{"id":10364,"date":"2020-08-26T06:15:37","date_gmt":"2020-08-26T06:15:37","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/?p=10364"},"modified":"2023-03-29T14:43:41","modified_gmt":"2023-03-29T07:43:41","slug":"git-branch","status":"publish","type":"post","link":"\/id\/tutorial\/git-branch","title":{"rendered":"Cara menggunakan Git branch"},"content":{"rendered":"<p>Git adalah tool yang digunakan oleh pengembang untuk mengelola kontrol versi aplikasi mereka. Ini sangat populer dan digunakan oleh banyak proyek penting seperti GNOME dan lainnya. Ini juga merupakan aplikasi yang cukup efisien.<\/p><p>Salah satu fungsi terpenting dari Git adalah kontrol branch pengembangan yang membantu meningkatkan penciptaan proyek. Itulah sebabnya dalam tutorial ini, kami akan menunjukkan kepada Anda cara menggunakan branch Git. Setiap proyek, termasuk yang didasarkan pada <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/apa-itu-vps\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">VPS<\/a>, pasti akan mendapat manfaat dari fitur hebat ini.<\/p><p>Branch <a href=\"\/id\/tutorial\/tutorial-git-dasar-cara-menggunakan-git\/\">Git<\/a> membantu kami mengatur beberapa versi aplikasi. Itu sebabnya bekerja dengan mereka sangat penting. Tutorial ini akan meningkatkan <a href=\"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/basic-git-commands\">pengetahuan dasar Anda tentang Git<\/a>.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/assets.hostinger.com\/content\/tutorials\/pdf\/Speed-Up-Your-Website-ID.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"283\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-27589\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2022\/11\/eBook-Speed-Up-website-ID.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-git-branch\">Apa itu Git Branch<\/h2><p>Menggunakan Git development branch adalah cara yang sangat baik dalam mengerjakan aplikasi Anda sambil melacak tiap versinya. Secara umum, development branch adalah bifurkasi dari kondisi kode yang membuat alur baru bagi evolusinya. Branch ini dapat dipararelkan ke Git branch lain yang Anda buat. Seperti yang diketahui, Anda dapat memasukkan fungsi baru ke dalam kode secara teratur dan tepat.<\/p><p>Menggunakan Git Branches memiliki banyak keuntungan. Namun, kami ingin menekankan pada 2 keuntungan sebagai berikut:<\/p><ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memungkinkan pengembangan fitur baru bagi aplikasi tanpa menganggu pengembangan di branch utama.<\/li>\n\n\n\n<li>Memungkinkan pembuatan branch-branch pengembangan berbeda yang dapat berpusat di satu repositori. Contohnya stable branch, test branch and unstable branch.<\/li>\n<\/ul><p>Tentu saja tiap developer dapat menentukan metodenya dengan keuntungan masing-masing dengan pengalaman sebagai panduannya.<\/p><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-menggunakan-git-branch\">Cara Menggunakan Git Branch<\/h2><p>Ingatlah untuk mengakses server Anda dengan SSH sebelum menggunakan Git branch! Silakan baca <a href=\"https:\/\/blog.hostinger.io\/co-id-tutorial\/cara-menggunakan-putty-untuk-ssh-ke-vps\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tutorial PuTTY<\/a> kami untuk membantu Anda.<\/p><p>Penggunaan Git branch pada dasarnya mudah seperti yang bisa dilihat dari Git branch commands. Namun, semakin banyak branch yg Anda miliki, akan semakin sulit untuk dikelola.<\/p><p>Dalam proyek Git apapun, Anda bisa melihat semua branch dengan menulis command berikut di command line:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">git branch<\/pre><p>Jika tidak ada branch yg dibuat, tidak akan ada output di terminal. Membuat branch sangatlah mudah:\\<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">git branch [new_branch]<\/pre><p>Lalu, Anda perlu memindahkan development branch yang baru saja Anda buat. Untuk melakukannya, Anda akan menjalankan sebagai berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">git checkout [new_branch]<\/pre><p>Output akan menginformasikan bahwa Anda sudah berpindah ke branch baru. Anda beri nama test, lalu:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">Switched to branch &lsquo;test&rsquo;<\/pre><p>Sekarang, di development branch yang baru, Anda dapat membuat modifikasi code sebanyak-banyaknya sesuai keinginan tanpa merubah apapun di branch utama. Seperti bisa Anda lihat, ini membuat program terorganisir untuk inklusi code baru.<\/p><p>Jika Anda menjalankan command untuk melihat daftar branch lagi, Anda akan melihat bahwa branch baru sudah ditambahkan dan Anda berada di dalamnya.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">git branch<\/pre><p>Ada suatu hal yang harus diingat jika Anda ingin membuat development branch baru. Pertama, Anda perlu commit branch utama agar Git dapat mengerti apa itu master branch. Tanpa langkah ini, Anda akan mengalami error. Oleh karena itu, pertama-tama commit lalu buatlah development branches.<\/p><p>Jika Anda ingin menghapus sebuah branch, Anda bisa melakukannya dengan command sebagai berikut:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">git branch -d [branch_name]<\/pre><p>Namun, untuk dapat melakukan ini, Anda tidak boleh berada di branch yang ingin Anda hapus. Jadi, Anda pindah ke master branch lalu hapus branch yg baru saja Anda buat dari master branch.<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">git checkout master<\/pre><pre class=\"wp-block-preformatted\">git branch -d test<\/pre><p>Terakhir, akan ada saatnya dimana Anda sudah membuat banyak modifikasi ke development branch dan membuatnya jadi stabil. Lalu, Anda ingin menghubungkannya ke development branch yang lain. Untuk itu, ada perintah <strong>merge<\/strong>.<\/p><p>Pertama, temukan development branch yang akan digunakan untuk melampirkan development branch kedua. Sebagai contoh, Anda akan melampirkan test branch ke master branch. Anda harus berada di master branch dan menggabungkan dengan perintah:<\/p><pre class=\"wp-block-preformatted\">git merge [branch]<\/pre><p>Seperti bisa dilihat, menggunakan fungsi dasar Git branch sangatlah mudah. Anda hanya perlu mengetahui dasar-dasarnya, dan berusaha untuk menjaga kerapian pengelolaan Anda.<\/p><figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"300\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/public\" alt=\"\" class=\"wp-image-29634\" srcset=\"https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=1024,fit=scale-down 1024w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=300,fit=scale-down 300w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=150,fit=scale-down 150w, https:\/\/imagedelivery.net\/LqiWLm-3MGbYHtFuUbcBtA\/wp-content\/uploads\/sites\/37\/2023\/02\/ID-Web-hosting_in-text-banner.png\/w=768,fit=scale-down 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2><p>Mengetahui penggunaan development branch merupakan sesuatu yang vital dalam pengembangan aplikasi kami secara teratur. Perhatikan selalu bagaimana cara Anda mengatur kode di Git branches yg berbeda.<\/p><p>Di artikel ini, kami telah memberi dasar-dasar menggunakan Git branches.<\/p><p>Seperti biasa, disarankan untuk membaca <a href=\"https:\/\/git-scm.com\/docs\/git-branch\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Git&rsquo;s official documentation<\/a> tentang branches untuk memahami bagaimana operasi komplek dijalankan. Selamat mengembangkan!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Git adalah tool yang digunakan oleh pengembang untuk mengelola kontrol versi aplikasi mereka. Ini sangat populer dan digunakan oleh banyak proyek penting seperti GNOME dan lainnya. Ini juga merupakan aplikasi yang cukup efisien. Salah satu fungsi terpenting dari Git adalah kontrol branch pengembangan yang membantu meningkatkan penciptaan proyek. Itulah sebabnya dalam tutorial ini, kami akan [&#8230;]<\/p>\n<p><a class=\"btn btn-secondary understrap-read-more-link\" href=\"\/id\/tutorial\/git-branch\">Read More&#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":116,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_title":"Tutorial Dasar Cara Menggunakan Git Branch dan Kodenya","rank_math_description":"Ketahui dasar-dasar git branch melalui tutorial kami. Kami juga menyediakan kode untuk membuat branch git dengan mudah dan cepat.","rank_math_focus_keyword":"git branch, branch git","footnotes":""},"categories":[9432],"tags":[5350,9249,9246,9247,9248,9245,6271],"class_list":["post-10364","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lainnya","tag-cara-menggunakan-git","tag-cara-menggunakan-git-brancg","tag-dasar-git","tag-dasar-dasar-git","tag-git-branch","tag-git-tutorial","tag-tutorial-git"],"hreflangs":[{"locale":"en-US","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/tutorials\/how-to-use-git-branches","default":0},{"locale":"fr-FR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/fr\/tutoriels\/comment-utiliser-une-branche-git","default":0},{"locale":"es-ES","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/es\/tutoriales\/como-usar-git-branch","default":0},{"locale":"id-ID","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/git-branch","default":0},{"locale":"en-UK","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/uk\/tutorials\/how-to-use-git-branches","default":0},{"locale":"en-MY","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/my\/tutorials\/how-to-use-git-branches\/","default":0},{"locale":"en-PH","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ph\/tutorials\/how-to-use-git-branches\/","default":0},{"locale":"es-MX","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/mx\/tutoriales\/que-son-hooks-wordpress-2","default":0},{"locale":"es-CO","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/co\/tutoriales\/que-son-hooks-wordpress-2","default":0},{"locale":"es-AR","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ar\/tutoriales\/como-usar-git-branch","default":0},{"locale":"en-IN","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/in\/tutorials\/how-to-use-git-branches","default":0},{"locale":"en-CA","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ca\/tutorials\/how-to-use-git-branches","default":0},{"locale":"en-AU","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/au\/tutorials\/how-to-use-git-branches","default":0},{"locale":"en-NG","link":"https:\/\/www.hostinger.com\/ng\/tutorials\/how-to-use-git-branches","default":0}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/users\/116"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10364"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10364\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29891,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10364\/revisions\/29891"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostinger.com\/id\/tutorial\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}