\/a>Kesimpulan<\/h2><p>Fully Qualified Domain Name diperlukan untuk berbagai aktivitas online dan jaringan, seperti mengamankan website dengan SSL, membuat koneksi ke server jarak jauh, serta merutekan email dan layanan lainnya.<\/p><p>Dengan mengetahui cara kerja FQDN, Anda pun bisa menyelesaikan berbagai masalah jaringan serta mengelola pengaturan domain dan server dengan lebih mudah.<\/p><p>Mudah-mudahan artikel ini membantu Anda memahami apa itu FQDN dengan lebih jelas beserta cara menemukannya di berbagai sistem operasi. Kalau masih memiliki pertanyaan, lihat bagian FAQ di bawah ini atau sampaikan lewat kolom komentar, ya.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tanya-jawab-faq-apa-itu-fqdn\">Tanya Jawab (FAQ) Apa Itu FQDN<\/h2><p>Di bagian ini, kami akan menjawab beberapa pertanyaan umum tentang FQDN.<\/p><div id=\"rank-math-faq\" class=\"rank-math-block\">\n<div class=\"rank-math-list \">\n<div id=\"faq-question-69442c6933c29\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apa Perbedaan FQDN dan DNS?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>FQDN merupakan identitas khusus suatu komputer atau server yang menunjukkan lokasi tepatnya di jaringan maupun dalam hierarki domain di internet. Sementara itu, DNS berfungsi untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP untuk menyediakan resource dari jaringan.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442c6933c2c\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Bagaimana Cara Menemukan FQDN?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Di Windows, buka <strong>System<\/strong> &rarr; <strong>Advanced system settings<\/strong> atau masukkan <strong>ipconfig \/all<\/strong> di <strong>Terminal<\/strong>. Untuk <strong>macOS<\/strong>, akses <strong>System Settings<\/strong> &rarr; <strong>Sharing<\/strong>. Pada <strong>Linux<\/strong>, masukkan perintah <strong>hostname &ndash;fqdn<\/strong> di <strong>Terminal<\/strong>.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"faq-question-69442c6933c2d\" class=\"rank-math-list-item\">\n<h3 class=\"rank-math-question \">Apakah FQDN Bisa Berupa Alamat IP?<\/h3>\n<div class=\"rank-math-answer \">\n\n<p>Tidak, FQDN bukanlah alamat IP meskipun terkait dengannya. FQDN mencakup hostname dan nama domain, yang kemudian diubah oleh DNS menjadi alamat IP untuk keperluan komunikasi jaringan.<\/p>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FQDN atau Fully Qualified Domain Name adalah alamat lengkap yang menunjukkan lokasi persis suatu komputer atau server dalam jaringan. Alamat ini mencakup hostname dan nama domain, yang menjadi identitas khusus di internet maupun jaringan lokal. Kali ini, artikel kami akan membahas apa itu FQDN beserta contoh dan fungsinya. Kami juga akan menjelaskan cara menemukan FQDN [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/fqdn\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":190,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Apa Itu FQDN: Pengertian, Contoh, dan Fungsinya","rank_math_description":"FQDN adalah nama domain lengkap yang terdiri dari hostname dan nama domain. Yuk, cari tahu tentang pengertian, contoh, & fungsi FQDN!","rank_math_focus_keyword":"fqdn adalah","footnotes":""},"categories":[4983,9453],"tags":[],"class_list":["post-19430","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-web-development","category-domain"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/fqdn","default":0},{"locale":"pt-BR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/br\/tutoriais\/fqdn","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/fqdn","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/fqdn","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/fqdn","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/fqdn","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/fqdn","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/fqdn","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/fqdn","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/fqdn","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/fqdn","default":0},{"locale":"pt-PT","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/pt\/tutoriais\/fqdn","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/fqdn","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/fqdn","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/fqdn","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/fqdn","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19430","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/190"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19430"}],"version-history":[{"count":25,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19430\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47172,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19430\/revisions\/47172"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19430"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19430"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19430"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}